Connect with us

Berita Persib

(Seri Persib 2011/2012) Drago Mamic yang Belum Gagal, Mundur di Jeda Kompetisi

Published

on


Pasca ditinggalkan Jaya Hartono pada pertengahan musim 2009/2010 Persib hobi melakukan pergantian pelatih. Musim selanjutnya (2010/2011) sampai-sampai mereka melakukan tiga kali pergantian pelatih dari tangan Daniel Darko Janakovic ke Jovo Cuckovic, lalu ke tangan Daniel Roekito.

Musim selanjutnya pula, manajemen mendatangkan pelatih berkebangsaan Kroasia, Drago Mamic. Mari kita berbicara tentang musim Mamic di Persib hingga ia tak tahan dengan segala tekanan yang ada.

Mamic datang ke Persib dengan modal pengalamannya melatih di kawasan Asia Tenggara. Pernah melatih klub Malaysia Sabah FA, lalu menangani Tim Nasional Myanmar. Hal itu yang jadi dasar alasan manajemen menunjuknya menangani Hariono cs.

Musim itu manajemen Persib terbilang jor-joran. Para pemain bintang level timnas didatangkan, M Nasuha, Zulkifli Syukur, M Ilham, dan Aliyudin. Pada sektor pemain asing Robby Gaspar gelandang berpengalaman Australia, dan Moses Sakyi yang lama di Liga Turki dan Portugal juga melengkapi kekuatan.

Mamic menjawab tantangan, membawa Persib menyapu bersih dua laga kandang pembuka, juga tak terkalahkan dalam enam pertandingan awal di musim tersebut. Langkah Persib di bawah komando Mamic memang cukup menjanjikan.

Kekalahan pertama timnya diderita ketika bertandang ke markas Mitra Kukar. Persib juga berhasil mengalahkan Persija 1-0 melalui gol semata wayang yang dilesakkan Miljan Radovic dari titik putih.


Kursi pelatih mulai digoyang, Mamic mulai tak nyaman dengan banyak tekanan, perbedaan pendapat, dan campur tangan. Persib alami kekalahan besar beruntun di Papua dipukul Persiwa 3-0, digunduli Persipura 4-0. Sempat bangkit di kandang, mereka jatuh lagi di tandang dengan dua kekalahan dari Persegres dan Persiba.

Target lima besar di akhir putaran pertama tak mampu diraih, Persib tercecer di posisi 7 klasemen. Mamic akhirnya mengundurkan diri atas situasi tersebut di jeda kompetisi menuju putaran kedua. Posisinya digantikan Roby Darwis.

Di balik pengundurannya, Mamic merasa tak gagal menukangi klub kebanggaan Bobotoh. Menurutnya Maung Bandung saat itu masih dalam jalur yang benar untuk menuntaskan musim dengan berada di papan atas liga.

“Untuk mengukurnya maka harus ada bahan pembanding. Di sini yaitu prestasi tim musim lalu pada periode yang sama dimana jika dilihat dari berbagai aspek, maka tim ini mengalami kemajuan,” ungkap Mamic saat itu.

“Ini adalah proses yang sangat bagus apalagi tim ini baru dibentuk dalam waktu singkat, baru empat bulan,” jelasnya.

“Dan harus dilihat juga bahwa kita sudah melewati jadwal kompetisi yang terberat di putaran pertama. Sementara di putaran kedua jadwal kita sudah lebih ringan. Saya masih yakin kita akan bisa mendapat lebih dari 32 poin sementara tim-tim lain akan mendapat jadwal yang lebih berat,” tuntasnya.

Advertisement
Mangga Komentar di Dieu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Persib

Motivasi Tinggi Diusung Frets Guna Lanjutkan Tren Positif

Avatar photo

Published

on


Motivasi tinggi diusung pemain Persib untuk menghadapi laga lanjutan Liga 1 2022/2023 pekan ke-13. Tiga angka yang didapat ketika menekuk Persik 3-0 dikatakan Frets Butuan mendongkrak mentalitas pemain. Tekad memelihara tren positif pun jadi misi ketika bertemu Persebaya.

Sebelumnya Maung Bandung dengan dalam laju yang mulus, karena meraih empat kemenangan beruntun. Yang terbaru, Persik Kediri dilumat tiga gol tanpa balas di lanjutan kompetisi yang sempat terhenti dua bulan. Kemenangan di laga itu jadi bekal Frets dan kawan-kawan untuk kembali menampilkan performa menawan.

