Connect with us

Berita Persib

Persib ke Tasikmalaya Tanpa Kekuatan Terbaiknya

Avatar photo

Published

on

foto-persib-bandung-latihan-di-progresif-sergio-SIM_3123Maung Bandung kemungkinan datang ke Kota Tasikmalaya tanpa sejumlah pemain pilarnya. Sebut saja Rudolf Yanto Basna, Rachmad Hidayat dan beberapa pemain lain akan absen karena memilih pulang berlibur dan menepi dari tim. Pelatih Persib, Dejan Antonic pun belum bisa memastikan siapa saja pemain yang akan ikut ambil bagian besok. Maung Bandung memang akan bertanding melawan Persikotas dalam laga persahabatan.

“Tidak tahu bawa berapa pemain bisa ikut besok, itu cuma undangan, saya tunggu keputusan manajemen untuk yang ikut,” ujar Dejan ketika ditemui di Stadion Siliwangi, Jumat (3/6).

Bek Vladimir Vujovic pun dipastikan tidak ikut dalam rombongan karena mesti pulang kampung ke Montenegro. Namun Dejan tidak khawatir karena di laga besok Persib bukan mencari hasil akhir yang dominan serta melakukan pematangan strategi. Dia hanya ingin menghibur warga Tasik yang jarang menyaksikan secara langsung Atep dan kawan-kawan beraksi.

“Engga kita cuma main dengan tim lokal disana dan undangan itu dari orang-orang dan bobotoh di sana. Saya pikir itu cukup bagus buat kita, kita bisa ketemu dengan orang disana,” sebutnya.

Laga eksebisi besok pun ternyata tidak masuk menjadi program uji coba yang disiapkan Dejan menyambut partai lanjutan Torabika Soccer Championship 2016. Menurut pria asal Serbia tersebut, pertandingan besok hanya dilakukan untuk memenuhi undangan dari Walikota Tasikmalaya. Karena seharusnya tim mendapat jatah libur menyambut bulan Ramadhan.

“Kita cuma lihat kondisi lapangan dan kondisi semua pemain. Karena kita tidak mau ada pemain yang cedera,” tukasnya.

Advertisement
15 Comments

15 Comments

  1. sukandar

    03/06/2016 at 13:54

    skema baru paaa ojan.. jangan pepelentungan waee

  2. iklas nur muhamad

    03/06/2016 at 14:06

    Yee lain digunaknmh aya kasempetan th

  3. budak persib

    03/06/2016 at 14:49

    Dejan dasar teu eucreug. Cnah hese neangan lawan tanding jeung lapangan keur ujicoba teh. Ayeuna aya kesempatan kalah kitu ngomongna teh. Emang jauh dari harapan nih pelatih….

    • sam

      03/06/2016 at 19:45

      Uefa pro lisensina, meuli timananya eta

  4. dinho

    03/06/2016 at 14:54

    om ojan mah biasa nyieun taktik di football manager, jadi teu apaleun kumaha cara nyieun taktik maen di lapangan. skema om ojan mah nyisir gawir sabari pepelentungan. nya dipikir musuh teu apaleun? rek asup deket kotak penalti kaburu di takel atawa di aut keun manten ku lawan.. cobaan maen false nine ulah make striker murni lah da tripikal pamaen persib mah dinu lalumpat hungkul..

  5. abah

    03/06/2016 at 15:50

    LiEur ngabandunganna ge………..

  6. darso

    03/06/2016 at 16:06

    so nyaho lah komen teh..jiga nu palinter we…

  7. budak persib

    03/06/2016 at 16:18

    Geus we mundur Dejan!!!

  8. ibonk

    03/06/2016 at 17:40

    Sok jan buktikeun kabisa nt, salila manajemen masih mempercaya nt, jadikeun kritikan bobotoh panghudang pangabisa nt… rang mah milih diajar sabar ningali persib kitu wae ge… trauma gunta ganti pelatih ngadon puasa gelar 14 taun.

  9. Rudy haryanto

    03/06/2016 at 20:16

    Dasar mang dejan,,,awas siah mun eleh jeung surabaya,,,mending jualan doclang we maneh mah di alun alun

  10. Rizky.Rifaldi

    03/06/2016 at 21:56

    geus ganti we pelatihna jeung anu no 23

  11. apriyani

    04/06/2016 at 05:36

    Pelentung bukan gaya persib gaya persib tenang kaki ke kaki menggemaskan menggetarkan membingungkan lawan menciutkan nyali lawan sekarang tidak ada permainan cantikmu…. Kumaha sib ?

  12. serepet jaer

    04/06/2016 at 13:12

    Lalanjung euy ngabandung mang dejan mah……….!!!!!!

  13. asep sudrajat

    04/06/2016 at 17:23

    morinho nyakal kaburu ka emyu da.

  14. HASHIRAMA SENJU

    04/06/2016 at 22:06

    Eweh kacarape maraneh ,ngahujat dejan jeung c.kim ,,,kehed hungkul saria mah!!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Persib

Pandangan Komisaris Persib Soal Liga 1 Dilanjutkan dengan Sistem Bubble

Avatar photo

Published

on


Sudah dua bulan Kompetisi Liga 1 2022-2023 terhenti sejak 2 Oktober lalu akibat dampak insiden Kanjuruhan. Angin segar kelanjutan liga muncul akan kembali kick-off 2 Desember, namun kemungkinan urung setelah rapat koordinasi antara PSSI, PT Liga Indonesia Baru (LIB), dan Polri beberapa waktu lalu tak menemukan kata sepakat.

