Connect with us

Berita Persib

Minta Psy War Dihentikan, Umuh: Sepakbola Itu Untuk Persatuan

Avatar photo

Published

on

foto-pbfc-vs-persib-piala-presiden-2015-8-besar-samarinda-iwan-setiawan-20150920_2477Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, meminta tim Pusamania Borneo FC untuk menghentikan provokasi kepada pihak Persib. Karena menurutnya jika suporter yang emosional mulai bertindak berlebihan maka tim tamu sendiri yang akan rugi. Umuh menegaskan perang urat syaraf yang dilontarkan Iwan Setiawan menurutnya sudah kelewat batas. Terlebih budaya seperti ini jarang terjadi dalam persepakbolaan tanah air.

“Minta wajar saja dan jangan ada pelecehan pada klub, terutama pelatih. Kalau dia profesional, bicara santun lah sebagai warga Indonesia. Apalagi sepakbola ini bukan untuk membuat kericuhan tapi untuk mempersatukan,” ujar Umuh di Mess Persib, Jumat (25/9) kemarin.

Menurutnya situasi yang memanas sejak 2 pekan terakhir terjadi karena sikap arogan Iwan Setiawan yang kurang berdasar. Dia dengan seenaknya mencibir klub lawan meski data statistik sebenarnya menyatakan Iwan lebih banyak kalah saat menghadapi Persib. Bahkan pelecehan kepada Jajang Nurjaman pun disebut Umuh tidak pantas dilakukan karena merendahkan rekan seprofesi.

“Ini karena pelatih, saya yakin dia tidak profesional. Selama saya di sepakbola baru sekarang ada pelatih bicara seperti ini. Melecehkan klub lain dan sesama pelatih, mereka kan satu profesi harusnya saling menjunjung,” lanjutnya.

Pria berusia 67 tahun itu pun tak segan untuk berkomentar pedas kepada Iwan jika mulutnya terus berkoar. Umuh sebenarnya merasa khawatir jika meladeni mantan pelatih Persija itu karena bisa berdampak pada keharmonisan kedua suporter. Permusuhan ini memang berpotensi membuat pendukung masing-masing tim begitu membenci lawannya.

“Kalau orang baik harus dihormati, kalau frontal ya frontal lagi. Selama ini kita sebenarnya tidak ada masalah, sama suporter Pusamania juga mereka welcome. Makanya jangan mengundang dan jangan dirusak oleh pelatih,” tukasnya.

gambar-persib-bandung-simastore-banner-01

Advertisement
40 Comments

40 Comments

  1. Sepakbola Fairplay

    26/09/2015 at 22:58

    Turut berduka cita untuk duo iwan
    Ucapan dan Sikap anda terlanjur menyakiti dan mengecewakan
    hanya satu jalan bagi anda berdua untuk ‘menetralkan’
    yaitu menyalami satu persatu bobotoh persib di dunia ini
    -sampai matipun tidak akan beres-
    Maka RIP buat duo iwan

  2. ardi wilaga

    26/09/2015 at 23:30

    jangan kau rusak hubungan antar suporter dengan ucapan dan sikap buruk mu (double iwan.s)

  3. adikanata

    27/09/2015 at 05:05

    Saya setuju, bola adalah persatuan jgn gara2 pelatih ex dari tim sebelah malah terjadi permusuhan dari dl bobotoh selalu welcome tp klo sudah di usik ya kita tdk diam, slmt persib slmt buat slruh pendukung persib dimanapun berada

  4. bobotoh riau

    27/09/2015 at 08:20

    Teu sawios batur komentar kumaha, nu penting mah urang sebagai bobotoh umumna urang sunda nu tos kakenal sopan santun, someah rtur ramah tamah sareng hade ka semah, urang tetap jaga, i love you PERSIB

  5. sandhy

    27/09/2015 at 12:04

    Buat coach iwan ” Anda sopan kami segan,Anda bentak kami Berontak”.Hidup PERSIB……

