Connect with us

Berita Persib

Sempat Kecolongan, Gomez Akui Kesalahan Anak Asuhnya

Avatar photo

Published

on

Persib Bandung sempat mendominasi jalannya laga di pertandingan uji coba menghadapi Arema. Bahkan di babak pertama, Persib bisa unggul gol serta jumlah peluang ketimbang tim lawan. Namun pada babak kedua Maung Bandung sempat kecolongan lewat tandukan dari Dendi Santoso yang mengubah angka menjadi 1-1.

Mario Gomez pun mengakui ada catatan minus dari anak asuhnya di lini belakang hingga harus kecolongan. Kesalahan pertama adalah pemain terlalu gegabah dalam merebut bola di area kotak penalti. Alhasil wasit pun memberikan hadiah tendangan bebas dan menjadi awal petaka bobolnya gawang I Made Wirawan.

“Kita memang membuat kesalahan, yang pertama itu karena membuat pelanggaran di dekat kotak penalti. Selain itu ada situasi tiga pemain lawan berbanding satu dari kami dan itu harus diperbaiki ke depannya,” terang Gomez dalam wawancara pasca laga di Stadion GBLA, Minggu (18/3).

Selain itu dia menyoroti konsentrasi pasukannnya dalam mengawal pemain lawan. Dendi Santoso sanggup menyelinap di kotak penalti dan menanduk bola di depan gawang tanpa penjagaan. Tapi pelatih asal Argentina ini justru bersyukur masalah di barisan belakang terjadi di laga uji coba bukan pada kompetisi resmi.

“Ketika umpan silang itu datang, ada satu pemain lawan yang tak dikawal, itu kesalahan lainnya. Tapi ini bagus karena kami bisa menemukan itu (bahan evaluasi) di uji coba. Karena jika di laga sesungguhnya mungkin saja kita kalah,” jelasnya.

Advertisement
15 Comments

15 Comments

  1. Janghead

    18/03/2018 at 20:46

    Nuhun bah … nu eucreug mah pasti ningal … permainan PERSIB jauuuuh jeung musim kamari nu monoton pisan ,penggantian pemaen geus kabaca … ayeuna mah katingali beda pisan …

    Ngan anehna naha PSMS ge ayeuna lumayan alus … jadi naon nu salah atuh di PERSIB taun kamari ???

    • Laleur mapay areuy

      18/03/2018 at 20:49

      Nu salah mh bobotoh a tara sholat hela sa acan ngadukung th kudu na wudhu hela ck ustad efie effendi ge qtu kamari pas launching

    • Agay garut

      19/03/2018 at 02:41

      Katanggal nya…saha nu jadi biang kerok na d persib…

  2. Crot aaah...

    18/03/2018 at 20:48

    Aliando jadi cingked kitu euy…

    Atuuh engke duet ALI-JOBAN (ALIando-JOnathan BAumaN) kumaha nasibna.

    Sing jagjag belejag deui ah, ulah miceunan wae peluang engke mah.

  3. tanhoer

    18/03/2018 at 20:52

    bah gomes mh mantap alliamdo mah memang jang ngacak prthanan ng gol kn mah h rada hese eun uy bau aman tah sugan mangprang ke duet na

  4. Cugur teko

    18/03/2018 at 21:16

    Mantab bah

  5. bobotoh jauh

    18/03/2018 at 21:43

    nu alus mah eweuh pejabat dina bench. moga salilana pejabat pbb mah calik di vvip wae lewih terhormat

    • SAKADEULEUNA

      19/03/2018 at 02:30

      Ceuk istilah SiTukul mah..Setuja mang! Memang ayeuna gegeden persib calik pada tempatna di tribun VVIP diBench asa beres…nungajajar teh katingalina ayeuna mah nu berkepentingan wungkul nyaeta team pelatih saparakanca….aya kamajuan geuning

    • Agay garut

      19/03/2018 at 02:43

      Ngarenah ayena mah mah lalajo ge..eweh interpensi ka pelatih…hidup manajemen.. Kade ah kedah saterasna ulah ngiring nimbrung. Meh jongjon mikir na pelatih..

