Connect with us

Olahraga Jawa Barat

Prawira Harum Bandung Awali Indonesia Cup 2022 dengan Manis

Avatar photo

Published

on


Prawira Harum Bandung mengawali pertandingan pertama di Indonesia Basketball League (IBL) Indonesia Cup 2022 dengan manis. Kemenangan dicatatkan tim arahan David Singleton melawan tim tuan rumah West Bandits Combiphar Solo, pada Jumat (4/11/2022) di Sritex Arena Solo.

Prawira menang dengan susah payah, sempat tertinggal dengan jarak cukup jauh 18 poin di kuarter ketiga (32-50). Namun, Abraham Damar Grahita dan kolega bisa membalikkan keadaan di kuarter terakhir dan mencatatkan biggest scoring run 21 poin. Skor akhir Prawira menang 61-57.

“Kami berjuang bisa melaluinya dan tidak pernah menyerah. Aku memuji para pemain atas semangat mereka dan kemauan untuk menang. Itu adalah upaya tim yang total,” ungkap David Singleton.

M Reza Fahdani Guntara bermain cukup baik dengan melakukan double-double. Ia menyumbang 15 poin dan 10 rebounds dalam gim tersebut. Disusul pencapaian 12 poin milik Yudha Saputera, dan 10 poin disumbangkan Moh Alan As’adi.

Lebih lanjut Singleton meyakini sebenarnya timnya bisa bermain lebih baik daripada pertandingan tersebut. Meski menang Prawira tidak menunjukkan performa terbaik hingga harus keteteran di ketiga.

“Kami tahu, kami bisa bermain lebih baik dan aku yakin, sebenarnya kami bisa melakukannya. Ini kemenangan yang buruk tapi ini adalah kemenangan,” tutur pelatih asal Amerika Serikat ini.

Olahraga Jawa Barat

Calon Ketum KONI Jabar Wajib Lengkapi 10 Poin Dokumen Persyaratan

Avatar photo

Published

on


Tim Penjaringan dan Penyaringan mengumumkan persyaratan untuk calon Ketua Umum KONI Jawa Barat masa bakti 2022-2026. Persyaratan ini sendiri sudah ditetapkan seluruh anggota pada Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) KONI Jabar 2022 pada Selasa (6/12) lalu.

Tim yang berisikan tujuh personel ini sudah mengumumkan dokumen apa saja yang harus dilengkapi para calon Ketua Umum. Aan Johana selaku ketua dari Tim Penjaringan dan Penyaringan, atau yang disebut Tim 7 menyebut bahwa ada sepuluh poin dokumen yang wajib dipenuhi.

“Ada 10 poin dokumen persyaratan yang harus dilengkapi setiap bakal calon untuk bisa maju sebagai calon Ketua Umum KONI Jabar 2022-2026 dan bertarung saat Musorprov pada 22-23 Desember nanti,” ujar Aan Johana kepada awak media di Aula KONI Jabar, Rabu (7/12).

Dokumen pertama yang harus dimiliki ialah surat pernyataan dukungan dari Pengprov Cabor, KONI Kabupaten/Kota, dan Pengprov Badang Fungsional. Seminimalnya calon Ketua Umum harus mengumpulkan sepuluh surat dukungan.

“Surat dukungan tersebut harus ditandatangan basah Ketua Umum cabang olahraga, KONI Kabupaten/Kota, dan atau badan fungsional yang bersangkutan dengan bermaterai Rp10 ribu. Masa bakti kepengurusannya pun harus masih berlaku artinya masa bakti kepengurusan belum habis. Diluar itu, maka surat dukungan tidak sah,” tutur Aan

Bakal calon juga wajib melengkapi persyaratan dengan dokumen surat pernyataan kesediaan menjadi Ketua Umum KONI Jabar masa bakti 2022-2026, daftar riwayat hidup singkat, dan surat kesediaan menyampaikan visi, misi dan program sebagai calon Ketua Umum di Musorprov.

Dokumen kelima yang mesti dilengkapi adalah surat pernyataan tidak pernah tersangkut masalah hukum pidana atau tidak dalam masalah hukum pidana. Untuk dokumen ini harus dilengkapi juga dengan SKCK, surat bebas pengadilan dan surat keterangan bebas narkoba dari BNN setempat.

Berikutnya untuk dokumen keenam hingga sembilan adalah surat pernyataan domisili yang dibuktikan dengan fotokopi KTP dan KK, surat pernyataan kesiapan menjalankan AD/ART KONI, surat pernyataan kesediaan dan kesiapan waktu sebagai Ketua Umum KONI Jabar, serta mengisi pakta integritas.

