Connect with us

Berita Persib

Penalti Febri Sukses Bawa Persib Pertahankan Tren Positif

Published

on


Tren positif dipertahankan Persib Bandung usai menundukan PSIS Semarang di laga lanjutan Liga 1 2019. Bermain di Si Jalak Harupat, Rabu (6/11) malam, skuat Maung Bandung meraih kemenangan dengan skor tipis 2-1 dari tim tamu. Tendangan penalti Febri Hariyadi yang menjadi penentu kemenangan Persib usai sebelumnya gol Ezechiel N’douassel mampu disamakan Bruno Silva.

Babak Pertama

Persib kembali memainkan komposisi starter yang identik dengan dua laga sebelumnya. Duet Ezechiel N’douassel dan Kevin Van Kippersluis pun diandalkan di barisan depan untuk mendulang gol untuk Maung Bandung. Sedangkan PSIS juga bermain dengan materi pemain terbaik mereka termasuk kuartet lini depannya yang sedang on fire.

Tekanan langsung dilancarkan Persib sejak menit pertama untuk mencuri gol cepat. Rencana pun berjalan mulus ketika Maung Bandung sukses memecah kebuntuan saat laga baru berjalan 10 menit lewat kreasi Ezechiel N’douassel. Umpan panjang Ardi Idrus jatuh di belakang bek PSIS dan Ezechiel melaju sendirian ke kotak penalti lawan. Dengan tenang sepakan placing ke tiang jauh menembus gawang lawan dan membawa timnya unggul.

Peluang berbahaya kembali didapat Persib ketika pertandingan memasuki menit 19 kembali lewat Ezechiel. Umpan silang dari Abdul Aziz menghampiri Ezechiel yang lepas dari kawalan bek PSIS di tiang jauh. Tandukan striker asal Chad itu pun nyaris memperlebar jarak keunggulan timnya andai bola tidak menyamping tipis di sisi kiri.

Persib yang sedang menguasai permainan harus menerima kenyataan pemain depan mereka, Kevin Van Kippersluis ditarik keluar karena cedera. Dirinya tergeletak di menit ke-29 dengan memegangi bagian pahanya dan langsung mendapat perawatan. Pria asal Belanda itu pun akhirnya digantikan Esteban Vizcarra karena tidak mampu untuk melanjutkan pertandingan.

Di menit 40 Persib sempat menyarangkan lagi bola ke gawang PSIS lewat sundulan Nick Kuipers. Umpan sepak pojok Febri Hariyadi ditanduk dengan jitu di mulut gawang dan bola melesat masuk. Tapi wasit menganulir gol tersebut karena ada pelanggaran yang terjadi lebih dulu yang dilakukan pada bek PSIS.

Babak Kedua

Selepas jeda Persib memang agak mulai mengendurkan intensitas serangan mereka dan PSIS bisa keluar menyerang. Tapi kans mencetak gol juga didapat Persib melalui tendangan bebas Febri Hariyadi di menit 50 usai pelanggaran dilakukan pemain lawan. Bola melengkung tajam ke gawang tetapi Joko Ribowo mampu menyelamatkan gawangnya sambil terbang.

Kelengahan yang dilakukan pemain Persib pun dibayar mahal usai PSIS mampu menjebol gawang Persib di menit 53. Bruno Silva mendapat ruang tembak di depan gawang Persib usai menerima bola liar. Tendangan spekulasi jarak jauh pun begitu tajam menembus jala gawang tuan rumah yang dikawal oleh I Made Wirawan.

Persib pun tersengat untuk kembali memimpin setelah disamakan oleh PSIS. Upaya keras pun membuahkan hasil di menit 73 ketika Ezechiel N’douassel dijatuhkan di kotak penalti oleh pemain belakang tim tamu. Febri Hariyadi maju sebagai eksekutor dan sepakannya tak mampu dihentikan oleh kiper yang salah menerka arah bola.

Keunggulan satu gol membuat Persib berkonsentrasi menjaga kemenangan dengan menarik keluar Abdul Aziz. Hariono yang dimasukan oleh Robert Rene Alberts untuk menambah kedalaman pertahanan Maung Bandung. Hasilnya Persib sangat sulit ditembus meski PSIS begitu agresif melancarkan serangan dan mengalirkan bola ke barisan depan tuan rumah.

