Connect with us

Berita Persib

Tekad Dedi Jaga Tren Positif Masuki Fase Akhir Liga

Published

on


Tren positif ingin terus dirawat Persib demi memelihara peluang menjadi juara. Hasil positif digapai oleh Dedi Kusnandar dan kawan-kawan ketika bertanding melawan PSM dan Persipura di dua laga terakhir. Momentum ini tidak ingin dibiarkan lepas begitu saja oleh Dedi.

“Seperti biasa persiapan dari saya pribadi mempersiapkan fisik dan mental. Seperti apa yang dibilang pelatih tadi kita tahu waktu recovery kita tidak maksimal karena baru memainkan pertandingan. Tapi saya pribadi ingin menjaga momentum ini, kita ingin meraih kemenangan,” tutur Dedi dalam jumpa pers jelang laga, kamis (24/2).

Gelandang berusia 30 tahun ini kemungkinan akan mengisi pos Marc Klok karena akumulasi kartu kuning. Tekad untuk membantu Persib meraih hasil terbaik pun diusung Dedi. Sang pemain pun mengingatkan rekan setimnya untuk tidak percaya diri berlebih ketika menghadapi tim papan bawah.

“Tapi kami juga harus waspada, kita tahu Persela selalu memberikan kejutan. Jadinya kita harus tetap antisipasi walaupun kita juga sedang ada dalam tren positif. Kita pastinya optimis untuk bisa memenangkan pertandingan,” terang pemain bernomor punggung 11 ini.

Kompetisi Liga 1 2021/2022 sudah memasuki fase akhir, persaingan pun semakin ketat. Saling susul di klasemen juga ikut dipengaruhi laga lain seperti Arema yang pada laga kemarin tumbang di tangan Persebaya. Dengan jarak poin yang kian terpangkas, Dedi yakin gelar juara bisa dicapai Maung Bandung.

“Dari hasil pertandingan sebelumnya seperti tadi malam Arema itu (kalah). Jadi saya pribadi maupun teman-teman semakin optimistis kita masih ada di jalur juara. Mudah-mudahan bisa mendapat hasil yang bagus dan bisa semakin bagus lagi ke depannya,” tukasnya.

Advertisement
53 Comments

53 Comments

  1. Acuy

    25/02/2022 at 20:51

    Memang persib belum saatnya jadi juara karena setiap kali harus memenangkan pertandingan malah mental pemain ngedrop ditambah lagi strategi pelatih di babak 1 malah memainkan pemain yang gak bisa lari seperti ezra & viscara

  2. Sangean

    25/02/2022 at 21:07

    geus teu aneh ningali persib maen siga iat, geus teu aneh ningali maen imbang, geus teu aneh ningali persib medok, mun meunang kakara asa aneh, leuwih aneh deui mun kokorobet teu diganti… hahay deuuhh…

  3. Incuna maung

    25/02/2022 at 21:25

    Untuk yg kesekian kali nya kecewa ku pelatih. Lawan tim papan bawah harus nya semangat buat memenangkan pertandingan, dan membuat gol sebanyak banyak nya. Tapi ini pemain pemain yg jelek malah di main kan. Padahal sisa pertandingan tinggal dikit lagi. Poin penuh wajib di tangan. Tapi pelatih merubah harapan untuk menggapai juara 😭😭. Pelatih miskin strategi dan miskin melihat pemain yg siap turun dan yg blm.

  4. Incuna maung

    25/02/2022 at 21:42

    Klo mau pemain jelek yang di main kan harus nya pelatih melihat skor nya dulu. Klo udah menang minimal 3-0 baru pemain cadangan yg turun. Bukan sebalik nya pemanin cadangan anu jadi stater pas katinggalan panik. Ujung ujung na ngorban keun peluang buat juara. Lebar pisan.

    • Incu Macan

      26/02/2022 at 07:35

      Leres eta pisan Kang, TERLALU MEREMEHKAN PERSELA Atawa si Robert ka interfensi ku WHU untuk menurunkan pemain TITIPAN (SUPARDI, VIZCARA, DEDI, JUPE, FEBRI)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Persib

Pandangan Komisaris Persib Soal Liga 1 Dilanjutkan dengan Sistem Bubble

Avatar photo

Published

on


Sudah dua bulan Kompetisi Liga 1 2022-2023 terhenti sejak 2 Oktober lalu akibat dampak insiden Kanjuruhan. Angin segar kelanjutan liga muncul akan kembali kick-off 2 Desember, namun kemungkinan urung setelah rapat koordinasi antara PSSI, PT Liga Indonesia Baru (LIB), dan Polri beberapa waktu lalu tak menemukan kata sepakat.

Komisaris Persib Umuh Muchtar sudah memprediksi lanjutan Liga 1 2022-2023 akan sulit terlaksana selama Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI belum digelar. KLB sendiri baru bisa akan dilaksanakan pada Februari 2023 sesuai arahan dari FIFA.

“Apa kata saya benar saya sudah pernah ngomong tidak akan, karena belum jelas walau sudah dijadwalkan saya sudah ngomong belum kondusif. Makanya sekarang lebih baik KLB dulu setelah KLB baru dibentuk lagi yang jelas,” tanggap Umuh.

