Connect with us

Berita Persib

(Seri Duel vs PSPS) Bantai PSPS 4-0, Persib Ukir Sejarah di Pekanbaru

Published

on


Kemenangan bersejarah dibukukan Persib pada 25 Juni 2013 lalu dalam lawatan mereka ke kandang PSPS Pekanbaru. Skor 4-0 jadi pemutus catatan buruk Maung Bandung ketika bertamu ke Stadion Kaharudin Nasution. Sebelumnya dalam sembilan laga tandang ke Pekanbaru, Persib selalu gagal memetik tiga angka.

Duel yang digelar pada putaran kedua Liga Super Indonesia 2013 itu pun menjadi pertemuan terakhir Persib dan PSPS hingga saat ini. Mengingat Maung Bandung dan Askar Bertuah kini sudah beda kasta. Persib bermain untuk kompetisi kasta tertinggi dan PSPS ada di bawahnya.

Di bawah kendali Djadjang Nurdjaman, Persib turun dengan pola 4-3-3. Komposisi amunisi terbaik dipasang sejak menit pertama termasuk Sergio van Dijk di lini depan. Tapi di babak pertama tidak ada gol yang tercipta meski ada beberapa peluang dibuat oleh Supardi dan Hilton Moreira.

Selepas jeda, Djanur menarik keluar Asri Akbar guna memasukan tenaga baru di lini depan. Atep dipasang di sayap kiri hingga membuat formasi berubah menjadi 4-4-2. Tidak lama berselang, Hilton yang didaulat sebagai tandem Sergio van Dijk digantikan oleh Kenji Adachihara.

Keputusan sang pelatih berbuah hasil. Di menit 75 Kenji mampu memecah kebuntuan menerima umpan Supardi dari sisi kanan. Back heel pass Sergio dikejar Supardi yang melepaskan crossing apik ke tiang dekat. Kenji dengan timing yang tepat menanduk bola masuk meski sempat mengenai kiper tuan rumah.


Gol tersebut membuat moril armada Maung Bandung meningkat. Tak lama berselang giliran Muhammad Ridwan yang mampu menggandakan keunggulan di menit 79. Umpan Tony Sucipto di sisi kiri mampu dikontrol dengan sempurna dan tendangan kerasnya bersarang di gawang Ade Candra.

Ridwan kembali menjadi petaka bagi pertahanan PSPS di menit 82 lewat kerjasama dengan Sergio van Dijk. Menembus lini belakang lawan dan masuk ke kotak penalti, dia melepas tendangan keras kaki kiri yang mengenai kaki Gusripen Effendi dan bola malah masuk ke gawangnya sendiri.

Pesta kemenangan Maung Bandung ditutup oleh tandukan Sergio di menit 90. Haji Ridwan yang kembali memulai proses terciptanya gol Maung Bandung. Menerima bola di sisi kanan, umpan silang dikirimkan ke kotak penalti dan Sergio sukses menyundul bola mendahului kiper yang keluar dari sarangnya. Skor 4-0 sanggup diraih sekaligus membawa Persib menuntaskan rekor buruk di Pekanbaru.

Advertisement
Mangga Komentar di Dieu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Persib

Fitrul Sebut Dua Kiper Idola di Piala Dunia 2022, Bagaimana Kiprahnya?

Avatar photo

Published

on


Piala Dunia 2022 menarik perhatian seluruh Fitrul Dwi Rustapa untuk memantau bagaimana kiprah kiper-kiper idola yang memberikan inspirasi. Ada dua penjaga gawang yang Fitrul amati selama gelaran Piala Dunia di Qatar kali ini. Adalah kiper Jerman dan kiper Argentina.

“Kiper-kiper (di Piala Dunia 2022) semuanya bagus. Saya suka kan Neuer kemarin, cuman Jerman enggak lolos. Kiper lain paling top kemarin tuh Emil Martinez (Argentina),” sebut Fitrul.

Manuel Neuer, penjaga gawang yang punya visi menjalankan sweeper keeper ini akhirnya gagal membawa lolos Timnas Jerman ke-16 besar Piala Dunia 2022. Jerman kalah agresivitas mencetak gol dari Spanyol di Grup E yang mengoleksi poin sama 4.

Neuer gagal clean sheet di tiga pertandingan fase penyisihan. Dijebol Jepang dua gol, Spanyol satu gol, dan dibobol Kosta Rika dua gol. Gagalnya Jerman pada gelaran Piala Dunia kali ini mengulangi kegagalan sebelumnya di Piala Dunia 2018.