  6. BASO [BEBAS] BORAX

    19/03/2018 at 08:11

    bener si AKI, mun liga resmi plus kandang, bisa jadi eleh, aki sae, katakn butut bila butut…

  7. meongmaung

    19/03/2018 at 12:47

    wajib ada perbaikan di lini belakang dan tengah ketika ada pemain lawan yang berusaha masuk ke area belakang persib, harus selalu konsentrasi, tenang dan cepat menutup pergerakan lawan baik dengan membuang bola ke luar maupun dengan merebut bola dari lawan, jika ingin mentekel atau menjegal lawan gunakan dgn cara yg tdk terlalu keras agar tdk ada yg kena kartu kuning atau merah, sebenarnya kalau stamina pemain persib slalu prima, tenang,cepat dan cerdik maka tdk perlu bnyk pelanggaran atau terlambat mencegah pemain lawan masuk ke kotak penalti persib,

  8. Bobotoh layar kaca

    19/03/2018 at 17:51

    Ngantos2 duet Aliando jeung mang Maman !

  9. Tanxs

    19/03/2018 at 20:42

    Nya!!!!… mang eze lemah di heading…perlu latihan khusus heading. Tos sering abdi posting…..

  10. Tanxs

    19/03/2018 at 20:47

    Over all …strategi permainan bagus…jebakan of side pun kerap berhasil sudah keliatan kompak di lini belakang namun keliatan pressure lawan tau lemah di bek pemain lokal jadi agak ke teteran.

  11. Tanxs

    19/03/2018 at 20:48

    Wa gomes jeli …makanya lsng di replace oleh pemain baru yg muda dan fresh…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Persib

Proses Transfer Rezaldi ke Persib yang Alot

Avatar photo

Published

on


Rezaldi Hehanussa diumumkan resmi menjadi pemain Persib Bandung pada hari-hari jelang penutupan jendela transfer tengah musim Liga 1 2022/2023, Kamis (26/1/2023). Rezaldi direkrut Persib selama dua tahun, diproyeksikan menjadi tumpuan di posisi wing back kiri, mengingat Zalnando dan David Rumakiek cedera panjang.

Proses transfer Rezaldi terbilang rumit, karena sang pemain masih memiliki kontrak di Persija Jakarta. Persib sepakat untuk menebus nilai transfer tersebut meski tidak disebutkan berapa mahar yang harus keluar dari manajemen Persib. Butuh waktu satu bulan untuk Direktur Persib Teddy Tjahjono melakukan negosiasi dengan Persija untuk mendapat kesepakatan.

“Sejauh ini sih memang kontak sama Pak Teddy itu sejak sebulan yang lalu. Waktu bilang ‘nomor 7’ itu karena sebenarnya sudah ada komunikasi cuma ke sininya masih alot saja, belum ada deal. Baru ada deal itu baru dua hari lalu,” papar Rezaldi.

Pemain yang akrab disapa Bule ini juga mengaku banyak pertimbangan sebelum menerima tawaran Persib Bandung. Mulai dari faktor keluarga, kondisi tim, rivalitas, dan karier untuknya agar bisa melangkah maju. Ia pun berani berpetualang menuju tim rival dengan segala konsekuensinya.

“Sebelumnya saat ada tawaran dari Persib, ada minta doa sama orang tua dan minta pendapat karena saya ada tawaran dari Persib. Terus orang tua juga mengerti dengan kondisi saya di Persija seperti apa dan mereka juga mendukung saya,” papar Bule.

“Saya juga selain orang tua, saya minta masukan sama sesama pemain juga, sama Maman Abdurrahman yang merupakan mantan pemain di sini dan menyebrang juga. Pas bubble kemarin saya sempat bicara sama dia, dan tanya ‘Bang Maman, gimana saya dapat tawaran dari Persib’, dia bilang ‘wah itu bagus, dengan keadaan di Persija seperti ini, gue dukung lo ke depannya dan semoga lebih baik di sana’,” cerita Bule.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Riwayat Cedera Rezaldi Hehanusa, dan Kondisinya Kini

Avatar photo

Published

on


Pada transfer windows tengah musim Liga 1 2022/2023 ini Persib Bandung berhasil mendaratkan bek kiri dari tim rival Persija Jakarta. Sosok bek kiri yang dibutuhkan Luis Milla itu adalah Rezaldi Hehanusa. Seorang pemain yang pernah membela Timnas Indonesia, namun minim menit bermain musim ini.

