Connect with us

Berita Persib

Rencana Manajemen Persib Untuk Jakmania, di Laga Persib vs Persija

Published

on


Menghadapi pertandingan big match Persib vs Persija Jakarta, manajemen Persib berencana mengundang perwakilan The Jakmania di hari pertandingan pada Minggu (2/10/2022) di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) dalam laga pekan ke-11 Liga 1 2022-2023.

Direktur Persib Teddy Tjahjono menjelaskan bagaimana sepakbola semestinya harus dinikmati oleh semua orang dan semua kalangan. Mereka harus merasakan keamanan dan kenyamanan saat berada di stadion di tengah pertandingan. Konsep tersebut yang harus dipahami seluruh suporter.

“Harus kita pahami itu sepakbola harus dinikmati oleh semua orang, itu dulu deh pahamnya yang harus disetujui semua. Termasuk suporter-suporter yang akan bertanding, itu seyogyanya bisa, dimana pun, kapan pun, tanpa ada rasa kekhawatiran, dan tingkat keamanan yang baik,” jelas Teddy.

Ia menguraikan kondisi saat ini, rivalitas antara pendukung Persib Bobotoh dan pendukung Persija The Jakmania sudah kebablasan. Rivalitas cukup selama pertandingan 90 menit. Kondisi demikian yang harus dipahami dan diperbaiki dengan sebuah usaha.

Persib juga turut berkaca kepada Aremania yang mau berbagi tribun dengan Persib ketika Arema FC vs Persib bertarung di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang kemarin. Teddy mengapresiasi ribuan Aremania, panpel, dan kepolisian yang mau menerima 500 Bobotoh di sana.

“Rivalitas antara pendukung Persib dan Persija itu kan sudah kebablasan, bahwa harusnya rivalitas itu hanya 90 menit di lapangan dan sudah itu selesai. Seperti kemarin benih-benih kedamaian sudah ditaburkan di Malang pada saat Aremania sudah bisa memberikan tempat kepada Bobotoh untuk bisa datang ke stadion,” apresiasi Teddy.

Rivalitas yang kebablasan ini tak boleh diteruskan tanpa usaha apapun untuk melakukan perbaikan atau kedamaian. Banyak pengharapan agar Bobotoh dan The Jakmania bisa saling menerima. Kedua belah pihak juga tidak ingin sampai ada korban lain karena keributan atau perkelahian antar suporter.

Manajemen Persib akan berusaha mengundang 20-30 orang perwakilan The Jakmania untuk menyaksikan Persib vs Persija di GBLA. Nantinya The Jakmania akan ditempatkan di controller box. Meski belum bisa menyediakan tribun untuk Jakmania, namun setidaknya benih-benih perdamaian sudah ditumbuhkan secara perlahan.

“Jadi yang kita lakukan akan mengundang 20 atau 30 orang pengurus inti dari Jakmania. Dari situ kemudian bersama-sama dengan tokoh Bobotoh akan berangkat bersama sama dari Jakarta ke GBLA, nonton bersama-sama dari controller box, bukan dari tribun,” terang Teddy.

“Kemudian akan ada aktivasi yang sifatnya mereka pakai baju putih semua membawa ada misi dan propaganda tertentu buat kedamaian ini, kemudian setelah selesai mereka akan pulang dan diantar tokoh-tokoh Bobotoh ini sampai ke Jakarta, ini kan niatan baik, propaganda baik, mencoba kita coba komunikasikan semoga bisa dilaksanakan,” harap Teddy.

Advertisement
3 Comments

3 Comments

  1. BAPAK KADU PROPESIONAL

    22/09/2022 at 21:36

    teu maca komen abi di handap sateh tedy?! teu boga kuota jgna euy,

    dgn penukaran tiket yg di tempatkan di distrik militer, ITU SAJA SDH MENANDAKAN ANDA TIDAK MAMPU MENGELOLA SECARA PROPESIONAL !

    ges sabaraha jelema anu ngalayang ! cukup diselesaikan dgn santunan!

    • BAPAK KADU PROPESIONAL

      22/09/2022 at 21:37

      ajig bener komena si kadu ayeuna mah

    • Binsar

      23/09/2022 at 08:53

      Selagi can saladar mah tong waka lah bisi rusuh…arek coba” etamah …sieun nateh kitu Bobotoh anu teu terorganisir anu bikin rusuh na komo lamun eleh..eta pikirkeun na..jaba jang kuota Bobotoh g hese…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Persib

Respon Milla Jelang Hadapi Persebaya di Sistem Bubble

Avatar photo

Published

on


Persib Bandung akan bertemu Persebaya di laga lanjutan Liga 1 2022/2023 akhir pekan ini. Sayangnya duel antara dua tim dengan sejarah panjang di sepakbola Indonesia ini tidak bisa disaksikan oleh penonton secara langsung. Itu karena di sisa putaran pertama, semua pertandingan harus digelar dalam sistem bubble.

Pelatih Persib, Luis Milla pun menyebut bahwa pihaknya tidak bisa mengendalikan situasi ini. Karena liga sudah diputuskan digelar terpusat dan bahkan jadwal laga pun dibuat padat. Oleh karena itu, yang sekarang bisa anak asuhnya lakukan adalah beradaptasi dan membuat rencana untuk membuat performa tim tetap stabil.

