Connect with us

Berita Persib

Staf Pelatih Mulai Bingung Pasang Made atau Deden

Avatar photo

Published

on

foto-persib-bandung-pemain-deden-natshir-sim_2665Penjaga gawang Persib Bandung, M Natshir Mahbuby, mampu menjawab kepercayaan pelatih dengan bermain baik di bawah mistar gawang mengganti kiper utama I Made Wirawan yang sempat alami cedera. Kiper yang membantu tim PON Jabar XIX 2016 meraih medali emas itu menunjukkan performa menanjak dengan melakukan penyelamatan gemilang di beberapa laga yang dimainkannya.

Sejauh ini pria yang karib disapa Deden itu sudah mencatatkan 11 kali penampilan dengan 4 kali diantaranya cleansheet. Laga kontra Persela Lamongan, Persegres Gresik United, Persija Jakarta dan terakhir Persipura Jayapura dilewatinya tanpa kebobolan.

Kini, staf pelatih kebingungan menentukan posisi penjaga gawang yang akan dimainkan, seiring I Made Wirawan telah pulih dan siap untuk diturunkan. Pelatih kiper Persib, Anwar Sanusi mengakui hal tersebut. Menurutnya Made punya kematangan, namun di sisi lain ia tak bisa menggeser Deden yang tengah on fire dengan usia mudanya.

“Tentu, akan menjadi suatu pilihan yang cukup sulit bagi saya ataupun Pak Jajang (Nurjaman). Karena di satu sisi kita juga tidak bisa mengubah the winning team. Di sisi lain kita juga punya kiper yang selama ini jadi inti,” papar Anwar pada Senin (14/11).

Ia menerangkan, Deden tengah dalam performa apiknya di musim ini. Jika kembali dicadangkan dalam top performanya, itu sama saja menyendat semangatnya untuk berkembang. Apalagi Deden masih terbilang muda dengan usianya yang masih berumur 23 tahun.

“Dari awal kita sudah mempersiapkan sedemikian rupa kalau ada hal yang tidak diinginkan kita siapkan kiper lainnya. Saat Made cedera, yang di bawahnya harus siap. Tapi karena yang di bawahnya tampil baik, jadi tidak memungkinkan untuk kembali merotasi,” terangnya.

Pelatih kiper yang karib disapa Away tersebut mengharapkan Deden tetap konsisten dalam performanya. Namun disisi lain Away bertanggungjawab menyiapkan I Made Wirawan dan M Ridwan sebagai persiapan jika terjadi hal yang tak diinginkan.

“Saya hanya berharap Deden bisa menyelesaikan sampai akhir. Tapi bukan berarti mengabaikan Made. Karena bisa saja ada hal buruk yang menimpa posisi kiper. Jadi tetap kita siapkan,” tuntasnya.

Advertisement
29 Comments

29 Comments

  1. pangeran

    15/11/2016 at 09:17

    Konate canak deui lah.. kanggo ISL 2016 daya gedorna meh sae…

  2. anye

    15/11/2016 at 10:16

    pamaen muda kalo sering dapat menit bermain komo mun full time jadi kaasah pan. bisa nimba pengalaman supaya bisa cepat merespon mengambil keputusan terbaik thd berbagai kejadian dilapangan. si kim ge ari maen wae mah jadi alus. hal sama pasti berlaku ka pamaen muda lain zola, rahmad mun maen reguler pasti alus. kamari rahmad goreng wajar da jarang meunang menit bermain can bisa konsisten. nya bertahap we, deden jng febri heula nu naek pangkat jdi pamaen intina.

  3. Bobotoh Banten

    15/11/2016 at 11:48

    saatna putra daerah membuktikan binaan asli PERSIB hade
    zola atuh tarik deui ka senior

  4. Bobotoh

    15/11/2016 at 13:04

    Dimaklum pami tim pelatih bingung… tp pertimbangan tong sekedar kiper inti sudah kembali pulih, tp lebih dari itu pikirkanlah Deden sebagai kiper masa depan Persib yg sedang bagus penampilannya. Sekaligus untuk menambah jam terbang menghadapi kompetisi sesungguhnya tahun depan. Bravo Deden, Bravo Persib nu aing!

  5. ncep

    15/11/2016 at 13:30

    istikhorohan atuh….

