Connect with us

Berita Persib

Perubahan Formasi Dari Pelatih Bikin Persib Lebih Tajam

Published

on

Persib Bandung seolah kehilangan taringnya pada babak pertama ketika menjamu Barito Putera. Nyaris tidak ada serangan yang berbahaya dari Febri Hariyadi dan kolega sebelum turun minum. Robert Rene Alberts pun menjelaskan kenapa timnya bisa lebih tajam dan menetak dua gol saat keluar dari ruang ganti.

“Babak kedua kami mengubah tim supaya lebih banyak memainkan kombinasi dengan bola, karena sebelumnya kedua striker tidak terlalu terlibat dalam permainan, karena tidak ada aliran bola yang datang,” terang Robert dalam jumpa pers usai laga di Si Jalak Harupat, Selasa (11/2)

Robert mengakui memang timnya terlambat panas di babak pertama dan pemain seolah bingung memainkan skema yang diterapkan. Dia lalu langsung melakukan pergantian dan menurunkan formasi awal yang sudah sering dimainkan. Terbukti keputusannya untuk tarik keluar tiga pemain langsung membuat Vizcarra mencetak gol.

“Babak kedua kami mengubah formasi dan di 20 menit awal kami cukup dominan dan memainkan sepakbola bagus dengan menciptakan banyak peluang. Lalu setelah itu Barito mengimbangi permainan dan memperkecil kedudukan,” jelas pelatih asal Belanda itu.

Hanya saja permainan cepat yang dimainkan membuat pemain cepat kehabisan stamina. Bahkan di 15 menit terakhir Persib ditekan habis tim tamu yang berusaha menyamakan angka sebelum peluit akhir berbunyi. Masalah kebugaran pun menjadi perhatian dari Robert untuk dievaluasi sebelum kompetisi dimulai.

“Hasil bukan menjadi perhatian utama, tapi yang penting kami mempunyai jawaban jelas, apa yang harus diperbaiki untuk bisa lebih siap bermain selama 90 menit dalam waktu dua pekan dari sekarang,” tutup pelatih 64 tahun itu.

Advertisement
40 Comments

40 Comments

  1. Mang oding

    12/02/2020 at 09:30

    Moal ngomong out,out ah rumasa teu bisa mere sumbangsih ka persib ge slain ti doa mah da sa ukur nyibir hngkul mah aki urang ge bisaeun.

    • Kaka

      15/02/2020 at 10:59

      sa7

  2. Iwan

    12/02/2020 at 09:59

    Rek betah kumaha pemain teh, ieu Karek uji coba geus loba ngacapruk, moal bisa instan euy da lain Indomie, butuh proses Kabeh oge…cik atuh sing darewasa lah fikirana tong ngagoreng wae Persib…

  3. Anges

    12/02/2020 at 11:09

    Jangan paksakan Fabiano main di bukan posisi idealnya beri kesempatan ke pemain lain.

  4. Koboi berlisensi

    12/02/2020 at 13:17

    Ceunah majarkeun persib teu boga playmaker, sugan sileup, kamana wae atuh, coba nempo di bench nu sok maké dudukuy lainna eta ‘playmaker’, lainna ngadu’akeun jeung ngadukung, ngeluh weh habeun, tempokeun we heula atuh ngaranna ge uji coba ieuh nu diteang lain menang elehna

  5. Jabir

    12/02/2020 at 18:12

    Glndgbertahan Omid/Dedi, plymaker Azis/Beckham cukup sibGlndgbertahan Omid/Dedi, plymaker Azis/Beckham sdh cukup

    • Adit

      12/02/2020 at 18:20

      Kumaha maneh wae….
      Mun maneh rumasa pinter jadi pelatih, lain jadi pengamat kacangan…
      Segudang teori tidak ada artinya jika teu dipraktekkan…

  6. Kaka

    15/02/2020 at 11:03

    Sudah Kubilang Coach, Persib kalau mau bagus permainannya harus painkan Zola dan atau Beckham apalagi kalau Abdul Aziz juga main….yakin serangan akan lebih hidup. Yang lain bukan buruk. Tapi kalau urusan permainan tik tak, menyerang dan skill maka pemain yang saya sebut itu terbaik untuk di tengah saat ini. Peluang akan lebih banyak tercipta, apalagi strikernya cuup bisa diandalkan, InsyaAllah Persib akan merajalela.

