Connect with us

Berita Persib

Tanggapan Robert Soal Peluang Adanya Rekrutmen Kejutan

Published

on

Foto: Dok. Persib Bandung


Maung Bandung terus berbenah untuk menata kekuatan usai rampungnya Liga 1 2021/2022. Sejumlah nama sudah dilepas seperti Supardi, Esteban Vizcarra dan Bruno Cantanhede. Tentunya perginya mereka perlu ditambal dengan hadirnya pemain lain yang bisa berkontribusi lebih.

Memang sudah ada dua nama yang didaratkan yaitu Rachmat Irianto dan Ricky Kambuaya. Namun tentunya manuver tim pada jendela transfer tidak akan berhenti sampai di sini. Disinggung mengenai kemungkinan adanya rekrutmen kejutan dari tim, Robert Rene Alberts belum mau berbicara banyak.

“Saya rasa itu terlalu dini untuk dibicarakan. Kami baru saja menghakhiri musim kompetisi 2021/2022 sekitar satu pekan. Kini lebih baik memberi semuanya waktu untuk rehat dan itu merupakan prioritas utama,” terang pelatih asal Belanda tersebut saat diwawancara.

“Pemain, staf dan pelatih butuh waktu luang untuk libur dan melupakan dahulu sepakbola, melupakan tekanan yang selalu menyertai saat kompetisi berjalan. Meski di waktu yang bersamaan, kami di jajaran staf harus tetap bekerja di balik layar,” lanjutnya.

Sebagai pelatih, tentu saja dia ingin pemain yang tiba adalah pemain yang berkualitas tinggi. Karena itu akan berpengaruh pada performa tim selama kompetisi berjalan. Namun jangan lupakan juga bahwa pemain bagus tentu saja punya nilai dan itu harus dibayar.

Sebagai klub, ada hal yang harus diperhatikan manajemen dalam sisi finansial. Tidak bisa klub jor-joran dalam merekrut pemain mahal tapi membuat neraca keuangan jadi tidak seimbang. Oleh karena itu, transfer kejutan tidak bisa dijanjikan karena harus melihat dulu anggaran yang ada.

“Kami harus berusaha menciptakan kemungkinan terbaik, sedangkan kemungkinan terbaik itu datang dari kondisi finansial yang terbaik juga. Persib memiliki manajemen dengan level top yang tidak pernah mengeluarkan uang secara berlebihan,” jelasnya.

“Semua mengikuti pedoman profesional dan kami mengikuti itu. Mengenai kejutan, tentu kami ingin memberi kejutan tapi jika dihadapkan pada kondisi finansial itu tentu menjadi pertanyaan,” tutup pelatih berusia 67 tahun ini.

Advertisement
5 Comments

5 Comments

  1. Bim

    11/04/2022 at 21:24

    Managemen top markotop psis gerak cepat kontrak pemaen berkualitas, marukawa, managemen persib hrs mencontoh managemen psis. Dan tdk kebingungan saat kehabisan pemaen top.

  2. Koboi Berlisensi

    12/04/2022 at 11:00

    Aslina terkejut ku rekrutment kejutan tim rival (tatangga jeung biru wetan)

  3. Mamang Djaja Mihardja

    12/04/2022 at 19:16

    terkezoot bakal ngadatangkeun herman dzumapo epandi, herman abanda, herman ngantuk, herman hees, herman keris, herman keresek, moses syaki si Raja goler, diego armando maradonto, diego modena, diego mendieta, diego assist, diego shotter, diego runner, sesana super silent jadi sing sabar we supporter ncib, da awahing sunyi jeung teu katingali ringkangna, hasilna oge 😱😱😱…

