Connect with us

Berita Persib

Mundur Dari Persib, Siswanto Memilih Sriwijaya FC

Published

on

Siswanto Persib Bandung

Sriwijaya FC kembali berhasil menggaet pemain Persib Bandung. Setelah Hilton Moreira dan Nova Arianto yang terlebih dahulu bergabung ke Palembang, kini Siswanto pun berhasil mereka dapatkan. Walaupun masuk dalam jajaran pemain Persib yang akan diperpanjang kontraknya, namun pemain asal Pasuruan ini memilih untuk memilih untuk bergabung dengan kedua rekannya itu di tim yang berjuluk Laskar Wong Kito. Rabu (14/9) pagi tadi, Siswanto sudah membicarakan perihal kepindahannya ini kepada manajer Persib, umuh Muhtar.

Kepada wartawan, Siswanto membeberkan alasan kepergiannya ke Sriweijaya. Mantan pemain Persekabpas Pasuruan ini mengaku sulit mendapatkan kesempatan bermain jika harus bersaing dengan pemain tengah persib yang rata-rata dihuni pemain tim nasional Indonesia.  Dalam catatan kami, di musim lalu, Siswanto bermain sebanyak 1189 menit dan hanya 2 kali mendapat kesempatan bermain 90 menit penuh.

Siswanto mengaku tidak ingin jika dirinya ternyata hanya makan gaji buta di Persib karena jarang dimainkan. Di pihak lain, Sriwijaya FC sangat membutuhkan dirinya, sehingga Siswanto memilih untuk lebih mengembangkan bakat sepakbolanya di sana.

“Saya tidak bisa memaksakan diri untuk bermain di sini. Saya ingin lebih mengembangkan karir sepakbola saya, karena peluang bermain di Sriwijaya lebih terbuka,” ujar Siswanto.

Pemain yang mengenakan nomor punggung 22 ini mengaku sudah terlanjur jatuh cinta kepada Persib. Siswanto mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah mendukungnya selama ini, termasuk kepada bobotoh yang selalu mendukungnya selama di Persib.

“Buat bobotoh, saya ucapkan terima kasih atas dukungannya selama ini. Saya berdoa supaya Persib menjadi lebih baik ke depannya,” tutup Siswanto.

Advertisement
25 Comments

25 Comments

  1. aman abadi

    14/09/2011 at 15:45

    persib lebih nama besar ktimbang kualitas.. Itulah yg menyebabkn pemain persib diluar lbih bagus, karna di persib kurang dikasih ksmpatan, smga drago mamic lbih jeli kpada pemain

  2. otech

    14/09/2011 at 15:56

    kang cecep ge anu sering dibangku cadangkeun teu nyarios kitu bukti klo c cecep loyal kapersib nah mun siswanto? bobotoh ge tiasa menilai meureun..

    • adul

      14/09/2011 at 18:52

      Cecep kiper bagus, kalau cecep berani pindah ke klub lain, sangat mungkin bisa jadi kiper inti dan terpantau pelatih timnas. Kembali ke pribadi pemain masing2, apakah masih memiliki obsesi lain atau sudah cukup puas dengan gaji & status di persib seperti sekarang. Sebagai klub profesional, kalau pemain sudah tidak dibutuhkan persib juga bisa memecat pemain sewaktu2 atau tidak memperpanjang kontrak.

      • vforv

        14/09/2011 at 23:36

        salah kang, cecep emang spesialis cadangan..lamun euweuh spesialis cadangan repot kabeh kudu dipaenkeun..hehe

        • aneh

          19/09/2011 at 02:38

          mun euweuh kang cecep, moal bisa latih tanding atuh da ngan 1 kiperna
          ahahahaahah

          aya ketang 1 dai

  3. Persib pro

    14/09/2011 at 16:04

    Leubar siswanto kaluar. Leuwih hade siswanto padahal batan si toni mah pedah we lebeul timnas. tarik jejen deui we lah gantina meumpeung can reusmi ka persisam atw ku pamaen ex u21 budiawan/ana supri/asep amung

    • Komeng

      14/09/2011 at 19:11

      Jangan sampe kejadian kayak Fabregas. Pemain sebagus apapun kalo memang hatinya sudah tidak di tim itu, maka dia akan bermain jelek.. Fabregas dikurungan we ku Arsenal padahal hatina geus di Barca. Hasilna? Musim lalu Fabregas goreng patut!! Siswanto, Bekamenga, mun geus teu hayang di Persib mah tong dipaksa, da Percuma, bakal GORENG PISAN maen na..

