Connect with us

Berita Persib

Titik Terang Persib Mengelola GBLA

Avatar photo

Published

on

Persib dalam upaya negosiasi dengan Pemerintah Kota Bandung untuk bisa melakukan pengelolaan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA)–yang selama ini menjadi markas bagi Persib di Liga 1 Indonesia–secara penuh.

Direktur Persib Teddy Tjahyono mengatakan upaya permintaan tersebut masih berlangsung dalam proses. Seperti diketahui bahwa GBLA adalah stadion yang dimiliki Pemkot Bandung.

“Kalau pengelolaan GBLA itu kan artinya ada dua pihak (pemerintah dan pihak swasta). Jadi pasti dari Pemkot lagi melakukan kajian hukumnya seperti apa?,” terang Teddy.

Ia mengungkapkan pembicaraan PT Persib Bandung Bermartabat (PT. PBB) untuk mengelola GBLA sudah dilakukan sekitar setahun lebih. Pihaknya mengharapkan adanya titik terang untuk bisa bekerjasama dengan Pemkot Bandung. “Kita sudah bicara hampir setahun lebih, hampir dua tahun,” lanjutnya.

Ridwan Kamil, Wali Kota Bandung memberikan penjelasan perihal permintaan pengelolaan Persib. Emil sapaan akrabnya mengaku jika Persib telah melakukan pembicaraan denganya untuk langkah yang baik dan bijak.

Emil meminta konsep seperti apa yang disodorkan PT PBB kedepan untuk mengelola stadion berkapasitas 38 ribu kursi penonton itu. Konsep tersebut baru diterimanya beberapa waktu belakangan ini.

“Persib (PT PBB) memang telah lama meminta agar bisa mengelola GBLA. Tetapi saya minta dulu konsepnya. Dan Persib baru memberikannya beberapa waktu lalu,” kata Ridwan Kamil seperti dikutip laman pikiran-rakyat.com (23/8/2018).

Sesuai Permendagri nomor 19 tahun 2016 tentang Pedoman Pengelolaan Barang Milik Daerah, pihak ketiga dimungkinkan mengelola fasilitas milik Pemkot Bandung. Sistem bagi hasil rencananya akan dibahas secara rinci kemudian melakukan penandatanganan perjanjian.

Advertisement
5 Comments

5 Comments

  1. sugri pala wargu sadaya sim kuring gentos nami lantara loba rikues

    23/08/2018 at 19:43

    alhamdulillah ai ges terang mah
    kamari mah meni poek

  2. Ujang erwin

    23/08/2018 at 19:56

    Ah berita persib ayeunamah sepi mul libur teh

  3. Bobotoh ti Orok

    23/08/2018 at 20:29

    Meskipun nanti jadi pengelolaan oleh PT. PBB, pengembangan area GBLA menjadi pusat olahraga di Jabar tetap harus dilanjtkan oleh pemkot/pemprov. Seperti halnya penambahan beberapa arena olah raga maupun fasilitas hotel untuk atlet.

  4. Joeh_bgr

    24/08/2018 at 09:59

    Tah iyeu nu lbh penting GBLA kdu di kelola penuh oleh PT.PBB

  5. QQ

    25/08/2018 at 10:02

    Stadion & Kompleks disekitarnya “di jual” aja namanya ke sponsor yg mau biayain semuanya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Persib

Komentar Milla Soal Ketatnya Persaingan Lima Besar

Avatar photo

Published

on


Tren positif terus dipertahankan Persib untuk bersaing dalam perebutan gelar juara. Untuk sementara, tim asuhan Luis Milla sedang memimpin papan klasemen usai memetik kemenangan atas PSIS Semarang. Persaingan di lima besar pun begitu ketat karena selisih poinnya begitu tipis.

Pelatih Persib, Luis Milla pun memberi pandangan terkait ketatnya persaingan ini. Menurutnya tim yang kini ada di papan atas punya kapasitas permainan yang berkualitas dan dalam level yang seimbang. Tiap tim juga memiliki gaya bermain yang berbeda dan itu jadi sebuah daya tarik.