Komisaris Persib Umuh Muchtar sudah memprediksi lanjutan Liga 1 2022-2023 akan sulit terlaksana selama Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI belum digelar. KLB sendiri baru bisa akan dilaksanakan pada Februari 2023 sesuai arahan dari FIFA.

“Apa kata saya benar saya sudah pernah ngomong tidak akan, karena belum jelas walau sudah dijadwalkan saya sudah ngomong belum kondusif. Makanya sekarang lebih baik KLB dulu setelah KLB baru dibentuk lagi yang jelas,” tanggap Umuh.

PSSI dan PT LIB merancang pertandingan lanjutan Liga 1 2022-2023 dilaksanakan dengan sistem bubble terpusat di Jawa Tengah tanpa penonton. Ada empat stadion ditunjuk, yakni Stadion Maguwoharjo Sleman, Stadion Jatidiri Semarang, Stadion Moch Soebroto Magelang, dan Stadion Sultan Agung Bantul. Umuh punya pandangan tersendiri akan rencana tersebut.

“Sekarang katanya tanpa penonton terpusat di satu tempat (bubble) sudah tidak bagus lebih baik selesaikan dulu jangan terburu-buru. Memang jadinya terlalu lama. Terlalu lama tapi kalau dipaksakan juga seperti ini,” opini Umuh.

Situasi penghentian liga diakui tak hanya merugikan Persib namun juga berdampak kepada seluruh klub. Ia berharap pihak berwenang tegas segera menyelesaikan kasus insiden Kanjuruhan yang memakan ratusan korban jiwa meninggal karena gas air mata yang dilontarkan aparat kepolisian.

“Semua rugi bukan hanya Persib semua terpukul dengan kejadian seperti ini. Sudah terlalu lama (kasus berlarut-larut),” sebut Umuh.

Lanjut Membaca

Berita Persib

TC Bareng Timnas di Luar Negeri, Robi Petik Pelajaran

Avatar photo

Published

on


Agenda pemusatan latihan dilakukan Robi Darwis bersama timnas U-20 selama sekitar dua bulan. Dua negara yaitu Turki dan Spanyol didatangi oleh gelandang Persib ini bersama Garuda Muda. Kegiatan ini berakhir pada akhir pekan lalu dan sang pemain kini sudah tiba di Indonesia.

Beragam agenda uji coba dilakoni Indonesia U-20 selama agenda pemusatan latihan ini. Hasil yang didapat skuat asuhan Shin Tae-yong juga beragam terutama saat menetap di Turki. Sedangkan ketika berada di Spanyol, hasil yang didapat kurang baik karena mencatatkan tiga kekalahan serta satu hasil imbang.

Robi Darwis pun mengatakan bahwa banyak pelajaran yang didapatkan dari pemusatan latihan kali ini. Terutama saat harus bertanding menghadapi lawan-lawan dengan kualitas dan postur tubuh yang lebih unggul. Meski kalah, tapi setidaknya ada hal positif yang bisa didapatnya.

“Tentunya pengalaman sangat berharga banget, karena kita ketemu lawan yang jauh levelnya dari kita. Tentunya kita mendapat pelajaran yang sangat berharga,” kata pemain jebolan Diklat Persib ini saat diwawancara oleh wartawan usai latihan di Stadion Sidolig, Kamis (1/12).

“Baik itu dari cara bermain, menghadapi situasi lawan-lawan yang lebih tinggi dari kita gimana. Sama mungkin pengalaman mereka memang lebih baik sih dan kita bisa mengambil pelajaran dari mereka,” lanjut pemain yang berposisi sebagai gelandang bertahan ini.

Agenda pemusatan latihan timnas U-20 sendiri dilakukan sebagai persiapan jelang Piala Dunia U-20 dan Piala Asia U-20 yang digelar tahun 2023. Namun ditanya soal agenda TC berikutnya, dia belum mendapat kabar kapan dikumpulkan lagi. “Untuk TC timnas berikutnya belum tahu,” tandas Robi.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Pemain Persib Kunjungi Korban Gempa di Cianjur Besok

Avatar photo

Published

on


Perwakilan pemain Persib akan mengunjungi korban gempa Cianjur, Jumat (2/12) besok. Salah satu pemain yang akan pergi adalah Robi Darwis yang juga merupakan pesepakbola asal Cianjur. Dia menyebut agenda tersebut akan dilakukan besok pagi sebelum tim menggelar agenda latihan.

“Iya ada kunjungan besok pagi, pergi dari sini subuh paling. Dan sorenya kan kita ada latihan lagi, jadi kemungkinan kita pulang pergi,” kata gelandang bertahan berusia 19 tahun tersebut saat diwawancara, Kamis (1/12) sore.

Kabupaten Cianjur dilanda gempa berkekuatan magnitudo 5,6 dan menewaskan lebih dari 200 korban jiwa. Selain itu ratusan orang mengalami luka-luka dan ribuan rumah pun hancur. Doa dan harapan pun dipanjatkan pemain yang juga gabung tim nasional U-20 tersebut.

“Tentunya berdoa semoga Cianjur bisa lekas membaik lagi dan yang ditinggalkan oleh keluarganya ditabahkan lagi, semoga Cianjur lebih kuat dan jauh lebih baik lagi dari sebelumnya,” terang pemain yang musim ini dipromosikan gabung tim senior Persib.

Sebagai pemain yang berasal dari Cianjur, dia menyebut rumahnya di sana baik-baik saja. Namun ada tetangganya yang cukup terdampak dari gempa ini. “Lumayan (jauh) sih tapi di sekitar rumah Robi juga ada yang kena juga sih. Tapi yang lebih parahnya di Cianjur kotanya,” tukasnya.

Lanjut Membaca

Trending