Connect with us

Berita Persib

Supardi Akui Gol Cepat SFC Buyarkan Konsentrasi

Avatar photo

Published

on

Persib telah pulang dari Palembang, Selasa (2/4/2018), melalui Bandara Husein Sastranegara Bandung. Mereka datang dengan beberapa pekerjaan rumah yang mesti diperbaiki sesegera mungkin demi menatap laga pekan ketiga Liga 1 kontra Mitra Kukar.

Kapten tim, Supardi, sulit untuk berkomentar. Kendati demikian ia tahu tentang apa yang mesti dievaluasi di esok hari, baik secara pribadi maupun secara tim.

“Susah untuk berkomentar sebenarnya, tapi intinya ketika tim keadaannya lagi begini ya harus banyak dievaluasi, baik itu terhadap pribadi pemain dan tim pastinya,” ujar kapten tim saat ditemui di bandara.

Persib sebenarnya bermain sesuai skenario di babak pertama. Instruksi pelatih dijalankan dengan baik di lapangan hingga menciptakan satu gol pembuka dalam laga. Kondisi permainan Maung Bandung saat itu terbilang efektif.

“Siapa yang mau dengan hasil tim seperti ini, dan kita babak pertama itu sangat efektif dan efisien mainnya, punya satu peluang langsung jadi gol,” komentarnya.

Sayang gol Sriwijaya FC di awal babak kedua sangat begitu cepat pasca turun minum. Gol Esteban Vizcarra, disusul gol Marckho Sandi dua menit berselang, membuyarkan konsentrasi teman-temannya.

“Itu yang akan kita pertahankan di babak kedua rencananya, tapi takdir Allah. Dua gol mereka terlalu cepat kalau menurut saya, itu yang membuat sedikit konsentrasi kita buyar,” tandasnya.

Advertisement
15 Comments

15 Comments

  1. Nodong

    02/04/2018 at 18:54

    Pemain kelas apa kemasukan udah cengeng.?!

  2. Bobotoh Fanatik

    02/04/2018 at 18:57

    Kdu na kmsukan 1gol d balas 2gol Par ! Malah eta taktik RD/SFC ! Lain na pasrah di ered di kepung

    • budak enggal

      02/04/2018 at 19:26

      Satuju, trus mun bs mah kembalikan posisi febri ka posisi asalna meh optimal jiga di timnas..

  3. daffadaffa

    02/04/2018 at 20:15

    kuduna mah tugas kapten teh mere sumanget ka babaturana lain camerut teubs seuri

  4. Simaungtimo

    02/04/2018 at 21:22

    Strategina geu ka tebak lawan tuda bek sayap di jieun winger rek kmha epektif nyerang nu aya ge kaserang trus, lamun geu ngagolken karah beki linglung limung diserang krah kalangkabut pabuis srategi naon nu kitu jiga katiup angin putingbeliung,mental strategi kolektifitas fisik masih minim elehkeneh ku tim papan bawah, sungguh mengecewakan sib sib.

  5. Simaungtimo

    02/04/2018 at 21:29

    Loba ngarekrut pmaen nu geus kolot tuda waktuna rek di paenken geu beak tanaga, jdi teu maksimal, rekrutan pmaen asing telat wae ahirna teu bisa dimaksimalken pas maen pertama liga, baturmah ges kumplit kabeh tinggal nga gass, ieumah karek di selah, leheng mun langsung hirup di selah ngagujes terus, tungtungna di kandang sorangan ditahan imbang, tandang komo keok, parah tuda loba mikir

  6. Sumedang Larang

    02/04/2018 at 22:33

    Ari silaing tara lalajo liga eropa jang,,sakelas klub2 eropa g aya wae nu prnah ngalaman jiga persib kmari runtuh mentalna gra2 kacolongan awal bbk k 2
    Ari mental geus drop mh eweuh urusan pasrah te pasrah nu jls mh saeunggeus gol k 2 sfc..pertandingan jd milik sfc

  7. Aing

    02/04/2018 at 23:04

    Hahahaha lucu kapten mawa2 takdir allah… Keur naon latihan atuh kacape-cape da mun geus takdir juara mah pasti juaranya teu latihan oge??? Pemain jeung tim pelatih mulai ngaraco ngomongna loba teuing latihan…. Apa takdirna persib jd papan bawahnya??? Kade akh nyalahkeun takdir wae trs tugas urang jd jelema naon atuh???