“Menurut saya mengenai persaingan di posisi lima besar, saya rasa kami berada di level yang sangat tinggi. Tim-tim penghuni lima besar memiliki level yang sama dengan pelatih yang berbeda dan tentunya gaya bermain yang juga berbeda, ide bermain yang berbeda,” ujar Milla pada sesi jumpa pers usai laga.

Menurutnya kehadiran pelatih berkualitas memberi dampak yang positif untuk sepakbola Indonesia. Bukan hanya dia tapi ada Thomas Doll (Persija) dan Bernardo Tavares (PSM) yang punya sentuhan magis untuk tim. Gaya bermain yang diterapkan juga bervariasi dan bagus untuk jadi referensi tim lain.

“Tentu ini bagus untuk sepakbola karena satu tim bisa bertemu dengan klub lainnya dengan gaya yang berbeda. Menurut saya Makassar adalah tim yang besar, mereka tim yang kompetitif, memainkan sepakbola direct dan banyak mendapatkan second ball. Begitu juga dengan tim lainnya seperti Persija dan Bali (United) yang punya gaya main yang berbeda,” ujarnya.

“Menurut saya, dengan hadirnya pelatih-pelatih bagus di Indonesia bisa meningkatkan kualitas sepakbola Indonesia dengan gagasan bermain yang mereka usung, menurut saya ini positif. Saya melihat ada hal menarik hingga akhir musim,” tukas dia.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Milla Akui Penampilan Persib Merosot Selepas Jeda

Avatar photo

Published

on


Kemenangan sukses dikantongi Persib dalam laga tandang melawan PSIS Semarang. Luis Milla menyebut anak asuhnya memang layak membawa pulang tiga angka dari lawatannya menuju Kota Lumpia. Gol yang masing-masing dihasilkan Marc Klok, Ciro Alves dan David da Silva hanya dibalas satu gol Taisei Marukawa.

Keunggulan dua gol sudah didapat oleh Persib saat laga baru berlangsung 45 menit. Tapi ternyata setelah turun minum, ada penurunan performa dari pasukannya sehingga terus ditekan dan kecolongan satu gol. Diakui oleh Luis Milla, performa tim di babak kedua menurun.

“Saya rasa kemenangan ini menjadi hal yang normal jika melihat apa yang terjadi di lapangan. Tetapi tim kami memang bermain bagus di babak pertama tapi tidak begitu (bagus) di babak kedua,” terang Milla dalam jumpa pers usai laga, Selasa (31/1) petang.

Menurutnya tim seolah gugup ketika Taisei Marukawa dan Vitinho diturunkan. Penguasaan bola mudah hilang hingga satu gol tercipta. “Kami banyak kehilangan bola, mereka terlihat gugup dan tidak bisa menguasai jalannya laga. Kami harus bisa membenahi hal ini,” ujar dia.

Milla menyebut Persib memulai pertandingan dengan baik hingga bisa unggul lewat sundulan Klok dan penyelesaian dingin dari Ciro Alves. Hanya saja pembenahan tentunya perlu dilakukan karena ada penurunan usai jeda. Beruntung di menit 80, timnya bisa menjauh lagi melalui gol David da Silva.

“Saya merasa sangat senang dengan permainan di babak pertama tapi di babak kedua tidak, kami harus melakukan perbaikan hari demi hari agar kami menjadi lebih baik,” tandas pelatih berusia 56 tahun tersebut.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Bungkam PSIS di Jatidiri, Rekor Tak Terkalahkan Persib Berlanjut

Avatar photo

Published

on


Persib Bandung melanjutkan rekor tak terkalahkan di 13 pertandingan Liga 1 2022/2023. Anak-anak asuhan Luis Milla sukses menaklukkan tuan rumah PSIS Semarang dalam pertandingan pekan ke-21 pada Selasa (31/1/2023) di Stadion Jatidiri Semarang. Kemenangan 3-1, diciptakan oleh Marc Klok, Ciro Alves, dan David da Silva, sementara satu gol hiburan PSIS tercatat atas nama Taisei Marukawa.

