Connect with us

Berita Persib

Umuh Keberatan Soal Wacana Penggunaan 2 Pemain Asing

Avatar photo

Published

on

foto-latihan-uji-coba-lapangan-persegres-gresik-vs-persib-tsc-2016-umuh-muchtar_4855
Jelang bergulirnya kompetisi resmi di musim 2017, berbagai regulasi masih dibahas oleh pihak PSSI selaku induk organisasi sepakbola di Indonesia. Saat ini seluruh klub kompetisi kasta paling tinggi di tanah air pun tengah menanti keputusan soal peraturan penggunaan pemain asing di tim. Wacana setiap tim hanya bisa memiliki 2 legiun asing pun muncul belakangan ini meskipun saat ini masih dipertimbangkan.

Regulasi ini berbeda jauh ketika TSC 2016 digelar tahun lalu. Sebelumnya komposisi pemain asing di setiap tim adalah 3+1 dengan rincian 3 pemain bebas dari negara manapun dan satu lainnya harus berpaspor Asia. Berarti setiap tim boleh menggunakan empat pemain asing sekaligus di musim lalu.

Menanggapi wacana tersebut, manajer Persib, Umuh Muchtar menyebut dia tidak setuju dan menganggap rencana itu cukup memberatkan. Pasalnya di negara lain, klub masih bisa memakai 4 pemain asing. Sehingga jika Persib kembali masuk dan berlaga di level Asia, baik itu AFC Cup maupun Asian Champion League (ACL) akan sulit untuk bersaing.

“Kalau tujuannya mengembangkan pemain lokal yang ada sih setuju. Tapi tidak setuju karena kalau masuk AFC akan berat. Bukan hanya untuk Persib tapi buat tim lain juga karena negara lain masih pakai 3+1,” ungkap Umuh ketika diwawancara di Hotel Aryaduta, Sabtu (7/1).

Umuh mengatakan bahwa pemakaian pemain asing harus tetap disesuaikan dengan negara lain minimal di wilayah Asia. Sehingga persaingan antar tim pun semakin lebih ketat. Umuh pun mengatakan dirinya sangat menanti keputusan resmi dari PSSI dan juga operator liga soal keputusan legiun asing.

“Nanti kita lihat putusannya dalam Kongres Tahunan PSSI nanti. Yang diambil yang mana. Yang jelas kita minta disesuaikan saja dengan negara Asia. Kalau negara-negara lain juga hanya menggunakan dua pemain asing, maka kita siap,” tegasnya.

Advertisement
26 Comments

26 Comments

  1. Nodong

    08/01/2017 at 11:09

    Teu nagaruh jumlah pamaen asing dina maen bola mah. Nu ngaruh mah wasit loba nu teu baleg mimpinna.

  2. Dadang

    08/01/2017 at 11:21

    keun wae atuh wa… 2+1 sae.. da sanes persib hungkul, tim nu sanes oge sami.. Malah tim nu sanes anu bingung kedah na.. Margi minim regenerasi, beda sareng persib.. Persib Junior balatak… Malah bisa bisa persib Junior tiasa jadi rebutan tim lain,, ngabuka lapangan kerja jadi na kanggo warga indonesia..

    Upami masalah prestasi anu saperto uwa carioskeun mah,, mending urang mah ukur ukur diri wae heula lah.. mending perbaiki heula kompetisi lokal, terutama perangkat pertandingan na oge can baraleg.. Ke lamun eta tos sae, insya alloh prestasi menyusul

  3. Aldy

    08/01/2017 at 12:49

    Yaa bismillah we…
    Tp kan jatah uang kontrak 1 asing nganggung tah.. sugan we bisa dihijikeun dana jatahna,jd ba pemain asing nu kualitasna alus pisan

  4. Cikaltaziek

    08/01/2017 at 13:28

    Om telat om..Ceuk Flores teh..Hadeuuh handeueul..

  5. adit

    08/01/2017 at 14:01

    kumaha lamun mial aya nu daekeun kadi wasit kang, akang kersa

  6. GoeNe

    08/01/2017 at 15:02

    Cukup 3 asing : tiap tim terserah mangga rek kabehna pamaen ti luar asia atawa rek aya pamaen asia oge… Bakal mere lebih kesempatan keur pamaen lokal keur maen… Jadi teu percuma persib loba ngadidik maung ngora nu harade oge.. Sidik kaperluan di tim utamana oge loba

  7. Garna

    09/01/2017 at 04:54

    tong mikiran Piala Champion asia, pikiran Timnas heula weh masih kakurangan regenerasi pemain muda …satuju pisan pemain asing cukup 2, sepakbola indonesia mah ti baheula menarik karena ku kedaerahan lain tinu kualitas

  8. Kingraff

    09/01/2017 at 12:01

    Nu komen araneh . Pan cek si uwa mun jang afc berat . Soalna nagara lain masih 3+1 . Sanes masalah ker na liga da kabeh ge sarua 2+1

Leave a Reply

Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Persib

Ferdiansyah Berusaha Optimal di Latihan Persib

Avatar photo

Published

on


Ferdiansyah gelandang muda Persib Bandung berusaha optimal di latihan bersama tim arahan Luis Milla. Ia mengetahui dirinya dibutuhkan di tim mengingat Persib tengah kehilangan tiga pemain inti yakni Marc Klok, Rachmat Irianto, dan Ricky Kambuaya ke Timnas senior.