    • Joe

      03/04/2018 at 08:36

      Loba nu komen jd pd ngaco kuduna nu di komen teh lawan Persib…di teror habis-habisan ieumah malah tim persib sorangan nu di teror di medsos

  8. Bonjovi

    03/04/2018 at 07:08

    Kolom komentar mening di euweuhkeun lah… Daripada di isi ku komen miring jelema teu ngalarti nu ngakuna bobotoh… Belah mana ngadukungna batan sakieu geus ngagogoreng lain kadua terus ngamotivasi, jadi pamaen teu becus komo jdi pelatih sia-sia teh, ngajedog we lajoanan, dukung, jeung doakeun !!
    REK ELEH REK MEUNANG…ANGGER PRSIB AING !!

  9. Oray kadut

    03/04/2018 at 09:49

    Brapvo sib slow belanda masih jauh

  10. Aing

    03/04/2018 at 10:11

    Hahahaha teu kudu dileungitkeun kolom coment mah…teu kedah di isi ku akang repottttt pisan BON

  11. nonton bola tv online

    04/04/2018 at 12:55

    kuudu semangat mang ulah epes meer…

  12. ANAK JELEMA

    04/04/2018 at 13:31

    Move on ah…sok geura singkil unjuk kabisa lawan Mitra Kukar

  13. Asep Beton

    04/04/2018 at 20:47

    Mang pardi mh bisana ceurik ari ka gol an teh. padahal anjeunna nu sok nga manggakeun crosing atanapi umpan2 musuh dugi nu sangsara bek tengah jeung kiper. Tempo golna ps tira, umpanna abduh lestaluhu ka rakic gara2 mang pardi teu bisa ngeblok ka pontang panting ku abduh nu leuwih junior ti anjeuna

Leave a Reply

Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Persib

Menanti Bergabungnya Penggawa Timnas U-20 di Persib

Avatar photo

Published

on


Pemain muda Persib Bandung, penggawa Timnas U-20 dinantikan bergabung latihan setelah menjalani pemusatan latihan Timnas di Turki dan Spanyol. Kakang Rudianto, Robi Darwis, dan Ferdiansyah diagendakan mulai berlatih bersama tim arahan Luis Milla Kamis (1/12/2022).

Sebenarnya ketiga pemain tersebut diberikan libur lebih lama setelah menjalani TC di Eropa yang cukup panjang. Mereka diberi kelonggaran libur sampai pekan depan. Namun setelah berdiskusi dan atas kemauan pemain, staf pelatih Persib menarik kesimpulan ketiga boleh berlatih mulai Kamis.

“Kita sudah koordinasi dengan mereka, tiba hari Sabtu kemarin kita berikan rest. Rencananya minggu depan gabung tapi situasional seandainya kompetisi bergulir mereka akan dipanggil. Sampai pada satu kesimpulan Insya Allah mereka gabung besok,” kata pelatih fisik Persib Yaya Sunarya pada Rabu (30/11/2022).

Yaya dan Luis Milla tak khawatir soal kondisi fisik ketiga pemain tersebut. Hanya saja tim pelatih perlu memaintenance psikologis pemain yang sudah terlalu lama jauh bersama keluarga. Kakang, Robi, dan Ferdiansyah juga turut berkompetisi mendapatkan tempat utama di tim arahan Shin Tae-yong selama TC Eropa.

“Khawatir enggak tapi lebih ke maintenance secara psikologis karena mereka sudah lama jauh dari keluarga dan berkompetisi untuk dapat tempat (di Timnas),” terang Yaya.

