Connect with us

Berita Persib

Sulit Bagi Robert Nilai Duo Brasil di Lapangan Arcamanik

Published

on


Persib Bandung masih memberikan kesempatan bagi kedua striker asal Brasil untuk mengadu nasib. Wander Luiz dan Joel Vinicius memang diproyeksi untuk menambal pos yang musim lalu ditempati Kevin Van Kipperluis dan Ezechiel N’douassel. Sudah lebih dari satu pekan mereka mengikuti seleksi di Persib.

Vonis untuk kedua pemain pun masih belum akan diberikan Robert dalam waktu dekat. Karena menurutnya tidak adil memberikan dua pemain itu penilaian objektif ketika berlatih di Lapangan SPOrT Jabar Arcamanik yang permukaannya bergelombang. Selain itu dua pemain itu juga belum maksimal di event Asia Challenge 2020.

“(Berikan keputusan) Ketika saatnya tepat. Karena ketika kami berlatih di Arcamanik, tak adil untuk menentukan nasib pemain dan satu pertandingan juga belum cukup,” terang Robert kepada awak media usai memimpin latihan, Kamis (23/1).

Robert memang tidak mau terburu-buru memutuskan apakah Wander dan Vinicius akan dicoret atau tidak. Karena menurutnya kedua pemain ini punya talenta dan rekam jejak yang terbilang bagus. “Kami masih akan memberi mereka waktu untuk menentukan apakah mereka cukup baik untuk kami atau tidak,” jelasnya.

Wander Luiz di musim lalu membela Becamex Binh Duong dan ikut tampil pada gelaran AFC Cup 2019 dengan mengoleksi 5 gol. Dia juga mencetak 6 gol di kompetisi domestik Vietnam. Sedangkan Vinicius total menghasilka 11 gol di musim lalu dari dua klub yang dibelanya di Vietnam.

Advertisement
39 Comments

39 Comments

  1. Bym

    24/01/2020 at 13:47

    Waduh persib mulai miskin, ngakebeli pemaen sekelas bruno matos, dah beli pemaen kampung aja banyak yg bagus di ciamis jg. Murah. Nepika kitu eta manajemen.

    • Yunk

      24/01/2020 at 19:42

      nte tong ngarendahken daerah ciamis pakidulan bro

      • Iyank

        25/01/2020 at 04:26

        Mari galang #koin untuk persib

        • Braveman

          27/01/2020 at 07:06

          Jiga nu heu’euh wae

    • Ceu Nahmah Persib

      25/01/2020 at 01:02

      Gentos ku mang Bym geura manajemena…. Meh mangprang persibna….
      Tong hilap sayogi artosna kanggo galeuh saham mayoritas PT PBB

  2. Chep dim

    24/01/2020 at 14:37

    Tenang jangan kecewa, kan target 2020 bukan juara tp bertahan di liga…… Jgn smpe degradasi aja ko… Wkwk makanya santuy aja dlm rekrutan… G perlu mahal karena hbs uang

    • Neymar bobotoh persib

      24/01/2020 at 15:12

      Kabeh klub ge ngontrak pemaen kudu sesuai anggaran, dimana2 ge kitu…man city, psg, man united ge meuli pemaen sesuai budget..disebutna persib klub terkaya di indo da moal mungkin oge bisa meuli neymar. Belegug we mun aya klub meuli pemaen nu harga tdk sesuai kondisi kantong…jd kudu realistis

      • Koboi berlisensi

        24/01/2020 at 15:30

        Nah ieu asup nalar, kudu realistis, jadi kumaha usul dewek, mun masih keneh handeueul ku masalah transfer, geus wae arudunan lah jang transfer pamaen nu dipikahayang, sodorkeun ka manajemen, bari ngomong ‘ieu pamaen wakaf sataunneun’

        • Ceu Nahmah Persib

          25/01/2020 at 01:06

          Buahahahah ieu ideu cerdas ceuk euceu mah…..
          Bener lah mang….
          Dari pada ngutupluk wae urusan transfer nu teu puas wae….

      • Anye

        24/01/2020 at 16:23

        Setuju harus sesuai anggaran. Cuma nu heran teh kunaon asa sering boros? Conto essien 2018 teu kapake ku gomes tapi masih digaji. Beltrame 2019 makan gaji buta ngontrak teu bisa dipaenkeun. Musim ayeuna fabiano bisa maen malah datangkeun deui viktor. Kiper salima lima pan asa aneh? . Mun ayeuna beak duit teu kudu maksakeun maksimalkeun kuota asing. Kuduna 2 deui cukup 1 deui we tapi nu multifungsi jeung bisa jadi pembeda tipikal bauman lah bisa striker 2nd striker playmaker Goalgetter.

