Connect with us

Berita Persib

Spaso, Akhir Sebuah Penantian

Published

on

foto-persib-bandung-vs-mitrak-kukar-firman-sim_2881Kondisi kurang ideal harus dialami Persib Bandung pasca menjuarai Indonesia Super League 2014. Ditinggal Ferdinand Sinaga dan melepas Coulibaly Djibril tidak serta merta diikuti langkah untuk merekrut pemain depan yang baru dan haus gol. Alhasil, Persib melewati transfer saga yang cukup panjang. Belasan pemain depan asing harus didepak karena gagal memenuhi kriteria dan budget yang diinginkan tim pelatih dan manajemen.

Mundurnya jadwal ISL memang sedikit menguntungkan bagi Persib saat ini. Namun tetap saja, Persib harus berkutat di ajang yang levelnya lebih tinggi, AFC Cup 2015. Di ajang ini, kekurangan Persib Bandung ditutup oleh tiga hasil yang positif dan Persib berpeluang untuk lolos ke babak selanjutnya. Hasil positif di AFC Cup belum menjadi jaminan kalau Persib bakalan dengan mudah melalui kerasnya ISL musim ini. Hasil positif ini malah terus menutupi kelemahan dan kekurangan tim Maung Bandung yang sebenarnya. Padahal Persib akan melalui musim yang cukup panjang.

ISL yang musim ini kembali menggunakan format satu wilayah tentu saja akan menjadi kompetisi yang melelahkan. Belum lagi, PT Liga akan juga menggelar kompetisi Piala Indonesia. Persib harus benar-benar mematangkan semua pemainnya supaya paling tidak bisa bermain lebih baik dan tidak memalukan.

Namun nampaknya, penantian akan kehadiran striker yang ditunggu akan segera berakhir. Persib akan mempunyai pemain depan yang menjadi kepingan penting dari puzzle tim ini. Pemain yang dimaksud adalah Ilija Spasojević, pemain depan asal Yugoslavia. Spasojevic akan dimainkan, bersanding, dan bersaing dengan Tantan, Yandi Sofyan, dan Rudiyana, di depan.

Nama ini memang bukan nama yang asing di Indonesia. Spaso, begitu pemain ini kerap dipanggil, pernah memperkuat beberapa tim Indonesia. Mendarat di Bali Devata di musim 2010/2011, pemain kelahiran tahun 1987 ini berlabuh di PSM Makasar, Mitra Kukar, dan Persisam Samarinda sebelum akhirnya singgah di kota Bandung menuju Pelita Bandung Raya. Pengalaman berkompetisi di Indonesia ini menjadi semacam bekal bagi Spaso untuk menunjukan pada tim yang pernah dia hadapi hanya sekali itu.

Menurut Soccerway.com, Spaso merupakan pemain depan yang biasa saja dalam torehan golnya. Tercatat pemain berusia 27 tahun ini sudah mengemas 43 gol di 77 pertandingannya di Indonesia. Ini berarti Spaso hampir mencetak gol di setiap 2 pertandingannya, atau menurut data lain, dia mencetak 1 gol di setiap 150 menit bermainnya di Indonesia.

Catatan di atas diharapkan mampu menjadi jawaban apa yang Persib butuhkan di awal musim ini. Sebagai tambahan, saat melawan Lao FC di Stadion Si Jalak Harupat kabupaten Bandung, Pemain Persib berhasil melepas 18 kali tembakan percobaan ke arah gawang. Dari tembakan-tembakan tersebut, hanya 5 kali mengarah ke gawang lawan, dan satu diantaranya menjadi gol. Walaupun akhirnya menang, dari sini terlihat bagaimana akurasi tembakan pemain Persib Bandung di ajang resmi. Di ajang tak resmi seperti ujicoba di Persebaya kemarin, Persib yang tidak diperkuat sebagian pemain regulernya memang berhasil melepas 15 tembakan percobaan ke gawang, dan tidak satu pun menjadi gol.

Kehadiran pemain depan yang mumpuni memang menjadi PR yang harus segera diselesaikan dan tidak dibiarkan berlarut. Kini, Persib sudah mempunyai pemain depan yang baru. Dan kehadiran Spaso diharapkan mampu menjadi solusi bagi lini depan Persib yang terlihat mandul di beberapa pertandingannya musim ini. Mampukah?

Wilujeng Sumping Spaso.

Advertisement
82 Comments

82 Comments

  1. del rendy

    23/03/2015 at 21:31

    Eta spaso bisa di anggo di afc cup teu sih?

