Connect with us

Berita Persib

Umuh Kabarkan Ezechiel Ingin Mundur dari Maung Bandung

Published

on


Kompetisi 2019 sudah usai dan perubahan komposisi pemain pada masa off season biasa terjadi. Untuk saat ini manajemen Persib memberi konfirmasi bahwa baru ada dua pemain yang harus angkat kaki dari klub. Kevin Van Kippersluis dan Hariono tidak dapat perpanjangan kontrak dari jelang musim 2020.

Namun demikian Umuh Muchtar selaku manajer tim mengatakan ada pemain yang meminta mundur dari Persib. Dia pun berharap sosok yang memilih mundur untuk berpikir ulang dan tetap jadi bagian skuat Maung Bandung. Mengingat di musim depan Persib memasang target menjadi kampiun di Liga 1.

“Sementara itu, tapi ada beberapa pemain yang bukan dilepas, tapi mengundurkan diri. Aduh saya bilang kalau bisa tetap di Persib karena di tahun depan kita persiapkan tim untuk jadi juara,” ujar Umuh ketika diwawancara oleh awak media di Graha Persib, Senin (23/12).

Umuh memastikan dua pemain asing yaitu Nick Kuipers dan Omid Nazari akan bertahan di Persib. Namun dia tidak menyebut nama Ezechiel N’douassel dari daftar pemain yang masih jadi bagian tim. Akhirnya Umuh pun mengakui bahwa memang Ezechiel meminta untuk dilepas di akhir musim ini.

Pria yang akrab disapa Pak Haji itu menilai sebenarnya bomber asal Chad itu masih layak menghuni Persib. Karena ketika sang pemain bisa bermain fokus dan tidak banyak melakukan aksi tak penting, dia merupakan predator ulung di depan gawang. Golnya yang mencapai angka 15 di musim ini pun terbilang banyak.

“Saya sedang bujuk Eze, mudah-mudahan Eze tetap dengan Persib. Kalau dia main seperti kemarin, tidak emosi, permainannya dia akan berubah, kalau Eze sampai ga ada ini memang agak sedikit was-was, tapi mudah-mudahan masih bisa,” jelasnya.

Umuh menegaskan bahwa Eze ingin pergi dan bukan karena ikatan kontraknya usai. Untuk itu dia masih merayu agar striker yang sudah membela Persib selama tiga musim ini bisa bertahan. “Ya dia memang milih mundur, tapi tetap kita bicara,” terang Umuh.

Advertisement
40 Comments

40 Comments

  1. budak_anyar

    23/12/2019 at 22:58

    3 pertandingan manehna fokus efeknya maena Alus, bagusnya di tau dui rada susah nyari penyerang anu cocok, tapi Mun ngeyel kaluar tipersib mah. Nya alungkeun we bisi loyalitasnya Mun main jadi kurang, da t betah tea.

  2. Esteban

    23/12/2019 at 23:12

    Efek nyeri hateeun

    • bobotoh sajati

      24/12/2019 at 12:45

      enya nyeri hate ku bobotoh dihujat gagal pinalti wae kacri mun nga gol keun ge jarang selebrasi, siganamah keun we lepaskeun ari ges teu betahmah moal baleg

  3. hayangkawin

    23/12/2019 at 23:34

    Trik hungkul meh naek nilai kontrakna…

  4. Baranangsiang

    23/12/2019 at 23:52

    BIARKAN DIA PERGI !!!
    REKRUT (DA SILVA). DIA LEBIH TAJAM DAN LEBIH LINCAH.
    JANGAN PUSING KRN EZE. KALIAN PUNYA DUIT. SIAPAPUN BOSA KAU REKRUT, ‘SIB !!!