Dokumen terakhir adalah lampiran adiministrasi. Untuk di poin kesepuluh ini calon Ketua Umum wajib melampirkan Surat Keputusan (SK) kepengurusan KONI Provinsi, KONI Kabupaten/Kota, cabang olahraga, dan atau badan fungsional dimana calon yang bersangkutan pernah menjabat minimal 1 periode.

Lampiran administrasi lain yang harus dilengkapi yakni surat pernyataan/keterangan dari instansi/lembaga asal calon dan surat izin dari atasan langsung untuk anggota TNI, Polri, atau ASN aktif. Kemudian, bakal calon harus melampirkan pas foto berwarna ukuran 4×6 dengan foto wajah 70-80 persen serta surat keterangan sehat jasmani dan rohani dari RSUD setempat.

“Jadi sesuai keputusan bersama di Rakerprov, calon Ketua Umum KONI Jabar 2022-2026 harus pernah menjadi pengurus organisasi pembinaan olahraga prestasi, baik itu di KONI Provinsi, KONI Kabupaten/Kota, cabang olahraga dan atau badan fungsional minimal dalam satu periode kepengurusan,” ujar Aan Johana.

Pengambilan formulir pendaftaran calon Ketua Umum KONI Jabar sendiri berlangsung pada 8-10 Desember 2022. Lalu untuk penyerahan formulir dilakukan pada 11-15 Desember di Sekretariat Tim Penjaringan dan Penyaringan, Ruang Rapat lantai 2 KONI Jabar. Sedangkan agenda Musorprov (Musyawarah Olah Raga Provinsi) KONI Jabar sendiri akan diselenggarakan pada 22-23 Desember mendatang di Hotel Grand Asrilia, Kota Bandung.

Nantinya saat penyerahan persyaratan pendaftaran, dokumen harus dibuat rangkap tiga. “Kelengkapan dokumen persyaratan pendaftaran calon Ketua Umum KONI Jabar 2022-2026 itu harus dibuat rangkap tiga, dengan satu yang asli bermaterai Rp10 ribu dan dua lainnya fotokopi dan dimasukkan dalam satu map,” tandas Aan.

Lanjut Membaca

Olahraga Jawa Barat

Duel X Sukses Digelar, 5 Fighter Terpilih Ikut One Pride

Avatar photo

Published

on


Event Duel X (sepuluh) sudah selesai digelar pada Minggu (4/12) kemarin di Gor Pajajaran. Sebanyak 92 atlet amatir dan 20 atlet profesional bertanding pada ajang bela diri yang diselenggarakan Bandung Fighting Club (BFC). Edwin Senjaya selaku Ketua BFC pun senang acara terselenggara dengan lancar.

Untuk sepuluh partai profesional, enam di antaranya bisa dimenangkan oleh fighter dari BFC seperti Yudi Cahyadi, Reksa, Selvi, Sandi, Iman dan Dede. Sedangkan pada empat partai lainnya dimenangkan Exel (Satria Negara), Fatkur Rozi (House of Wolves), Eko dan Ulumudin (GDFC).

“Alhamdulillah kita bersyukur acara ini berlangsung dengan lancar, dan yang terpenting tidak ada hal-hal yang tidak kita harapkan. Seperti anggap saja atlet yang mengalami cedera parah. Dari 46 partai amatir serta ada 10 partai profesional semua bisa diselesaikan dengan baik,” terang Edwin ketika diwawancara usai acara.

Dirinya juga bisa tersenyum lebar karena atlet yang ikut serta di ajang ini bisa menampilkan aksi terbaik. Edwin melihat banyak petarung yang punya potensi untuk menjadi atlet andalan di kejuaraan antar daerah hingga mewakili Indonesia di pentas mancanegara.

“Dan saya melihat, dari penampilan atlet-atlet ini ada beberapa yang bisa menunjukan kualitas yang sangat baik. Insya Allah ke depannya mereka bisa menjadi atlet-atlet andalan, tidak hanya untuk klubnya atau untuk camp-nya, tapi juga untuk daerahnya bahkan Indonesia di pentas internasional,” ujarnya.

Dari gelaran Duel X ini juga terpilih lima fighter yang berkesempatan tampil di arena One Pride. Menurutnya nama yang terpilih tentunya layak karena dipantau oleh orang-orang yang kompeten.

