Connect with us

Olahraga Jawa Barat

Nama Baru Prawira di IBL 2023 Menjadi Prawira Harum Bandung

Avatar photo

Published

on


Tim bola basket asal Bandung Prawira yang berkompetisi di Indonesia Basketball League (IBL) berganti nama setelah sponsor utama PT Harum Energy Tbk resmi bergabung pada Kamis (3/11/2022). Prawira pun berganti nama menjadi Prawira Harum Bandung, nama tersebut akan tersemat selama tiga musim IBL sampai 2025.

Logo Harum Energy juga akan menempel di jersey Prawira bagian belakang atas. Kemauan perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan batu bara dan mineral ini mendukung Prawira tidak lepas dari prestasi yang ditoreh Yudha Saputera cs. menembus babak empat besar IBL 2022.

Direktur Utama PT Harum Energy Tbk., Ray A Gunara juga memandang industri olahraga bola basket di Indonesia kini semakin bergairah. Prawira Harum Bandung akan berjuang meraih prestasi terbaik di IBL 2023 mendatang.

“Kami melihat olahraga bola basket Tanah Air, melalui kompetisi IBL mengalami banyak perkembangan yang sangat pesat selama beberapa tahun terakhir ini. PT Harum Energy Tbk. bermaksud untuk memberikan dukungan agar olahraga ini dapat terus menjadi kebanggaan nasional, salah satunya melalui kemitraan kami dengan Prawira Harum Bandung,” ungkap Ray.

Prawira juga sekaligus meresmikan kerjasama dengan Cap Panda dengan durasi kontrak jangka panjang sampai 2025. Logo dari produk minuman yang dikeluarkan PT Kino Indonesia Tbk. ini akan menempel di jersey Prawira di bagian belakang bawah.

Chief Marketing Officer (CMO) PT Kino Indonesia Tbk, Vebbyna Kaunang mengatakan saat ini olahraga mengalami evolusi. Bukan hanya sekedar pertandingan, juga menjadi suatu media untuk menerapkan pola hidup sehat.

“Kami melihat dalam beberapa tahun belakangan ini olahraga bola basket tumbuh sangat pesat dan menjadi salah satu olahraga yang dicintai oleh masyarakat Indonesia terutama di Jawa Barat. Oleh sebab itu, berkolaborasi dengan klub berprestasi seperti Prawira Harum Bandung menjadi sebuah kesempatan baik dan menandakan komitmen Cap Panda untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat,” kata Vebbyna.

Direktur Prawira Harum Bandung Teddy Tjahjono menyambut positif bergabungnya dua sponsor baru. Ia berharap kedepannya terjalin kolaborasi ideal untuk Prawira Harum Bandung demi meraih prestasi terbaik.

“Sebuah kebahagiaan bagi kami dapat bermitra dengan PT Harum Energy Tbk. dan Cap Panda. Apalagi mereka mempunyai visi dan misi yang sama, yakni dapat memberikan warna tersendiri dalam industri bola basket Tanah Air. Tentunya semua berharap ini akan jadi kolaborasi yang ideal bagi Prawira Harum Bandung untuk meraih prestasi terbaik,” harap Teddy.

Olahraga Jawa Barat

Duel X Sukses Digelar, 5 Fighter Terpilih Ikut One Pride

Avatar photo

Published

on


Event Duel X (sepuluh) sudah selesai digelar pada Minggu (4/12) kemarin di Gor Pajajaran. Sebanyak 92 atlet amatir dan 20 atlet profesional bertanding pada ajang bela diri yang diselenggarakan Bandung Fighting Club (BFC). Edwin Senjaya selaku Ketua BFC pun senang acara terselenggara dengan lancar.

Untuk sepuluh partai profesional, enam di antaranya bisa dimenangkan oleh fighter dari BFC seperti Yudi Cahyadi, Reksa, Selvi, Sandi, Iman dan Dede. Sedangkan pada empat partai lainnya dimenangkan Exel (Satria Negara), Fatkur Rozi (House of Wolves), Eko dan Ulumudin (GDFC).

“Alhamdulillah kita bersyukur acara ini berlangsung dengan lancar, dan yang terpenting tidak ada hal-hal yang tidak kita harapkan. Seperti anggap saja atlet yang mengalami cedera parah. Dari 46 partai amatir serta ada 10 partai profesional semua bisa diselesaikan dengan baik,” terang Edwin ketika diwawancara usai acara.