Ferdi berusaha untuk beradaptasi dengan pola pelatihan Milla dan berharap performanya dibutuhkan. Bekal kondisi fisik yang prima setelah mengikuti training center (TC) bersama Timnas U-19 Indonesia di Eropa membantu Ferdi beradaptasi.

“Bedanya kalau di sana (Shin Tae-yong) mainnya lebih ke fisik sama kecepatan, temponya tinggi. Kalau di sini (di Persib) temponya enggak terlalu tinggi, tapi banyak sentuhan mainnya kaki ke kaki,” papar Ferdiansyah.

Ferdiansyah bisa memaksimalkan waktu tersisa untuk fokus menatap pertandingan lanjutan Liga 1 2022-2023. Apalagi kompetisi telah diumumkan berlanjut pada 5 Desember.

Pemain kelahiran 15 Juli. 2003 ini akan coba percaya diri menunjukkan performa terbaik di latihan. “Saya percaya ke diri sendiri saja. Terus melihat sekarang pelatihnya (Luis Milla) ada harapan lah (dapat kesempatan),” tanggap Ferdi.

Lanjut Membaca

Berita Persib

TC Bersama Timnas U-20, Bantu Perkuat Mentalitas Ferdiansyah

Avatar photo

Published

on


Selain Kakang Rudianto dan Robi Darwis, Ferdiansyah juga petik pelajaran berharga selama menjalani training center (TC) bersam Timnas U-20 Indonesia arahan Shin Te-yong (STY) di Eropa. Berada di Turki dan Spanyol, Indonesia menjajal kekuatan beberapa negara, Turki, Moldova, hinga Prancis.

Serangkaian uji coba dirasakan Ferdiansyah dapat memberikan ujian untuknya dan rekan-rekan satu tim. Mentalitas bertanding dibentuk pelatih STY agar anak-anak asuhnya tak kenal takut menghadapi siapapun lawannya.

“Sebenarnya banyak sih tapi lebih ke mental, berlatih dan bertanding itu yang paling ditingkatkan sama pelatih Shin. Sebab kalau mental jelek tuh main kita juga pasti enggak pede enggak keluar kemampuannya,” papar Ferdiansyah.

Kini Ferdiansyah kembali ke skuat Persib arahan Luis Milla. Meski hanya mendapat jatah libur beberapa hari ia mengaku siap dengan apapun menu latihan dari Milla. Ferdi, Kakang, dan Robi diinstruksikan mengikuti pelatihan lebih cepat lantaran Kompetisi Liga 1 2022-2023 akan bergulir 5 Desember.

“Sebenarnya sih kemarin tuh asalnya dapat libur sampai Senin, tapi tiba-tiba disuruh gabung karena kabarnya kompetisi akan dimulai. Tapi tetap saja latihan dari pada lama hilang sentuhan,” ungkap Ferdi.

Kehadiran tiga penggawa Timnas U-20 dapat menambah kekuatan Persib Bandung. Mengingat tiga pemain inti Marc Klok, Ricky Kambuaya, dan Rachmat Irianto dipanggil timnas senior persiapan Piala AFF 2022.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Liga Kembali Digelar, Jufriyanto: Ini Harapan Pemain

Avatar photo

Published

on


Kompetisi Liga 1 2022/2023 rencananya kembali bergulir besok setelah terhenti selama dua bulan. Stoper Persib, Achmad Jufriyanto pun menyambut positif kabar tersebut. Karena menurutnya ini merupakan kabar yang sudah dinanti oleh insan sepakbola terutama dia sebagai pemain.

“Sangat senang lah, liga kembali bergulir adalah harapan semua pemain. Sebelumnya latihan tanpa kepastian kompetisi sangat menguras tenaga serta pikiran pemain, semoga liga berjalan lancar,” ujar Achmad Jufriyanto saat diwawancara, Minggu (4/12).

Lanjutan Liga 1 2022/2023 sendiri akan dimainkan dengan sistem bubble untuk sisa putaran pertama. Seluruh laga digelar terpusat di daerah Yogyakarta dan Jawa Tengah, tanpa penonton. Rencananya, laga pekan ke 12 hingga 17 akan diselenggarakan hingga akhir Desember 2022.

Tentunya para pemain pun dituntut agar memiliki kondisi fisik yang prima. Karena enam pertandingan akan dijajal dalam waktu sekitar tiga pekan saja. Jufriyanto menyebut tentunya tim pelatih sudah menyiapkan formula yang bisa mengatasi masalah kelelahan pemain.

“Pelatih pastinya sudah mempersiapkan segala sesuatunya dengan maksimal. Termasuk kondisi fisik pemain dan untuk persiapan recovery karena padatnya jadwal, mungkin akan dilihat perkembangannya nanti game by game,” tutur pria yang menjabat sebagai kapten kesebelasan tersebut.

Pria yang akrab disapa Jupe ini juga menagganpi gelaran liga dengan sistem bubble. Menurutnya memang ini bukan kondisi yang ideal karena tidak bisa bermain di kandang sendiri dan tidak didukung suporternya langsung. Tetapi dia juga memahami situasinya, apalagi di putaran kedua nanti liga kembali digelar secara normal.

“Tidak ideal sebenarnya sistem bubble, tapi kalau untuk sementara mungkin oke. Semoga ke depannya liga berjalan lancar dan kembali dengan sistem home away dengan (bisa disaksikan langsung) penonton,” kata pemain yang menjadi pahlawan Persib di final ISL 2014 ini.

Lanjut Membaca

Trending