  2. januric nurjamatic

    23/03/2015 at 22:24

    Toroktok ole olean……

  3. rudi

    23/03/2015 at 22:30

    Siapa pun streeker nya. Yg pentin bisa juara tahun dpn

  4. hayang naon atuh

    23/03/2015 at 23:30

    jigana geus apal PBR bakal bangkrut tah,mantak nyoretan pemain asing nepi 15 urang teh…keur antisipasi hungkul mun PBR teu jadi bangkrut… (mereun et ge) hehehehe

  5. lootfie

    24/03/2015 at 00:08

    Alhamdulillah ,,, nya najan gamling oge sih teu nanaon. Pan munteu salah tanggal 27 Maret batas maksimal pendaftaran pemain asing.
    urang bandungan we kumaha si spaso teh, da rek striker paling hade ge ari teu di bere umpan matang, bari pamaen paribut di hareup mah anggaer we teu bisa nyetak gol.
    Sugan we nyatu jeung tim jeung Tajam di penyelesaian akhir

  6. game

    24/03/2015 at 00:34

    Amin. Mudah mudahan juara deui.

  7. Rizava blue holic

    24/03/2015 at 01:41

    Teu stuju ari kdu tukeur pltihmh can wktuna lmun Djanur ggal msim ayeuna kkarek perlu,si Dejanmh ccokna jd pltih timnas senior nu keur urgent btuh pltih kpala lmun beunta eta oge PSSI na

  8. ali

    24/03/2015 at 08:07

    sijanuric mah tara baleg mere koment teh… dsrrrr gejuuulll.

  9. yopie

    24/03/2015 at 08:50

    cenah nu teu acan pernah maen di indonesia hoyong na…ehehhee…sok lah kumaha kumaha oge..cing langkung ti taun kamari weh

  10. odoy

    24/03/2015 at 09:18

    No Komen…….

  11. santang

    24/03/2015 at 09:21

    Ari kang Yopie,etamah trik,moal nyandak nu tos maen di Indon,bd ka Perancis milari pemaen,etamah trik Apih,upami teu pinter moal tisa nyandak Persib juara…….tingali di AFC yakin menjuarai grup H….hanjakalna datangna trik sok lelet…… Hidup Apih Janur

  12. hendra

    24/03/2015 at 09:50

    incaran incaran tapi tak pernah jadi????
    tapi yg penting pilih aja yg terbaik…siapapun pemainya yg penting bisa bawa persib juara tahun depan

  13. Ujang

    24/03/2015 at 13:24

    Ceuk uing ge naon,, ngan pantau tuluy apollon sib, jaga2 mun konate pindah ka klub luar negeri, apollon rekrut

  14. Spasojevic

    24/03/2015 at 15:05

    Siapp lah kalem jeung kami mah, boro2 ngasupkeun bal ka gawang, di titah brikden oge kami mah sumanget. Komo lamun di kendangan bari aya mojang Majalaya anu maturan ngigel,ahh beuki betah we uing di persib,,kitu nyaaa kang vlado!!

  15. dadang

    26/03/2015 at 14:43

    mudah”an pertengahan musim nanti atau musim depan dejan antonic ikut merapat ke persib,atau klo engga juga emral abus bisa jadi alternatif,asal tong nu IE..

Leave a Reply

Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Persib

Menanti Bergabungnya Penggawa Timnas U-20 di Persib

Avatar photo

Published

on


Pemain muda Persib Bandung, penggawa Timnas U-20 dinantikan bergabung latihan setelah menjalani pemusatan latihan Timnas di Turki dan Spanyol. Kakang Rudianto, Robi Darwis, dan Ferdiansyah diagendakan mulai berlatih bersama tim arahan Luis Milla Kamis (1/12/2022).

Sebenarnya ketiga pemain tersebut diberikan libur lebih lama setelah menjalani TC di Eropa yang cukup panjang. Mereka diberi kelonggaran libur sampai pekan depan. Namun setelah berdiskusi dan atas kemauan pemain, staf pelatih Persib menarik kesimpulan ketiga boleh berlatih mulai Kamis.

“Kita sudah koordinasi dengan mereka, tiba hari Sabtu kemarin kita berikan rest. Rencananya minggu depan gabung tapi situasional seandainya kompetisi bergulir mereka akan dipanggil. Sampai pada satu kesimpulan Insya Allah mereka gabung besok,” kata pelatih fisik Persib Yaya Sunarya pada Rabu (30/11/2022).

Yaya dan Luis Milla tak khawatir soal kondisi fisik ketiga pemain tersebut. Hanya saja tim pelatih perlu memaintenance psikologis pemain yang sudah terlalu lama jauh bersama keluarga. Kakang, Robi, dan Ferdiansyah juga turut berkompetisi mendapatkan tempat utama di tim arahan Shin Tae-yong selama TC Eropa.