  6. bobotohmasakini

    15/11/2016 at 13:37

    enya langkung na mah ku deden hela sampe beres turnamen ieu sambil ningal kamajuana,lamun layak mah tiasa mereun di patenken jd starting line up

  7. ujang van persib

    15/11/2016 at 13:47

    Ah, da ceuk uing mah teu kudu bingung atuh,,,
    Presiden geus aya
    Menteri geus aya
    Gubernur geus aya
    Lurah oge geus aya
    Bingung naon deui atuh,,,???

  8. ujang van persib

    15/11/2016 at 13:51

    Pilih deden we heula,,,
    Leubar, keur on fire.
    Ke made mah, mun deden blunder atawa loba kabobolan, kakara made asup.
    Lamun ek nyoba nyoba mah, pas geus unggul jauh, asupkeun sbg pengganti,,,

  9. Mang Ikin

    15/11/2016 at 14:14

    Teu kudu bingung, Sib… gampil.. eta kiper sina sutten we duanana

  10. Dwiwanto Nurhilda

    15/11/2016 at 16:33

    Tibahela hyang nempo deden terus maen ayena mah Turnament kopi ieu lah. DEDEN wae sebagey pituin sunda, persiapan liga bulan maret meh mental , kematanganna naik di top performance.

  11. Bobotoh Bontang

    15/11/2016 at 22:36

    Ayena mah mikirna keur kiper masa depan Persib. Mun ceuk urang mah mainkeun Deden jeung Made siga terstregen jng Bravo di Barca, jadi Deden main pas keur ISL, mun made maen pas AFC tahun 2017, gantian maenna, kusabab Made geus loba pangalamanna. Jadi bisa fokus kana pertandinganna masing-masing. Made ulah dijual, meh jadikeun mentor keur Deden.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Persib

Proses Transfer Rezaldi ke Persib yang Alot

Avatar photo

Published

on


Rezaldi Hehanussa diumumkan resmi menjadi pemain Persib Bandung pada hari-hari jelang penutupan jendela transfer tengah musim Liga 1 2022/2023, Kamis (26/1/2023). Rezaldi direkrut Persib selama dua tahun, diproyeksikan menjadi tumpuan di posisi wing back kiri, mengingat Zalnando dan David Rumakiek cedera panjang.

Proses transfer Rezaldi terbilang rumit, karena sang pemain masih memiliki kontrak di Persija Jakarta. Persib sepakat untuk menebus nilai transfer tersebut meski tidak disebutkan berapa mahar yang harus keluar dari manajemen Persib. Butuh waktu satu bulan untuk Direktur Persib Teddy Tjahjono melakukan negosiasi dengan Persija untuk mendapat kesepakatan.

“Sejauh ini sih memang kontak sama Pak Teddy itu sejak sebulan yang lalu. Waktu bilang ‘nomor 7’ itu karena sebenarnya sudah ada komunikasi cuma ke sininya masih alot saja, belum ada deal. Baru ada deal itu baru dua hari lalu,” papar Rezaldi.

Pemain yang akrab disapa Bule ini juga mengaku banyak pertimbangan sebelum menerima tawaran Persib Bandung. Mulai dari faktor keluarga, kondisi tim, rivalitas, dan karier untuknya agar bisa melangkah maju. Ia pun berani berpetualang menuju tim rival dengan segala konsekuensinya.

“Sebelumnya saat ada tawaran dari Persib, ada minta doa sama orang tua dan minta pendapat karena saya ada tawaran dari Persib. Terus orang tua juga mengerti dengan kondisi saya di Persija seperti apa dan mereka juga mendukung saya,” papar Bule.

“Saya juga selain orang tua, saya minta masukan sama sesama pemain juga, sama Maman Abdurrahman yang merupakan mantan pemain di sini dan menyebrang juga. Pas bubble kemarin saya sempat bicara sama dia, dan tanya ‘Bang Maman, gimana saya dapat tawaran dari Persib’, dia bilang ‘wah itu bagus, dengan keadaan di Persija seperti ini, gue dukung lo ke depannya dan semoga lebih baik di sana’,” cerita Bule.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Riwayat Cedera Rezaldi Hehanusa, dan Kondisinya Kini

Avatar photo

Published

on


Pada transfer windows tengah musim Liga 1 2022/2023 ini Persib Bandung berhasil mendaratkan bek kiri dari tim rival Persija Jakarta. Sosok bek kiri yang dibutuhkan Luis Milla itu adalah Rezaldi Hehanusa. Seorang pemain yang pernah membela Timnas Indonesia, namun minim menit bermain musim ini.