  4. Bonek

    14/09/2011 at 16:53

    PAMAEN ASIA NAH meeuli si Kenji adicihara
    insya allooh moal mandul geura sok ceuk saya bejakeun
    tengah geus ngumpluk euy

  5. Reff

    14/09/2011 at 17:28

    Tiap pemen mungkin punya pola pikir sendiri mungkin dia gk mau trus menerus jadi cadangan di Persib, yg ada ntar kualitas dia sebagai pemaen jadi turun…

  6. Dey

    14/09/2011 at 18:25

    Disatu sisi siswanto betul, karena pelatih persib kdg2 jrg melakukan rolling pemain. Sdk di sisi lain siswanto sepertinya sudah merasa kalah sebelum bersaing, padahal ini adalah kesempatan dia utk membuktikan bahwa dia sebenarnya dpt bersaing dgn pemain dgn label nasional. Viva PERSIB!!!

    • Komeng

      14/09/2011 at 19:13

      BENER PISAN.. KOMENG TERBAIK YEUH !!

  7. hendra

    14/09/2011 at 20:44

    keun we siswanto miang sina ,nyiR ILMU TI LEMUR BATUR HEULA. tong di aromong wae ke ge geus pinter hayang deui balik

  8. Dany

    14/09/2011 at 21:40

    Sis gk pny jiwa petarung. mental tempe. Gk pntes ada di persib. Dy udah Kalah sebelum perang. Jig indit kaditu. Nhun nya taun kmari tos di persib. Bravo persib.

  9. mattRahmatCktomas

    14/09/2011 at 22:13

    persib,bobotoh dsb tdk bisa menghalangi keinginan siswanto,krna dia punya hak untuk itu.namanya jga profsional koq..!

  10. asep

    14/09/2011 at 22:48

    Siswanto jangan kembali lagi ke persib !!

  11. cepy

    14/09/2011 at 23:20

    harus ada pengganti siswanto,, minimal sekelas andres iniesta

  12. dani

    15/09/2011 at 00:48

    lamun kitu alesana, berarti sis kumeok memeh dipacok sieun teu jadi pemain inti…tapi mun alesana kontrak lewih gede atawa alesan profesional laina kakara eta bisa ditarima, tapi keun we sugan bisa lewih maju didiru..da yakin PERSIB mah moal kakurangan pamaen anu berkuliatas lamun daek mah budak asli bdg/jabar ge pabalatak nya lur?….

  13. ujang radovic

    15/09/2011 at 02:56

    ti awal oge siswanto mah plin plan kumaha parab moal rugi euweuh maneh og sis teu reusep eleh menang oge tetep ngengir kuda lain mikir da maneh teh digajih..teu meleng t nineung cik ngingkah k sabrang k palembang ngilu jeng si hilton kuda sarua tukang nyengir jeung loba gaya eweuh bukti

    • agus podol

      15/09/2011 at 05:09

      satuju!! ieu komen paling pol nu ku urg pernah baca..!!

    • aneh

      19/09/2011 at 02:34

      geus pindah ka batur mah sok alus geura anehna teh
      wakakakaka

  14. tukang komen

    15/09/2011 at 06:05

    Mun alasan na sieun teu jadi pemaen inti berarti maneh teu boga mental bersaing sis!!!

  15. ainkss

    15/09/2011 at 07:06

    te marikir da sia mah lain na nuhun blogg …siaa tong d gogoreng mantan pemain persib kitu2 ge pernah make baju persib …ken we bae kumaha karep tong comment nu barutut nyewa ah bobotoh persib ai aya pemain anu kaluar d gogoreng ai aya nu asup maena goreng ge d puja2 hakcuih sia

    thanks buat siswanto yang sudah membela tim persib beberapa musim…good bye semoga lebih bersinar dari pada di persib … *_*

    • BECKHAM

      15/09/2011 at 16:28

      heeh bersinar huntuna

      • gunx

        18/09/2011 at 14:10

        heeuh!!!! satuju jeung kang ainkss….. lain bobotoh eta mah.. bobodoh!!!! da pemaen ge neangan duit….

Leave a Reply

Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Persib

Respon Milla Jelang Hadapi Persebaya di Sistem Bubble

Avatar photo

Published

on


Persib Bandung akan bertemu Persebaya di laga lanjutan Liga 1 2022/2023 akhir pekan ini. Sayangnya duel antara dua tim dengan sejarah panjang di sepakbola Indonesia ini tidak bisa disaksikan oleh penonton secara langsung. Itu karena di sisa putaran pertama, semua pertandingan harus digelar dalam sistem bubble.

Pelatih Persib, Luis Milla pun menyebut bahwa pihaknya tidak bisa mengendalikan situasi ini. Karena liga sudah diputuskan digelar terpusat dan bahkan jadwal laga pun dibuat padat. Oleh karena itu, yang sekarang bisa anak asuhnya lakukan adalah beradaptasi dan membuat rencana untuk membuat performa tim tetap stabil.

“Ini merupakan situasi yang tak bisa saya hindari. Kami harus menyesuaikan diri dengan situasi sekarang dan ini memang tidak mudah. Lalu kami bermain dalam jeda waktu selama 3-4 hari dan itu tidak mudah, pemain kami tentu perlu pemulihan dan istirahat, karena itu penting untuk mereka,” ujar Milla saat diwawancara.

