Connect with us

Berita Persib

Tiga Striker Persib Dinilai Belum Bisa Tampil Full Time

Published

on

Robert Alberts di stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kamis 18 Maret 2021. Foto: Dok. Persib Bandung

Tiga striker masuk dalam rombongan tim yang akan bertolak menuju Sleman. Ferdinand Sinaga dan Ezra Walian kini sudah bergabung dalam latihan, sedangkan Wander Luiz masih dalam masa karantina dan akan menyusul kemudian. Tetapi pelatih Persib, Robert Rene Alberts menyebut kemungkinan ketiganya belum bisa diturunkan secara penuh.

“Kami belum bisa mengatakannya, karena Ezra belum fit dan baru berlatih. Ferdinand juga belum fit karena baru mulai berlatih karena baru bergabung. Luiz juga belum fit baru melakukan perjalanan. Jadi kami belum bisa menyebutkan apa formasi yang akan digunakan karena pemain-pemain ini belum bisa bermain,” ujar Robert saat diwawancara.

Menurutnya ketiga pemain ini belum bisa bermain lebih dari satu babak. Karena mereka belum lama mengikuti latihan di tim. Butuh waktu untuk bisa kembali bermain dengan stabil selama 90 menit. Bahkan Wander Luiz belum sama sekali ikut latihan lantaran baru pergi dari Brasil awal pekan ini.

“Mungkin maksimal Ezra baru bisa bermain selama 45 menit, Ferdinand maksimal 30-45 menit, dan Luiz mungkin 30 menit saja. Mereka belum bisa bermain dan juga belum bisa tampil bersama, itu terlalu cepat karena belum siap,” kata pria berkebangsaan Belanda tersebut.

Mengenai kondisi tubuh Ezra Walian yang baru ikut latihan kemarin, Robert mengatakan tidak mengalami kebelihan berat badan. Secara bentuk tubuh tetap terjaga karena dia rajin berlatih mandiri di Belanda. Namun tentu saja ada perbedaan jika hanya menjalani latihan di gym.

“Tidak, dia profesional. Tapi dia tak bermain selama satu tahun. Meski berlatih secara mandiri, tetapi seperti yang pernah saya katakan awal pekan ini, saat pergi ke gym dan merasa tubuh lebih kuat, merasa semua dalam kondisi yang bagus tapi tentu ada perbedaan saat kembali ke lapangan,” ujarnya.

“Pergerakan di lapangan, sentuhan bola, cara berpikir dan bagaimana keseimbangan mereka tentunya berbeda jika hanya berlatih mandiri. Bisa dilihat banyak pemain kehilangan sentuhannya, banyak pemain kehilangan penguasaan bola dan koordinasi. Ini satu tahun, waktu yang sangat lama,” kata dia memungkasi.

Advertisement
1 Komentar

1 Comment

  1. Mamang Djaja Mihardja

    19/03/2021 at 19:28

    eta si ferdinan geus aya deui, ngamosi we nu digedekeun, di psm ge geus ambek nyedek tanaga midek alias geus panyesaan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Persib

Fitrul Sebut Dua Kiper Idola di Piala Dunia 2022, Bagaimana Kiprahnya?

Avatar photo

Published

on


Piala Dunia 2022 menarik perhatian seluruh Fitrul Dwi Rustapa untuk memantau bagaimana kiprah kiper-kiper idola yang memberikan inspirasi. Ada dua penjaga gawang yang Fitrul amati selama gelaran Piala Dunia di Qatar kali ini. Adalah kiper Jerman dan kiper Argentina.

“Kiper-kiper (di Piala Dunia 2022) semuanya bagus. Saya suka kan Neuer kemarin, cuman Jerman enggak lolos. Kiper lain paling top kemarin tuh Emil Martinez (Argentina),” sebut Fitrul.

Manuel Neuer, penjaga gawang yang punya visi menjalankan sweeper keeper ini akhirnya gagal membawa lolos Timnas Jerman ke-16 besar Piala Dunia 2022. Jerman kalah agresivitas mencetak gol dari Spanyol di Grup E yang mengoleksi poin sama 4.

Neuer gagal clean sheet di tiga pertandingan fase penyisihan. Dijebol Jepang dua gol, Spanyol satu gol, dan dibobol Kosta Rika dua gol. Gagalnya Jerman pada gelaran Piala Dunia kali ini mengulangi kegagalan sebelumnya di Piala Dunia 2018.

Nama yang disebut Fitrul selanjutnya adalah Emiliano Martinez kiper Argentina. Gawangnya sempat dibobol Arab Saudi dua gol mengakibatkan kekalahan. Tim tango lalu bangkit, Emiliano berhasil mencatat clean sheet di partai menentukan kontra Meksiko dan Polandia.