  6. Daniel

    27/09/2015 at 18:44

    Klo mourinho wajar bermulut besar karena sesuai sama prestasinya lah ini mang iwan prestasinya apa? Sampai2 berani mengkerdilkan seorang pelatih yg membawa timnya juara pada musim lalu.. omat ah insyaf ente wan hahaha

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Persib

Kuipers Sebut Persib Memang Pantas Raih Tiga Angka

Avatar photo

Published

on


Tiga poin berhasil dikantongi Persib saat menjamu Dewa United. Nick Kuipers mengatakan bahwa sejak awal timnya masuk ke lapangan dengan kepercayaan diri bisa merebut kemenangan. Semua pun seolah berjalan sesuai rencana karena Persib bisa mencetak gol cepat di menit 12.

“Saya rasa di menit pertama kami masuk ke lapangan, kami dalam kondisi mentalitas yang bagus. Kami punya rencana yang jelas untuk menghadapi pertandingan ini dan kami mengeksekusinya dengan baik di awal laga,” ujar Kuipers dalam jumpa pers usai laga.

Dominasi pun ditunjukan Persib di babak pertama dengan sejumlah peluang didapat. Namun alih-alih melebarkan jarak keunggulan, tim justru kebobolan dari serangan balik. Kuipers menyayangkan timnya kecolongan dari serangan pertama lawan yang bisa masuk ke kotak penalti.

“Kami berhasil memimpin 1-0 di awal dan seolah tak akan ada masalah apa-apa, kami menguasai permainan. Tapi tentu tidak bagus karena kami harus kecolongan dan mengubah skor menjadi 1-1 karena itu serangan pertama mereka yang bisa sampai ke kotak penalti kami, kami menempatkan diri dalam kesulitan,” jelas dia.

Di jeda pertandingan, instruksi pun diberikan pelatih agar tim bisa bangkit dan kembali memimpin. Dorongan tersebut membuat pemain seolah tertampar dan memulai babak kedua dengan penuh semangat. Peluang untuk bisa mencetak gol tambahan makin terbuka karena Frendy Sapurta dikartu merah wasit.

“Tapi saya rasa mentalitas kami cukup bagus dan pelatih memberi kata-kata penyemangat di jeda pertandingan dan itu membuat kita semua terbangun, dan pada babak kedua kami harus mencetak gol tambahan yang lainnya,” terang pelatih asal Spanyol tersebut.

Sejumlah peluang sebenarnya dimiliki Persib untuk bisa menang lebih besar. Sayangnya peluang disia-siakan oleh para pemain sehingga skor 2-1 bertahan. Namun menilik permainan secara keseluruhan, menurutnya Persib memang pantas bisa meraih tiga poin.

“Kami akhirnya bisa mengubah skor menjadi 2-1 melalui Robi dan kami sebenarnya punya beberapa peluang lainnya namun kami sia-siakan. Tapi pada akhirnya kami memang pantas untuk memenangkan pertandingan dan saya menatap laga lainnya. Kami ingin mendapatkan hasil yang sama di laga berikutnya dan saya percaya tim bisa meraih tiga poin yang lain,” tukasnya.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Energi dan Mentalitas Robi Darwis Dipuji Luis Milla

Avatar photo

Published

on


Robi Darwis menjadi pahlawan kemenangan Persib ketika menjamu Dewa United 2-1. Golnya lahir di menit 75 dari penetrasi ke kotak penalti dan mengecoh dua bek lawan. Luis Milla memberikan acungan jempol untuk penampilan dari pemain muda timnya musim ini.

“Saya sangat senang dengan permainan Robi, Kakang, Ferdi bahkan Arsan, saya senang dengan permainan dari pemain-pemain muda. Dan tentu pemain muda punya peran penting untuk tim,” terang Milla dalam agenda jumpa pers pasca laga di Stadion Pakansari, Senin (20/3).