    Syaratnya, sekali lagi…Trio pemain tengahnya harus yang mobilitasnya tinggi, kreatif TIDAK kUULEUN…!!!

    deur ah edankeun…!!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Persib

Proses Transfer Rezaldi ke Persib yang Alot

Avatar photo

Published

on


Rezaldi Hehanussa diumumkan resmi menjadi pemain Persib Bandung pada hari-hari jelang penutupan jendela transfer tengah musim Liga 1 2022/2023, Kamis (26/1/2023). Rezaldi direkrut Persib selama dua tahun, diproyeksikan menjadi tumpuan di posisi wing back kiri, mengingat Zalnando dan David Rumakiek cedera panjang.

Proses transfer Rezaldi terbilang rumit, karena sang pemain masih memiliki kontrak di Persija Jakarta. Persib sepakat untuk menebus nilai transfer tersebut meski tidak disebutkan berapa mahar yang harus keluar dari manajemen Persib. Butuh waktu satu bulan untuk Direktur Persib Teddy Tjahjono melakukan negosiasi dengan Persija untuk mendapat kesepakatan.

“Sejauh ini sih memang kontak sama Pak Teddy itu sejak sebulan yang lalu. Waktu bilang ‘nomor 7’ itu karena sebenarnya sudah ada komunikasi cuma ke sininya masih alot saja, belum ada deal. Baru ada deal itu baru dua hari lalu,” papar Rezaldi.

Pemain yang akrab disapa Bule ini juga mengaku banyak pertimbangan sebelum menerima tawaran Persib Bandung. Mulai dari faktor keluarga, kondisi tim, rivalitas, dan karier untuknya agar bisa melangkah maju. Ia pun berani berpetualang menuju tim rival dengan segala konsekuensinya.

“Sebelumnya saat ada tawaran dari Persib, ada minta doa sama orang tua dan minta pendapat karena saya ada tawaran dari Persib. Terus orang tua juga mengerti dengan kondisi saya di Persija seperti apa dan mereka juga mendukung saya,” papar Bule.

“Saya juga selain orang tua, saya minta masukan sama sesama pemain juga, sama Maman Abdurrahman yang merupakan mantan pemain di sini dan menyebrang juga. Pas bubble kemarin saya sempat bicara sama dia, dan tanya ‘Bang Maman, gimana saya dapat tawaran dari Persib’, dia bilang ‘wah itu bagus, dengan keadaan di Persija seperti ini, gue dukung lo ke depannya dan semoga lebih baik di sana’,” cerita Bule.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Riwayat Cedera Rezaldi Hehanusa, dan Kondisinya Kini

Avatar photo

Published

on


Pada transfer windows tengah musim Liga 1 2022/2023 ini Persib Bandung berhasil mendaratkan bek kiri dari tim rival Persija Jakarta. Sosok bek kiri yang dibutuhkan Luis Milla itu adalah Rezaldi Hehanusa. Seorang pemain yang pernah membela Timnas Indonesia, namun minim menit bermain musim ini.

Setelah ditelusuri, riwayat cedera Rezaldi selama membela klub ibu kota bisa dibilang parah. Ia pernah didiagnosa mengalami cedera lutut pada dua kakinya pada musim musim 2018 dan menjalani operasi 2019. Tak sampai di situ, ia pula cedera panjang pada Liga 1 2021-2022 musim lalu karen gangguan tendon achilles.

Pada tahun tersebut ia mengakhiri musim lebih cepat pasca melewatkan 13 pertandingan Persija. Setelah sembuh, di Liga 1 2022-2023 ini ia masih perlu meningkatkan rasa percaya dirinya karena belum mampu menembus tim inti arahan Thomas Doll saat di Persija.