Nama yang disebut Fitrul selanjutnya adalah Emiliano Martinez kiper Argentina. Gawangnya sempat dibobol Arab Saudi dua gol mengakibatkan kekalahan. Tim tango lalu bangkit, Emiliano berhasil mencatat clean sheet di partai menentukan kontra Meksiko dan Polandia.

Fitrul mengaku hanya antusias kepada pertandingan Argentina. Ia berharap tim jagoannya itu bisa melaju sampai final melawan Portugal hingga tercipta final Lionel Messi vs Cristiano Ronaldo. Barangkali akan menjadi final yang akan selalu diingat seluruh pecinta sepak bola dunia di penghujung karier dua mega bintang tersebut di bumi ini.

“Cuman nonton Argentina saja. Yakin juara, di Final lawan Portugal. Soalnya setiap pemain lagi bagus bagusnya di timnya. Ditambah ada sosok leader mereka, Messi sama Ronaldo di Piala Dunia terakhir mereka, pasti mereka tambah motivasinya tinggi,” papar Fitrul.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Alasan Henhen Herdiana Dukung Prancis di Piala Dunia 2022

Avatar photo

Published

on


Henhen Herdiana mendukung Prancis di Piala Dunia 2022 Qatar. Bagi Henhen Prancis adalah salah satu negara unggulan yang berpeluang mempertahankan gelar juara tahun ini bersama pelatih yang juga membawa Les Blues juara di edisi Piala Dunia 2018 lalu, yakni Didier Deschamps.

Deschamps meregenerasi skuatnya menjadi lebih remaja meski nama-nama lama seperti Hugo Lloris, Antoine Griezmann, Olivier Giroud tetap ada di tim. Skuad muda Prancis dinilai Henhen jadi modal positif guna memenangkan gelar ke Piala Dunia ketiga kalinya.

“Dukung Prancis, karena dihuni pemain muda. Mungkin mereka juga ingin mempertahankan gelar juara yang sebelumnya mereka raih di tahun 2018 kan,” kata Henhen.

Brasil dan Spanyol diamati Henhen merupakan pesaing terberat Kylian Mbappe dkk untuk memenuhi ambisi juara. Prancis berhasil lolos Grup D Piala Dunia 2022 sebagai juara grup setelah menorehkan dua kemenangan beruntun melawan Australia (4-1), dan Denmark (2-1).

Sayang di pertandingan terakhir Grup D, Prancis menderita kekalahan dari Tunisia. Diwarnai gol Griezmann yang dianulir VAR pada menit-menit terakhir. “Sejauh ini yang saya lihat kaya Brasil bisa jadi kandidat. Spanyol juga,” sebut Henhen.

Pada fase 16 besar nanti, Prancis akan menghadapi negara Robert Lewandowski yakni Polandia. Pertandingan tersebut akan digelar di Stadion Al Thumama, Minggu (4/12/2022) pukul 22.00 WIB.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Fitrul Legawa Jika Harus Bertanding Kembali ke Suasana Pandemi

Avatar photo

Published

on


Penjaga gawang Persib Bandung Fitrul Dwi Rustapa siap kembali menyongsong lanjutan Liga 1 2022-2023. PSSI dan operator PT Liga Indonesia Baru (LIB) merancang lanjutan kompetisi dengan sistem bubble terpusat di empat sampai lima stadion si Jawa Tengah, tanpa penonton.

Meski menyayangkan Persib ikut kena imbas dari insiden Kanjuruhan, Fitrul harus menerima jika Liga 1 2022-2023 diputar kembali seperti suasana pandemi Covid-19. Selama musim 2021-2022, Liga 1 diputar dengan situasi extraordinary, bubble to bubble tanpa kehadiran suporter di stadion.

“Kemarin kan sama waktu Covid, ya mungkin ini jalan terbaik meskipun ya banyak orang yang menyayangkan, tapi yang penting liga jalan dulu dan bertanding,“ tanggap Fitrul.

Penjaga gawang yang musim lalu memperkuat Persipura Jayapura ini, mengaku kondisi fisiknya terawat dengan baik berkat latihan yang terus digelar Luis Milla. Secara mental Fitrul siap jika diberikan kesempatan oleh pelatih dalam sebuah pertandingan nanti.

“Saya pribadi kondisinya di setiap kita latihan pastinya terus dijaga, kondisi saya baik, fisik, mental, meskipun kemarin liga tertunda dan Alhamdulillah ada kabar baik dan itu spiritnya semakin bertambah,” kabar Fitrul.

Persib sejauh ini sudah memainkan 10 pertandingan. Berhasil menang lima kali, imbang sekali, dan kalah empat kali. Maung Bandung sementara berada di posisi kedelapan dan tengah dalam tren positif tiga laga tak terkalahkan sebelum liga dihentikan.

Lanjut Membaca

Trending