Connect with us

Berita Persib

Sempat Unggul Dua Kali, Persib Akhirnya Dikandaskan Bali United

Published

on


Berhasil unggul dua kali, Persib akhirnya harus takluk di tangan tuan rumah Bali United dalam skor ketat 3-2 di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar Bali, Kamis (28/11/2019). Strategi permainan terbuka ditunjukkan kedua kesebelasan, cukup menghibur dengan beberapa drama terjadi di lapangan, penalti gagal, gol bunuh diri, dan dua kartu merah.

Hasil yang membuat Bali United semakin dekat dengan gelar pertamanya di kompetisi tertinggi Liga Indonesia. Sementara catatan tujuh pertandingan tak terkalahkan milik Persib kandas malam itu juga.

Babak 1
Didukung oleh ribuan suporternya, sebagai tuan rumah Bali United bermain agresif sejak menit pertama. Namun, Persib tidak bermain bertahan, mereka justru melakukan pressing di depan ketika Bali United menguasai bola. Kerasnya permainan Ezechiel dan Leonard Tupamahu dikartu kuning wasit Aprisman Aranda di 15 menit awal pertandingan.

Serangan bertubi-tubi Persib menit 18, tendangan bebas Supardi mengarah ke gawang. Disusul sepak pojok Dado diteruskan Ezechiel dengan tendangan keras diblok Wawan Hendrawan. Tak sampai disitu crossing Frets Butuan kepada Eze kembali dibuang barisan bertahan Serdadu Tridatu.

Persib terus memberikan ancaman, menit 29 tekukan Eze kepada Ricky Fajrin diakhiri dengan shooting keras ditepis Wawan. Jual beli serangan terus ditampilkan kedua kubu, baru saja Bali United mencari keuntungan dari sepak pojok, serangan balik langsung Persib membahayakan pertahanan tuan rumah dari aksi Frets Butuan.

Menit 30 skor masih 0-0, Bali United pula kerap memanfaatkan tendangan set piece. Tentu itu adalah kesempatan Fadhil Sausu mengeluarkan keahliannya. Usaha sang kapten itu bisa dimentahkan I Made Wirawan.

Publik tuan rumah terdiam, Persib mencuri gol di tambahan waktu babak pertama. Bermula dari sepak pojok Febri terjadi kemelut, di muka gawang, Kim Jeffrey yang memburu bola –lebih cepat dari Wawan dan Paulo Sergio– menendang bola dengan cara berbalik badan, 1-0 Persib unggul.

Babak II
Tertinggal, Bali United semakin bersemangat mencari gol penyama. Ancaman pertama di babak kedua crossing Stefano Lilipaly disundul Spaso, I Made Wirawan menyelamatkan. Paulo Sergio memberikan ancaman berikutnya, tendangan placing lagi-lagi digagalkan I Made.

Menit 55 Nick Kuipers dianggap wasit menyentuh bola dengan tangannya di kotak terlarang. Hadiah tendangan penalti diberikan dan diambil Spasojevic. Dengan brilian I Made mampu menggagalkan eksekusi Spaso, sayang niatan Supardi yang tampak akan membuang bola liar malah disundul ke gawang sendiri, skor sama 1-1.

Laga semakin seru, empat menit berselang Persib bisa unggul lagi lewat sontekan Frets Butuan memanfaatkan assist yang diberikan Omid Nazari. Bali United kembali dalam tekanan mengejar kembali ketinggalan. Stefano Cugurra Teco masukkan Fahmi Al-Ayyubi gantikan Yabes Roni.

Pergantian jitu, Fahmi bisa beri umpan kunci atas gol Spaso yang menaruh bola –assist Stefano– dengan sedikit polesan punggung kakinya di jala gawang Persib, skor 2-2. Maung Bandung masih belum puas dengan skor imbang, dengan itu Kevin Van Kipperluis masuk ganti Kim Jeffrey.

Stefano Lilipaly layak jadi man of the match setelah ia berhasil bawa Bali United come back dari umpan direct langsung Wawan Hendrawan. Tendangan setengah volley-nya mengelabui I Made Wirawan, selebrasi tak terelakkan.

Pasca unggul, strategi menjaga kedalaman diterapkan Teco mengamankan tiga poin. Sialnya saat membutuhkan gol, Ezechiel N’Douassel harus menerima kartu kuning kedua akibat terus berseteru dengan Leonard Tupamahu yang juga sama nasibnya dengan Eze. Skor akhir 3-2 untuk Bali United semakin dekat dengan gelar juara.

Advertisement
27 Comments

27 Comments

  1. rene

    29/11/2019 at 18:29

    kuduna kevin duet markus gideon meh smash na alus. lumayan mang pardi menang bonus ti bali utd. cair euy

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Persib

Alta Ballah Nilai Bukan Hanya DDS yang Jadi Ancaman Persebaya

Avatar photo

Published

on


Persebaya Surabaya menatap laga lanjutan Liga 1 2022/2023 pekan ke-13 melawan Persib Bandung. Pertarungan antar dua tim besar tersebut akan digelar di Stadion Jatidiri Semarang, Sabtu (10/12/2022) sore. Meski menang di pertandingan terakhir kontra PS Barito Putera, kebobolan dua gol menjadi catatan pelatih Aji Santoso.