“Ini merupakan situasi yang tak bisa saya hindari. Kami harus menyesuaikan diri dengan situasi sekarang dan ini memang tidak mudah. Lalu kami bermain dalam jeda waktu selama 3-4 hari dan itu tidak mudah, pemain kami tentu perlu pemulihan dan istirahat, karena itu penting untuk mereka,” ujar Milla saat diwawancara.

Pertandingan antara Persib dan Persebaya sendiri kerap menyedot atensi suporter untuk datang ke stadion. Namun kini aturannya tidak memungkinkan Bobotoh maupun Bonek untuk hadir. Milla meminta pemainnya agar tidak terlalu memikirkan itu dan fokus menjaga konsistensinya setelah menang 3-0 melawan Persik.

“Dan bermain tanpa penonton, tanpa suporter, itu memang tidak memungkinkan. Yang paling penting adalah kami bisa tetap bermain dengan bagus dan siap melanjutkan performa seperti malam ini. Kami ingin mendapatkan hasil positif lagi di pertandingan berikutnya,” kata pelatih berpaspor Spanyol tersebut memungkasi.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Kondisi Teja Paku Alam dan Abdul Aziz Pasca Ditarik Keluar Karena Cedera

Avatar photo

Published

on


Ada dua pemain Persib Bandung yang ditarik keluar karena cedera pada pertandingan melawan Persik Kediri, Rabu (7/12/2022), di Stadion Manahan Solo. Abdul Aziz ditandu keluar lapangan menit 66 digantikan Victor Igbonefo, menyusul Teja Paku Alam digantikan Reky Rahayu menit 80.

Baik Aziz dan Teja sama sama keluar karena bermasalah dengan kakinya. Dikonfirmasi Kamis (8/12/2022), dokter tim Persib Rafi Ghani mengabarkan kedua pemain itu ditarik keluar karena mengalami kram pada kakinya. Setelah diobservasi, cedera yang dialami bukan merupakan cedera berat.

Rafi menduga Aziz dan Teja mengalami kelelahan karena perjalanan darat Bandung-Solo yang cukup jauh. “Alhamdulillah setelah diobservasi bukan cedera berat, kemarin karena sedikit kelelahan, perjalanan yang cukup jauh jadi memang untuk Aziz dan Teja kram pada bagian kakinya,” terang Rafi.

Kedua pemain sudah terlihat lebih baik saat melakukan recovery training Kamis (8/12/2022) pagi. Persib tengah menyiapkan laga melawan Persebaya Surabaya, Sabtu (10/12/2022) di Stadion Jatidiri Semarang. “Tadi saat latihan (recovery) kondisinya sudah baik keduanya. Kami akan terus observasi perkembangannya,” kata Rafi.

Lebih lanjut tim medis Persib akan melakukan medical clearance H-1 jelang pertandingan. Guna memastikan kondisi terkini kesehatan dan kebugaran pemain guna merekomendasikannya kepada pelatih. Laporan tersebut yang akan mempertimbangkan pelatih Luis Milla menentukan daftar susunan pemain.

“Buat hari Sabtu, kan pelatih kepala yang menentukan. Kalau secara kesehatan, secara medis, nanti bisa kami kasih tahu saat H-1, karena besok masih ada latihan, besok malam baru kami konfirmasi bahwa si A si B si C enggak ada cedera atau bisa main kami kasih laporannya kepada pelatih,” beber Rafi.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Pasca Cedera Bahu, Erwin Ramdani Menanti Kesempatan

Avatar photo

Published

on


Setelah Victor Igbonefo kembali ke pertandingan Liga 1 2022/2023 pasca cedera, giliran Erwin Ramdani yang menanti kesempatan dari pelatih Luis Milla. Erwin sudah masuk dalam daftar susunan pemain pada laga Persik vs Persib, Rabu (7/12/2022) di Stadion Manahan Solo kemarin.

Hanya saja Erwin belum mendapatkan kesempatan untuk comeback ke pertandingan. Seperti diketahui ia mendapatkan cedera patah tulang bahu di laga kontra Arema FC 11 September 2022 lalu di Stadion Kanjuruhan. Cedera yang membuatnya melakukan operasi dan menepi.

“Ya memang kemarin saya tertinggal jauh tapi hari demi hari saya coba mengejar dan menyesuaikan kondisi dan stamina sama teman-teman yang lain. Karena pelatih juga melihat kondisi saya sempat ada jarak jadi ya persiapannya hari ke hari saja,” kata Erwin.

Erwin menerangkan kondisi cedera bahunya sudah membaik bahkan tak ada canggung lagi saat memainkan beberapa pertandingan internal selama persiapan di Bandung. Ia menantikan kesempatan datang dan coba menjawab kepercayaan pelatih.

“Ya kalau kondisi sudah, enggak ada canggung lagi, enggak ada takut lagi tinggal menunggu kepercayaan dan menyiapkan hari ke hari,” ungkap pemain berusia 29 tahun ini.

Erwin sudah memainkan enam pertandingan di Persib dengan dua kali starter dan empat kali masuk sebagai pemain pengganti. Dirinya telah menyumbang satu gol di pertandingan kontra Bali United 23 Agustus 2022 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).

Lanjut Membaca

Trending