“Kalau kondisi sekarang saya Alhamdulillah saya sudah pulih dan saya sudah merasa enak, sudah merasa lebih nyaman dari kondisi sebelumnya. Setelah operasi itu saya lebih nyaman,” kata Rizaldi.

“Sekarang—karena ketika sebelum operasi itu saya menahan nyeri hampir lama—sebelum liga beres 2018 itu saya sudah menahan nyeri. Sekarang saya sudah lebih plong saja sih,” paparnya.

Ia menceritakan bahwa cedera yang sempat ia alami karena adanya tulang tumbuh pada bagian dekat tumit. Pasca operasi dan penyembuhan kini ia semakin nyaman saat bermain. “Cedera saya itu ada tulang tumbuh di bagian dekat tumit dan sejauh ini enggak ada masalah sih Alhamdulillah,” terangnya.

Rizaldi pun diketahui telah lolos tes kesehatan yang dilakukannya pada Sabtu (28/1/2023) pagi ditangani oleh tim medis Persib. “Tes kesehatan berjalan dengan lancar, tadi semua dicek dari mulai atas sampai bawah sama bang Beni (fisioterapi Persib) gimana kondisi saya sekarang. Bang Beni bilang bagus,” urainya.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Luis Milla Upayakan Rezaldi Hehanusa Siap Berlaga

Avatar photo

Published

on


Merampungkan proses transfer dari Persija Jakarta pada Kamis (26/1/2023), Rezaldi Hehanusa langsung bertolak ke Bandung dan bergabung latihan pertama kalinya dengan klub barunya Persib. Rezaldi sudah mengikuti latihan di bawah arahan Luis Milla, Sabtu (28/1/2023), di Stadion Siliwangi, guna mempersiapkan laga lanjutan Liga 1 2022-2023.

Sambutan hangat diterimanya dari Bobotoh yang datang di stadion juga rekan-rekan barunya di Persib. Milla mengamati kondisi pemain yang akrab disapa Bule ini cukup baik, namun ia masih perlu menumbuhkan rasa percaya dirinya karena jarang bermain di Persija.

“Bagus, sejauh ini dia masih berlatih bersama Persija meski tidak cukup banyak menit bermain dan butuh menumbuhkan lagi kepercayaan dirinya,” kata Luis Milla dalam sesi wawancara usai latihan.

Pada putaran pertama Liga 1 2022-2023, Rezaldi tercatat hanya bermain dalam empat pertandingan. Masuk sebagai pemain pengganti melawan Bali United, PS Barito Putera, dan Dewa United, dan bermain sebagai starter di laga kontra PSS Sleman.

Poin plus yang bisa didapat Luis Milla dengan perekrutan pemain berposisi wing back kiri ini, adalah karena Rezaldi telah mengetahui gaya bermain yang ia inginkan. “Tapi dia sudah tahu karakter bermain saya, gaya permainan yang saya terapkan dan tahu apa yang harus dikerjakan,” sebut Milla.

Baik Milla dan Rezaldi, keduanya sama-sama sudah pernah bekerja saat era kepelatihan sang entrenador di Timnas Indonesia tahun 2017-2018. Sayap kiri Timnas kala itu dijamin oleh duet Rezaldi dan Febri Hariyadi.

Milla akan mengupayakan Rezaldi bisa mulai bermain di pertandingan terdekat kontra PSIS Semarang, Selasa (31/1/2023). Ia harus mampu cepat beradaptasi dengan suasana tim dan rekan-rekan baru yang telah ada.

“Tapi untuk saat ini secara perlahan dia diupayakan bisa membantu kami dan bisa mulai bermain. Yang pertama harus dilakukannya adalah beradaptasi dengan rekan satu timnya yang baru,” paparnya.

Lanjut Membaca
Advertisement

Advertisement

Komentar Bobotoh

Arsip

Trending