Connect with us

Berita Persib

Supardi Sayangkan Persib Kecolongan di Menit Akhir

Published

on

Keunggulan yang direbut di awal laga gagal dipertahankan oleh skuat Maung Bandung. Justru dua gol harus bersarang di gawang Muhammad Natshir sehingga membuat klub besutan Miljan Radovic takluk. Supardi pun menyayangkan timnya lengah sehingga harus menerima kenyataan gagal mewujudkan misi meraih kemenangan.

“Selamat untuk Borneo ini pertandingan sangat menarik. Sangat disayangkan kita kebobolan di menit akhir. Harapan kita masih besar untuk leg kedua. Ke depan semoga kita bisa menang serta lolos ke semifinal,” tutur kapten kesebelasan itu dalam jumpa pers usai laga di Stadion Segiri, Rabu (24/4).

Gol di injury time yang dicetak oleh Asri Akbar memang sangat menyesakan bagi punggawa Persib. Apalagi mereka menilai wasit mengambil keputusan keliru lantaran menganggap Erwin Ramdani melakukan pelanggaran. Hal itu yang menjadi sorotan Supardi sehingga melakukan protes cukup keras.

“Saya setuju dengan coach, saya sangat emosi dengan keputusan wasit tapi itulah sepakbola kita. Saya selalu bicara perbaiki sepakbola kita, bukan untuk saya tetapi buat adik-adik kita,” jelasnya.

Meski demikian secara keseluruhan dia menilai duel dari kedua kesebelasan berjalan imbang. Apalagi permainan terbuka lantas diterapkan masing-masih pihak sehingga serangan berjalan dua arah. Supardi pun menegaskan dia dan rekan setimnya saat ini belum mengibarkan bendera putih untuk meraih tiket semifinal.

“Menarik, cukup enak ditonton, jual beli serangan juga, hanya mungkin kita lengah. Tapi kita akan berusaha buat memperbaiki karena penting bagi kami untuk bisa memenangkan pertandingan,” tukasnya.

Advertisement
31 Comments

31 Comments

  1. Mario Omes

    25/04/2019 at 10:21

    Supardi sayangkan persib kecolongan di menit akhir, saya mario omes sayangkan ardi idrus di gantikan oleh beckham putra

  2. joehdi_bgr

    25/04/2019 at 10:38

    minim kreasi serangan…tp insya allah Persib bs ngelehkeun di Bandung

  3. bym

    25/04/2019 at 11:23

    kuduna pelatih ganti teh aya perubahan, ini mah angeur wae, taktik angeur, gampang dibaca lawan, kabobolan akhir angeur. diajar taka tiki nu cepet geura sok lah, loba pemaen ngora mah.

  4. Persib laah

    25/04/2019 at 11:47

    maha benar bbotoh dgn segala komen nya.. heuheuyy

  5. oray tapa

    25/04/2019 at 14:42

    di bandung 2-0

    • Radit Kalijati

      25/04/2019 at 17:49

      Aamiin .

  6. Bobotoh_make_Hate

    25/04/2019 at 14:47

    Geus sabaaar pisan ku kang rado. Tapi persib butuh coach nu mumpuni jeung berpengalaman. Lainna teu percaya kanu proses. Tapi ditingali teh permainan asa eweuh kemajuan. Tingali weh engke pas maen di bandung. Mun kamari msalahna wasit. Cik didieu bakal alus moal…

  7. Aki aki legeg

    25/04/2019 at 18:55

    Ari lopicic dikritrik terus2an ayeuna dicoret ku manajement, tp kinten2na pami coach dicoret Moalnya?

  8. kata kata buka puasa

    26/04/2019 at 01:47

    persib persib yooo ayooo persiib

  9. heryadi

    26/04/2019 at 14:02

    “Menarik, cukup enak ditonton, jual beli serangan juga, (ucapan pk hj Supardi). Jigana moal aya saurang ge nu nga heueuhan. justru sabalikna tidak enak ditonton, teu aya jual beli serangan ah. nu aya jiga maen volly ball

Leave a Reply

Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Persib

Ferdiansyah Berusaha Optimal di Latihan Persib

Avatar photo

Published

on


Ferdiansyah gelandang muda Persib Bandung berusaha optimal di latihan bersama tim arahan Luis Milla. Ia mengetahui dirinya dibutuhkan di tim mengingat Persib tengah kehilangan tiga pemain inti yakni Marc Klok, Rachmat Irianto, dan Ricky Kambuaya ke Timnas senior.

Ferdi berusaha untuk beradaptasi dengan pola pelatihan Milla dan berharap performanya dibutuhkan. Bekal kondisi fisik yang prima setelah mengikuti training center (TC) bersama Timnas U-19 Indonesia di Eropa membantu Ferdi beradaptasi.

“Bedanya kalau di sana (Shin Tae-yong) mainnya lebih ke fisik sama kecepatan, temponya tinggi. Kalau di sini (di Persib) temponya enggak terlalu tinggi, tapi banyak sentuhan mainnya kaki ke kaki,” papar Ferdiansyah.