PSSI dan PT LIB merancang pertandingan lanjutan Liga 1 2022-2023 dilaksanakan dengan sistem bubble terpusat di Jawa Tengah tanpa penonton. Ada empat stadion ditunjuk, yakni Stadion Maguwoharjo Sleman, Stadion Jatidiri Semarang, Stadion Moch Soebroto Magelang, dan Stadion Sultan Agung Bantul. Umuh punya pandangan tersendiri akan rencana tersebut.

“Sekarang katanya tanpa penonton terpusat di satu tempat (bubble) sudah tidak bagus lebih baik selesaikan dulu jangan terburu-buru. Memang jadinya terlalu lama. Terlalu lama tapi kalau dipaksakan juga seperti ini,” opini Umuh.

Situasi penghentian liga diakui tak hanya merugikan Persib namun juga berdampak kepada seluruh klub. Ia berharap pihak berwenang tegas segera menyelesaikan kasus insiden Kanjuruhan yang memakan ratusan korban jiwa meninggal karena gas air mata yang dilontarkan aparat kepolisian.

“Semua rugi bukan hanya Persib semua terpukul dengan kejadian seperti ini. Sudah terlalu lama (kasus berlarut-larut),” sebut Umuh.

Lanjut Membaca

Berita Persib

TC Bareng Timnas di Luar Negeri, Robi Petik Pelajaran

Avatar photo

Published

on


Agenda pemusatan latihan dilakukan Robi Darwis bersama timnas U-20 selama sekitar dua bulan. Dua negara yaitu Turki dan Spanyol didatangi oleh gelandang Persib ini bersama Garuda Muda. Kegiatan ini berakhir pada akhir pekan lalu dan sang pemain kini sudah tiba di Indonesia.

Beragam agenda uji coba dilakoni Indonesia U-20 selama agenda pemusatan latihan ini. Hasil yang didapat skuat asuhan Shin Tae-yong juga beragam terutama saat menetap di Turki. Sedangkan ketika berada di Spanyol, hasil yang didapat kurang baik karena mencatatkan tiga kekalahan serta satu hasil imbang.

Robi Darwis pun mengatakan bahwa banyak pelajaran yang didapatkan dari pemusatan latihan kali ini. Terutama saat harus bertanding menghadapi lawan-lawan dengan kualitas dan postur tubuh yang lebih unggul. Meski kalah, tapi setidaknya ada hal positif yang bisa didapatnya.

“Tentunya pengalaman sangat berharga banget, karena kita ketemu lawan yang jauh levelnya dari kita. Tentunya kita mendapat pelajaran yang sangat berharga,” kata pemain jebolan Diklat Persib ini saat diwawancara oleh wartawan usai latihan di Stadion Sidolig, Kamis (1/12).

“Baik itu dari cara bermain, menghadapi situasi lawan-lawan yang lebih tinggi dari kita gimana. Sama mungkin pengalaman mereka memang lebih baik sih dan kita bisa mengambil pelajaran dari mereka,” lanjut pemain yang berposisi sebagai gelandang bertahan ini.

Agenda pemusatan latihan timnas U-20 sendiri dilakukan sebagai persiapan jelang Piala Dunia U-20 dan Piala Asia U-20 yang digelar tahun 2023. Namun ditanya soal agenda TC berikutnya, dia belum mendapat kabar kapan dikumpulkan lagi. “Untuk TC timnas berikutnya belum tahu,” tandas Robi.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Pemain Persib Kunjungi Korban Gempa di Cianjur Besok

Avatar photo

Published

on


Perwakilan pemain Persib akan mengunjungi korban gempa Cianjur, Jumat (2/12) besok. Salah satu pemain yang akan pergi adalah Robi Darwis yang juga merupakan pesepakbola asal Cianjur. Dia menyebut agenda tersebut akan dilakukan besok pagi sebelum tim menggelar agenda latihan.

“Iya ada kunjungan besok pagi, pergi dari sini subuh paling. Dan sorenya kan kita ada latihan lagi, jadi kemungkinan kita pulang pergi,” kata gelandang bertahan berusia 19 tahun tersebut saat diwawancara, Kamis (1/12) sore.

Kabupaten Cianjur dilanda gempa berkekuatan magnitudo 5,6 dan menewaskan lebih dari 200 korban jiwa. Selain itu ratusan orang mengalami luka-luka dan ribuan rumah pun hancur. Doa dan harapan pun dipanjatkan pemain yang juga gabung tim nasional U-20 tersebut.

“Tentunya berdoa semoga Cianjur bisa lekas membaik lagi dan yang ditinggalkan oleh keluarganya ditabahkan lagi, semoga Cianjur lebih kuat dan jauh lebih baik lagi dari sebelumnya,” terang pemain yang musim ini dipromosikan gabung tim senior Persib.

Sebagai pemain yang berasal dari Cianjur, dia menyebut rumahnya di sana baik-baik saja. Namun ada tetangganya yang cukup terdampak dari gempa ini. “Lumayan (jauh) sih tapi di sekitar rumah Robi juga ada yang kena juga sih. Tapi yang lebih parahnya di Cianjur kotanya,” tukasnya.

Lanjut Membaca

Trending