Connect with us

Berita Persib

Rudiyana: Kurang Beruntung

Avatar photo

Published

on

foto-persib-bandung-vs-persebaya-persahabatan-di-ciamis-2015-RUDIYANA-SIM_4459Striker Rudiyana dipercaya tampil di babak kedua oleh coach Jajang Nurjaman dalam pertandingan uji coba segitiga menghadapi Persebaya, di Stadion Galuh Ciamis, Minggu (22/3). Pertandingan berakhir dengan skor 1-0 hasil gol cepat Emile Mbamba menit kedua. Rudiyana memang tidak bisa merubah keadaan, namun dia mengaku sudah membuktikan kemampuannya.

“Saya pribadi tadi memanfaatkan kesempatan yang diberi oleh pelatih, saya sudah buktikan tapi hasil akhir tetep seperti itu karena kita sudah kecolongan di menit awal,” tuturnya.

Mengenai permainan Persib tanpa enam pemain inti karena dipanggil timnas. Dirinya menilai jika Dias Angga dan kolega sudah menunjukkan permainan yang kompak. Kekalahan yang terjadi karena Dewi Fortuna belum memihak untuk Maung Bandung.

“Kalau soal permaianan kita semuanya sudah kompak hanya kalau soal hasil kita kurang beruntung saja, kurang konsentrasi di menit-menit awal,” ungkapnya.

Jelang menghadapi PSGC pada Selasa (24/3) Rudiyana berharap diberi kesempatan lagi. PSGC memiliki tim yang kompak, begitupun Persib. Dirinyapun enggan menganggap remeh tim yang diperkuat mantan rekan setimnya yang di pinjamkan Sigit Hermawan.

“Mudah-muidahan dikasih kesempatan lagi sama pelatih, PSGC punya kekompakan tim yang bagus, kita juga punya pemain-pemain yang kualitasnya bagus, jadi kita siap,” katanya optimis.

Advertisement
15 Comments

15 Comments

  1. ANDIK

    23/03/2015 at 03:22

    kamarana si aa teh?

  2. appolon9

    23/03/2015 at 05:11

    Sanes kurang beruntung kang, kurang tajam permainan akangna. Punten ah komen wae sabab abdi mah nyaah k Persib. Nuhun simamaung.

    • harupat

      23/03/2015 at 11:38

      bade tajam kumaha ai tara diberi kesempatan mah?

      • RM

        23/03/2015 at 14:35

        Janur ge apal numana pamaen nu layak dibere kesempatan. Kurang mamprang euy Rudiana mah. Leupas we taun hareup mun kitu2 keneh mah. Sina sakola heula di klub batur jiga ferdinand jeung tantan. Mun geus mateng karek di cokot deui. Mun goreng keneh sawios wios tong di peser deui.

  3. Janur Koneng

    23/03/2015 at 07:23

    3 pertandingan ngan asupkeun 2 gol.. sanes kurang beruntung eta mah mang…mandul

  4. dejan pbr

    23/03/2015 at 07:25

    Eta komen euy,,jiga bisa wae anjeun

    • appolon9

      23/03/2015 at 09:49

      Punten kang masalah bisa jeung jeung teu bisana bobotoh maen bola tp pan ari anjeunna mah dibayar mahal supaya maenna alus. Kantun ayeuna ngabuktoskeun kualitasna layak teu digaji sakitu. Nu tiasa maen bola mah seueur kang. Nuhun..

  5. juragan anom

    23/03/2015 at 08:03

    Kurang mangprang rudiana maena…

  6. soreang

    23/03/2015 at 09:23

    Ulah di biasakeun ngagunakeun kata-kata kurang beruntung ,
    lamun kurang alus maenna mah bener pisan karena kan di tonton sa indonesia kang, makana ulah loba teuing duduk di bangku cadangan

  7. santang

    23/03/2015 at 09:46

    Anu puguh kurang beringas,kurang lincah ngaran uji coba mendingan ka teter jadi nyaho kelemahan

  8. appolon9

    23/03/2015 at 09:56

    nu komentar mah bebas ath akang, rek ngagogoreng atawa muji oge ulah sok asa bobotoh pangbenerna we.. eta teh bukti nyaah k persib.

