Connect with us

Berita Persib

PBFC Sudah Siap Hadapi Teror Suporter Persib

Avatar photo

Published

on

foto-persib-bandung-vs-PBFC-piala-presiden-2015-KONATE-SIM_9110Psy war Iwan Setiawan kepada Persib Bandung dan Jajang Nurjaman memang membuat emosi bobotoh memuncak. ‬Khawatir konsentrasi pemain PBFC terganggu, manajemen klub langsung berkoordinasi dengan berbagai pihak, seperti panpel dan pihak kepolisian. Kedatangan Pusamania Borneo FC ke Bandung pun langsung mendapat penjagaan ekstra ketat dari pihak keamanan seperti yang terjadi di Hotel Sutan Raja, Soreang, tempat tim menginap.

“Sudah diantisipasi sebelum kami tiba di Bandung, posisi pemain PBFC aman hingga saat ini. Ada polisi yang akan berjaga sepanjang hari di sekitar hotel selama kami di sini. Kami lakukan ini agar konsentrasi pemain tidak terganggu,” ujar Bendahara PBFC, Muhammad Said Thoha.‬

Teror yang akan ditujukan oleh bobotoh pun disebut sudah diketahui oleh Boaz Solossa dan kawan-kawan. Kondisi itu pun dianggap tidak akan berpengaruh banyak karena mereka sudah biasa merasakan hal itu.

“Kondisi pemain saat ini oke, mereka juga sudah dengar soal ini (teror), kebetulan beberapa diantara pemain PBFC sekarang, sudah pernah merasakan atmosfer di Bandung, bukannya takut mereka justru terpacu ingin membuktikan kualitas mereka di lapangan,” timpal media officer PBFC, Abe Hedly Sundana.‬

Sosok antagonis di laga ini, Iwan Setiawan yang bertindak sebagai pelatih PBFC mengaku heran dengan sikap para bobotoh. “Kan saya ngomong sesuai fakta, ada datanya juga. Masa saya bicara fakta ini dilarang?” sebutnya.

Padahal Iwan tercatat belum pernah meraih kemenangan atas Persib kala berkunjung ke Stadion Si Jalak Harupat. Dua kali dia menukangi Persija Jakarta, Macan Kemayoran selalu takluk di tangan Maung Bandung. Bahkan kemenangan PBFC atas Persib di leg pertama perempatfinal Piala Presiden merupakan prestasi perdana Iwan kala berhadapan dengan tim kebanggan warga Jawa Barat tersebut.

‪Menanggapi reaksi Viking Persib Club yang akan membuatkan chants khusus untuk dirinya, Iwan mengatakan dia malah makin bersemangat. “Iya saya sudah dengar, mau dibuatkan lagu ini, terima kasih,” pungkasnya.

gambar-persib-bandung-simastore-banner-01

Advertisement
15 Comments

15 Comments

  1. ABDUL

    24/09/2015 at 21:47

    IWAN SETIAWAN itu pelatih ga ada apa-apanya, bekas pemain sepak bola mana sih dia dulu mendengar juga baru sekarang. Beda dengan pak Jajang sudah bawa Persib Juara, baik waktu sebagai pemain dan pelatih. Iwan Setiawan tidak ada apa=apanya cuma mulutnya saja banyak omong sampai ngabusa.

  2. Tok tok tok

    24/09/2015 at 23:22

    Tolombong kaleng belut ditalian …. !

    • Kiciwis

      25/09/2015 at 06:45

      Tong ngomong gandeng, kepret sakalian.. hahaha

    • japra

      25/09/2015 at 08:16

      tong ngomong gandeng… nyate belut sakalian.. hahahaa

  3. tatar galuh

    24/09/2015 at 23:46

    Kahade wan maneh, mun cinta kana maenball bangsa sorangan ulah sok ngaluarkeun statement nu teu puguh..dipake dalih perang urat syaraf sagala.
    erek oge nu muatanna memancing motivasi sportifitas jeung daya juang..ngarah menbal urang maraju, taat kana aturan nagara, jungjung budaya jeung pake etika..
    #Bobotoh cinta menbal nu beretika

  4. galingru

    25/09/2015 at 04:41

    mang iwan teh pede kusabab gaduh mantan pamaen persipura na loba. mun teu aya boas, terens, pahabol, jeung sajabana, dijamin statement mang iwan bakal beda. ngan kuangger, pede-na kaleuleuwih, nepi ka wani ngarendahkeun tim lawan nu logikana leuwih jangkung prestasi-na dibanding dewekna. sarasa jose mourinho, padahal mah di matteo. si sukoco dibayar sabaraha?

