Connect with us

Berita Persib

Urung Buat Patung, Taman Persib Akan Tampilkan Diorama Legenda

Avatar photo

Published

on

foto-persib-bandung-taman-persib-IMG_0052

Program Ridwan Kamil selaku Walikota Bandung untuk membuat ruang terbuka bagi publik terus berjalan. Setelah sebelumnya muncul berbagai taman seperti Taman Pustaka, Taman Fotografi dan Taman Pasupati atau lebih dikenal dengan Taman Jomblo, kali ini ada taman yang sedang dibangun yaitu Taman Persib.

Selaku pihak yang membangun Taman Persib, Diskamtam (Dinas Pemakaman dan Pertamanan) melalui Kabid Pertamanan, Dadang Darmawan mengatakan nantinya Taman Persib ini selain dibangun 6 lapangan sepakbola mini, taman ini akan diisi dengan benda-benda seni yang berhubungan dengan klub berjuluk Maung Bandung tersebut.

“Di sana juga karena temanya Persib maka akan ditempatkan benda-benda seni yang berhubungan dengan Persib. Baik itu dari legendanya hingga para bobotohnya. Sehingga bila kita ingin mengetahui segala sesuatu tentang Persib, itu semuanya ada di lapangan Supratman yang kita rubah jadi Taman Persib itu,” ungkap Dadang saat diwawancara oleh Simamaung di Kantor Dinas Pemakaman dan Pertamanan Kota Bandung, Senin (10/2).

Benda seni yang akan tertampang di sana adalah diorama para tokoh dan legenda Persib dari masa ke masa. Dalam gambar itu juga akan tertera prestasi dan karir tokoh tersebut saat berkecimpung di klub kebanggan warga Bandung ini.

“Ya nanti akan ada semacam diorama yang menggambarkan legenda Persib seperti Adjat Sudrajat dan juga dituliskan karir dan prestasinya. Atau juga tokoh legendaris lainnya,” tambahnya.

Semula di Taman Persib itu sempat direncanakan akan membuat patung-patung para legenda Persib. Hanya saja menurut Dadang, rencana pembuatan patung itu tidak jadi dilakukan karena beberapa hal. Pihak Diskamtam juga hanya akan memampang gambar. Dan hingga saat ini belum ditentukan siapa tokoh yang gambarnya akan tampil di taman yang menyajikan segala sesuatu tentang Persib itu.

“Tidak jadi membuat patung pemain karena ada yang menyarankan kita hanya membuat gambar 2 dimensi saja. Untuk siapa saja tokoh yang akan terpampang di sana juga belum ditentukan. Yang penting segala sesuatu yang berhubungan dengan Persib ada di sana,” pungkas Dadang.

Advertisement
20 Comments

20 Comments

  1. mad

    10/02/2014 at 19:14

    anu komen PBR jeung Arema meunang tandang. pek weh bela tah arema jeung pbr. pbr keok ku sriwijaya di jalak harupat tah. amun teu resep ka pelatih. apal mess persib kan? jalan sulanjana apal? sok atuh daratang kaditu. kakantor pbb. ato langsung ka bumi na pa haji umuh di kircon atau sumedang. sok protes atau demo kaditu. urang ge hayang juara. cik urang nanya deui lah. tim mana anu ngaganti pelatih di awal musim trus jadi juara?

    • Aki Momon

      10/02/2014 at 20:01

      Kunaon incu Mad bet ambek2an teu pararuguh

    • ochank

      11/02/2014 at 10:52

      PELATIH BUTUT

      • Jajang

        11/02/2014 at 12:35

        SOK GANTI MANEH PELATIHNA ATUH MANG MUN ENYA RUMASA PINTER MAH

  2. maunk 3-RoeT

    10/02/2014 at 19:32

    Hade keneh patung, supaya Permanen, lamun gambar biasa na sok sakedeng!!!

  3. juned

    10/02/2014 at 19:36

    nya bener, ulah patung, bisi dipake jarah, menta nomor togel

    • Isra

      12/02/2014 at 13:54

      Satuju. Ulah nambah2 berhala lah…

  4. Aki Momon

    10/02/2014 at 20:03

    Kunaon incu Mad bet ambek2an teu pararuguh

  5. aing pelatihna

    10/02/2014 at 20:43

    aya MAD,sriwijaya..begitu kashartadi ganti rahmad lngsng mawa juara..janur mah kudu 5thn karek bs mawa persib juara..ayeunamah sabar we mun teu ganti pelatih mah sampe 2019

  6. mad

    10/02/2014 at 22:47

    Biasa ki, rada aneh weh kanu bobotoh nu ngahujat wae pelatih didieu. Mending langsung weh ka sulanjana. Jieun demo. Heuheu. Laina ngabelaan janur. Tapi hayang boga tim juara, bobotoh oge kudu mental juara!

