Connect with us

Berita Persib

Umuh: Draw di Kandang Itu Seperti Kalah

Avatar photo

Published

on

PRSB vs KUKAR_6429Persib Bandung gagal mengamankan poin penuh ketika menjamu Mitra Kukar di Si Jalak Harupat, Kamis (17/3) kemarin. Maung Bandung yang tertinggal oleh gol Marlon Da Silva di babak pertama, harus menunggu hingga menit 89 untuk menyamakan kedudukan. Itu pun lewat sepakan penalti yang dieksekusi oleh Vladimir Vujovic. Umuh Muchtar pun mengaku kecewa timnya gagal meraih kemenangan meski bertindak sebagai tuan rumah di stadion yang dikenal angker tersebut.

“Tidak puas lah, yang namanya main di kandang sendiri kalau draw itu seperti kalah. Ya seperti itu lah permainannya, saya juga tidak usah bicara banyak lah ya,” ujar Umuh ketika diwawancara seusai laga.

Pria yang menjabat sebagai manajer tim itu pun menilai anak-anak Bandung tampil nervous di laga kemarin. Mereka terlihat tidak nyaman memainkan bola sehingga dengan cepat mengarahkan bola ke depan lewat umpan panjang. Aliran serangan tim besutan Dejan Antonic pun dengan mudah dipatahkan oleh Artur Cunha dan kawan-kawan. Menurutnya itu terjadi karena cukup banyak pemain yang baru merasakan atmosfir Si Jalak Harupat.

“Ya itu juga mungkin karena mereka kan banyak yang baru bergabung, si Belencoso juga kan baru masuk,” ujar Umuh.

Pria yang identik dengan angka 54 itu pun meminta maaf kepada bobotoh karena Persib gagal memberikan kado manis di ulang tahun ke-83. Terutama bagi yang sudah rela pergi ke stadion dan mesti diguyur hujan selama berjam-jam demi menyaksikan Maung Bandung berlaga. Menurut Umuh, Vladimir Vujovic dan kawan-kawan sudah berusaha sekuat tenaga untuk menghadirkan 3 poin di laga pembuka Piala Bhayangkara.

“Saya mohon maaf lah kepada bobotoh. Bagaimanapun juga bobotoh lihat sendiri pemain sudah mati-matian. Itulah sepakbola, kalau soal hasil itu ditentukan di lapangan kita juga tidak bisa apa-apa. Mungkin biasa ada kekurangan dan kelebihan, saya tidak menyalahkan anak-anak karena sudah berjuang tapi hasilnya nihil apa boleh buat,” tukasnya.

Advertisement
38 Comments

38 Comments

  1. engkod

    18/03/2016 at 14:39

    Komo janur mah baheula di popoyokna leuwih ti ieu ku bobotoh. Ai ges ngarasakeun hasilna 2 tahun mah resep geningnya . da basa janur mawa si vujo,KM10,supardi,ridwan jsb teu pati alusalus pas awal awal mah.matah tungguan da dejan teh lain ker ninyuh indomie tapi mawa tim sekelas persib

  2. ALIANDO

    18/03/2016 at 14:39

    yah uwak , kita liat nanti match ke 2 ya seperti apa, kalau memang nerpes , mungkin harusnya match ke 2 bisa lebih enjoy bin enyoy.

    • budak PERSIB

      18/03/2016 at 15:14

      Opkos…

  3. Apuy Minaml

    18/03/2016 at 15:30

    Mana kedtangan pemain2 baru pesib akan lbh aolid akan lbh kuat akan lbh tajam teh mana..mana! Melempeum we ..di bere serangan balik sakli oge soak kucar kacir…lain kitu permainan persib mah..mana permainan serib yg sesunguhnya!??

    • kliknklik

      18/03/2016 at 15:33

      diajar ngetik nu bener heula karek nyarekan batur

    • Ariel

      18/03/2016 at 16:34

      Nu kieu tah Bobotoh jadi-jadian teh….Montong ngilu surak lamun PERSIB Meunang…!!!

    • Rackman

      18/03/2016 at 16:37

      Slow kang of couse persib gagal ngranage loba pamaen nu kakarek gabung jeung keur beradaptasi keneh..