Babak I
Persib mendikte lawannya dengan penguasaan bola dari kaki ke kaki. Victor Igbonefo cs mencari celah di pertahanan PSIS. Strategi Persib kali ini bersabar membuat lawan terus bergerak memaksimalkan lebar lapangan dengan operan panjang terukur kaki ke kaki. Sesekali melakukan umpan direct langsung ke area pertahanan lawan.

Sebanyak dua kesempatan emas didapat Persib di 10 menit pertama melalui umpan direct, pertama umpan langsung Nick Kuipers dikontrol dada David da Silva, keputusan akhirnya masih membingungkan antara shooting atau passing. Kesempatan kedua, gerakan Ciro Alves mengecoh pertahanan lawan di dalam kotak penalti, ia pergi ke sudut sempit memberi umpan ke DDS yang masih dipotong lawan.

Persib mampu unggul menit ke-18’, Klok melakukan akselerasi dengan dribbling memberi keypass kepada DDS mengecoh penjaga gawang Adi Satriyo yang keluar dari sarangnya. Dengan kecerdikannya, DDS memberi umpan terukur yang bisa disundul oleh Klok ke gawang yang kosong, 1-0 Persib unggul.

Game plan Persib terus berlanjut, Igbonefo melepas umpan langsung ke sayap kanan, bek lawan gagal mengontrol bola hingga dicuri Ciro. Sendirian melakukan solo run, tendangan Ciro hanya lewat di depan gawang. PSIS kesulitan dalam mengembangkan permainan, tim asuhan Muhammad Ridwan kerap kehilangan bola karena kesalahan sendiri.

Persib justru berhasil mencetak gol kedua menit 36 lewat kerjasama segitiga penyerangnya. Dimulai dari passing simple Ezra Walian di sayap kiri kepada David da Silva, dengan sedikit mendelay bola lewat kekuatan hold up the ball, DDS dengan jeli beri umpan cerdik di sela-sela kaki lawan, seiring Ciro berlari ke kotak penalti, first touch kaki kiri dari Ciro menyarangkan bola ke gawang PSIS, skor 2-0.

Babak II
Memasuki babak kedua M Ridwan caretaker PSIS memasukkan dua penyerang asingnya Vitinho dan Taisei Marukawa guna memberi gebrakan di awal babak kedua. Vitinho mulai merepotkan pertahanan sayap kiri Persib dengan kecepatannya. Pada pertahanan sayap kanan, Kakang harus mendapat kartu kuning karena melanggar Marukawa yang cukup merepotkan.

Tendangan bebas Carlos Fortes menit 54’ keras mendatar mampu diamankan Teja Paku Alam. Perlahan PSIS memperbaiki performanya di babak kedua ini, serangan lanjutan datang Ryo Fuji melepas shoot on target dari luar kotak penalti, juga mampu diantisipasi Teja.

Apa yang dikhawatirkan akan kehadiran Vitinho dan Marukawa terjadi juga, PSIS mampu memperkecil keadaan menit 65’. Bermula dari pergerakkan Vitinho di sayap kanan, pertahanan Persib menjadi kalang kabut. Bola liar tak dapat dikontrol pemain Persib hingga menguntungkan Marukawa yang lepas dari jebakan offside, pemain asal Jepang ini menchip bola mengelabui Teja, skor 1-2.

Rezaldi Hehanussa melakukan debutnya untuk Persib menit 67’. Menyisir sisi sayap kiri Rezaldi mengeksploitasi pertahanan lawan dengan kekuatan crosssingnya. Crossing Rezaldi menit 72’ menemukan David da Silva, namun headingnya menyamping. Pada kesempatan selanjutnya DDS tak menyia-nyiakan kesempatan menit 80’, crossing matang Rezaldi dicoro DDS menjadi gol ketiga Persib sore, skor 3-1 bertahan hingga bubar. Kemenangan yang kembali membawa Persib ke puncak klasemen.

Lanjut Membaca
Advertisement

Advertisement

Komentar Bobotoh

Arsip

Trending