Setelah ditelusuri, riwayat cedera Rezaldi selama membela klub ibu kota bisa dibilang parah. Ia pernah didiagnosa mengalami cedera lutut pada dua kakinya pada musim musim 2018 dan menjalani operasi 2019. Tak sampai di situ, ia pula cedera panjang pada Liga 1 2021-2022 musim lalu karen gangguan tendon achilles.

Pada tahun tersebut ia mengakhiri musim lebih cepat pasca melewatkan 13 pertandingan Persija. Setelah sembuh, di Liga 1 2022-2023 ini ia masih perlu meningkatkan rasa percaya dirinya karena belum mampu menembus tim inti arahan Thomas Doll saat di Persija.

“Kalau kondisi sekarang saya Alhamdulillah saya sudah pulih dan saya sudah merasa enak, sudah merasa lebih nyaman dari kondisi sebelumnya. Setelah operasi itu saya lebih nyaman,” kata Rizaldi.

“Sekarang—karena ketika sebelum operasi itu saya menahan nyeri hampir lama—sebelum liga beres 2018 itu saya sudah menahan nyeri. Sekarang saya sudah lebih plong saja sih,” paparnya.

Ia menceritakan bahwa cedera yang sempat ia alami karena adanya tulang tumbuh pada bagian dekat tumit. Pasca operasi dan penyembuhan kini ia semakin nyaman saat bermain. “Cedera saya itu ada tulang tumbuh di bagian dekat tumit dan sejauh ini enggak ada masalah sih Alhamdulillah,” terangnya.

Rizaldi pun diketahui telah lolos tes kesehatan yang dilakukannya pada Sabtu (28/1/2023) pagi ditangani oleh tim medis Persib. “Tes kesehatan berjalan dengan lancar, tadi semua dicek dari mulai atas sampai bawah sama bang Beni (fisioterapi Persib) gimana kondisi saya sekarang. Bang Beni bilang bagus,” urainya.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Luis Milla Upayakan Rezaldi Hehanusa Siap Berlaga

Avatar photo

Published

on


Merampungkan proses transfer dari Persija Jakarta pada Kamis (26/1/2023), Rezaldi Hehanusa langsung bertolak ke Bandung dan bergabung latihan pertama kalinya dengan klub barunya Persib. Rezaldi sudah mengikuti latihan di bawah arahan Luis Milla, Sabtu (28/1/2023), di Stadion Siliwangi, guna mempersiapkan laga lanjutan Liga 1 2022-2023.

Sambutan hangat diterimanya dari Bobotoh yang datang di stadion juga rekan-rekan barunya di Persib. Milla mengamati kondisi pemain yang akrab disapa Bule ini cukup baik, namun ia masih perlu menumbuhkan rasa percaya dirinya karena jarang bermain di Persija.

“Bagus, sejauh ini dia masih berlatih bersama Persija meski tidak cukup banyak menit bermain dan butuh menumbuhkan lagi kepercayaan dirinya,” kata Luis Milla dalam sesi wawancara usai latihan.

Pada putaran pertama Liga 1 2022-2023, Rezaldi tercatat hanya bermain dalam empat pertandingan. Masuk sebagai pemain pengganti melawan Bali United, PS Barito Putera, dan Dewa United, dan bermain sebagai starter di laga kontra PSS Sleman.

Poin plus yang bisa didapat Luis Milla dengan perekrutan pemain berposisi wing back kiri ini, adalah karena Rezaldi telah mengetahui gaya bermain yang ia inginkan. “Tapi dia sudah tahu karakter bermain saya, gaya permainan yang saya terapkan dan tahu apa yang harus dikerjakan,” sebut Milla.

Baik Milla dan Rezaldi, keduanya sama-sama sudah pernah bekerja saat era kepelatihan sang entrenador di Timnas Indonesia tahun 2017-2018. Sayap kiri Timnas kala itu dijamin oleh duet Rezaldi dan Febri Hariyadi.

Milla akan mengupayakan Rezaldi bisa mulai bermain di pertandingan terdekat kontra PSIS Semarang, Selasa (31/1/2023). Ia harus mampu cepat beradaptasi dengan suasana tim dan rekan-rekan baru yang telah ada.

“Tapi untuk saat ini secara perlahan dia diupayakan bisa membantu kami dan bisa mulai bermain. Yang pertama harus dilakukannya adalah beradaptasi dengan rekan satu timnya yang baru,” paparnya.

Lanjut Membaca
Advertisement

Advertisement

Komentar Bobotoh

Arsip

Trending