  4. Mang Dudung

    12/04/2022 at 22:55

    Tim Meong omong doang.. Omdo

  5. Fandy.jun

    13/04/2022 at 14:17

    Kalau spaso, dan samsul arif tidak dibeli persib berarti manajemen dan pelatih sama2 tidak serius untuk menjadikan persib sebagai juara satu di liga 1 tahun depan, karena persib butuh pemain inti dan pemain cadangan yang kualitas nya sama atau seimbang di posisi striker dan pemain gelandang sayap. Belum lagi sektor gelandang tengah yang bisa jadi playmaker yg matang pengalaman harus ada di persib dan evan dimas seharusnya bisa direkrut selain mendatangkan kembali kim kurniawan. Untuk lini belakang juga seandainya hanif syahbandi dan ramai rumakiek tdk direkrut persib, maka persib akan tetap harus bekerja lebih keras dalam menahan gempuran pemain lawan yg di tahun depan bakal makin berat. bisa2 persib akan anjlok di posisi 6 besar atau tujuh besar bahkan bisa ke 8 besar atau 10 besar. Striker hanya mengandalkan ciro dan david da silva blm cukup untuk menambah banyak produktifitas mencetak gol yg turut berperan bagi tujuan persib jadi juara satu di tahun depan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Persib

Persib Serahkan Bantuan untuk Korban Gempa Cianjur

Avatar photo

Published

on


Persib Bandung melalui program Sauyunan menyerahkan bantuan untuk korban gempa di Cianjur. Seperti yang diketahui, Cianjur sempat dilanda gempa berkekuatan magnitudo 5,6 pada Senin (21/11) lalu. Musibah ini menewaskan ratusan korban jiwa dan banyak warga yang mengungsi.

Guna meringankan beban penyintas gempa, Persib Bandung menyalurkan bantuan berupa kebutuhan sehari-hari. Turut hadir juga dua perwakilan pemain yaitu Robi Darwis dan Kakang Rudianto yang merupakan pemain asal Cianjur. Dua pemain ini merupakan pemain yang baru gabung pemusatan latihan timnas U-20 di Spanyol dan Turki.

Bantuan dari Persib ini diserahkan pada korban gempa di Lapangan Jagakarsa, Warungkondang, Jumat (2/12) pagi. Kakang dan Robi menyampaikan rasa bela sungkawa sedalam-dalamnya atas musibah ini. Apalagi ini terjadi di kota tempat mereka lahir dan tumbuh.

“Sebagai warga Cianjur, saya sangat merasakan kesedihan dan duka atas musibah ini. Saya berdoa, kita semua bisa segera melewati masa sulit ini,” terang Kakang Rudianto ketika diwawancara saat acara penyerahan bantuan untuk korban gempa.

Bantuan yang diberikan Persib juga diharapkan oleh Teddy Tjahjono bisa bermanfaat bagi para korban bencana gempa ini. Dia mendoakan agar kondisi di Cianjur bisa kembali pulih seperti semula. Karena saat ini masih banyak yang tinggal di pengungsian lantaran tempat tinggalnya rusak.

“Persib turut berduka atas musibah yang terjadi. Semoga Cianjur bisa segera bangkit dan kehidupan pulih seperti sedia kala,” kata pria yang menjabat sebagai Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) tersebut.

Selain itu, hadir pula maskot Persib, Prabu yang dalam kesempatan ini bertugas menghibur anak-anak korban dari gempa yang sangat merusak. Selain program trauma healing, ada juga fun activity serta bermain sepakbola bersama antara pemain Persib dan anak-anak.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Meski Kondisi Bugar, Henhen Merasa Cukup Kewalahan

Avatar photo

Published

on


Kondisi fisik pemain Persib Bandung terjaga dengan serangkaian program pelatih Luis Milla selama Kompetisi Liga 1 2022-2023 terhenti. Wing back Persib Bandung Henhen Herdiana mengakui kebugarannya cukup prima untuk melahap semua menu latihan dari pelatih.

Kendati begitu Henhen merasa punya tekanan berbeda ketika menjalani sebuah pertandingan. Kondisi tersebut yang belum teruji sepenuhnya. Meski kondisi Henhen saat ini bugar terkadang ia bisa keteteran jika dihadapkan pada pertandingan apalagi dengan tingkat intensitas tinggi.