“Tadi kan ada tim wasit, juri, dari FB Pro Indonesia juga sudah menilai, menganalisis dan mengevaluasi lima orang atlet yang Insya Allah bisa langsung diterjunkan di One Pride, tapi tentu dengan persyaratan yang diberikan oleh One Pride,” terang Edwin yang juga merupakan Wakil Ketua III DPRD Kota Bandung tersebut.

Untuk ke depannya, Edwin ingin terus event Duel ini bisa terus berjalan. Untuk Duel 11, rencananya pertarung dari luar negeri akan didatangkan untuk berpartisipasi dengan bertarung melawan fighter lokal. Dia berharap situasinya bisa mendukung rencana yang sudah dirancang ini.

“Saya Insya Allah untuk Duel 11 kita akan mengundang lagi fighter dari luar. Mudah-mudahan tahun depan sudah engga ada kasus-kasus covid lagi, karena selama ini kan kita terkendala sama itu. Insya Allah tahun depan sudah bisa mengundang lagi lah fighter dari luar. Kita aduin sama fighter-fighter kita,” tukasnya.

Lanjut Membaca

Olahraga Jawa Barat

Target Ketua Umum Baru Pengprov PDBI Jabar di PON XXI

Avatar photo

Published

on


Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) Jawa Barat menggelar Musyawarah Provinsi (Musprov) di Hotel Horison Bandung, Minggu (4/12). Dalam Musprov ini Brigjend Pol (Purn) Drs H Budi Setiawan MM terpilih sebagai Ketua Umum untuk masa 2022-2026.

Budi Setiawan terpilih secara aklamasi oleh 19 pengcab PDBI kabupaten/kota. Dia pun punya tekad untuk membawa PDBI Jawa Barat supaya lebih baik ke depannya. Salah satu target yang diusungnya adalah melampaui prestasi medali emas PON XIX/2016 pada PON XXI/2024 di Sumatera Utara.

Sebelumnya di PON Jawa Barat enam tahun lalu, Jawa Barat yang menjadi tuan rumah sukses meraih lima medali emas. Sedangkan di PON XX/2021 di Papua, cabang olahraga drum band memang tidak dipertandingkan. Dan untuk gelaran PON berikutnya, cabor ini akan kembali dipertandingkan.

“Saya sangat bangga mendapat kehormatan dan kepercayaan dari Pengcab-Pengcab PDBI kabupaten/kota untuk memimpin organisasi PDBI Jabar empat tahun ke depan,” terang Budi ketika diwawancara usai agenda Musprov PDBI Jabar 2022 di Hotel Horison, Minggu (4/12).

“Untuk PON XXI tahun 2024 mendatang di Sumut, cabor drum band akan kembali dipertandingkan. Target saya, ingin melampaui perolehan medali emas PON XIX tahun 2016 lalu. Lebih dari lima emas atau minimal menyamai,” kata Budi melanjutkan.

Upaya untuk mewujudkan misi tersebut, Budi mengirimkan atletnya ke Kejuaraan Nasional (kejurnas) drum band di Madiun, Jatim, 5-15 Desember 2022. Kejurnas ini sendiri merupakan ajang meraih tiket untuk bisa berlaga di babak kualifikasi dan mengantongi kuota bertarung di PON XXI.

Menurutnya ini jadi rintangan yang harus dilalui setelah menjabat sabagai ketum PDBI Jabar. “Ini jadi tantangan awal saya sebagai Ketua terpilih PDBI Jabar dan kita akan support perjuangan atlet di Madiun. Kita pun berhara KONI Jabar bisa memberikan dukungan maksimal,” Budi menuturkan.

PDBI Jabar sendiri sejauh ini baru membawahi 19 kota/ kabupaten. Untuk mendukung pencapaian target prestasi, salah satu upayanya adalah menambah jumlah pengcab PDBI dan diusahakan bisa hadir di 27 kabupaten/kota di Jabar. “Kita harap dukungan dari Gubernur Jabar, Wali Kota dan Bupati hingga jajaran legislatif. Terutama dari dukungan anggarannya,” ujarnya.

Budi juga menegaskan ingin mengisi jajaran kepengurusan dia dengan orang-orang yang berkompeten. “Pengurus ini tidak asal pilih, tapi diisi personil yang benar-benar capable. Saya yakin orang-orang yang masuk dalam jajaran kepengurusan ini orang-orang terbaik,” tukas Budi.

Lanjut Membaca

Trending