    • Braveman

      27/01/2020 at 07:08

      Matakna jadi suporter nu baleg jang

  3. uip

    24/01/2020 at 16:01

    Prinsip manajemen “nu penting murah bae alus oge”

  4. MAHA SALAH

    25/01/2020 at 00:31

    MAHA BENAR BOBOTOH DENGAN SEGALA UCAPANNYA

  5. bonjovi

    25/01/2020 at 08:35

    tong sok nyaralahken teing managemen bos ….dewasa hela hayang juara tapi maraneh oge ngarugiken tim ….ayna persiapan tim malah ker fokus nenagan ganti eze….sakudu namah tinggal nengan tandem hungkul bos

  6. Wawan

    25/01/2020 at 14:30

    Yg wajib dievaluasi adalah sistem kerjasama manajemen persib dgn agen pemain. Sdh terbukti berkali2 agen pemain yg sama jual pemain kualitas pemain abal2.
    Sekelas persib tentunya ada divisi yg khusus bekerja hunting pemain potensial di dalam dan luar negeri. Pemain incaran di dapat baru kontak agen nya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Persib

Proses Transfer Rezaldi ke Persib yang Alot

Avatar photo

Published

on


Rezaldi Hehanussa diumumkan resmi menjadi pemain Persib Bandung pada hari-hari jelang penutupan jendela transfer tengah musim Liga 1 2022/2023, Kamis (26/1/2023). Rezaldi direkrut Persib selama dua tahun, diproyeksikan menjadi tumpuan di posisi wing back kiri, mengingat Zalnando dan David Rumakiek cedera panjang.

Proses transfer Rezaldi terbilang rumit, karena sang pemain masih memiliki kontrak di Persija Jakarta. Persib sepakat untuk menebus nilai transfer tersebut meski tidak disebutkan berapa mahar yang harus keluar dari manajemen Persib. Butuh waktu satu bulan untuk Direktur Persib Teddy Tjahjono melakukan negosiasi dengan Persija untuk mendapat kesepakatan.

“Sejauh ini sih memang kontak sama Pak Teddy itu sejak sebulan yang lalu. Waktu bilang ‘nomor 7’ itu karena sebenarnya sudah ada komunikasi cuma ke sininya masih alot saja, belum ada deal. Baru ada deal itu baru dua hari lalu,” papar Rezaldi.

Pemain yang akrab disapa Bule ini juga mengaku banyak pertimbangan sebelum menerima tawaran Persib Bandung. Mulai dari faktor keluarga, kondisi tim, rivalitas, dan karier untuknya agar bisa melangkah maju. Ia pun berani berpetualang menuju tim rival dengan segala konsekuensinya.

“Sebelumnya saat ada tawaran dari Persib, ada minta doa sama orang tua dan minta pendapat karena saya ada tawaran dari Persib. Terus orang tua juga mengerti dengan kondisi saya di Persija seperti apa dan mereka juga mendukung saya,” papar Bule.

“Saya juga selain orang tua, saya minta masukan sama sesama pemain juga, sama Maman Abdurrahman yang merupakan mantan pemain di sini dan menyebrang juga. Pas bubble kemarin saya sempat bicara sama dia, dan tanya ‘Bang Maman, gimana saya dapat tawaran dari Persib’, dia bilang ‘wah itu bagus, dengan keadaan di Persija seperti ini, gue dukung lo ke depannya dan semoga lebih baik di sana’,” cerita Bule.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Riwayat Cedera Rezaldi Hehanusa, dan Kondisinya Kini

Avatar photo

Published

on


Pada transfer windows tengah musim Liga 1 2022/2023 ini Persib Bandung berhasil mendaratkan bek kiri dari tim rival Persija Jakarta. Sosok bek kiri yang dibutuhkan Luis Milla itu adalah Rezaldi Hehanusa. Seorang pemain yang pernah membela Timnas Indonesia, namun minim menit bermain musim ini.

