Connect with us

Berita Persib

Tanggapan Teddy Tjahjono Soal Seruan Robert Out

Published

on


Hitung-hitungan data statistik dan poin dalam semusim, Robert Alberts saat ini adalah pelatih terbaik dibandingkan pelatih sebelumnya Mario Gomez yang menangani klub secara penuh di musim 2018. Dari 20 pertandingan Gomez mengumpulkan 35 poin, sementara Robert kumpulkan 40 poin.

Persib juga saat ini masih berpeluang besar menjadi juara. Persaingan ke puncak klasemen hanya berjarak tiga poin. Dengan sisa 14 pertandingan tentu banyak rasa optimisme atas proyek yang sedang dibangun Robert Alberts dan akan diketahui hasilnya akhir musim Liga 1 2021/2022.

Meski data statistik menunjukkan hasil positif, namun ketidakpuasan terlihat di kalangan Bobotoh dengan tuntutan Robert Out yang digemakan di media sosial. Seperti yang terlihat ketika Persib menang 1-0 lawan Borneo FC (18/1/2022). Hasil memang menang, namun secara permainan dianggap kurang memuaskan dianggap minim taktik strategi.

Direktur Persib Teddy Tjahjono menanggapi tuntutan Robert keluar, menurutnya semua pihak harus lebih bijaksana menyerukan sesuatu berdasarkan hasil statistik yang ditunjukkan. Persib masih berada di jalur juara, manajemen masih percaya tim di tangan Robert Alberts.

“Kembali lagi kita semua harus bicara sesuai fakta, pertanyaan dari saya apakah teman-teman yang bicara ini sudah lihat fakta atau belum? Sebenarnya supaya bijaksana sebelum mengutarakan sesuatu harus tahu apa yang dibicarakan,” tanggap Teddy.

Sampai pekan ke-20 ini Persib mengumpulkan 12 kemenangan, 4 kali imbang, dan 4 kekalahan. 27 gol serta 13 kali kemasukkan adalah raihan yang masih dianggap positif. “Saya rasa secara data statistik menang 12 kali, draw 4, kalah 4, itu masih kinerja bagus dibanding sebelum-sebelumnya. Disana kita evaluasi, kalau buat tadi ditanyakan imbauan begitu (lihat data dan faktanya),” kata Teddy.

Ia ingin seluruh pihak penggemar Persib mendukung terus perjuangan Maung Bandung musim ini menjadi juara di Liga 1 2021/2022. Perjuangan masih panjang, peluang meraih trofi terbuka lebar. Dukungan positif saat ini dibutuhkan penggawa Persib menyelesaikan 14 pertandingan.

“Kami sebagai tim Persib kita masih berada di jalur juara, beda tiga poin dari peringkat pertama, masih panjang perjuangan kita, sebaiknya didukung secara positif karena kita masih berada di trek juara, punua harapan besar juara. Sebaiknya sebagai pendukung, kita dukung positif, kita dukung jadi juara, jangan sampai kita sudah berada di trek diganggu dengan hal negatif,” imbuhnya.

Advertisement
12 Comments

12 Comments

  1. Incuna maung

    24/01/2022 at 20:19

    Ulah di bandingkeun jeung abah gomes atuh, kan apal pas abah gomes ngalatih aya tim batur nu geus jatah juara. Jadi sakumaha alus oge di licikan wae.

  2. Hendi

    24/01/2022 at 20:42

    Sekarang tinggal coach Robert ngolah team Persib ini. Kalau Bruno dan David belum siap benar parkit dulu dibangku cadangan sambil mengamati permainan persib dan lawannya. Kapan saatnya masuk lapangan.

  3. Mamang Djaja Mihardja

    24/01/2022 at 21:07

    geus ulah sina out wae, masalahna aya di pamaen oge nu mental tandingna teu bisa naek, teuing geus mentok, jenuh, loba pressure, antep we nepi ka match 34, mun beuki mejus, kakara ganti di liga taun hareup, sakalian jeung duo samba na, asa ngalawak ningali 2 jelema eta maen…

  4. Abah sumedang

    24/01/2022 at 22:51

    Teddy pasti muji muji si Rene sabab teu loba protes, lamun ngabandingkeun lain nilai tapi kwalitas permainan, jeung masa depan pemain muda, Rene paling teu percaya ka pamain muda. Liga jaman gomes can aya covid jadi wajar klub Aralus. Tapi Rene teu bisa nyetak pamain ngora… Saha.. Sok.. Teddy? Pamaen masa Rene

  5. KADU PROFESIONAL

    25/01/2022 at 00:02

    abdi mah ek persib ka hiji oge
    ai maen butut mah sebut we butut

    dengan materi pemain edan ti tim batur
    tapi maen jiga asolalee

    teu worth it

  6. Kurniawan

    25/01/2022 at 13:03

    Masalahna saeutik…Bobotoh (penonton) teu meunang ka Stadion…Jadi persib main euweuh Getihan…. Adrenalin na kurang kapacu…antukna babari capek jeung frustasi lamun hese nyieun Gol…. Kabeh Tim ge kitu… tinggal kumaha terus ngompa adrenalin pelatih jeung pamaen…tah salah sahiji kritik bobotoh ge lumayan jang eta

    • netizen bobotoh anu tara dewasa

      25/01/2022 at 13:28

      tapi kang,, aya ku aya na bobotoh,, lamun eleh persib ngadon ngaruksak.. TEU DEWASA bobotoh na.. kesan na di POYOK di LEBOK.. menang di surakan eleh di baledogan,, tapi anggeur weh ngadukung..