    • om dudih

      18/03/2016 at 17:00

      Puy leho susut hula tong bari ngetik sateh

  4. yulianti putri

    18/03/2016 at 15:32

    sedih dan kecewa psti ada dlm benak setiap bobotoh , krna biasany persib d kndang itu hrus mnang , pda saat zaman kang djanur aja mau gk mau persib hrus dpat 3 poin walaupun sudah tertinggal gool lbih dlu , tpi apa boleh buat nmany jga sepak bola dan setiap pelatih pun memiliki kekurangan dan kelebihan masing2

  5. DR4W

    18/03/2016 at 16:15

    Urang saya bobotoh Kantun dukung sareng Sabar , Tim Urang nu di Pikacinta Nuju Ngabentuk deui TIM margi Ti Mulai Pelatih pemaen sseeur nu enggal …. Kantun Ngadukung Urang mah salaku bobotoh mun tiasa mah komentar na ulah Anarki tapi nu tiasa ngabangkitkeun semangat Pelatih jeung Pemaen , Bravo Persib mugia Juara deui

  6. lieur

    18/03/2016 at 16:29

    sayang pemain sekelas samsul dan belencoso dengan strategi bola panjang mubajir dan ngga enak ditonton , mudah”an lawan pbfc main dr kaki ke kaki dan ngga main kasar utk kim, dias, hermawan kl bisa cadangan

  7. depay

    18/03/2016 at 16:29

    Coach Dejan nuju ngabangun tim persib, perubahan komposisi pamaen otomatis aya penyesuaian gaya permainan. Sing salabar weh, anggur mah du’akeun supaya proses adaptasi na teu lila. Sakitu.

  8. dendy "Abah"nugraha

    18/03/2016 at 16:36

    Sok ah sib kapayun mah langkung enjoy maenna,buktikeun persib teh masih gaduh sima keneh,sima maung.. hiji ogeee….maauunnggg!!!!

  9. imam ahmad

    18/03/2016 at 17:08

    Persib kurng pemain tengah lach semua lini ok cman kurang kaya makan konate doang sya rindu pembagi bola persib..

  10. kids

    18/03/2016 at 17:16

    sabar lur emang sagalana ge butuh proses,… nyarekanmah gampang tapi nu hesemah kritik positif anu mawa fositif kanggo tim.. lewih alusmah terus duakeun da pemaen jeung pelatih oge pasti hayang meunang lain hayang eleh komo dicarekan ku bobotohmah wewww

  11. bellencosso

    18/03/2016 at 17:17

    yakin lahh pertandingan ka dua mah pasti meunang, mun teu meunang nya imbang atawa eleh ..
    yg penting tong nervous

  12. Bahar

    18/03/2016 at 17:24

    Memang enya maena butut. Tapi bae da karek permulaan.

    • Kinoy

      18/03/2016 at 17:28

      Bae eleh oge, da butut maen na. Bae lah nasib dasar.

  13. ITI Latifah

    18/03/2016 at 17:33

    karuhannnn…

  14. Dr.Dre

    18/03/2016 at 17:50

    pro jeung kontra mah biasa kitu maen oge aya alus aya goreng tapi ceuk sayah mah Urang SUNDA mah terkenal ku sopan santun jeung hade basana…tah erek kumaha kajadiannana pertandingan persib urang mah (Orang SUNDA) kudu tong leupas tina nga-DOA…PERSIB JUARA

  15. darmaji

    18/03/2016 at 18:03

    lain masalah draw na uy uing mah..
    Persib ek eleh sakalipun teu nanaon..tetep bakal uing dukung. nu penting maen maksimal.. moal panasaran eleh nage… rungsing ningali permainan ciga kamari.. eweuh pola pisan maenna..

    • mike

      18/03/2016 at 21:05

      Tingali mun secara personal mah tos maksimal nepi keun ka hehoh lulumpatan neki ka rek ribut…..( maksimal pisan ) nu puguh mah instruksin jeung skema dina kanyataan teu sarua alias can jalan matak umpan unpan kapotong alias kabaca. Jadi dejan kudu beunta stratefi twh cocok teu jeung karakter pemaen.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Persib

Persib Punya Waktu Lima Hari untuk Siapkan Laga Kontra Bali United

Avatar photo

Published

on


Euforia kemenangan melawan PSS Sleman segera harus disudahi. Persib Bandung akan menghadapi laga tandang lebih sulit melawan tim juara bertahan Bali United dalam pertandingan pekan ke-23 Liga 1 2022/2023, Jumat (10/2/2023) mendatang.

Luis Milla menaruh respek kepada Bali United yang ditukangi pelatih berpengalaman Stefano Cugurra. Tim arahan Luis Milla punya waktu lima hari untuk mempersiapkan skuadnya. Persib dibayangi rekor buruk menghadapi Bali United, mereka belum pernah menang sejak 2017.

“Saya menaruh hormat kepada Bali karena mereka tim yang bagus. Ada banyak pemain yang berkualitas dan memiliki pelatih dengan level yang tinggi dan sudah bekerja di Indonesia dalam waktu yang lama,” respek Milla.