Dirinya juga bisa tersenyum lebar karena atlet yang ikut serta di ajang ini bisa menampilkan aksi terbaik. Edwin melihat banyak petarung yang punya potensi untuk menjadi atlet andalan di kejuaraan antar daerah hingga mewakili Indonesia di pentas mancanegara.

“Dan saya melihat, dari penampilan atlet-atlet ini ada beberapa yang bisa menunjukan kualitas yang sangat baik. Insya Allah ke depannya mereka bisa menjadi atlet-atlet andalan, tidak hanya untuk klubnya atau untuk camp-nya, tapi juga untuk daerahnya bahkan Indonesia di pentas internasional,” ujarnya.

Dari gelaran Duel X ini juga terpilih lima fighter yang berkesempatan tampil di arena One Pride. Menurutnya nama yang terpilih tentunya layak karena dipantau oleh orang-orang yang kompeten.

“Tadi kan ada tim wasit, juri, dari FB Pro Indonesia juga sudah menilai, menganalisis dan mengevaluasi lima orang atlet yang Insya Allah bisa langsung diterjunkan di One Pride, tapi tentu dengan persyaratan yang diberikan oleh One Pride,” terang Edwin yang juga merupakan Wakil Ketua III DPRD Kota Bandung tersebut.

Untuk ke depannya, Edwin ingin terus event Duel ini bisa terus berjalan. Untuk Duel 11, rencananya pertarung dari luar negeri akan didatangkan untuk berpartisipasi dengan bertarung melawan fighter lokal. Dia berharap situasinya bisa mendukung rencana yang sudah dirancang ini.

“Saya Insya Allah untuk Duel 11 kita akan mengundang lagi fighter dari luar. Mudah-mudahan tahun depan sudah engga ada kasus-kasus covid lagi, karena selama ini kan kita terkendala sama itu. Insya Allah tahun depan sudah bisa mengundang lagi lah fighter dari luar. Kita aduin sama fighter-fighter kita,” tukasnya.

Lanjut Membaca

Olahraga Jawa Barat

Target Ketua Umum Baru Pengprov PDBI Jabar di PON XXI

Avatar photo

Published

on


Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) Jawa Barat menggelar Musyawarah Provinsi (Musprov) di Hotel Horison Bandung, Minggu (4/12). Dalam Musprov ini Brigjend Pol (Purn) Drs H Budi Setiawan MM terpilih sebagai Ketua Umum untuk masa 2022-2026.

Budi Setiawan terpilih secara aklamasi oleh 19 pengcab PDBI kabupaten/kota. Dia pun punya tekad untuk membawa PDBI Jawa Barat supaya lebih baik ke depannya. Salah satu target yang diusungnya adalah melampaui prestasi medali emas PON XIX/2016 pada PON XXI/2024 di Sumatera Utara.

Sebelumnya di PON Jawa Barat enam tahun lalu, Jawa Barat yang menjadi tuan rumah sukses meraih lima medali emas. Sedangkan di PON XX/2021 di Papua, cabang olahraga drum band memang tidak dipertandingkan. Dan untuk gelaran PON berikutnya, cabor ini akan kembali dipertandingkan.

“Saya sangat bangga mendapat kehormatan dan kepercayaan dari Pengcab-Pengcab PDBI kabupaten/kota untuk memimpin organisasi PDBI Jabar empat tahun ke depan,” terang Budi ketika diwawancara usai agenda Musprov PDBI Jabar 2022 di Hotel Horison, Minggu (4/12).

“Untuk PON XXI tahun 2024 mendatang di Sumut, cabor drum band akan kembali dipertandingkan. Target saya, ingin melampaui perolehan medali emas PON XIX tahun 2016 lalu. Lebih dari lima emas atau minimal menyamai,” kata Budi melanjutkan.

Upaya untuk mewujudkan misi tersebut, Budi mengirimkan atletnya ke Kejuaraan Nasional (kejurnas) drum band di Madiun, Jatim, 5-15 Desember 2022. Kejurnas ini sendiri merupakan ajang meraih tiket untuk bisa berlaga di babak kualifikasi dan mengantongi kuota bertarung di PON XXI.

Menurutnya ini jadi rintangan yang harus dilalui setelah menjabat sabagai ketum PDBI Jabar. “Ini jadi tantangan awal saya sebagai Ketua terpilih PDBI Jabar dan kita akan support perjuangan atlet di Madiun. Kita pun berhara KONI Jabar bisa memberikan dukungan maksimal,” Budi menuturkan.