    • tatang james

      23/03/2015 at 10:14

      Anda cerdas, bobotoh yg cinta tak hanya terus memuji bagaimanapun hasil nya, tpi selalu kritis bagaimana pun hasilnya rek meunang rek leh. komo eleh mah. demi kemajuan. sanes ktu.

  9. santang

    23/03/2015 at 12:44

    Bener mang Tatang,puguh maen butut di sebut alus,ninggang di pelatih anu teu mikir kalah terlena teu daek ngahadean

  10. RM

    23/03/2015 at 14:12

    Punten ah komen. Ningali Rudiana sebagai pemaen muda jiga nu eweuh kamajuan. Tingali ferdinand baheula, geus katingali skillna jeung penyelesaian akhirna. Padahal baheula jarang dimaenkeun oge.
    Naha ari Rudiana mawa bola eweuh skill, umpan salah, mertahankeun bola teu bisa, finishin can katingali, nu katingali teh ngan nyieun pelanggaran we. Punten loba komen lainna urang so’ bisa tapi urang mah nyaah ka Persib. Da nu bisa maen bola mah loba salain Rudiana ge nu dibayarna sarua. Mun hayang tetep di Persib kudu bisa nunjukkeun permainan nu layak di Persib. Walo jarang dipaenkeun ge da ari latihan mah tiap hari. Punten ah Rudiana.

  11. sonam

    23/03/2015 at 23:23

    emang benersih muncinta kapersib kudu loba mere harepan jeng mere kritikan ngarah lewih alus salamnya tibobotoh nucinta persib

Leave a Reply

Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Persib

Menanti Bergabungnya Penggawa Timnas U-20 di Persib

Avatar photo

Published

on


Pemain muda Persib Bandung, penggawa Timnas U-20 dinantikan bergabung latihan setelah menjalani pemusatan latihan Timnas di Turki dan Spanyol. Kakang Rudianto, Robi Darwis, dan Ferdiansyah diagendakan mulai berlatih bersama tim arahan Luis Milla Kamis (1/12/2022).

Sebenarnya ketiga pemain tersebut diberikan libur lebih lama setelah menjalani TC di Eropa yang cukup panjang. Mereka diberi kelonggaran libur sampai pekan depan. Namun setelah berdiskusi dan atas kemauan pemain, staf pelatih Persib menarik kesimpulan ketiga boleh berlatih mulai Kamis.

“Kita sudah koordinasi dengan mereka, tiba hari Sabtu kemarin kita berikan rest. Rencananya minggu depan gabung tapi situasional seandainya kompetisi bergulir mereka akan dipanggil. Sampai pada satu kesimpulan Insya Allah mereka gabung besok,” kata pelatih fisik Persib Yaya Sunarya pada Rabu (30/11/2022).

Yaya dan Luis Milla tak khawatir soal kondisi fisik ketiga pemain tersebut. Hanya saja tim pelatih perlu memaintenance psikologis pemain yang sudah terlalu lama jauh bersama keluarga. Kakang, Robi, dan Ferdiansyah juga turut berkompetisi mendapatkan tempat utama di tim arahan Shin Tae-yong selama TC Eropa.

“Khawatir enggak tapi lebih ke maintenance secara psikologis karena mereka sudah lama jauh dari keluarga dan berkompetisi untuk dapat tempat (di Timnas),” terang Yaya.

“Ketika datang di sini apalagi yang dari Cianjur akan diberi kesempatan lebih banyak rencananya satu minggu. Tapi dari awal seandainya kompetisi digelar di tanggal 2 maka akan dipanggil secepatnya,” papar Yaya.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Staf Pelatih Harap Motivasi Pemain Persib Tak Surut

Avatar photo

Published

on


Setelah digelar rapat koordinasi antara PSSI, PT Liga Indonesia Baru (LIB) dan Polri pada Selasa (29/11/2022), tak ada titik terang kompetisi akan dilanjutkan. Liga 1 2022-2023 gagal berlanjut 2 Desember, karena Polri masih mematangkan Peraturan Kepolisian Nomor 10 Tahun 2022.