    • Jajang

      11/02/2014 at 12:36

      SETUJU MAD……

  7. Utuy

    10/02/2014 at 22:47

    Janur teh pusingeun euy… Strategi tos kabaca lawan ari pamaen nu diturun keun kudu eta2 keneh sesuai kahayang big boss akhir na ukur bisa gusar geser pamaen wungkul. Deudeuh teuing janur

    • Isra

      12/02/2014 at 14:02

      Dampak tina sering disiarkeun ku tv. Jiga peso mata 2. kauntungana: menjadi tim yg paling populer berdampak pada banyaknya perusahaan yang mau jadi sponsor persib. terbukti rating siaran bola persib selalu tinggi. kerugian: karena sering tayang, pola main jadi sudah diketahui lawan.

  8. rossi

    10/02/2014 at 23:40

    Laina ngahujat lur tp nya nyieun strategina nu asup akal ath, piraku pemaen inti hayo we titah lalajo pinggir lapang, jiga nu nganggap enteng ka lawan, ges ripuh we karek d turunkeun nu ujung2na eleh

  9. jurigkidul

    11/02/2014 at 07:25

    moal komen ah………

  10. banirahman

    11/02/2014 at 07:30

    saya usul seluruh pemain yg membawa PERSIB juara liga indonesia I layak masuk diorama di taman PERSIB…semoga PERSIB JUARA tahun ini….Aamiin YRA

  11. Kelly

    11/02/2014 at 11:49

    sae pisan tah taman persib, abdi bangga ka persib. nuhun pa rido.

  12. jurigpersib85

    11/02/2014 at 13:30

    Lieur maraneh mah.. Artikelna ngeunaan ttg taman Persib, tetep we komentarna ttg pelatih, Djanur, tim nu sejen.
    Loba nu lieur jeung ngan bisa ngomong wungkul.

  13. acek

    11/02/2014 at 20:19

    Membuat Diorama persib Itu lebih baik ketimbang Patung legenda persib, soalnya mau seberapa luas tempatnya sebab di tim persib banyak sekali orang terlibat di dalimnya,membuat patung terkasan membuat berhala dan diskriminativ

  14. Isra

    12/02/2014 at 14:04

    Taman persib okeh. tapi itu GBLA HEULAKEUN..

Leave a Reply

Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Persib

Ferdiansyah Berusaha Optimal di Latihan Persib

Avatar photo

Published

on


Ferdiansyah gelandang muda Persib Bandung berusaha optimal di latihan bersama tim arahan Luis Milla. Ia mengetahui dirinya dibutuhkan di tim mengingat Persib tengah kehilangan tiga pemain inti yakni Marc Klok, Rachmat Irianto, dan Ricky Kambuaya ke Timnas senior.

Ferdi berusaha untuk beradaptasi dengan pola pelatihan Milla dan berharap performanya dibutuhkan. Bekal kondisi fisik yang prima setelah mengikuti training center (TC) bersama Timnas U-19 Indonesia di Eropa membantu Ferdi beradaptasi.

“Bedanya kalau di sana (Shin Tae-yong) mainnya lebih ke fisik sama kecepatan, temponya tinggi. Kalau di sini (di Persib) temponya enggak terlalu tinggi, tapi banyak sentuhan mainnya kaki ke kaki,” papar Ferdiansyah.

Ferdiansyah bisa memaksimalkan waktu tersisa untuk fokus menatap pertandingan lanjutan Liga 1 2022-2023. Apalagi kompetisi telah diumumkan berlanjut pada 5 Desember.

Pemain kelahiran 15 Juli. 2003 ini akan coba percaya diri menunjukkan performa terbaik di latihan. “Saya percaya ke diri sendiri saja. Terus melihat sekarang pelatihnya (Luis Milla) ada harapan lah (dapat kesempatan),” tanggap Ferdi.