Menurutnya pemain muda di dalam tim punya peran penting terutama dari energi yang mereka salurkan. Kinerja Robi pun dapat penilaian positif dari Luis Milla karena etos kerja yang tinggi. Menurutnya mentalitas bagus dimiliki Robi Darwis baik dalam latihan dan pertandingan.

“Semua tim membutuhkan energi dari pemain muda dan saya senang dengan permainan dari Robi. Karena dia mempunyai mentalitas yang bagus, mentalitas yang profesional saat latihan maupun bermain, selalu berlatih dengan keras, tentu bagus bagi karir di hidupnya karena menjalankan pekerjaan dengan bagus, dia mempunyai mentalitas yang bagus,” ujarnya.

Di awal kedatangan Milla ke Persib, Robi Darwis kurang mendapat menit bermain. Namun belakangan ada kenaikan performa dari Robi Darwis yang membuat Milla tertarik untuk memainkannya. Akhirnya dalam dua terakhir, Robi memberi dampak pada permainan berkat kontribusinya.

“Saya senang dengan pekerjaan yang ditunjukannya, pada awal saya tiba di sini dia kurang mendapat menit bermain tapi kini ketika mulai diberi kesempatan di starting eleven, dia memberi banyak energi bagi kami. Dia banyak menunjukan kemajuannya dan saya senang terhadap Robi,” tukasnya.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Milla Keluhkan Tim Sempat Kecolongan di Babak Pertama

Avatar photo

Published

on


Kemenangan tipis diraih Persib Bandung ketika menjamu Dewa United dengan skor 2-1. Tim asuhan Luis Milla ini memimpin lebih dulu ketika laga baru berjalan 12 menit melalui Marc Klok. Namun gawang Teja Paku Alam sempat kecolongan oleh Risto Mitrevski di akhir babak pertama.

Sang pelatih mengatakan dirinya mengeluhkan kebiasaan anak asuhnya kebobolan saat asyik menyerang dan punya dominasi atas penguasaan bola. Milla pun mengakui dia marah kepada pemain karena kecolongan ketika gelombang serangan terus dilancarkan ke tim lawan.

“Saya rasa kami terlalu banyak mengalami penderitaan, ketika kami mengontrol pertandingan tapi kami sering kecolongan. Saya marah lantaran kami kebobolan dan gol yang dihasilkan Dewa saya tidak suka,” ujar Milla pada jumpa pers usai laga.

Di babak kedua, intensitas serangan ditingkatkan untuk kembali memimpin. Angin segar berhembus ke arah Persib karena tim lawan bermain dengan sepuluh pemain sejak menit 46. Permainan yang lebih tertata pun diterapkan hingga akhirnya tim lawan tidak terus tertekan.

“Saya rasa pemain harus melakukan pekerjaan yang bagus pada posisi tersebut dan pada babak kedua tim mengerti mereka butuh pertandingan ini (untuk dimenangkan). Lawan bermain dengan jumlah pemain yang kurang dan kami kami harus lebih memainkan operan lebih bagus dan juga lebih banyak membuka ruang,” ujarnya.

Usaha mencetak gol akhirnya lahir di menit 75 melalui sepakan mendatar Robi Darwis dan membuat skor berubah menjadi 2-1. Hanya saja Luis Milla juga tidak puas sebab banyak peluang yang terbuang sia-sia.

“Babak kedua kami bermain lebih baik tetapi seharusnya ada 2-3 peluang yang berbuah gol. Bagi saya ini penting bagi mentalitas para pemain karena kemenangan ini bisa menghentikan catatan buruk kami gagal menang pada tiga pertandingan. Tentunya hasil ini bagus untuk mentalitas tapi tentu kami juga masih harus membenahi banyak hal,” tukasnya.

Lanjut Membaca
Advertisement

Advertisement

Komentar Bobotoh

Arsip

Trending