Pertandingan antara Persib dan Persebaya sendiri kerap menyedot atensi suporter untuk datang ke stadion. Namun kini aturannya tidak memungkinkan Bobotoh maupun Bonek untuk hadir. Milla meminta pemainnya agar tidak terlalu memikirkan itu dan fokus menjaga konsistensinya setelah menang 3-0 melawan Persik.

“Dan bermain tanpa penonton, tanpa suporter, itu memang tidak memungkinkan. Yang paling penting adalah kami bisa tetap bermain dengan bagus dan siap melanjutkan performa seperti malam ini. Kami ingin mendapatkan hasil positif lagi di pertandingan berikutnya,” kata pelatih berpaspor Spanyol tersebut memungkasi.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Kondisi Teja Paku Alam dan Abdul Aziz Pasca Ditarik Keluar Karena Cedera

Avatar photo

Published

on


Ada dua pemain Persib Bandung yang ditarik keluar karena cedera pada pertandingan melawan Persik Kediri, Rabu (7/12/2022), di Stadion Manahan Solo. Abdul Aziz ditandu keluar lapangan menit 66 digantikan Victor Igbonefo, menyusul Teja Paku Alam digantikan Reky Rahayu menit 80.

Baik Aziz dan Teja sama sama keluar karena bermasalah dengan kakinya. Dikonfirmasi Kamis (8/12/2022), dokter tim Persib Rafi Ghani mengabarkan kedua pemain itu ditarik keluar karena mengalami kram pada kakinya. Setelah diobservasi, cedera yang dialami bukan merupakan cedera berat.

Rafi menduga Aziz dan Teja mengalami kelelahan karena perjalanan darat Bandung-Solo yang cukup jauh. “Alhamdulillah setelah diobservasi bukan cedera berat, kemarin karena sedikit kelelahan, perjalanan yang cukup jauh jadi memang untuk Aziz dan Teja kram pada bagian kakinya,” terang Rafi.

Kedua pemain sudah terlihat lebih baik saat melakukan recovery training Kamis (8/12/2022) pagi. Persib tengah menyiapkan laga melawan Persebaya Surabaya, Sabtu (10/12/2022) di Stadion Jatidiri Semarang. “Tadi saat latihan (recovery) kondisinya sudah baik keduanya. Kami akan terus observasi perkembangannya,” kata Rafi.

Lebih lanjut tim medis Persib akan melakukan medical clearance H-1 jelang pertandingan. Guna memastikan kondisi terkini kesehatan dan kebugaran pemain guna merekomendasikannya kepada pelatih. Laporan tersebut yang akan mempertimbangkan pelatih Luis Milla menentukan daftar susunan pemain.

“Buat hari Sabtu, kan pelatih kepala yang menentukan. Kalau secara kesehatan, secara medis, nanti bisa kami kasih tahu saat H-1, karena besok masih ada latihan, besok malam baru kami konfirmasi bahwa si A si B si C enggak ada cedera atau bisa main kami kasih laporannya kepada pelatih,” beber Rafi.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Pasca Cedera Bahu, Erwin Ramdani Menanti Kesempatan

Avatar photo

Published

on


Setelah Victor Igbonefo kembali ke pertandingan Liga 1 2022/2023 pasca cedera, giliran Erwin Ramdani yang menanti kesempatan dari pelatih Luis Milla. Erwin sudah masuk dalam daftar susunan pemain pada laga Persik vs Persib, Rabu (7/12/2022) di Stadion Manahan Solo kemarin.

Hanya saja Erwin belum mendapatkan kesempatan untuk comeback ke pertandingan. Seperti diketahui ia mendapatkan cedera patah tulang bahu di laga kontra Arema FC 11 September 2022 lalu di Stadion Kanjuruhan. Cedera yang membuatnya melakukan operasi dan menepi.

“Ya memang kemarin saya tertinggal jauh tapi hari demi hari saya coba mengejar dan menyesuaikan kondisi dan stamina sama teman-teman yang lain. Karena pelatih juga melihat kondisi saya sempat ada jarak jadi ya persiapannya hari ke hari saja,” kata Erwin.

Erwin menerangkan kondisi cedera bahunya sudah membaik bahkan tak ada canggung lagi saat memainkan beberapa pertandingan internal selama persiapan di Bandung. Ia menantikan kesempatan datang dan coba menjawab kepercayaan pelatih.

“Ya kalau kondisi sudah, enggak ada canggung lagi, enggak ada takut lagi tinggal menunggu kepercayaan dan menyiapkan hari ke hari,” ungkap pemain berusia 29 tahun ini.

Erwin sudah memainkan enam pertandingan di Persib dengan dua kali starter dan empat kali masuk sebagai pemain pengganti. Dirinya telah menyumbang satu gol di pertandingan kontra Bali United 23 Agustus 2022 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).

Lanjut Membaca

Trending