Satu peluang berbahaya memang didapat PSIS lewat Claudir Marini yang mendapat peluang berbahaya di menit akhir. Umpan terobosan Bayu Nugraha dari situasi counter attack menembus pertahanan namun sepakannya gagal berbuah gol. Made Wirawan menjadi pahlawan lewat tangkapannya dan Persib pun sukses merawat tren positif usai menang di tiga laga beruntun.

Advertisement
2 Comments

2 Comments

  1. Lord maung

    06/11/2019 at 23:13

    Setelah Kevin keluar karena cedera…sepertinya agak sedikit terganggu koordinasi lapangan tengah dan depan. Posisi Hariono terlalu ke dalam dan kurang man to man marking ke pemain lawan ( mungkin butuh waktu penyesuaian dengan permainan tim dan pemain lainnya karena jarang diturunkan ).
    Umpan-umpan lambung PSIS dan umpan-umpan bola mati serta sundulan-sundulan pemain PSIS kerap membahayakan pertahanan Persib…tapi Alhamdulillah akhirnya Persib bisa meraih kemenangan…nuhun sib.

  2. Oded

    07/11/2019 at 06:36

    Ardi idrus hade umpanna, mang eze geus mulai confident…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Persib

Proses Transfer Rezaldi ke Persib yang Alot

Avatar photo

Published

on


Rezaldi Hehanussa diumumkan resmi menjadi pemain Persib Bandung pada hari-hari jelang penutupan jendela transfer tengah musim Liga 1 2022/2023, Kamis (26/1/2023). Rezaldi direkrut Persib selama dua tahun, diproyeksikan menjadi tumpuan di posisi wing back kiri, mengingat Zalnando dan David Rumakiek cedera panjang.

Proses transfer Rezaldi terbilang rumit, karena sang pemain masih memiliki kontrak di Persija Jakarta. Persib sepakat untuk menebus nilai transfer tersebut meski tidak disebutkan berapa mahar yang harus keluar dari manajemen Persib. Butuh waktu satu bulan untuk Direktur Persib Teddy Tjahjono melakukan negosiasi dengan Persija untuk mendapat kesepakatan.

“Sejauh ini sih memang kontak sama Pak Teddy itu sejak sebulan yang lalu. Waktu bilang ‘nomor 7’ itu karena sebenarnya sudah ada komunikasi cuma ke sininya masih alot saja, belum ada deal. Baru ada deal itu baru dua hari lalu,” papar Rezaldi.

Pemain yang akrab disapa Bule ini juga mengaku banyak pertimbangan sebelum menerima tawaran Persib Bandung. Mulai dari faktor keluarga, kondisi tim, rivalitas, dan karier untuknya agar bisa melangkah maju. Ia pun berani berpetualang menuju tim rival dengan segala konsekuensinya.

“Sebelumnya saat ada tawaran dari Persib, ada minta doa sama orang tua dan minta pendapat karena saya ada tawaran dari Persib. Terus orang tua juga mengerti dengan kondisi saya di Persija seperti apa dan mereka juga mendukung saya,” papar Bule.

“Saya juga selain orang tua, saya minta masukan sama sesama pemain juga, sama Maman Abdurrahman yang merupakan mantan pemain di sini dan menyebrang juga. Pas bubble kemarin saya sempat bicara sama dia, dan tanya ‘Bang Maman, gimana saya dapat tawaran dari Persib’, dia bilang ‘wah itu bagus, dengan keadaan di Persija seperti ini, gue dukung lo ke depannya dan semoga lebih baik di sana’,” cerita Bule.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Riwayat Cedera Rezaldi Hehanusa, dan Kondisinya Kini

Avatar photo

Published

on


Pada transfer windows tengah musim Liga 1 2022/2023 ini Persib Bandung berhasil mendaratkan bek kiri dari tim rival Persija Jakarta. Sosok bek kiri yang dibutuhkan Luis Milla itu adalah Rezaldi Hehanusa. Seorang pemain yang pernah membela Timnas Indonesia, namun minim menit bermain musim ini.

Setelah ditelusuri, riwayat cedera Rezaldi selama membela klub ibu kota bisa dibilang parah. Ia pernah didiagnosa mengalami cedera lutut pada dua kakinya pada musim musim 2018 dan menjalani operasi 2019. Tak sampai di situ, ia pula cedera panjang pada Liga 1 2021-2022 musim lalu karen gangguan tendon achilles.