Menurut pelatih 56 tahun ini laga Bali United vs Persib adalah laga layaknya final, dua kubu kekuatan yang punya level permainan yang setara di Liga 1 2022/2023. Dari sisi pemain, pelatih, dan posisi keduanya di klasemen yang tidak begitu jauh.

“Menurut saya, bagi tim kami laga ini seolah pertandingan final dan kami punya waktu lima hari untuk melakukan persiapan menghadapi Bali. Menurut saya, kami akan bertanding dengan tim yang punya level yang setara, ada di level teratas baik itu dari sisi pelatih dan pemain,” paparnya.

“Sekarang dalam situasi seperti ini, kami menaruh respek pada mereka dan terus bekerja dengan gaya yang kami miliki dan memikirkan konsep untuk terus berbenah menghadapi laga berikutnya,” tandasnya.

Lanjut Membaca

Berita Persib

DDS Segera Alihkan Fokus ke Laga Melawan Bali United

Avatar photo

Published

on


Usai mengatasi perlawanan PSS Sleman dengan kemenangan, kini giliran Bali United menanti Persib Bandung di depan. Lawan yang tangguh dan punya kekuatan selevel dengan tim arahan Luis Milla di Liga 1 2022-2023. Laga Persib melawan Bali United akan digelar Jumat (10/2/2023) dalam pekan ke-23.

Penyerang Persib David da Silva tahu situasinya, Persib sedang percaya diri usai tak terkalahkan di 14 pertandingan terakhir. DDS akan mengalihkan fokus menuju laga penting di depan guna meraih enam kemenangan beruntun.

“Ya ini tentunya sangat bagus. Tapi tetap harus memikirkan laga demi laga. Kini kami harus menghadapi Bali dan kami melihat ke depan untuk bisa mendapatkan tiga poin lagi,” kata DDS.

Bali United merupakan juara bertahan, adalah favorit juara musim ini. Namun kini mereka tercecer di posisi enam klasemen berjarak 10 poin dengan Persib di puncak klasemen. Serdadu Tridatu tengah berusaha bangkit dan naik peringkat.

“Memang kami tahu ini akan sulit untuk bisa memenangkan pertandingan. Kami harus bisa meraih tiga poin lagi untuk tetap menjaga jalan menuju gelar juara, karena jika mau menjadi juara kami harus selalu memikirkan kemenangan di setiap pertandingannya,” papar DDS.

Penyerang asal Brasil itu ingin terus menjaga momentum tetap berada di posisi puncak klasemen. Ia akan bersiap menuju laga Jumat nanti. “Jadi kami akan bersiap dan kami juga percaya diri, semua pemain akan melakukan persiapan dan kami menatap ke depan” tukasnya.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Insiden di Tribun Selatan Laga Persib vs PSS, Teddy Tjahjono Minta Maaf

Avatar photo

Published

on


Kemenangan Persib Bandung dari PSS Sleman pada Minggu (5/2/2023) di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) diwarnai gesekan antara suporter Persib dan suporter PSS di tribun Selatan. Entah bagaimana gesekan bisa terjadi namun dari pantauannya, kedua tim saling ejek, hingga terjadi aksi saling lempar. Steward yang bertugas pergi melerai.

Dari gesekan tersebut dilaporkan seorang suporter PSS dan Bobotoh terluka. Namun setelah mendapatkan perawatan medis, keduanya diizinkan pulang. Direktur Persib Teddy Tjahjono ikut menyayangkan kejadian tersebut dan memohon maaf kepada seluruh pihak terutama suporter PSS Sleman yang kurang mendapatkan perlakuan semestinya.

“Atas nama Persib, kami menyampaikan permohonan maaf kepada semua pihak, termasuk teman-teman dari Sleman yang diperlakukan tidak semestinya selama di dalam dan di luar stadion,” kata Teddy.

Kejadian tersebut amat disesalkan terlebih disaksikan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Zainudin Amali. Akibat ulah oknum kelompok suporter yang tidak bertanggung jawab itu, bisa membuat Persib cukup kesulitan mendapat izin pertandingan dengan dihadiri penonton. Jelas perlakuan segelintir Bobotoh ini bisa merugikan klub dan suporter lainnya yang telah turut menjaga iklim kondusif.

Teddy berkomitmen kedepannya untuk meningkatkan koordinasi, komunikasi dengan beberapa pihak, berkaitan dengan keamanan, ketertiban, keselamatan dan kenyamanan dalam pelaksanaan pertandingan kandang Maung Bandung.

“Sesuai komitmen, kami akan akan terus memperbaiki penyelenggaraan pertandingan kandang, terutama dari sisi keamanan, keselamatan dan kenyamanan,” ujar Teddy.

Lanjut Membaca
Advertisement

Advertisement

Komentar Bobotoh

Arsip

Trending