Connect with us

Berita Persib

Tony Terima KK Pertama di Laganya Ke-26

Published

on

Kartu kuning (KK) dalam pertandingan sepakbola bukan hal luar biasa. Namun KK yang diterima Tony Sucipto di pertandingan Persib Bandung melawan Persisam Samarinda di Stadion Si Jalak Harupat, kemarin sore, menjadi “spesial”.

Bek kanan Persib ini baru diganjar KK di pertandingannya yang ke-26. Pemain kelahiran Surabaya ini hingga kini tidak pernah absen dalam setiap pertandingan Persib. Mantan pemain Sriwijaya FC Palembang ini sudah bermain selama 2180 menit dari 24 laga sebagai starter dan 2 kali sebagai pemain pengganti.

Biasanya, pemain belakang dalam sebuah tim sepak bola mendapat lebih banyak KK jika dibanding pemain di posisi lain. Hal itu karena idealnya defender berhadapan langsung dengan pemain depan tim lawan sehingga berupaya untuk mematahkan serangan lawan.

Pemain belakang lain yang menjadi langganan masuk starting eleven sudah lebih dulu dihukum KK. Abanda Herman mendapat KK terbanyak, yakni 6, Supardi 2 KK, Naser Al Sebai 2 KK, Maman Abdurahman 1 KK, Aang Suparman 1 KK. Hanya Jajang Sukmara defender yang masih bersih KK. Namun Jajang baru tampil 7 kali, 3 diantaranya sebagai starter.

“Ya kalau waktunya dapat kartu, ya kartu. Ga harus pertandingan ke berapa,” singkat Tony ketika dijumpai setelah pertandingan kemarin sore.

Wasit Nusur Fadilah yang memimpin pertandingan kemarin menilai Tony melakukan pelanggaran sehingga diganjar KK pada waktu injury time babak 1. Selain Tony, Nusur pun mengacungkan KK untuk Hariono dan Sergio van Dijk.

Advertisement
12 Comments

12 Comments

  1. wong grage

    01/07/2013 at 23:01

    Nu penting persib meunang aing mah pan maung tea

  2. mamamialejatosdahar

    02/07/2013 at 00:37

    hati2 aja buat toni jgn sampai dapet kartu ke dua lawan kukar..nanti laga tandang akumulasi,soalnya toni multi pungsi…

  3. rezz

    02/07/2013 at 01:30

    Okay for Tony n Hariono but Not for Van Dijk atuh NusurrrrrR ,,, wasit anyar teaaaa

  4. meong congkok

    02/07/2013 at 05:53

    kajeun teuing karak hiji ieuh…biasa maen bal mah kitu…

  5. budak sancang

    02/07/2013 at 06:48

    sugan tea mah “kartu keluarga”

  6. alka

    02/07/2013 at 11:25

    Nusur itu wasit n ngewa k Pers naha dipake? Nu netralkan masi loba ????????

  7. mamamialejatosdahar

    02/07/2013 at 12:23

    Hiji deui lur komentator si towel,siga nu ijid ka persib teh..kamari pas gol terakhir kenji,si towel mah langsung teu komen jiga nu amek persib ngabobol gawang lawanteh…kadang2 komen nateh ngagogoreng persib..kumaha ta lur menurut penilayan bobotoh sarua teu jeng kami??

  8. kutu kupret

    02/07/2013 at 16:06

    Heueuh si towel jg pnyiar antv mah anti persib sigana teh….ngagogoreng wae ka persib teh…kehed teh!!!

  9. sukiem

    02/07/2013 at 19:34

    di toel malik noel,,eh eta mh lgu darso nya,.kuduna c toel mh d lelepkeun kanu solokan mren meh teu lba ngmong,.sarua lur kami g teu resep tah ka jama eta teh (towel),,

  10. Bobotoh Papua

    03/07/2013 at 05:18

    Menurut urang TOWEL cukup FAIR dlm memberi komentar-komentarnya, malah dalam banyak hal sering ngadukung PERSIB juga SVD, memang TOWEL sering mengkritik JANUR dgn keras, tapi itu juga dalam koridor yang layak

  11. majalengka

    04/07/2013 at 12:25

    bener lur jigana eta komentator si toel hewa ka persib sok ngagogorengkeun bae persib,, di demo wae yeuk ah ka imahna urang apal da imahna..

  12. mamamialejatosdahar

    05/07/2013 at 02:17

    Di mana lur imah sitowewel teh..urang bere bekok colok gera irungna…

Leave a Reply

Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Persib

Ferdiansyah Berusaha Optimal di Latihan Persib

Avatar photo

Published

on


Ferdiansyah gelandang muda Persib Bandung berusaha optimal di latihan bersama tim arahan Luis Milla. Ia mengetahui dirinya dibutuhkan di tim mengingat Persib tengah kehilangan tiga pemain inti yakni Marc Klok, Rachmat Irianto, dan Ricky Kambuaya ke Timnas senior.

Ferdi berusaha untuk beradaptasi dengan pola pelatihan Milla dan berharap performanya dibutuhkan. Bekal kondisi fisik yang prima setelah mengikuti training center (TC) bersama Timnas U-19 Indonesia di Eropa membantu Ferdi beradaptasi.