Bajul Ijo harus benar-benar waspada kepada lini serang Persib yang mencetak tiga gol di pertandingan terakhirnya Rabu (7/12/2022) kontra Persik Kediri. David da Silva (DDS) merupakan ancaman serius bek Persebaya Alta Ballah dan kolega, pasalnya DDS mampu mencetak sepasang gol dalam kemenangan Persib itu.

Kendati begitu Alta menilai ancaman Persib bukan hanya datang dari DDS, berbagai lini turut jadi sorotan mulai dari sisi sayap, dimana Zalnando dan Henhen Herdiana kerap melepas umpan silang berbahaya. Belum lagi Ciro Alves dan Beckham Putra yang kerap datang dari lini kedua membantu DDS.

“Kalau pemainya semua pemain bahaya, kalau dari kami tidak ada yang harus ditakuti karena semua sama. Tinggal nanti bagaimana kami mengantisipasinya. Jadi tidak ada masalah kami siap-siap dengan pertandingan besok,” papar Alta.

Pemain jebolan Diklat Persib ini menegaskan siap meladeni Zalnando dan kolega. Kemenangan harus didapat sekaligus mencoreng rekor tren kemenangan Persib dalam empat pertandingan terakhirnya.

“Kami sudah siap, apalagi kemarin sudah istirahat sudah dikasih libur sama coach, jadi overall buat pemain sudah siap untuk menghadapi Persib di pertandingan besok,” tegas Alta.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Tanggapan Frets Diberi Peran Baru Sebagai Wing Back

Avatar photo

Published

on


Peran baru diberikan Luis Milla pada Frets Butuan dengan bermain lebih ke belakang. Sang pemain berposisi asli sebagai winger dan karakternya lebih menyerang. Tetapi belakangan dia ditempatkan sebagai wing back kanan pada formasi 3-4-3.

Frets bermain di posisi tersebut ketika bermain melawan Persikabo 1973 dalam laga uji coba. Berikutnya dia juga kembali mengisi pos tersebut saat menggantikan Henhen Herdiana di laga kontra Persik. Frets mengatakan bahwa dirinya sempat kaget dan canggung bermain di wing back. Tapi belakangan dia sudah merasa nyaman karena semakin terbiasa.

“Pertama bagi saya awalnya memang cukup kaget di posisi belakang. Tapi pada intinya sama saja di posisi bertahan dan intinya itu di bagian sayap itu ga sulit untuk saat ini karena sudah dua bulan saya berlatih, kita bekerja keras,” ujar Frets dalam jumpa pers jelang laga, Jumat (9/12).

Pemain asal Ternate ini memang bisa dikatakan merupakan pemain versatile karena mampu mengisi banyak posisi di lapangan. Pernah juga dia ditempatkan sebagai gelandang tengah oleh Luis Milla di game internal. Menurutnya yang terpenting adalah memahami sistem bermain yang diterapkan oleh pelatih.

“Beberapa posisi dicoba, di full back kanan, gelandang, intinya kami pemain itu harus memahami sistem pelatih, makanya kami cepat mengerti. Pertandingan kemarin saya sangat bergairah di posisi yang itu dan saya akan terus berlanjut semangat bermain posisi full back kanan,” ujar Frets memungkasi.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Motivasi Tinggi Diusung Frets Guna Lanjutkan Tren Positif

Avatar photo

Published

on


Motivasi tinggi diusung pemain Persib untuk menghadapi laga lanjutan Liga 1 2022/2023 pekan ke-13. Tiga angka yang didapat ketika menekuk Persik 3-0 dikatakan Frets Butuan mendongkrak mentalitas pemain. Tekad memelihara tren positif pun jadi misi ketika bertemu Persebaya.

Sebelumnya Maung Bandung dengan dalam laju yang mulus, karena meraih empat kemenangan beruntun. Yang terbaru, Persik Kediri dilumat tiga gol tanpa balas di lanjutan kompetisi yang sempat terhenti dua bulan. Kemenangan di laga itu jadi bekal Frets dan kawan-kawan untuk kembali menampilkan performa menawan.

“Selamat siang, kami pemain tentunya sangat siap karena pemain punya motivasi tinggi. Karena kemarin kita baru selesai bertanding dan kita sukses memenangkan, dan itu modal utama buat kami jelang pertandingan berikutnya,” ujar Frets saat menghadiri jumpa pers jelang laga, Jumat (9/12) di Stadion Jatidiri.

Memang jarak waktu antar pertandingan begitu padat dan sebenarnya tidak ideal untuk pemulihan stamina. Tetapi Frets menegaskan pemain Persib disiplin dalam mengatur waktu. Seperti memanfaatkan betul waktu yang dimiliki dengan beristirahat dan memulihkan energi mereka.

“Tentunya dengan seperti yang pelatih sampaikan, kita mempunyai jarak bertanding yang sangat pendek, tapi kami semua pemain juga memaksimalkan waktu istirahat. Untuk pertandingan berikutnya, kami Persib sangat siap untuk bertanding besok dengan semangat yang tinggi,” tukasnya.

Lanjut Membaca

Trending