Connect with us

Berita Persib

Tentang Perdamaian Suporter, Umuh: Harus Ada Pendekatan Intensif

Published

on

Diberitakan bahwa Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo menggagas pertemuan antara dua kelompok supporter yang berselisih, yakni pendukung Persib (Bobotoh) dan supporter Persija (Jakmania). Pertemuan ini diharapkan bisa meredakan pertikaian kedua belah pihak. Rencananya, rekonsiliasi akan dilaksanakan pada 15 Juni nanti.

Disinggung kabar tersebut, Manajer Persib Umuh Muchtar menyatakan semestinya diadakan pembicaraan internal terlebih dahulu di kalangan bobotoh. “Saya bilang, masalah itu harus ada pertemuan dulu dengan pengurus Viking, Bomber dan lainnya. Harus dibicarakan juga dengan para anggotanya,” ucap Umuh saat dijumpai di kediamannya, Selasa (9/7).

Umuh mengatakan jika antara kedua klub tidak ada masalah. Perselisihan terjadi diantara kedua kubu supporter. Namun perdamaian, menurut Umuh tidak akan semudah itu terjadi. Pasalnya, dalam 2 musim ini terjadi insiden yang melukai kubu Persib dan bobotohnya.

“Seperti kejadian pelemparan bus kemarin, ini seharusnya diselesaikan dulu. Kemarin kita di Jakarta dikeroyok bus kita. Itu bukan untuk memberikan shock teraphy aja, tapi lebih dari itu. Musim lalu juga ada bobotoh yang meninggal di Jakarta,” cerita Umuh.

Umuh mengapresiasi niat baik Menpora untuk mendamaikan bobotoh dengan Jakmania. Namun Umuh menambahkan, seharusnya ada pendekatan terlebih dahulu dengan masing-masing kelompok supporter tersebut.

“Kalau klub, Persib dengan Persija itu tidak pernah ada masalah. Tapi kalau supporter di kedua belah pihak belum clear. Menpora niatannya bagus. Tapi sulit juga kalau secepat ini. Karena lukanya masih basah, belum kering,” tutupnya.

Advertisement
13 Comments

13 Comments

  1. bobotoh48

    10/07/2013 at 17:55

    15 Juni apa 15 Juli? Typo, typo everywhere.

  2. bobotoh RINDU JUARA

    10/07/2013 at 18:20

    Tuntaskan dulu kasus kemaren bang Roy!!! Itu buukan sekedar intimidasi tapi tindakan pembunuhan berencana!!! Tidak akan semudah membalikan telapak tangan untuk mencapai kata DAMAI!!!

  3. jauh ti lembur

    10/07/2013 at 18:31

    satuju lurd..
    uruskeun kasus nu pembunuhan rangga jeng penyerangan bus persib.. bung roy.. ! nepi ayna mna hasilna?

  4. ramdani ti tasik

    10/07/2013 at 20:47

    Abi ti tasik SETUJU

  5. toroktok ole ole an

    10/07/2013 at 21:14

    Kedepankan dulu hukum,….!!!

  6. alie roy

    10/07/2013 at 21:21

    Αϑα αϑα aja pak Roy
    “̮ƗƗɐƗƗɐƗƗɐƗƗɐƗƗɐƗƗɐ”̮

    Bagus sich .. Tapi gimana yach

    ƍäªk mungkin

    Yg αϑα skrg :

    BIARKAN PERMUSUHAN INI TETAP ABADI !!!!!!!!!

    tђąηk yσu

    Persib Harga Mati !!!

  7. Tolib

    11/07/2013 at 06:54

    Selesaikn dlu masalah kmrin
    Gx semudah itu damai
    Kmi bobotoh msih skit hati atas insiden kemaren

  8. oray

    11/07/2013 at 09:06

    Belum tepat waktunya, sebaiknya nunggu dulu clear masalah kemarin ditangani polisi sehingga bobotoh merasa sudah mendapat keadilan. Masalahnya insiden kemarin sudah masuk ranah kriminal yang harus diselesaikan secara hukum. Kalau semua ganjalan sudah disingkirkan, mari kita berdamai dengan hati bersih dengan melupakan segala dendan kesumat masa lalu

  9. mak cikal

    11/07/2013 at 09:12

    permusuhan sampe mati
    permusuhan tetap abadi
    permusuhan tiada henti
    tidak ada kata damai
    persib harga mati
    mati demi persib

  10. rachmat

    11/07/2013 at 10:38

    usul tuntas atau kami yg balas

  11. bomber bergoyang

    11/07/2013 at 11:17

    “PERSIB

  12. goezmi

    11/07/2013 at 12:18

    m0al damai
    teu bisa damai
    najis kudu damai

  13. akhmed

    14/07/2013 at 16:43

    Mangga bade damai mah abi mah moal ..

    Persib bandung

Leave a Reply

Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Persib

Ferdiansyah Berusaha Optimal di Latihan Persib

Avatar photo

Published

on


Ferdiansyah gelandang muda Persib Bandung berusaha optimal di latihan bersama tim arahan Luis Milla. Ia mengetahui dirinya dibutuhkan di tim mengingat Persib tengah kehilangan tiga pemain inti yakni Marc Klok, Rachmat Irianto, dan Ricky Kambuaya ke Timnas senior.