Selain itu empat stadion yang akan digunakan dalam sistem bubble yakni Stadion Jatidiri Semarang, Maguwoharjo Sleman, Sultan Agung Bantul, Moch Soebroto Magelang belum terverifikasi. Berdasarkan situasi itu, masih belum ada kepastian kapan liga berlanjut.

Situasi pelik bagi Persib yang jadi tim yang sudah berlatih selama November kni menjalankan program guna bersiap dalam sebuah pertandingan. Tim asuhan Luis Milla akan terus continue berlatih seperti yang dilakukan mereka pada Rabu (30/11/2022).

“Tentunya kita membuat program mengarah ke sana (sesuai plan PSSI) ke tanggal 18 (November), ketika 18 tidak jadi kita continue setiap hari latihan game internal atau misalnya dengan uji coba. Kalau 18-25 enggak jadi kita fokus ke tanggal 2 (Desember),” terang pelatih fisik Persib Yaya Sunarya.

“Tetapi sampai sekarang kita belum dapat informasi resmi mengenai kepastian liga artinya kita meminta pemain untuk tetap konsisten di latihan,“ papar Yaya melanjutkan.

Akan gagalnya kick off lanjutan Liga 1 pada 2 Desember, diharapkan staf pelatih supaya pemain tidak kehilangan semangat dan motivasi. Staf pelatih ingin pemain menjaga sikap dan tetap serius dalam latihan.

“Attitude atau sikap keseriusan pemain di latihan, kemudian konsentrasi, ketiga akan selalu melihat berdasarkan intensitas di latihan. Artinya kita meminta pemain bukan hanya menunggu kompetisi tapi bagaimana progres setiap pemain di setiap latihan hari demi hari,” bebernya.

Yaya turut mengabarkan kondisi fisik pemain saat ini terus berprogres menunjukkan perkembangan positif. “Artinya kondisi fisik sejauh ini kita melihat progres yang bagus baik individu pemain atau tim,” kabar Yaya.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Kiper Persib Tidak Masalah Main dengan Sistem Bubble

Avatar photo

Published

on


Tersebar draft jadwal lanjutan Liga 1 2022/2023 putaran pertama. Dalam rancangan jadwal untuk pekan 12 hingga 17 tersebut, kompetisi rencananya dimulai kembali di akhir pekan ini. Andai akhirnya terwujud Liga 1 digelar lagi, Reky Rahayu mengaku sudah siap tampil.

Dia mengatakan siap jika diturunkan oleh pelatih untuk mengawal gawang Persib. Dirinya juga akan mendukung rekan setimnya kalau yang dipasang adalah kiper Persib lainnya. Karena di skuat Maung Bandung bercokol juga Fitrul Dwi Rustapa, I Made Wirawan dan Teja Paku Alam.

“Sebagai pemain kami siap, siapapun nanti yang main kami memberikan support. Pokoknya kami siap buat pertandingan dimulai kick off,” terang Reky Rahayu ketika diwawancara awak media usai latihan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Selasa (29/11).

Kompetisi juga akan diselenggarakan dengan sistem bubble untuk sisa putaran pertama tanpa bisa disaksikan secara langsung oleh penonton. Pertandingan juga rencananya akan diselenggarakan secara terpusat di daerah Jawa Tengah dan Yogyakarta.

Diakui olehnya tentu animo pertandingan jadi menurun jika digelar tanpa penonton. Tapi Reky menegaskan bahwa pemain akan tetap bermain dengan semangat. “Tanpa penonton sudah pasti berkurang (antusiasmenya) tapi kami pastinya tetap semangat,” tukas dia.

Lanjut Membaca

Trending