Setelah ditelusuri, riwayat cedera Rezaldi selama membela klub ibu kota bisa dibilang parah. Ia pernah didiagnosa mengalami cedera lutut pada dua kakinya pada musim musim 2018 dan menjalani operasi 2019. Tak sampai di situ, ia pula cedera panjang pada Liga 1 2021-2022 musim lalu karen gangguan tendon achilles.

Pada tahun tersebut ia mengakhiri musim lebih cepat pasca melewatkan 13 pertandingan Persija. Setelah sembuh, di Liga 1 2022-2023 ini ia masih perlu meningkatkan rasa percaya dirinya karena belum mampu menembus tim inti arahan Thomas Doll saat di Persija.

“Kalau kondisi sekarang saya Alhamdulillah saya sudah pulih dan saya sudah merasa enak, sudah merasa lebih nyaman dari kondisi sebelumnya. Setelah operasi itu saya lebih nyaman,” kata Rizaldi.

“Sekarang—karena ketika sebelum operasi itu saya menahan nyeri hampir lama—sebelum liga beres 2018 itu saya sudah menahan nyeri. Sekarang saya sudah lebih plong saja sih,” paparnya.

Ia menceritakan bahwa cedera yang sempat ia alami karena adanya tulang tumbuh pada bagian dekat tumit. Pasca operasi dan penyembuhan kini ia semakin nyaman saat bermain. “Cedera saya itu ada tulang tumbuh di bagian dekat tumit dan sejauh ini enggak ada masalah sih Alhamdulillah,” terangnya.

Rizaldi pun diketahui telah lolos tes kesehatan yang dilakukannya pada Sabtu (28/1/2023) pagi ditangani oleh tim medis Persib. “Tes kesehatan berjalan dengan lancar, tadi semua dicek dari mulai atas sampai bawah sama bang Beni (fisioterapi Persib) gimana kondisi saya sekarang. Bang Beni bilang bagus,” urainya.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Luis Milla Upayakan Rezaldi Hehanusa Siap Berlaga

Avatar photo

Published

on


Merampungkan proses transfer dari Persija Jakarta pada Kamis (26/1/2023), Rezaldi Hehanusa langsung bertolak ke Bandung dan bergabung latihan pertama kalinya dengan klub barunya Persib. Rezaldi sudah mengikuti latihan di bawah arahan Luis Milla, Sabtu (28/1/2023), di Stadion Siliwangi, guna mempersiapkan laga lanjutan Liga 1 2022-2023.

Sambutan hangat diterimanya dari Bobotoh yang datang di stadion juga rekan-rekan barunya di Persib. Milla mengamati kondisi pemain yang akrab disapa Bule ini cukup baik, namun ia masih perlu menumbuhkan rasa percaya dirinya karena jarang bermain di Persija.

“Bagus, sejauh ini dia masih berlatih bersama Persija meski tidak cukup banyak menit bermain dan butuh menumbuhkan lagi kepercayaan dirinya,” kata Luis Milla dalam sesi wawancara usai latihan.

Pada putaran pertama Liga 1 2022-2023, Rezaldi tercatat hanya bermain dalam empat pertandingan. Masuk sebagai pemain pengganti melawan Bali United, PS Barito Putera, dan Dewa United, dan bermain sebagai starter di laga kontra PSS Sleman.

Poin plus yang bisa didapat Luis Milla dengan perekrutan pemain berposisi wing back kiri ini, adalah karena Rezaldi telah mengetahui gaya bermain yang ia inginkan. “Tapi dia sudah tahu karakter bermain saya, gaya permainan yang saya terapkan dan tahu apa yang harus dikerjakan,” sebut Milla.

Baik Milla dan Rezaldi, keduanya sama-sama sudah pernah bekerja saat era kepelatihan sang entrenador di Timnas Indonesia tahun 2017-2018. Sayap kiri Timnas kala itu dijamin oleh duet Rezaldi dan Febri Hariyadi.

Milla akan mengupayakan Rezaldi bisa mulai bermain di pertandingan terdekat kontra PSIS Semarang, Selasa (31/1/2023). Ia harus mampu cepat beradaptasi dengan suasana tim dan rekan-rekan baru yang telah ada.

“Tapi untuk saat ini secara perlahan dia diupayakan bisa membantu kami dan bisa mulai bermain. Yang pertama harus dilakukannya adalah beradaptasi dengan rekan satu timnya yang baru,” paparnya.

Lanjut Membaca
Advertisement

Advertisement

Komentar Bobotoh

Arsip

Trending