    • Persib laah

      26/01/2022 at 20:54

      masalahna maenbola ayn geus teu nararafsu.., geus loba kapentingan, untung aya abah gomez jadi kapanggih liga sinetron

  7. kritik persib

    25/01/2022 at 14:02

    secara statistik jeung fakta memang bener alus tapi secara permainan memprihatinkan…masih aya nu nyebut materi pemain harade tapi nyata na ngandelkeun pemaen ngora (bekham) jang berkreasi…maen 2 striker tapi kerjasama na euweuh jadi asa maen sorangan2 teu siga bauman jeung eze…sayap euweuh nu bisa ngumpan siga ghojali….evaluasi na individu geura sesuai posisi na mang rene

  8. Hartawan

    25/01/2022 at 16:53

    Bae..ah rek kitu
    Rek kieu 0ge da moal d bere duit

  9. Jaja Miharja

    25/01/2022 at 21:05

    Pasti dibela karena Robert ga banyak “nyanyi”. Kalau mau pakai statistik:
    1. Bandingkan kualitas skuad Gomez vs Robert, ini pemain naturalisasi aja ada 4
    2. Berapa banyak uang yg di keluarkan untuk transfer pemain
    3. Persib jaman Gomez sering “pincang”, pemain utama sering kena skors

    Musim ini udah ganti 2 striker asing tapi masih aja seret gol. Padahal yg salah bukan strikernya, tapi pola permainannya. Tiap pertandingan strikernya kekurangan suplai bola. Ga akan pernah maju sepakbola kita selama “lingkungan” nya masih seperti ini. Mending nonton bulu tangkis. Ga banyak gaya & drama, prestasi tingkat dunia

  10. kang anom

    27/01/2022 at 11:57

    Abdi mh satuju kalo Mang Robet dipertahankeun…nu harus dievaluasi mh jajaran tim pelatih fisik…katingali ieuh tina fisik para pamaen…contona kg Haryono, Maman, Toncip…nju di Persib postur tubuhna jadi barareuuuhhhh….kurg ideal kggo atlet mh (asana th)…tpi saparantos di klub luar…postur tubuh para beliau kembali ka asal dei…pnampilan aranjeuna jadi tarangginas deui…
    heheeeee…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Persib

Game Internal Persib Dimenangkan Tim Hijau 2-1

Avatar photo

Published

on


Persib Bandung menggelar game internal di Stadion Sidolig, Jumat (2/12) sore. Pemain dibagi menjadi dua kubu, yaitu tim dengan kostum biru dan hijau. Tim hijau pun berhasil meraih kemenangan dengan skor tipis dalam permainan yang digelar dalam durasi 2×30 menit tersebut.

Kakang Rudianto dan Robi Darwis yang baru kembali dari pemusatan latihan timnas U-20 sudah dimainkan oleh Luis Milla. Mereka tampil di tim dengan kostum biru. Di tim hijau, barisan depan ditempati oleh Arsan Makarin, Ezra Walian dan Erwin Ramdani.

Hujan deras sempat mengguyur Stadion Sidolig, sehingga banyak genangan dan laju bola tidak mulus. Situasi set piece pun coba diupayakan untuk menghasilkan gol. Nick Kuipers pun sukses mencetak gol melalui sundulan usai menerima umpan tendangan sudut.

Tim hijau nyaris mengganakan keunggulan melalui kepala Erwin Ramdani. Febri Hariyadi melakukan kombinasi apik dari sisi kiri dan umpan manja dikirim ke kotak penalti. Erwin menanduk bola sambil menjatuhkan badan tapi Fitrul Dwi Rustapa berhasil melakukan penyelamatan.

Memasuki babak kedua, tim hijau menurunkan Ferdiansyah yang juga baru kembali dari timnas U-20. Tapi tim biru juga tidak mau kalah dengan terus menekan lini belakang lawan. David da Silva sebagai ujung tombak diapit Ciro Alves dan Beckham Putra Nugraha intensif menebar teror.

Usaha membuahkan hasil setelah Beckham mampu memperdaya Reky Rahayu. Umpan terobosan David da Silva dikejar dan mampu mendahului sergapan kiper. Beckham dengan tenang menyodok bola menggunakan kaki kanannya untuk mencetak gol.