“Ketika datang di sini apalagi yang dari Cianjur akan diberi kesempatan lebih banyak rencananya satu minggu. Tapi dari awal seandainya kompetisi digelar di tanggal 2 maka akan dipanggil secepatnya,” papar Yaya.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Staf Pelatih Harap Motivasi Pemain Persib Tak Surut

Avatar photo

Published

on


Setelah digelar rapat koordinasi antara PSSI, PT Liga Indonesia Baru (LIB) dan Polri pada Selasa (29/11/2022), tak ada titik terang kompetisi akan dilanjutkan. Liga 1 2022-2023 gagal berlanjut 2 Desember, karena Polri masih mematangkan Peraturan Kepolisian Nomor 10 Tahun 2022.

Selain itu empat stadion yang akan digunakan dalam sistem bubble yakni Stadion Jatidiri Semarang, Maguwoharjo Sleman, Sultan Agung Bantul, Moch Soebroto Magelang belum terverifikasi. Berdasarkan situasi itu, masih belum ada kepastian kapan liga berlanjut.

Situasi pelik bagi Persib yang jadi tim yang sudah berlatih selama November kni menjalankan program guna bersiap dalam sebuah pertandingan. Tim asuhan Luis Milla akan terus continue berlatih seperti yang dilakukan mereka pada Rabu (30/11/2022).

“Tentunya kita membuat program mengarah ke sana (sesuai plan PSSI) ke tanggal 18 (November), ketika 18 tidak jadi kita continue setiap hari latihan game internal atau misalnya dengan uji coba. Kalau 18-25 enggak jadi kita fokus ke tanggal 2 (Desember),” terang pelatih fisik Persib Yaya Sunarya.

“Tetapi sampai sekarang kita belum dapat informasi resmi mengenai kepastian liga artinya kita meminta pemain untuk tetap konsisten di latihan,“ papar Yaya melanjutkan.

Akan gagalnya kick off lanjutan Liga 1 pada 2 Desember, diharapkan staf pelatih supaya pemain tidak kehilangan semangat dan motivasi. Staf pelatih ingin pemain menjaga sikap dan tetap serius dalam latihan.

“Attitude atau sikap keseriusan pemain di latihan, kemudian konsentrasi, ketiga akan selalu melihat berdasarkan intensitas di latihan. Artinya kita meminta pemain bukan hanya menunggu kompetisi tapi bagaimana progres setiap pemain di setiap latihan hari demi hari,” bebernya.

Yaya turut mengabarkan kondisi fisik pemain saat ini terus berprogres menunjukkan perkembangan positif. “Artinya kondisi fisik sejauh ini kita melihat progres yang bagus baik individu pemain atau tim,” kabar Yaya.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Kiper Persib Tidak Masalah Main dengan Sistem Bubble

Avatar photo

Published

on


Tersebar draft jadwal lanjutan Liga 1 2022/2023 putaran pertama. Dalam rancangan jadwal untuk pekan 12 hingga 17 tersebut, kompetisi rencananya dimulai kembali di akhir pekan ini. Andai akhirnya terwujud Liga 1 digelar lagi, Reky Rahayu mengaku sudah siap tampil.

Dia mengatakan siap jika diturunkan oleh pelatih untuk mengawal gawang Persib. Dirinya juga akan mendukung rekan setimnya kalau yang dipasang adalah kiper Persib lainnya. Karena di skuat Maung Bandung bercokol juga Fitrul Dwi Rustapa, I Made Wirawan dan Teja Paku Alam.

“Sebagai pemain kami siap, siapapun nanti yang main kami memberikan support. Pokoknya kami siap buat pertandingan dimulai kick off,” terang Reky Rahayu ketika diwawancara awak media usai latihan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Selasa (29/11).

Kompetisi juga akan diselenggarakan dengan sistem bubble untuk sisa putaran pertama tanpa bisa disaksikan secara langsung oleh penonton. Pertandingan juga rencananya akan diselenggarakan secara terpusat di daerah Jawa Tengah dan Yogyakarta.

Diakui olehnya tentu animo pertandingan jadi menurun jika digelar tanpa penonton. Tapi Reky menegaskan bahwa pemain akan tetap bermain dengan semangat. “Tanpa penonton sudah pasti berkurang (antusiasmenya) tapi kami pastinya tetap semangat,” tukas dia.

Lanjut Membaca

Trending