PDBI Jabar sendiri sejauh ini baru membawahi 19 kota/ kabupaten. Untuk mendukung pencapaian target prestasi, salah satu upayanya adalah menambah jumlah pengcab PDBI dan diusahakan bisa hadir di 27 kabupaten/kota di Jabar. “Kita harap dukungan dari Gubernur Jabar, Wali Kota dan Bupati hingga jajaran legislatif. Terutama dari dukungan anggarannya,” ujarnya.

Budi juga menegaskan ingin mengisi jajaran kepengurusan dia dengan orang-orang yang berkompeten. “Pengurus ini tidak asal pilih, tapi diisi personil yang benar-benar capable. Saya yakin orang-orang yang masuk dalam jajaran kepengurusan ini orang-orang terbaik,” tukas Budi.

Lanjut Membaca

Olahraga Jawa Barat

Ajang Beladiri Duel X Akan Digelar, Diikuti Enam Atlet Pelatnas Bokator

Avatar photo

Published

on


Ajang bela diri tarung bebas, Duel X (sepuluh) akan kembali digelar di Kota Bandung. Gelaran yang diinisiasi klub bela diri Bandung Fighter Club (BFC) akan digelar di GOR Pajajaran, Minggu (4/12) besok. Ada 92 atlet amatir dan 20 atlet profesional yang ikut ambil bagian di event ini.

Dalam Duel X ini, ada dua nomor yang dipertandingkan. Yang pertama adalah nomor pencak silat bebas Indonesia yang digelar pada nomor amatir dan profesional. Satu nomor lainnya adalah MMA profesional. Edwin Senjaya selaku Ketua BFC menjelaskan alasan diselenggarakannya event Duel edisi kesepuluh ini dan leboh fokus pada pencak silat bebas.

“Kita memang mau mengembangkan selain bela diri MMA yang sudah dikenal, kita juga ingin mengangkat warisan seni budaya dari kita sendiri yaitu pencak silat yang selama ini lebih diketahui sebagai seni tradisi dan pertandingan diselenggarakan secara amatir, kini kita selenggarakan secara profesional,” ujar Edwin Senjaya saat diwawancara oleh wartawan di Hotel D’rain, Sabtu (3/12).

Dia berharap dengan diadakannya event ini, pencak silat bisa mengikuti karate, kick boxing, wushu sanda dan sambo yang digelar baik secara amatir maupun profesional. Selain itu, Edwin menyebut bahwa ini adalah upaya supaya pencak silat bisa dikenal lebih luas.

“Tujuannya apa, supaya pencak silat ini betul-betul bisa dikenal luas dan masuk ke arena pertarungan bebas. Karena apa, karena cabor yang lainnya sudah melakukan itu semua. Jadi para atlet kita dari berbagai perguruan, sasana bisa ikut terjun di pencak silat bebas profesional ini,” tutur dia.

Ajang Duel X ini juga akan diikuti oleh petarung dari BFC yang juga tergabung di pelatnas cabor bokator. Ini adalah cabang olahraga bela diri yang berasal dari Kamboja dan akan pertama kali dipertandingan di SEA Games 2023 nanti.

“Kebetulan juga atlet-atlet kami dari BFC yang tampil di Duel X ini mereka adalah atlet-atlet dari pelatnas SEA Games bokator. Jadi Indonesia sedang mempersiapkan atlet-atlet yang akan tampil di SEA Games nanti untuk turun di cabang bela diri bokator,” tutur Edwin.

“Kita berharap, event ini bisa digunakan untuk mengasah kemampuan mereka menghadapi SEA Games 2023. Dari BFC yang masuk ke pelatnas itu kalau tidak salah ada enam. Yudi, Selvi, Kamal, Ade Permana, Dede, Miftahul Jannah, Semua ada enam,” lanjut dia.

Lebih lanjut, lima petarung terbaik dari Duel X mendapat kesempatan untuk tampil di ajang One Pride. Dikatakan oleh Edwin bahwa memang sudah ada kerjasama yang terjalin antara kedua belah pihak. Menurutnya ini jadi kesempatan bagus bagi atlet muda untuk meraih prestasi lebih tinggi.

“Lalu untuk Duel X ini kita bekerja sama dengan One Pride, alhamdulillah kita menggunakan tagline road to One Pride karena dari event ini, lima petarung terbaik akan dipilih dan mereka otomatis mendapat tiket untuk tampil di event One Pride. Ini satu kesempatan saya kira untuk para atlet muda yang memang ingin mengembangkan prestasinya di arena tarung bebas MMA maupun silat bebas profesional,” tandas Edwin Senjaya.

Lanjut Membaca

Trending