  5. Zemboel

    25/09/2015 at 08:12

    Ya allah kuatkeun saya supaya teu nyantet si iwan…bener bener teu bisa ngahrgaan batur eta jalma…IWAN GUOBLOK

  6. acuy

    25/09/2015 at 09:27

    TIDAK ADA ASAP KALAU TIDAK ADA API, GENDERANG PERANG TELAH DIBUNYIKAN OLEH KAMU IWAN

  7. Tok tok tok

    25/09/2015 at 10:13

    Toroktok ole olean …

  8. jurigkidul

    25/09/2015 at 10:19

    saha bae nu ngagolkeun peupeujeuh selebrasina “NONGGENG HAREUPEUN BEUNGEUT SI IWAN” sukur-sukur mun bisa bari hitut……

    • adjat es

      25/09/2015 at 16:46

      Ngan kahade jeung bukurna…kacipta ramiping kana bitis…..gkgkgkgkgkkgk“`

  9. bahar

    25/09/2015 at 14:08

    Buat IWAN SETIAWAN moga moga nanti dapat pelajaran berharga tanggal 26 september 2015 di tanah pasundan. Hade goreng kubasa….pesan dari nini Aki Aing…. Iwan ulah SOMPRAL… Ya diatas langit masih ada langit…

  10. Iduy bgr

    25/09/2015 at 14:37

    Makana blm jd pelatih ngetop jgn belagu dulu

  11. uing

    25/09/2015 at 15:05

    SI IWAN MAH BOGA KENEH GEUTIH ORANYE..JADI HARAP DIMAKLUM SODARA2..KALAKUAN BUDAK TARA JAUH JENG KOLOTNA

  12. Chev

    25/09/2015 at 17:29

    PAKTANYA SI IWAN PELATIH AYAM SAYUR, ECEK2……. PENGECUT, PEHUL !!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Persib

Proses Transfer Rezaldi ke Persib yang Alot

Avatar photo

Published

on


Rezaldi Hehanussa diumumkan resmi menjadi pemain Persib Bandung pada hari-hari jelang penutupan jendela transfer tengah musim Liga 1 2022/2023, Kamis (26/1/2023). Rezaldi direkrut Persib selama dua tahun, diproyeksikan menjadi tumpuan di posisi wing back kiri, mengingat Zalnando dan David Rumakiek cedera panjang.

Proses transfer Rezaldi terbilang rumit, karena sang pemain masih memiliki kontrak di Persija Jakarta. Persib sepakat untuk menebus nilai transfer tersebut meski tidak disebutkan berapa mahar yang harus keluar dari manajemen Persib. Butuh waktu satu bulan untuk Direktur Persib Teddy Tjahjono melakukan negosiasi dengan Persija untuk mendapat kesepakatan.

“Sejauh ini sih memang kontak sama Pak Teddy itu sejak sebulan yang lalu. Waktu bilang ‘nomor 7’ itu karena sebenarnya sudah ada komunikasi cuma ke sininya masih alot saja, belum ada deal. Baru ada deal itu baru dua hari lalu,” papar Rezaldi.

Pemain yang akrab disapa Bule ini juga mengaku banyak pertimbangan sebelum menerima tawaran Persib Bandung. Mulai dari faktor keluarga, kondisi tim, rivalitas, dan karier untuknya agar bisa melangkah maju. Ia pun berani berpetualang menuju tim rival dengan segala konsekuensinya.

“Sebelumnya saat ada tawaran dari Persib, ada minta doa sama orang tua dan minta pendapat karena saya ada tawaran dari Persib. Terus orang tua juga mengerti dengan kondisi saya di Persija seperti apa dan mereka juga mendukung saya,” papar Bule.

“Saya juga selain orang tua, saya minta masukan sama sesama pemain juga, sama Maman Abdurrahman yang merupakan mantan pemain di sini dan menyebrang juga. Pas bubble kemarin saya sempat bicara sama dia, dan tanya ‘Bang Maman, gimana saya dapat tawaran dari Persib’, dia bilang ‘wah itu bagus, dengan keadaan di Persija seperti ini, gue dukung lo ke depannya dan semoga lebih baik di sana’,” cerita Bule.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Riwayat Cedera Rezaldi Hehanusa, dan Kondisinya Kini

Avatar photo

Published

on


Pada transfer windows tengah musim Liga 1 2022/2023 ini Persib Bandung berhasil mendaratkan bek kiri dari tim rival Persija Jakarta. Sosok bek kiri yang dibutuhkan Luis Milla itu adalah Rezaldi Hehanusa. Seorang pemain yang pernah membela Timnas Indonesia, namun minim menit bermain musim ini.

