Connect with us

Berita Persib

Zaenal Arif Yakin Persib Tak Ulangi Kegagalan 2007

Avatar photo

Published

on

Bayang-bayang deja vu musim kompetisi 2007 menghantui Persib di perjalanan mereka merebut tahta juara tahun ini. Saat itu Maung Bandung tampil ciamik di paruh pertama dan menjuarai grup Barat. Namun di putaran kedua performa skuar arahan Arcan Iurie anjlok dan hasilnya mereka harus rela gagal tembus babak 8 besar. Pada musim ini pun Persib sama-sama jadi jawara paruh musim.

Zaenal Arif yang menjadi bagian dari tim 2007 lalu pun mengakui ada kemiripan dengan yang dia alami saat itu. “Kalau kemiripan, sama karena sama-sama juara paruh musim tapi perjalanannya yang berbeda,” kata eks punggawa timnas itu ketika diwawancara belum lama ini.

Pria yang akrab disapa Abo itu pun mengaku bahwa dinamika dalam tim membuat performa Persib merosot. Termasuk keputusan pelatih yang merekrut Leontin Chitescu dan mendepak Nyeck Nyobe di jeda paruh musim. Alhasil stabilitas permainan terganggu sebab Nyeck punya peran penting sebagai bek bawa Persib juara paruh musim.

“Entah apa waktu itu sempat manajer dan pelatih ada perkembangan lain. Juga ada Nyeck yang harus diubah apa diganti saya ga tahu, karena jujur mungkin pelatih sama manajer mempunyai pertimbangan lain waktu itu,” tutur Abo.

Eks striker Persita Tanggerang itu pun memprediksi di musim ini Persib tak akan mengulangi kesalahan sekitar satu dekade silam. Karena saat ini Mario Gomez punya otoritas penuh meracik armada asuhannya meskipun beberapa pemain bidikan lepas. Tangan dingin sang pelatih pun jadi modal Maung Bandung tampil konsisten.

“Tapi sekarang dengan istilahnya keleluasaan Gomez buat meracik strategi dan terus memberikan motivasi, track-track record yang harus dipertahankan, malah kalau bisa ditingkatkan,” jelas Abo.

Dia hanya berharap Persib tidak banyak terganggu dengan masalah absennya pemain. Saat ini mulai sering amunisi andalan disanksi hingga kekuatan tim jarang penuh. Jika Maung Banudng bisa turun full team di tiap laga, Abo yakin prestasi empat tahun lalu pun mampu dipersembahkan lagi oleh Supardi dan kawan-kawan.

“Ketika Persib lagi dalam peak performace-nya semoga saja tidak terjadi permasalahan seperti akumulasi, pemain yang mendapatkan perawatan medis, biasanya gangguannya dari situ yang saya lihat. Saya yakin Persib di tahun ini bisa berbicara lagi seperti 2014 lalu. kita doakan saja,” tukasnya.

Advertisement
3 Comments

3 Comments

  1. Libbie

    21/08/2018 at 23:30

    Udahlah anggep aja itu masalah sanksi sebagai berkah terselubung. Blessings in disguise. Dengan begitu pemain jadi ter-rotasi dan tidak kelelahan.

  2. hitut dina seeng

    22/08/2018 at 10:21

    2007 musim ke dua beak modal jadi we…😷😩

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Persib

Menanti Bergabungnya Penggawa Timnas U-20 di Persib

Avatar photo

Published

on


Pemain muda Persib Bandung, penggawa Timnas U-20 dinantikan bergabung latihan setelah menjalani pemusatan latihan Timnas di Turki dan Spanyol. Kakang Rudianto, Robi Darwis, dan Ferdiansyah diagendakan mulai berlatih bersama tim arahan Luis Milla Kamis (1/12/2022).

Sebenarnya ketiga pemain tersebut diberikan libur lebih lama setelah menjalani TC di Eropa yang cukup panjang. Mereka diberi kelonggaran libur sampai pekan depan. Namun setelah berdiskusi dan atas kemauan pemain, staf pelatih Persib menarik kesimpulan ketiga boleh berlatih mulai Kamis.

“Kita sudah koordinasi dengan mereka, tiba hari Sabtu kemarin kita berikan rest. Rencananya minggu depan gabung tapi situasional seandainya kompetisi bergulir mereka akan dipanggil. Sampai pada satu kesimpulan Insya Allah mereka gabung besok,” kata pelatih fisik Persib Yaya Sunarya pada Rabu (30/11/2022).

Yaya dan Luis Milla tak khawatir soal kondisi fisik ketiga pemain tersebut. Hanya saja tim pelatih perlu memaintenance psikologis pemain yang sudah terlalu lama jauh bersama keluarga. Kakang, Robi, dan Ferdiansyah juga turut berkompetisi mendapatkan tempat utama di tim arahan Shin Tae-yong selama TC Eropa.