Setelah ditelusuri, riwayat cedera Rezaldi selama membela klub ibu kota bisa dibilang parah. Ia pernah didiagnosa mengalami cedera lutut pada dua kakinya pada musim musim 2018 dan menjalani operasi 2019. Tak sampai di situ, ia pula cedera panjang pada Liga 1 2021-2022 musim lalu karen gangguan tendon achilles.

Pada tahun tersebut ia mengakhiri musim lebih cepat pasca melewatkan 13 pertandingan Persija. Setelah sembuh, di Liga 1 2022-2023 ini ia masih perlu meningkatkan rasa percaya dirinya karena belum mampu menembus tim inti arahan Thomas Doll saat di Persija.

“Kalau kondisi sekarang saya Alhamdulillah saya sudah pulih dan saya sudah merasa enak, sudah merasa lebih nyaman dari kondisi sebelumnya. Setelah operasi itu saya lebih nyaman,” kata Rizaldi.

“Sekarang—karena ketika sebelum operasi itu saya menahan nyeri hampir lama—sebelum liga beres 2018 itu saya sudah menahan nyeri. Sekarang saya sudah lebih plong saja sih,” paparnya.

Ia menceritakan bahwa cedera yang sempat ia alami karena adanya tulang tumbuh pada bagian dekat tumit. Pasca operasi dan penyembuhan kini ia semakin nyaman saat bermain. “Cedera saya itu ada tulang tumbuh di bagian dekat tumit dan sejauh ini enggak ada masalah sih Alhamdulillah,” terangnya.

Rizaldi pun diketahui telah lolos tes kesehatan yang dilakukannya pada Sabtu (28/1/2023) pagi ditangani oleh tim medis Persib. “Tes kesehatan berjalan dengan lancar, tadi semua dicek dari mulai atas sampai bawah sama bang Beni (fisioterapi Persib) gimana kondisi saya sekarang. Bang Beni bilang bagus,” urainya.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Luis Milla Upayakan Rezaldi Hehanusa Siap Berlaga

Avatar photo

Published

on


Merampungkan proses transfer dari Persija Jakarta pada Kamis (26/1/2023), Rezaldi Hehanusa langsung bertolak ke Bandung dan bergabung latihan pertama kalinya dengan klub barunya Persib. Rezaldi sudah mengikuti latihan di bawah arahan Luis Milla, Sabtu (28/1/2023), di Stadion Siliwangi, guna mempersiapkan laga lanjutan Liga 1 2022-2023.

Sambutan hangat diterimanya dari Bobotoh yang datang di stadion juga rekan-rekan barunya di Persib. Milla mengamati kondisi pemain yang akrab disapa Bule ini cukup baik, namun ia masih perlu menumbuhkan rasa percaya dirinya karena jarang bermain di Persija.

“Bagus, sejauh ini dia masih berlatih bersama Persija meski tidak cukup banyak menit bermain dan butuh menumbuhkan lagi kepercayaan dirinya,” kata Luis Milla dalam sesi wawancara usai latihan.

Pada putaran pertama Liga 1 2022-2023, Rezaldi tercatat hanya bermain dalam empat pertandingan. Masuk sebagai pemain pengganti melawan Bali United, PS Barito Putera, dan Dewa United, dan bermain sebagai starter di laga kontra PSS Sleman.

Poin plus yang bisa didapat Luis Milla dengan perekrutan pemain berposisi wing back kiri ini, adalah karena Rezaldi telah mengetahui gaya bermain yang ia inginkan. “Tapi dia sudah tahu karakter bermain saya, gaya permainan yang saya terapkan dan tahu apa yang harus dikerjakan,” sebut Milla.

Baik Milla dan Rezaldi, keduanya sama-sama sudah pernah bekerja saat era kepelatihan sang entrenador di Timnas Indonesia tahun 2017-2018. Sayap kiri Timnas kala itu dijamin oleh duet Rezaldi dan Febri Hariyadi.

Milla akan mengupayakan Rezaldi bisa mulai bermain di pertandingan terdekat kontra PSIS Semarang, Selasa (31/1/2023). Ia harus mampu cepat beradaptasi dengan suasana tim dan rekan-rekan baru yang telah ada.

“Tapi untuk saat ini secara perlahan dia diupayakan bisa membantu kami dan bisa mulai bermain. Yang pertama harus dilakukannya adalah beradaptasi dengan rekan satu timnya yang baru,” paparnya.

Lanjut Membaca
Advertisement

Advertisement

Komentar Bobotoh

Arsip

Trending