“Kalau kondisi fisik mungkin bisa terjaga. Tapi enggak tahu kalau buat nanti dipakai bermain karena kan berbeda, ada tekanan mental, harus adaptasi lagi. Mudah-mudahan tidak menjadi alasan,” ungkap Henhen.

Henhen tak menyangkal jika laga uji coba melawan Persikabo 1973 pada Minggu (27/11/2022) kemarin cukup membuatnya ngos-ngosan. Henhen masuk pada menit ke-60’ pada laga tersebut menggantikan Frets Butuan. Dari sana ia mengambil pelajaran, masih perlu adaptasi lagi menyesuaikan diri dengan atmosfer pertandingan.

“Kemarin rasanya berat, Henhen merasanya berat, kaya harus beradaptasi lagi. Mudah-mudahan liga bisa cepat bergulir lagi,” terang pemain yang mengenakan nomor punggung 12 ini.

Itulah bergunanya pertandingan uji coba, ia bisa mengetahui apa kekurangan diri sendiri dan secara tim. “Dengan adanya game internal sama uji coba pastinya sangat-sangat membantu bagaimana progres kita ketika berlatih, bagaimana progres tim dalam membangun kekompakan,” papar Henhen.

Ia berharap Liga 1 2022-2023 yang baru berjalan 11 pekan bisa berlanjut dengan apapun sistemnya. Sudah terlalu lama kompetisi terhenti Henhen harap bisa bergulir secepatnya. “Harapannya yang terbaik dan para penanggung jawab mudah-mudahan ada titik temu. Idealnya ya secepat mungkin,” sebut Henhen.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Pandangan Komisaris Persib Soal Liga 1 Dilanjutkan dengan Sistem Bubble

Avatar photo

Published

on


Sudah dua bulan Kompetisi Liga 1 2022-2023 terhenti sejak 2 Oktober lalu akibat dampak insiden Kanjuruhan. Angin segar kelanjutan liga muncul akan kembali kick-off 2 Desember, namun kemungkinan urung setelah rapat koordinasi antara PSSI, PT Liga Indonesia Baru (LIB), dan Polri beberapa waktu lalu tak menemukan kata sepakat.

Komisaris Persib Umuh Muchtar sudah memprediksi lanjutan Liga 1 2022-2023 akan sulit terlaksana selama Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI belum digelar. KLB sendiri baru bisa akan dilaksanakan pada Februari 2023 sesuai arahan dari FIFA.

“Apa kata saya benar saya sudah pernah ngomong tidak akan, karena belum jelas walau sudah dijadwalkan saya sudah ngomong belum kondusif. Makanya sekarang lebih baik KLB dulu setelah KLB baru dibentuk lagi yang jelas,” tanggap Umuh.

PSSI dan PT LIB merancang pertandingan lanjutan Liga 1 2022-2023 dilaksanakan dengan sistem bubble terpusat di Jawa Tengah tanpa penonton. Ada empat stadion ditunjuk, yakni Stadion Maguwoharjo Sleman, Stadion Jatidiri Semarang, Stadion Moch Soebroto Magelang, dan Stadion Sultan Agung Bantul. Umuh punya pandangan tersendiri akan rencana tersebut.

“Sekarang katanya tanpa penonton terpusat di satu tempat (bubble) sudah tidak bagus lebih baik selesaikan dulu jangan terburu-buru. Memang jadinya terlalu lama. Terlalu lama tapi kalau dipaksakan juga seperti ini,” opini Umuh.

Situasi penghentian liga diakui tak hanya merugikan Persib namun juga berdampak kepada seluruh klub. Ia berharap pihak berwenang tegas segera menyelesaikan kasus insiden Kanjuruhan yang memakan ratusan korban jiwa meninggal karena gas air mata yang dilontarkan aparat kepolisian.

“Semua rugi bukan hanya Persib semua terpukul dengan kejadian seperti ini. Sudah terlalu lama (kasus berlarut-larut),” sebut Umuh.

Lanjut Membaca

Trending