“Khawatir enggak tapi lebih ke maintenance secara psikologis karena mereka sudah lama jauh dari keluarga dan berkompetisi untuk dapat tempat (di Timnas),” terang Yaya.

“Ketika datang di sini apalagi yang dari Cianjur akan diberi kesempatan lebih banyak rencananya satu minggu. Tapi dari awal seandainya kompetisi digelar di tanggal 2 maka akan dipanggil secepatnya,” papar Yaya.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Staf Pelatih Harap Motivasi Pemain Persib Tak Surut

Avatar photo

Published

on


Setelah digelar rapat koordinasi antara PSSI, PT Liga Indonesia Baru (LIB) dan Polri pada Selasa (29/11/2022), tak ada titik terang kompetisi akan dilanjutkan. Liga 1 2022-2023 gagal berlanjut 2 Desember, karena Polri masih mematangkan Peraturan Kepolisian Nomor 10 Tahun 2022.

Selain itu empat stadion yang akan digunakan dalam sistem bubble yakni Stadion Jatidiri Semarang, Maguwoharjo Sleman, Sultan Agung Bantul, Moch Soebroto Magelang belum terverifikasi. Berdasarkan situasi itu, masih belum ada kepastian kapan liga berlanjut.

Situasi pelik bagi Persib yang jadi tim yang sudah berlatih selama November kni menjalankan program guna bersiap dalam sebuah pertandingan. Tim asuhan Luis Milla akan terus continue berlatih seperti yang dilakukan mereka pada Rabu (30/11/2022).

“Tentunya kita membuat program mengarah ke sana (sesuai plan PSSI) ke tanggal 18 (November), ketika 18 tidak jadi kita continue setiap hari latihan game internal atau misalnya dengan uji coba. Kalau 18-25 enggak jadi kita fokus ke tanggal 2 (Desember),” terang pelatih fisik Persib Yaya Sunarya.

“Tetapi sampai sekarang kita belum dapat informasi resmi mengenai kepastian liga artinya kita meminta pemain untuk tetap konsisten di latihan,“ papar Yaya melanjutkan.

Akan gagalnya kick off lanjutan Liga 1 pada 2 Desember, diharapkan staf pelatih supaya pemain tidak kehilangan semangat dan motivasi. Staf pelatih ingin pemain menjaga sikap dan tetap serius dalam latihan.

“Attitude atau sikap keseriusan pemain di latihan, kemudian konsentrasi, ketiga akan selalu melihat berdasarkan intensitas di latihan. Artinya kita meminta pemain bukan hanya menunggu kompetisi tapi bagaimana progres setiap pemain di setiap latihan hari demi hari,” bebernya.

Yaya turut mengabarkan kondisi fisik pemain saat ini terus berprogres menunjukkan perkembangan positif. “Artinya kondisi fisik sejauh ini kita melihat progres yang bagus baik individu pemain atau tim,” kabar Yaya.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Kiper Persib Tidak Masalah Main dengan Sistem Bubble

Avatar photo

Published

on


Tersebar draft jadwal lanjutan Liga 1 2022/2023 putaran pertama. Dalam rancangan jadwal untuk pekan 12 hingga 17 tersebut, kompetisi rencananya dimulai kembali di akhir pekan ini. Andai akhirnya terwujud Liga 1 digelar lagi, Reky Rahayu mengaku sudah siap tampil.

Dia mengatakan siap jika diturunkan oleh pelatih untuk mengawal gawang Persib. Dirinya juga akan mendukung rekan setimnya kalau yang dipasang adalah kiper Persib lainnya. Karena di skuat Maung Bandung bercokol juga Fitrul Dwi Rustapa, I Made Wirawan dan Teja Paku Alam.

“Sebagai pemain kami siap, siapapun nanti yang main kami memberikan support. Pokoknya kami siap buat pertandingan dimulai kick off,” terang Reky Rahayu ketika diwawancara awak media usai latihan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Selasa (29/11).

Kompetisi juga akan diselenggarakan dengan sistem bubble untuk sisa putaran pertama tanpa bisa disaksikan secara langsung oleh penonton. Pertandingan juga rencananya akan diselenggarakan secara terpusat di daerah Jawa Tengah dan Yogyakarta.

Diakui olehnya tentu animo pertandingan jadi menurun jika digelar tanpa penonton. Tapi Reky menegaskan bahwa pemain akan tetap bermain dengan semangat. “Tanpa penonton sudah pasti berkurang (antusiasmenya) tapi kami pastinya tetap semangat,” tukas dia.

Lanjut Membaca

Trending