Ferdi berusaha untuk beradaptasi dengan pola pelatihan Milla dan berharap performanya dibutuhkan. Bekal kondisi fisik yang prima setelah mengikuti training center (TC) bersama Timnas U-19 Indonesia di Eropa membantu Ferdi beradaptasi.

“Bedanya kalau di sana (Shin Tae-yong) mainnya lebih ke fisik sama kecepatan, temponya tinggi. Kalau di sini (di Persib) temponya enggak terlalu tinggi, tapi banyak sentuhan mainnya kaki ke kaki,” papar Ferdiansyah.

Ferdiansyah bisa memaksimalkan waktu tersisa untuk fokus menatap pertandingan lanjutan Liga 1 2022-2023. Apalagi kompetisi telah diumumkan berlanjut pada 5 Desember.

Pemain kelahiran 15 Juli. 2003 ini akan coba percaya diri menunjukkan performa terbaik di latihan. “Saya percaya ke diri sendiri saja. Terus melihat sekarang pelatihnya (Luis Milla) ada harapan lah (dapat kesempatan),” tanggap Ferdi.

Lanjut Membaca

Berita Persib

TC Bersama Timnas U-20, Bantu Perkuat Mentalitas Ferdiansyah

Avatar photo

Published

on


Selain Kakang Rudianto dan Robi Darwis, Ferdiansyah juga petik pelajaran berharga selama menjalani training center (TC) bersam Timnas U-20 Indonesia arahan Shin Te-yong (STY) di Eropa. Berada di Turki dan Spanyol, Indonesia menjajal kekuatan beberapa negara, Turki, Moldova, hinga Prancis.

Serangkaian uji coba dirasakan Ferdiansyah dapat memberikan ujian untuknya dan rekan-rekan satu tim. Mentalitas bertanding dibentuk pelatih STY agar anak-anak asuhnya tak kenal takut menghadapi siapapun lawannya.

“Sebenarnya banyak sih tapi lebih ke mental, berlatih dan bertanding itu yang paling ditingkatkan sama pelatih Shin. Sebab kalau mental jelek tuh main kita juga pasti enggak pede enggak keluar kemampuannya,” papar Ferdiansyah.

Kini Ferdiansyah kembali ke skuat Persib arahan Luis Milla. Meski hanya mendapat jatah libur beberapa hari ia mengaku siap dengan apapun menu latihan dari Milla. Ferdi, Kakang, dan Robi diinstruksikan mengikuti pelatihan lebih cepat lantaran Kompetisi Liga 1 2022-2023 akan bergulir 5 Desember.

“Sebenarnya sih kemarin tuh asalnya dapat libur sampai Senin, tapi tiba-tiba disuruh gabung karena kabarnya kompetisi akan dimulai. Tapi tetap saja latihan dari pada lama hilang sentuhan,” ungkap Ferdi.

Kehadiran tiga penggawa Timnas U-20 dapat menambah kekuatan Persib Bandung. Mengingat tiga pemain inti Marc Klok, Ricky Kambuaya, dan Rachmat Irianto dipanggil timnas senior persiapan Piala AFF 2022.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Liga Kembali Digelar, Jufriyanto: Ini Harapan Pemain

Avatar photo

Published

on


Kompetisi Liga 1 2022/2023 rencananya kembali bergulir besok setelah terhenti selama dua bulan. Stoper Persib, Achmad Jufriyanto pun menyambut positif kabar tersebut. Karena menurutnya ini merupakan kabar yang sudah dinanti oleh insan sepakbola terutama dia sebagai pemain.

“Sangat senang lah, liga kembali bergulir adalah harapan semua pemain. Sebelumnya latihan tanpa kepastian kompetisi sangat menguras tenaga serta pikiran pemain, semoga liga berjalan lancar,” ujar Achmad Jufriyanto saat diwawancara, Minggu (4/12).

Lanjutan Liga 1 2022/2023 sendiri akan dimainkan dengan sistem bubble untuk sisa putaran pertama. Seluruh laga digelar terpusat di daerah Yogyakarta dan Jawa Tengah, tanpa penonton. Rencananya, laga pekan ke 12 hingga 17 akan diselenggarakan hingga akhir Desember 2022.

Tentunya para pemain pun dituntut agar memiliki kondisi fisik yang prima. Karena enam pertandingan akan dijajal dalam waktu sekitar tiga pekan saja. Jufriyanto menyebut tentunya tim pelatih sudah menyiapkan formula yang bisa mengatasi masalah kelelahan pemain.

“Pelatih pastinya sudah mempersiapkan segala sesuatunya dengan maksimal. Termasuk kondisi fisik pemain dan untuk persiapan recovery karena padatnya jadwal, mungkin akan dilihat perkembangannya nanti game by game,” tutur pria yang menjabat sebagai kapten kesebelasan tersebut.

Pria yang akrab disapa Jupe ini juga menagganpi gelaran liga dengan sistem bubble. Menurutnya memang ini bukan kondisi yang ideal karena tidak bisa bermain di kandang sendiri dan tidak didukung suporternya langsung. Tetapi dia juga memahami situasinya, apalagi di putaran kedua nanti liga kembali digelar secara normal.

“Tidak ideal sebenarnya sistem bubble, tapi kalau untuk sementara mungkin oke. Semoga ke depannya liga berjalan lancar dan kembali dengan sistem home away dengan (bisa disaksikan langsung) penonton,” kata pemain yang menjadi pahlawan Persib di final ISL 2014 ini.

Lanjut Membaca

Trending