“Khawatir enggak tapi lebih ke maintenance secara psikologis karena mereka sudah lama jauh dari keluarga dan berkompetisi untuk dapat tempat (di Timnas),” terang Yaya.

“Ketika datang di sini apalagi yang dari Cianjur akan diberi kesempatan lebih banyak rencananya satu minggu. Tapi dari awal seandainya kompetisi digelar di tanggal 2 maka akan dipanggil secepatnya,” papar Yaya.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Staf Pelatih Harap Motivasi Pemain Persib Tak Surut

Avatar photo

Published

on


Setelah digelar rapat koordinasi antara PSSI, PT Liga Indonesia Baru (LIB) dan Polri pada Selasa (29/11/2022), tak ada titik terang kompetisi akan dilanjutkan. Liga 1 2022-2023 gagal berlanjut 2 Desember, karena Polri masih mematangkan Peraturan Kepolisian Nomor 10 Tahun 2022.

Selain itu empat stadion yang akan digunakan dalam sistem bubble yakni Stadion Jatidiri Semarang, Maguwoharjo Sleman, Sultan Agung Bantul, Moch Soebroto Magelang belum terverifikasi. Berdasarkan situasi itu, masih belum ada kepastian kapan liga berlanjut.

Situasi pelik bagi Persib yang jadi tim yang sudah berlatih selama November kni menjalankan program guna bersiap dalam sebuah pertandingan. Tim asuhan Luis Milla akan terus continue berlatih seperti yang dilakukan mereka pada Rabu (30/11/2022).

“Tentunya kita membuat program mengarah ke sana (sesuai plan PSSI) ke tanggal 18 (November), ketika 18 tidak jadi kita continue setiap hari latihan game internal atau misalnya dengan uji coba. Kalau 18-25 enggak jadi kita fokus ke tanggal 2 (Desember),” terang pelatih fisik Persib Yaya Sunarya.

“Tetapi sampai sekarang kita belum dapat informasi resmi mengenai kepastian liga artinya kita meminta pemain untuk tetap konsisten di latihan,“ papar Yaya melanjutkan.

Akan gagalnya kick off lanjutan Liga 1 pada 2 Desember, diharapkan staf pelatih supaya pemain tidak kehilangan semangat dan motivasi. Staf pelatih ingin pemain menjaga sikap dan tetap serius dalam latihan.

“Attitude atau sikap keseriusan pemain di latihan, kemudian konsentrasi, ketiga akan selalu melihat berdasarkan intensitas di latihan. Artinya kita meminta pemain bukan hanya menunggu kompetisi tapi bagaimana progres setiap pemain di setiap latihan hari demi hari,” bebernya.

Yaya turut mengabarkan kondisi fisik pemain saat ini terus berprogres menunjukkan perkembangan positif. “Artinya kondisi fisik sejauh ini kita melihat progres yang bagus baik individu pemain atau tim,” kabar Yaya.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Kiper Persib Tidak Masalah Main dengan Sistem Bubble

Avatar photo

Published

on


Tersebar draft jadwal lanjutan Liga 1 2022/2023 putaran pertama. Dalam rancangan jadwal untuk pekan 12 hingga 17 tersebut, kompetisi rencananya dimulai kembali di akhir pekan ini. Andai akhirnya terwujud Liga 1 digelar lagi, Reky Rahayu mengaku sudah siap tampil.

Dia mengatakan siap jika diturunkan oleh pelatih untuk mengawal gawang Persib. Dirinya juga akan mendukung rekan setimnya kalau yang dipasang adalah kiper Persib lainnya. Karena di skuat Maung Bandung bercokol juga Fitrul Dwi Rustapa, I Made Wirawan dan Teja Paku Alam.

“Sebagai pemain kami siap, siapapun nanti yang main kami memberikan support. Pokoknya kami siap buat pertandingan dimulai kick off,” terang Reky Rahayu ketika diwawancara awak media usai latihan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Selasa (29/11).

Kompetisi juga akan diselenggarakan dengan sistem bubble untuk sisa putaran pertama tanpa bisa disaksikan secara langsung oleh penonton. Pertandingan juga rencananya akan diselenggarakan secara terpusat di daerah Jawa Tengah dan Yogyakarta.

Diakui olehnya tentu animo pertandingan jadi menurun jika digelar tanpa penonton. Tapi Reky menegaskan bahwa pemain akan tetap bermain dengan semangat. “Tanpa penonton sudah pasti berkurang (antusiasmenya) tapi kami pastinya tetap semangat,” tukas dia.

Lanjut Membaca

Trending