  5. Persib laah

    24/12/2019 at 07:03

    anu hyg mundur ditahan,
    anu masih betah di buang..
    heuheuyy minijimin profesional

    • persibbiru

      24/12/2019 at 09:42

      euh ulah loba sinetron manehteh,, geus mu teu di kontrakteh lain goreng, pan jelas butuh regenerasi,,

    • Sia gobloh

      24/12/2019 at 10:57

      Katanya jgn intervensi pelatih… Itu kan keputusan pelatih, management jgn ikut campur.. Serba salah ya…

  6. Asli Bobotoh

    24/12/2019 at 10:05

    Eza kalau sudah tdk mau dipersib lebih baik jangan dipaksa tetep bergabung dgn persib..bisa cari lg striker mudah2an lebih baik dari Eze..

  7. Abah nyarita

    24/12/2019 at 10:18

    Profesional weh WHU .. mun ges hayang mundur teu kudu dibujuk2 bertahan, ngke na mun bener bertahan asa pang aing na si eze, mending langsung gerak weh neangan nu lewih alus da ges gawean manajemen atuh neangan pemaen teh, teu kudu horeaman.

  8. zay

    24/12/2019 at 11:34

    cepat bertindak manajeman dan pelatih untuk mencari penggantinya..apabila pemain ingin mundur,biar mundur saja jgn di paksakan.

    • Preman api api pensiun

      24/12/2019 at 11:56

      Pundungan tah meren si eta mah,pedah kamari dikekeak bobotoh,mentalna mental bubur dawet mang lah

  9. 1933

    24/12/2019 at 12:09

    Susah kang nyari striker yang sekelas eze,menurut saya mah eze teh striker yang komplit,ngan pedah emosian hungkul weh negatif na mah

  10. Adit

    24/12/2019 at 12:25

    Tong di paksa, lain hate biru nu kitumah, tapi hate duit…
    Tegangan wae gantina…
    Masih loba keneh, da si eze can pernah mawa Persib berprestasi

  11. Atangana

    24/12/2019 at 13:24

    tuh si Bekamenga nganggur

  12. abah bdg

    24/12/2019 at 16:15

    akibat manajemen butut…loba omdol..moal juara persib mah..lmun manajemen na butut..

Leave a Reply

Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Persib

Respon Milla Jelang Hadapi Persebaya di Sistem Bubble

Avatar photo

Published

on


Persib Bandung akan bertemu Persebaya di laga lanjutan Liga 1 2022/2023 akhir pekan ini. Sayangnya duel antara dua tim dengan sejarah panjang di sepakbola Indonesia ini tidak bisa disaksikan oleh penonton secara langsung. Itu karena di sisa putaran pertama, semua pertandingan harus digelar dalam sistem bubble.

Pelatih Persib, Luis Milla pun menyebut bahwa pihaknya tidak bisa mengendalikan situasi ini. Karena liga sudah diputuskan digelar terpusat dan bahkan jadwal laga pun dibuat padat. Oleh karena itu, yang sekarang bisa anak asuhnya lakukan adalah beradaptasi dan membuat rencana untuk membuat performa tim tetap stabil.

“Ini merupakan situasi yang tak bisa saya hindari. Kami harus menyesuaikan diri dengan situasi sekarang dan ini memang tidak mudah. Lalu kami bermain dalam jeda waktu selama 3-4 hari dan itu tidak mudah, pemain kami tentu perlu pemulihan dan istirahat, karena itu penting untuk mereka,” ujar Milla saat diwawancara.

Pertandingan antara Persib dan Persebaya sendiri kerap menyedot atensi suporter untuk datang ke stadion. Namun kini aturannya tidak memungkinkan Bobotoh maupun Bonek untuk hadir. Milla meminta pemainnya agar tidak terlalu memikirkan itu dan fokus menjaga konsistensinya setelah menang 3-0 melawan Persik.

“Dan bermain tanpa penonton, tanpa suporter, itu memang tidak memungkinkan. Yang paling penting adalah kami bisa tetap bermain dengan bagus dan siap melanjutkan performa seperti malam ini. Kami ingin mendapatkan hasil positif lagi di pertandingan berikutnya,” kata pelatih berpaspor Spanyol tersebut memungkasi.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Kondisi Teja Paku Alam dan Abdul Aziz Pasca Ditarik Keluar Karena Cedera

Avatar photo

Published

on


Ada dua pemain Persib Bandung yang ditarik keluar karena cedera pada pertandingan melawan Persik Kediri, Rabu (7/12/2022), di Stadion Manahan Solo. Abdul Aziz ditandu keluar lapangan menit 66 digantikan Victor Igbonefo, menyusul Teja Paku Alam digantikan Reky Rahayu menit 80.