Fitrul mengaku hanya antusias kepada pertandingan Argentina. Ia berharap tim jagoannya itu bisa melaju sampai final melawan Portugal hingga tercipta final Lionel Messi vs Cristiano Ronaldo. Barangkali akan menjadi final yang akan selalu diingat seluruh pecinta sepak bola dunia di penghujung karier dua mega bintang tersebut di bumi ini.

“Cuman nonton Argentina saja. Yakin juara, di Final lawan Portugal. Soalnya setiap pemain lagi bagus bagusnya di timnya. Ditambah ada sosok leader mereka, Messi sama Ronaldo di Piala Dunia terakhir mereka, pasti mereka tambah motivasinya tinggi,” papar Fitrul.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Alasan Henhen Herdiana Dukung Prancis di Piala Dunia 2022

Avatar photo

Published

on


Henhen Herdiana mendukung Prancis di Piala Dunia 2022 Qatar. Bagi Henhen Prancis adalah salah satu negara unggulan yang berpeluang mempertahankan gelar juara tahun ini bersama pelatih yang juga membawa Les Blues juara di edisi Piala Dunia 2018 lalu, yakni Didier Deschamps.

Deschamps meregenerasi skuatnya menjadi lebih remaja meski nama-nama lama seperti Hugo Lloris, Antoine Griezmann, Olivier Giroud tetap ada di tim. Skuad muda Prancis dinilai Henhen jadi modal positif guna memenangkan gelar ke Piala Dunia ketiga kalinya.

“Dukung Prancis, karena dihuni pemain muda. Mungkin mereka juga ingin mempertahankan gelar juara yang sebelumnya mereka raih di tahun 2018 kan,” kata Henhen.

Brasil dan Spanyol diamati Henhen merupakan pesaing terberat Kylian Mbappe dkk untuk memenuhi ambisi juara. Prancis berhasil lolos Grup D Piala Dunia 2022 sebagai juara grup setelah menorehkan dua kemenangan beruntun melawan Australia (4-1), dan Denmark (2-1).

Sayang di pertandingan terakhir Grup D, Prancis menderita kekalahan dari Tunisia. Diwarnai gol Griezmann yang dianulir VAR pada menit-menit terakhir. “Sejauh ini yang saya lihat kaya Brasil bisa jadi kandidat. Spanyol juga,” sebut Henhen.

Pada fase 16 besar nanti, Prancis akan menghadapi negara Robert Lewandowski yakni Polandia. Pertandingan tersebut akan digelar di Stadion Al Thumama, Minggu (4/12/2022) pukul 22.00 WIB.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Fitrul Legawa Jika Harus Bertanding Kembali ke Suasana Pandemi

Avatar photo

Published

on


Penjaga gawang Persib Bandung Fitrul Dwi Rustapa siap kembali menyongsong lanjutan Liga 1 2022-2023. PSSI dan operator PT Liga Indonesia Baru (LIB) merancang lanjutan kompetisi dengan sistem bubble terpusat di empat sampai lima stadion si Jawa Tengah, tanpa penonton.

Meski menyayangkan Persib ikut kena imbas dari insiden Kanjuruhan, Fitrul harus menerima jika Liga 1 2022-2023 diputar kembali seperti suasana pandemi Covid-19. Selama musim 2021-2022, Liga 1 diputar dengan situasi extraordinary, bubble to bubble tanpa kehadiran suporter di stadion.

“Kemarin kan sama waktu Covid, ya mungkin ini jalan terbaik meskipun ya banyak orang yang menyayangkan, tapi yang penting liga jalan dulu dan bertanding,“ tanggap Fitrul.

Penjaga gawang yang musim lalu memperkuat Persipura Jayapura ini, mengaku kondisi fisiknya terawat dengan baik berkat latihan yang terus digelar Luis Milla. Secara mental Fitrul siap jika diberikan kesempatan oleh pelatih dalam sebuah pertandingan nanti.

“Saya pribadi kondisinya di setiap kita latihan pastinya terus dijaga, kondisi saya baik, fisik, mental, meskipun kemarin liga tertunda dan Alhamdulillah ada kabar baik dan itu spiritnya semakin bertambah,” kabar Fitrul.

Persib sejauh ini sudah memainkan 10 pertandingan. Berhasil menang lima kali, imbang sekali, dan kalah empat kali. Maung Bandung sementara berada di posisi kedelapan dan tengah dalam tren positif tiga laga tak terkalahkan sebelum liga dihentikan.

Lanjut Membaca

Trending