Ferdiansyah bisa memaksimalkan waktu tersisa untuk fokus menatap pertandingan lanjutan Liga 1 2022-2023. Apalagi kompetisi telah diumumkan berlanjut pada 5 Desember.

Pemain kelahiran 15 Juli. 2003 ini akan coba percaya diri menunjukkan performa terbaik di latihan. “Saya percaya ke diri sendiri saja. Terus melihat sekarang pelatihnya (Luis Milla) ada harapan lah (dapat kesempatan),” tanggap Ferdi.

Lanjut Membaca

Berita Persib

TC Bersama Timnas U-20, Bantu Perkuat Mentalitas Ferdiansyah

Avatar photo

Published

on


Selain Kakang Rudianto dan Robi Darwis, Ferdiansyah juga petik pelajaran berharga selama menjalani training center (TC) bersam Timnas U-20 Indonesia arahan Shin Te-yong (STY) di Eropa. Berada di Turki dan Spanyol, Indonesia menjajal kekuatan beberapa negara, Turki, Moldova, hinga Prancis.

Serangkaian uji coba dirasakan Ferdiansyah dapat memberikan ujian untuknya dan rekan-rekan satu tim. Mentalitas bertanding dibentuk pelatih STY agar anak-anak asuhnya tak kenal takut menghadapi siapapun lawannya.

“Sebenarnya banyak sih tapi lebih ke mental, berlatih dan bertanding itu yang paling ditingkatkan sama pelatih Shin. Sebab kalau mental jelek tuh main kita juga pasti enggak pede enggak keluar kemampuannya,” papar Ferdiansyah.

Kini Ferdiansyah kembali ke skuat Persib arahan Luis Milla. Meski hanya mendapat jatah libur beberapa hari ia mengaku siap dengan apapun menu latihan dari Milla. Ferdi, Kakang, dan Robi diinstruksikan mengikuti pelatihan lebih cepat lantaran Kompetisi Liga 1 2022-2023 akan bergulir 5 Desember.

“Sebenarnya sih kemarin tuh asalnya dapat libur sampai Senin, tapi tiba-tiba disuruh gabung karena kabarnya kompetisi akan dimulai. Tapi tetap saja latihan dari pada lama hilang sentuhan,” ungkap Ferdi.

Kehadiran tiga penggawa Timnas U-20 dapat menambah kekuatan Persib Bandung. Mengingat tiga pemain inti Marc Klok, Ricky Kambuaya, dan Rachmat Irianto dipanggil timnas senior persiapan Piala AFF 2022.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Liga Kembali Digelar, Jufriyanto: Ini Harapan Pemain

Avatar photo

Published

on


Kompetisi Liga 1 2022/2023 rencananya kembali bergulir besok setelah terhenti selama dua bulan. Stoper Persib, Achmad Jufriyanto pun menyambut positif kabar tersebut. Karena menurutnya ini merupakan kabar yang sudah dinanti oleh insan sepakbola terutama dia sebagai pemain.

“Sangat senang lah, liga kembali bergulir adalah harapan semua pemain. Sebelumnya latihan tanpa kepastian kompetisi sangat menguras tenaga serta pikiran pemain, semoga liga berjalan lancar,” ujar Achmad Jufriyanto saat diwawancara, Minggu (4/12).

Lanjutan Liga 1 2022/2023 sendiri akan dimainkan dengan sistem bubble untuk sisa putaran pertama. Seluruh laga digelar terpusat di daerah Yogyakarta dan Jawa Tengah, tanpa penonton. Rencananya, laga pekan ke 12 hingga 17 akan diselenggarakan hingga akhir Desember 2022.

Tentunya para pemain pun dituntut agar memiliki kondisi fisik yang prima. Karena enam pertandingan akan dijajal dalam waktu sekitar tiga pekan saja. Jufriyanto menyebut tentunya tim pelatih sudah menyiapkan formula yang bisa mengatasi masalah kelelahan pemain.

“Pelatih pastinya sudah mempersiapkan segala sesuatunya dengan maksimal. Termasuk kondisi fisik pemain dan untuk persiapan recovery karena padatnya jadwal, mungkin akan dilihat perkembangannya nanti game by game,” tutur pria yang menjabat sebagai kapten kesebelasan tersebut.

Pria yang akrab disapa Jupe ini juga menagganpi gelaran liga dengan sistem bubble. Menurutnya memang ini bukan kondisi yang ideal karena tidak bisa bermain di kandang sendiri dan tidak didukung suporternya langsung. Tetapi dia juga memahami situasinya, apalagi di putaran kedua nanti liga kembali digelar secara normal.

“Tidak ideal sebenarnya sistem bubble, tapi kalau untuk sementara mungkin oke. Semoga ke depannya liga berjalan lancar dan kembali dengan sistem home away dengan (bisa disaksikan langsung) penonton,” kata pemain yang menjadi pahlawan Persib di final ISL 2014 ini.

Lanjut Membaca

Trending