Baik Aziz dan Teja sama sama keluar karena bermasalah dengan kakinya. Dikonfirmasi Kamis (8/12/2022), dokter tim Persib Rafi Ghani mengabarkan kedua pemain itu ditarik keluar karena mengalami kram pada kakinya. Setelah diobservasi, cedera yang dialami bukan merupakan cedera berat.

Rafi menduga Aziz dan Teja mengalami kelelahan karena perjalanan darat Bandung-Solo yang cukup jauh. “Alhamdulillah setelah diobservasi bukan cedera berat, kemarin karena sedikit kelelahan, perjalanan yang cukup jauh jadi memang untuk Aziz dan Teja kram pada bagian kakinya,” terang Rafi.

Kedua pemain sudah terlihat lebih baik saat melakukan recovery training Kamis (8/12/2022) pagi. Persib tengah menyiapkan laga melawan Persebaya Surabaya, Sabtu (10/12/2022) di Stadion Jatidiri Semarang. “Tadi saat latihan (recovery) kondisinya sudah baik keduanya. Kami akan terus observasi perkembangannya,” kata Rafi.

Lebih lanjut tim medis Persib akan melakukan medical clearance H-1 jelang pertandingan. Guna memastikan kondisi terkini kesehatan dan kebugaran pemain guna merekomendasikannya kepada pelatih. Laporan tersebut yang akan mempertimbangkan pelatih Luis Milla menentukan daftar susunan pemain.

“Buat hari Sabtu, kan pelatih kepala yang menentukan. Kalau secara kesehatan, secara medis, nanti bisa kami kasih tahu saat H-1, karena besok masih ada latihan, besok malam baru kami konfirmasi bahwa si A si B si C enggak ada cedera atau bisa main kami kasih laporannya kepada pelatih,” beber Rafi.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Pasca Cedera Bahu, Erwin Ramdani Menanti Kesempatan

Avatar photo

Published

on


Setelah Victor Igbonefo kembali ke pertandingan Liga 1 2022/2023 pasca cedera, giliran Erwin Ramdani yang menanti kesempatan dari pelatih Luis Milla. Erwin sudah masuk dalam daftar susunan pemain pada laga Persik vs Persib, Rabu (7/12/2022) di Stadion Manahan Solo kemarin.

Hanya saja Erwin belum mendapatkan kesempatan untuk comeback ke pertandingan. Seperti diketahui ia mendapatkan cedera patah tulang bahu di laga kontra Arema FC 11 September 2022 lalu di Stadion Kanjuruhan. Cedera yang membuatnya melakukan operasi dan menepi.

“Ya memang kemarin saya tertinggal jauh tapi hari demi hari saya coba mengejar dan menyesuaikan kondisi dan stamina sama teman-teman yang lain. Karena pelatih juga melihat kondisi saya sempat ada jarak jadi ya persiapannya hari ke hari saja,” kata Erwin.

Erwin menerangkan kondisi cedera bahunya sudah membaik bahkan tak ada canggung lagi saat memainkan beberapa pertandingan internal selama persiapan di Bandung. Ia menantikan kesempatan datang dan coba menjawab kepercayaan pelatih.

“Ya kalau kondisi sudah, enggak ada canggung lagi, enggak ada takut lagi tinggal menunggu kepercayaan dan menyiapkan hari ke hari,” ungkap pemain berusia 29 tahun ini.

Erwin sudah memainkan enam pertandingan di Persib dengan dua kali starter dan empat kali masuk sebagai pemain pengganti. Dirinya telah menyumbang satu gol di pertandingan kontra Bali United 23 Agustus 2022 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).

Lanjut Membaca

Trending