Lanjut Membaca

Berita Persib

TC Bersama Timnas U-20, Bantu Perkuat Mentalitas Ferdiansyah

Avatar photo

Published

on


Selain Kakang Rudianto dan Robi Darwis, Ferdiansyah juga petik pelajaran berharga selama menjalani training center (TC) bersam Timnas U-20 Indonesia arahan Shin Te-yong (STY) di Eropa. Berada di Turki dan Spanyol, Indonesia menjajal kekuatan beberapa negara, Turki, Moldova, hinga Prancis.

Serangkaian uji coba dirasakan Ferdiansyah dapat memberikan ujian untuknya dan rekan-rekan satu tim. Mentalitas bertanding dibentuk pelatih STY agar anak-anak asuhnya tak kenal takut menghadapi siapapun lawannya.

“Sebenarnya banyak sih tapi lebih ke mental, berlatih dan bertanding itu yang paling ditingkatkan sama pelatih Shin. Sebab kalau mental jelek tuh main kita juga pasti enggak pede enggak keluar kemampuannya,” papar Ferdiansyah.

Kini Ferdiansyah kembali ke skuat Persib arahan Luis Milla. Meski hanya mendapat jatah libur beberapa hari ia mengaku siap dengan apapun menu latihan dari Milla. Ferdi, Kakang, dan Robi diinstruksikan mengikuti pelatihan lebih cepat lantaran Kompetisi Liga 1 2022-2023 akan bergulir 5 Desember.

“Sebenarnya sih kemarin tuh asalnya dapat libur sampai Senin, tapi tiba-tiba disuruh gabung karena kabarnya kompetisi akan dimulai. Tapi tetap saja latihan dari pada lama hilang sentuhan,” ungkap Ferdi.

Kehadiran tiga penggawa Timnas U-20 dapat menambah kekuatan Persib Bandung. Mengingat tiga pemain inti Marc Klok, Ricky Kambuaya, dan Rachmat Irianto dipanggil timnas senior persiapan Piala AFF 2022.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Liga Kembali Digelar, Jufriyanto: Ini Harapan Pemain

Avatar photo

Published

on


Kompetisi Liga 1 2022/2023 rencananya kembali bergulir besok setelah terhenti selama dua bulan. Stoper Persib, Achmad Jufriyanto pun menyambut positif kabar tersebut. Karena menurutnya ini merupakan kabar yang sudah dinanti oleh insan sepakbola terutama dia sebagai pemain.

“Sangat senang lah, liga kembali bergulir adalah harapan semua pemain. Sebelumnya latihan tanpa kepastian kompetisi sangat menguras tenaga serta pikiran pemain, semoga liga berjalan lancar,” ujar Achmad Jufriyanto saat diwawancara, Minggu (4/12).

Lanjutan Liga 1 2022/2023 sendiri akan dimainkan dengan sistem bubble untuk sisa putaran pertama. Seluruh laga digelar terpusat di daerah Yogyakarta dan Jawa Tengah, tanpa penonton. Rencananya, laga pekan ke 12 hingga 17 akan diselenggarakan hingga akhir Desember 2022.

Tentunya para pemain pun dituntut agar memiliki kondisi fisik yang prima. Karena enam pertandingan akan dijajal dalam waktu sekitar tiga pekan saja. Jufriyanto menyebut tentunya tim pelatih sudah menyiapkan formula yang bisa mengatasi masalah kelelahan pemain.

“Pelatih pastinya sudah mempersiapkan segala sesuatunya dengan maksimal. Termasuk kondisi fisik pemain dan untuk persiapan recovery karena padatnya jadwal, mungkin akan dilihat perkembangannya nanti game by game,” tutur pria yang menjabat sebagai kapten kesebelasan tersebut.

Pria yang akrab disapa Jupe ini juga menagganpi gelaran liga dengan sistem bubble. Menurutnya memang ini bukan kondisi yang ideal karena tidak bisa bermain di kandang sendiri dan tidak didukung suporternya langsung. Tetapi dia juga memahami situasinya, apalagi di putaran kedua nanti liga kembali digelar secara normal.

“Tidak ideal sebenarnya sistem bubble, tapi kalau untuk sementara mungkin oke. Semoga ke depannya liga berjalan lancar dan kembali dengan sistem home away dengan (bisa disaksikan langsung) penonton,” kata pemain yang menjadi pahlawan Persib di final ISL 2014 ini.

Lanjut Membaca

Trending