Pada tahun tersebut ia mengakhiri musim lebih cepat pasca melewatkan 13 pertandingan Persija. Setelah sembuh, di Liga 1 2022-2023 ini ia masih perlu meningkatkan rasa percaya dirinya karena belum mampu menembus tim inti arahan Thomas Doll saat di Persija.

“Kalau kondisi sekarang saya Alhamdulillah saya sudah pulih dan saya sudah merasa enak, sudah merasa lebih nyaman dari kondisi sebelumnya. Setelah operasi itu saya lebih nyaman,” kata Rizaldi.

“Sekarang—karena ketika sebelum operasi itu saya menahan nyeri hampir lama—sebelum liga beres 2018 itu saya sudah menahan nyeri. Sekarang saya sudah lebih plong saja sih,” paparnya.

Ia menceritakan bahwa cedera yang sempat ia alami karena adanya tulang tumbuh pada bagian dekat tumit. Pasca operasi dan penyembuhan kini ia semakin nyaman saat bermain. “Cedera saya itu ada tulang tumbuh di bagian dekat tumit dan sejauh ini enggak ada masalah sih Alhamdulillah,” terangnya.

Rizaldi pun diketahui telah lolos tes kesehatan yang dilakukannya pada Sabtu (28/1/2023) pagi ditangani oleh tim medis Persib. “Tes kesehatan berjalan dengan lancar, tadi semua dicek dari mulai atas sampai bawah sama bang Beni (fisioterapi Persib) gimana kondisi saya sekarang. Bang Beni bilang bagus,” urainya.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Luis Milla Upayakan Rezaldi Hehanusa Siap Berlaga

Avatar photo

Published

on


Merampungkan proses transfer dari Persija Jakarta pada Kamis (26/1/2023), Rezaldi Hehanusa langsung bertolak ke Bandung dan bergabung latihan pertama kalinya dengan klub barunya Persib. Rezaldi sudah mengikuti latihan di bawah arahan Luis Milla, Sabtu (28/1/2023), di Stadion Siliwangi, guna mempersiapkan laga lanjutan Liga 1 2022-2023.

Sambutan hangat diterimanya dari Bobotoh yang datang di stadion juga rekan-rekan barunya di Persib. Milla mengamati kondisi pemain yang akrab disapa Bule ini cukup baik, namun ia masih perlu menumbuhkan rasa percaya dirinya karena jarang bermain di Persija.

“Bagus, sejauh ini dia masih berlatih bersama Persija meski tidak cukup banyak menit bermain dan butuh menumbuhkan lagi kepercayaan dirinya,” kata Luis Milla dalam sesi wawancara usai latihan.

Pada putaran pertama Liga 1 2022-2023, Rezaldi tercatat hanya bermain dalam empat pertandingan. Masuk sebagai pemain pengganti melawan Bali United, PS Barito Putera, dan Dewa United, dan bermain sebagai starter di laga kontra PSS Sleman.

Poin plus yang bisa didapat Luis Milla dengan perekrutan pemain berposisi wing back kiri ini, adalah karena Rezaldi telah mengetahui gaya bermain yang ia inginkan. “Tapi dia sudah tahu karakter bermain saya, gaya permainan yang saya terapkan dan tahu apa yang harus dikerjakan,” sebut Milla.

Baik Milla dan Rezaldi, keduanya sama-sama sudah pernah bekerja saat era kepelatihan sang entrenador di Timnas Indonesia tahun 2017-2018. Sayap kiri Timnas kala itu dijamin oleh duet Rezaldi dan Febri Hariyadi.

Milla akan mengupayakan Rezaldi bisa mulai bermain di pertandingan terdekat kontra PSIS Semarang, Selasa (31/1/2023). Ia harus mampu cepat beradaptasi dengan suasana tim dan rekan-rekan baru yang telah ada.

“Tapi untuk saat ini secara perlahan dia diupayakan bisa membantu kami dan bisa mulai bermain. Yang pertama harus dilakukannya adalah beradaptasi dengan rekan satu timnya yang baru,” paparnya.

Lanjut Membaca
Advertisement

Advertisement

Komentar Bobotoh

Arsip

Trending