“Bedanya kalau di sana (Shin Tae-yong) mainnya lebih ke fisik sama kecepatan, temponya tinggi. Kalau di sini (di Persib) temponya enggak terlalu tinggi, tapi banyak sentuhan mainnya kaki ke kaki,” papar Ferdiansyah.

Ferdiansyah bisa memaksimalkan waktu tersisa untuk fokus menatap pertandingan lanjutan Liga 1 2022-2023. Apalagi kompetisi telah diumumkan berlanjut pada 5 Desember.

Pemain kelahiran 15 Juli. 2003 ini akan coba percaya diri menunjukkan performa terbaik di latihan. “Saya percaya ke diri sendiri saja. Terus melihat sekarang pelatihnya (Luis Milla) ada harapan lah (dapat kesempatan),” tanggap Ferdi.

Lanjut Membaca

Berita Persib

TC Bersama Timnas U-20, Bantu Perkuat Mentalitas Ferdiansyah

Avatar photo

Published

on


Selain Kakang Rudianto dan Robi Darwis, Ferdiansyah juga petik pelajaran berharga selama menjalani training center (TC) bersam Timnas U-20 Indonesia arahan Shin Te-yong (STY) di Eropa. Berada di Turki dan Spanyol, Indonesia menjajal kekuatan beberapa negara, Turki, Moldova, hinga Prancis.

Serangkaian uji coba dirasakan Ferdiansyah dapat memberikan ujian untuknya dan rekan-rekan satu tim. Mentalitas bertanding dibentuk pelatih STY agar anak-anak asuhnya tak kenal takut menghadapi siapapun lawannya.

“Sebenarnya banyak sih tapi lebih ke mental, berlatih dan bertanding itu yang paling ditingkatkan sama pelatih Shin. Sebab kalau mental jelek tuh main kita juga pasti enggak pede enggak keluar kemampuannya,” papar Ferdiansyah.

Kini Ferdiansyah kembali ke skuat Persib arahan Luis Milla. Meski hanya mendapat jatah libur beberapa hari ia mengaku siap dengan apapun menu latihan dari Milla. Ferdi, Kakang, dan Robi diinstruksikan mengikuti pelatihan lebih cepat lantaran Kompetisi Liga 1 2022-2023 akan bergulir 5 Desember.

“Sebenarnya sih kemarin tuh asalnya dapat libur sampai Senin, tapi tiba-tiba disuruh gabung karena kabarnya kompetisi akan dimulai. Tapi tetap saja latihan dari pada lama hilang sentuhan,” ungkap Ferdi.

Kehadiran tiga penggawa Timnas U-20 dapat menambah kekuatan Persib Bandung. Mengingat tiga pemain inti Marc Klok, Ricky Kambuaya, dan Rachmat Irianto dipanggil timnas senior persiapan Piala AFF 2022.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Liga Kembali Digelar, Jufriyanto: Ini Harapan Pemain

Avatar photo

Published

on


Kompetisi Liga 1 2022/2023 rencananya kembali bergulir besok setelah terhenti selama dua bulan. Stoper Persib, Achmad Jufriyanto pun menyambut positif kabar tersebut. Karena menurutnya ini merupakan kabar yang sudah dinanti oleh insan sepakbola terutama dia sebagai pemain.

“Sangat senang lah, liga kembali bergulir adalah harapan semua pemain. Sebelumnya latihan tanpa kepastian kompetisi sangat menguras tenaga serta pikiran pemain, semoga liga berjalan lancar,” ujar Achmad Jufriyanto saat diwawancara, Minggu (4/12).

Lanjutan Liga 1 2022/2023 sendiri akan dimainkan dengan sistem bubble untuk sisa putaran pertama. Seluruh laga digelar terpusat di daerah Yogyakarta dan Jawa Tengah, tanpa penonton. Rencananya, laga pekan ke 12 hingga 17 akan diselenggarakan hingga akhir Desember 2022.

Tentunya para pemain pun dituntut agar memiliki kondisi fisik yang prima. Karena enam pertandingan akan dijajal dalam waktu sekitar tiga pekan saja. Jufriyanto menyebut tentunya tim pelatih sudah menyiapkan formula yang bisa mengatasi masalah kelelahan pemain.

“Pelatih pastinya sudah mempersiapkan segala sesuatunya dengan maksimal. Termasuk kondisi fisik pemain dan untuk persiapan recovery karena padatnya jadwal, mungkin akan dilihat perkembangannya nanti game by game,” tutur pria yang menjabat sebagai kapten kesebelasan tersebut.

Pria yang akrab disapa Jupe ini juga menagganpi gelaran liga dengan sistem bubble. Menurutnya memang ini bukan kondisi yang ideal karena tidak bisa bermain di kandang sendiri dan tidak didukung suporternya langsung. Tetapi dia juga memahami situasinya, apalagi di putaran kedua nanti liga kembali digelar secara normal.

“Tidak ideal sebenarnya sistem bubble, tapi kalau untuk sementara mungkin oke. Semoga ke depannya liga berjalan lancar dan kembali dengan sistem home away dengan (bisa disaksikan langsung) penonton,” kata pemain yang menjadi pahlawan Persib di final ISL 2014 ini.

Lanjut Membaca

Trending