Di penghujung laga, tim hijau kembali unggul dan Arsan Makarin yang berhasil jadi penentu kemenangan. Sepakan keras kaki kirinya menghunjam gawang yang dikawal oleh Fitrul Dwi Rustapa. Skor 2-1 pun menutup game internal kali ini.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Persib Serahkan Bantuan untuk Korban Gempa Cianjur

Avatar photo

Published

on


Persib Bandung melalui program Sauyunan menyerahkan bantuan untuk korban gempa di Cianjur. Seperti yang diketahui, Cianjur sempat dilanda gempa berkekuatan magnitudo 5,6 pada Senin (21/11) lalu. Musibah ini menewaskan ratusan korban jiwa dan banyak warga yang mengungsi.

Guna meringankan beban penyintas gempa, Persib Bandung menyalurkan bantuan berupa kebutuhan sehari-hari. Turut hadir juga dua perwakilan pemain yaitu Robi Darwis dan Kakang Rudianto yang merupakan pemain asal Cianjur. Dua pemain ini merupakan pemain yang baru gabung pemusatan latihan timnas U-20 di Spanyol dan Turki.

Bantuan dari Persib ini diserahkan pada korban gempa di Lapangan Jagakarsa, Warungkondang, Jumat (2/12) pagi. Kakang dan Robi menyampaikan rasa bela sungkawa sedalam-dalamnya atas musibah ini. Apalagi ini terjadi di kota tempat mereka lahir dan tumbuh.

“Sebagai warga Cianjur, saya sangat merasakan kesedihan dan duka atas musibah ini. Saya berdoa, kita semua bisa segera melewati masa sulit ini,” terang Kakang Rudianto ketika diwawancara saat acara penyerahan bantuan untuk korban gempa.

Bantuan yang diberikan Persib juga diharapkan oleh Teddy Tjahjono bisa bermanfaat bagi para korban bencana gempa ini. Dia mendoakan agar kondisi di Cianjur bisa kembali pulih seperti semula. Karena saat ini masih banyak yang tinggal di pengungsian lantaran tempat tinggalnya rusak.

“Persib turut berduka atas musibah yang terjadi. Semoga Cianjur bisa segera bangkit dan kehidupan pulih seperti sedia kala,” kata pria yang menjabat sebagai Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) tersebut.

Selain itu, hadir pula maskot Persib, Prabu yang dalam kesempatan ini bertugas menghibur anak-anak korban dari gempa yang sangat merusak. Selain program trauma healing, ada juga fun activity serta bermain sepakbola bersama antara pemain Persib dan anak-anak.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Meski Kondisi Bugar, Henhen Merasa Cukup Kewalahan

Avatar photo

Published

on


Kondisi fisik pemain Persib Bandung terjaga dengan serangkaian program pelatih Luis Milla selama Kompetisi Liga 1 2022-2023 terhenti. Wing back Persib Bandung Henhen Herdiana mengakui kebugarannya cukup prima untuk melahap semua menu latihan dari pelatih.

Kendati begitu Henhen merasa punya tekanan berbeda ketika menjalani sebuah pertandingan. Kondisi tersebut yang belum teruji sepenuhnya. Meski kondisi Henhen saat ini bugar terkadang ia bisa keteteran jika dihadapkan pada pertandingan apalagi dengan tingkat intensitas tinggi.

“Kalau kondisi fisik mungkin bisa terjaga. Tapi enggak tahu kalau buat nanti dipakai bermain karena kan berbeda, ada tekanan mental, harus adaptasi lagi. Mudah-mudahan tidak menjadi alasan,” ungkap Henhen.

Henhen tak menyangkal jika laga uji coba melawan Persikabo 1973 pada Minggu (27/11/2022) kemarin cukup membuatnya ngos-ngosan. Henhen masuk pada menit ke-60’ pada laga tersebut menggantikan Frets Butuan. Dari sana ia mengambil pelajaran, masih perlu adaptasi lagi menyesuaikan diri dengan atmosfer pertandingan.

“Kemarin rasanya berat, Henhen merasanya berat, kaya harus beradaptasi lagi. Mudah-mudahan liga bisa cepat bergulir lagi,” terang pemain yang mengenakan nomor punggung 12 ini.

Itulah bergunanya pertandingan uji coba, ia bisa mengetahui apa kekurangan diri sendiri dan secara tim. “Dengan adanya game internal sama uji coba pastinya sangat-sangat membantu bagaimana progres kita ketika berlatih, bagaimana progres tim dalam membangun kekompakan,” papar Henhen.

Ia berharap Liga 1 2022-2023 yang baru berjalan 11 pekan bisa berlanjut dengan apapun sistemnya. Sudah terlalu lama kompetisi terhenti Henhen harap bisa bergulir secepatnya. “Harapannya yang terbaik dan para penanggung jawab mudah-mudahan ada titik temu. Idealnya ya secepat mungkin,” sebut Henhen.

Lanjut Membaca

Trending