Setelah ditelusuri, riwayat cedera Rezaldi selama membela klub ibu kota bisa dibilang parah. Ia pernah didiagnosa mengalami cedera lutut pada dua kakinya pada musim musim 2018 dan menjalani operasi 2019. Tak sampai di situ, ia pula cedera panjang pada Liga 1 2021-2022 musim lalu karen gangguan tendon achilles.

Pada tahun tersebut ia mengakhiri musim lebih cepat pasca melewatkan 13 pertandingan Persija. Setelah sembuh, di Liga 1 2022-2023 ini ia masih perlu meningkatkan rasa percaya dirinya karena belum mampu menembus tim inti arahan Thomas Doll saat di Persija.

“Kalau kondisi sekarang saya Alhamdulillah saya sudah pulih dan saya sudah merasa enak, sudah merasa lebih nyaman dari kondisi sebelumnya. Setelah operasi itu saya lebih nyaman,” kata Rizaldi.

“Sekarang—karena ketika sebelum operasi itu saya menahan nyeri hampir lama—sebelum liga beres 2018 itu saya sudah menahan nyeri. Sekarang saya sudah lebih plong saja sih,” paparnya.

Ia menceritakan bahwa cedera yang sempat ia alami karena adanya tulang tumbuh pada bagian dekat tumit. Pasca operasi dan penyembuhan kini ia semakin nyaman saat bermain. “Cedera saya itu ada tulang tumbuh di bagian dekat tumit dan sejauh ini enggak ada masalah sih Alhamdulillah,” terangnya.

Rizaldi pun diketahui telah lolos tes kesehatan yang dilakukannya pada Sabtu (28/1/2023) pagi ditangani oleh tim medis Persib. “Tes kesehatan berjalan dengan lancar, tadi semua dicek dari mulai atas sampai bawah sama bang Beni (fisioterapi Persib) gimana kondisi saya sekarang. Bang Beni bilang bagus,” urainya.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Luis Milla Upayakan Rezaldi Hehanusa Siap Berlaga

Avatar photo

Published

on


Merampungkan proses transfer dari Persija Jakarta pada Kamis (26/1/2023), Rezaldi Hehanusa langsung bertolak ke Bandung dan bergabung latihan pertama kalinya dengan klub barunya Persib. Rezaldi sudah mengikuti latihan di bawah arahan Luis Milla, Sabtu (28/1/2023), di Stadion Siliwangi, guna mempersiapkan laga lanjutan Liga 1 2022-2023.

Sambutan hangat diterimanya dari Bobotoh yang datang di stadion juga rekan-rekan barunya di Persib. Milla mengamati kondisi pemain yang akrab disapa Bule ini cukup baik, namun ia masih perlu menumbuhkan rasa percaya dirinya karena jarang bermain di Persija.

“Bagus, sejauh ini dia masih berlatih bersama Persija meski tidak cukup banyak menit bermain dan butuh menumbuhkan lagi kepercayaan dirinya,” kata Luis Milla dalam sesi wawancara usai latihan.

Pada putaran pertama Liga 1 2022-2023, Rezaldi tercatat hanya bermain dalam empat pertandingan. Masuk sebagai pemain pengganti melawan Bali United, PS Barito Putera, dan Dewa United, dan bermain sebagai starter di laga kontra PSS Sleman.

Poin plus yang bisa didapat Luis Milla dengan perekrutan pemain berposisi wing back kiri ini, adalah karena Rezaldi telah mengetahui gaya bermain yang ia inginkan. “Tapi dia sudah tahu karakter bermain saya, gaya permainan yang saya terapkan dan tahu apa yang harus dikerjakan,” sebut Milla.

Baik Milla dan Rezaldi, keduanya sama-sama sudah pernah bekerja saat era kepelatihan sang entrenador di Timnas Indonesia tahun 2017-2018. Sayap kiri Timnas kala itu dijamin oleh duet Rezaldi dan Febri Hariyadi.

Milla akan mengupayakan Rezaldi bisa mulai bermain di pertandingan terdekat kontra PSIS Semarang, Selasa (31/1/2023). Ia harus mampu cepat beradaptasi dengan suasana tim dan rekan-rekan baru yang telah ada.

“Tapi untuk saat ini secara perlahan dia diupayakan bisa membantu kami dan bisa mulai bermain. Yang pertama harus dilakukannya adalah beradaptasi dengan rekan satu timnya yang baru,” paparnya.

Lanjut Membaca
Advertisement

Advertisement

Komentar Bobotoh

Arsip

Trending