“Selamat siang, kami pemain tentunya sangat siap karena pemain punya motivasi tinggi. Karena kemarin kita baru selesai bertanding dan kita sukses memenangkan, dan itu modal utama buat kami jelang pertandingan berikutnya,” ujar Frets saat menghadiri jumpa pers jelang laga, Jumat (9/12) di Stadion Jatidiri.

Memang jarak waktu antar pertandingan begitu padat dan sebenarnya tidak ideal untuk pemulihan stamina. Tetapi Frets menegaskan pemain Persib disiplin dalam mengatur waktu. Seperti memanfaatkan betul waktu yang dimiliki dengan beristirahat dan memulihkan energi mereka.

“Tentunya dengan seperti yang pelatih sampaikan, kita mempunyai jarak bertanding yang sangat pendek, tapi kami semua pemain juga memaksimalkan waktu istirahat. Untuk pertandingan berikutnya, kami Persib sangat siap untuk bertanding besok dengan semangat yang tinggi,” tukasnya.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Kemungkinan Persib Terapkan Rotasi Saat Hadapi Persebaya

Avatar photo

Published

on


Kebijakan rotasi mungkin dilakukan Luis Milla saat Maung Bandung tampil besok. Sebelumnya ada dua pemain, Abdul Aziz dan Teja Paku Alam yang ditarik keluar lapangan usai mendapat perawatan dari tim medis. Meski mereka disebut tidak mengalami cedera, tapi kemungkinan akan disimpan oleh sang pelatih.

Pelatih kepala Maung Bandung ini menyebut bahwa timnya mempunyai kedalaman tim yang mumpuni. Ketika ada pemain yang kondisinya tidak prima, mereka akan diistirahatkan lebih dulu. Menurutnya yang menjadi prioritas untuk turun berlaga adalah pemain yang dalam kondisi seratus persen.

“Tidak ada masalah. Kami masih memiliki beberapa pemain lainnya jika ada pemain yang tidak bisa tampil. Ketika terjadi masalah ketika ada pemain cedera, atau kondisi pemain itu tidak seratus persen maka kemungkinan tidak akan bermain,” ujar Luis Milla dalam jumpa pers jelang laga.

Apalagi saat ini situasinya liga dimainkan dalam sistem bubble dan jadwal yang berlaku begitu padat. Jeda antar laga sangat pendek dan tentunya tidak ideal bagi pemain melakukan recovery. Ketika ada pemain yang staminanya belum pulih, maka Milla bisa saja memainkan pemain yang lain.

“Kami berbicara dengan setiap pemain dan bertanya apakah mereka kelelahan atau tidak pasca pertandingan menghadapi Kediri. Karena kami hanya memiliki waktu tiga hari untuk recovery dan kemungkinan ada perubahan untuk laga ini,” tandas pria yang pernah membela Barcelona dan Real Madrid tersebut.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Tanpa Pemain Timnas, Milla Tegaskan Timnya Tidak Goyah

Avatar photo

Published

on


Persib Bandung dipastikan tidak turun dengan kekuatan penuhnya saat menghadapi Persebaya. Marc Klok, Rachmat Irianto dan Ricky Kambuaya absen karena masih bergabung dalam pemusatan timnas untuk Piala AFF 2022. Tapi bagi Luis Milla, ini tidak menempatkan timnya dalam situasi yang dirugikan.

Menurutnya Persebaya juga dalam kondisi yang sama sebab ada pemain pentingnya yang dipanggil timnas. Rizky Ridho dan Marselino Ferdinan sama-sama diminta Shin Tae-yong mengikuti TC di Bali. Karena itu, Milla menyebut kedua kesebelasan saat ini dalam kondisi yang sama.

“Menurut saya kedua tim memiliki masalah yang sama karena pemain pilarnya dipanggil ke tim nasional. Ini merupakan masalah yang besar tapi bagi kami, masalah ini sudah bisa diatasi. Persebaya juga pastinya mengalami masalah yang sama,” jelas Milla dalam jumpa pers jelang laga, Jumat (9/12).

Dengan komposisi pemain yang ada, pelatih 56 tahun ini menyebut dia tetap percaya diri. Menurutnya semua pemain yang menjadi bagian dari tim Persib punya peran penting. Artinya mereka bisa diandalkan ketika para amunisi inti harus absen bermain. Terbukti pada laga melawan Persik, Maung Bandung bisa tetap tampil ganas.

“Tapi saya percaya penuh kepada semua pemain di tim dan menurut saya, mereka semuanya penting. Kekuatan dari tim ini juga adalah kekompakan setiap pemain, memang ketiga pemain itu penting tapi untuk saat ini itu tidak menjadi masalah,” tutup Luis Milla.

Lanjut Membaca

Trending