Connect with us

Berita Persib

Mengamuk di Bench Persib, Erwin Ramdani Buka Suara

Published

on


Erwin Ramdani mencetak satu gol pada menit akhir waktu normal untuk memperkecil kedudukan kontra Bali United. Tapi sebelum dia diturunkan oleh pelatih, Erwin nampak emosional saat masih duduk di bench. Dia memukul bench serta menendang-nendang bola di tepi lapangan.

Sang pemain pun buka suara mengenai peristiwa yang dia alami di pertandingan kemarin. Menurutnya emosi tersulut karena melihat Persib tertinggal dan dia sebagai pemain ingin ikut bertempur di lapangan. Luapan emosinya lantas membuatnya mengamuk di bangku cadangan.

“Ya mungkin itu perasaan emosional saya sebagai pemain yang melihat kerja keras semua pemain di lapangan. Saya pikir saya ingin membantu, ingin menunjukkan dan ingin memberikan lah sesuatu yang bisa saya berikan,” ujarnya ketika diwawancara usai pertandingan kemarin.

Dia tidak bisa menahan amarahnya dan tak lama berselang pelatih memasukannya untuk mengisi posisi Daisuke Sato. Uniknya hanya satu menit sejak masuk ke lapangan, Erwin langsung mencatatkan namanya di papan skor. Umpan Marc Klok dari tendangan bebas sukses ditanduknya ke gawang.

“Mungkin itu di luar (kendali), tapi saya ingin memberi yang terbaik dan saya tadi sudah minta maaf juga kepada manajemen atas tindakan saya. Ya itu sih mungkin, lebih karena emosional saja,” kata pemain berusia 29 tahun ini menjelaskan.

Dia pun berharap ke depannya bisa mendapatkan hasil yang bagus dan dapat kepercayaan dari pelatih untuk bermain. “Iya pastinya. Semoga ke depan saya bisa dipercaya lagi dan saya bisa membuktikan,” tutup pemain bernomor punggung 93 ini.

Advertisement
7 Comments

7 Comments

  1. Binsar

    24/08/2022 at 18:23

    Tah si hate biru mah kitu maju win……

    • Boeitenzorg_14+bgr

      25/08/2022 at 15:59

      Iyeu ciri pemain geus mendarah ka Persib,berjuang nepi ka titik penghabisan.teu ikhlas persib nepi ka eleh

      • jaoyi

        26/08/2022 at 16:03

        Sering2 we ngamukna meh loba ngasupkeun

  2. Dynata

    24/08/2022 at 19:36

    Klo lawan lawan tensi tinggi mungkin bisa gantian jangan dijajal bow trus berikan menit bermain seadil adilnya kpd pemain lain.

    • jaoyi

      26/08/2022 at 16:05

      Nanti saya per timbangkan😊

  3. NULALAZO

    24/08/2022 at 19:59

    Nya hade mang erwin…sing sumanget we..muda2han ka hareup PERSIB sing loba meunangna…asal ulah eleh we.😆ngarana pertandingan aya meunang,draw,seri jeung eleh..tp ttep,perjuangan utamakeun,mun eleh,ulah rusuh…omat,era ku batur,muda2han Persib juara..

  4. Mamang Djaja Mihardja

    24/08/2022 at 20:17

    persib ge geus sakuduna boga saurang psikolog mumpuni, nu bisa ngaredam amarah, emosi sakabeh pamaen nu terlalu over, emosi, spirit perlu pisan, tapi uncontrolled emotion eta oge kurang hade bisa ngarugikeun individu ybs atawa tim, intina sagalana kudu balance & under control, satuju nya mang erwin?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Persib

Nilai Lelang Jersey dan Doa Atep untuk Korban Gempa Cianjur

Avatar photo

Published

on


Jersey Atep yang dilelang melalui akun instagram @4tep sejak Jumat (25/11/2022) sampai dengan hari Minggu (27/11/2022) pukul 19.00 WIB telah laku. Jersey Persib Atep saat menjuarai Piala Presiden 2015 laku seharga Rp. 7.000.000,- kepada akun @irsanioservia asal Tasikmalaya.

Hal itu diumumkan lewat snapgram dari akun official instagram Atep. Hasil lelang jersey Atep tersebut akan disumbangkan seluruhnya kepada korban terdampak dari musibah gempa bumi Cianjur. Akun @irsanioservia juga mengunggah ucapan doanya.

“Semoga bermanfaat bagi korban bencana di Cianjur, Bismillah, Aamiin Ya Rabbal Aalamiin,” doa dari akun Irsanioservia lewat snapgramnya.

Atep juga turut prihatin atas korban bencana gempa bumi 5,6 M yang telah mengguncang Cianjur. Atep telah turun langsung ke wilayah terdampak. Masih ada daerah yang belum terjamah bantuan karena aksesnya yang sulit dilewati.

“Tentu sampai saat ini kondisinya belum sepenuhnya membaik. Kadang gempa susulan itu selalu ada dan ada beberapa daerah atau kampung yang belum menerima bantuan karena memang aksesnya tidak bisa dilewati oleh mobil jadi harus jalan kaki,” papar Atep.

Ia mendoakan semoga korban terdampak bisa diberi kesabaran, keikhlasan, dan harapannya Cianjur bisa kembali pulih dan bangkit. Masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan normal, Cianjur harus membaik.

“Tentunya kita mendoakan semoga diberi kesabaran semoga yang ditinggalkan sanak saudara diberikan keikhlasan. Harapannya Cianjur kembali pulih. Masyarakatnya bisa kembali beraktivitas secara normal dan tidak ada gempa susulan lagi,” doa Atep.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Djanur Bersyukur Timnya Dapat Ujian dari Persib

Avatar photo

Published

on


Persikabo 1973 mengakui keunggulan Persib Bandung, 3-1, dalam latih tanding di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Minggu (27/11/2022). Brace David da Silva dan gol Ciro Alves hanya bisa dibalas sekali oleh Tegar Infantrie. Pelatih Persikabo Djadjang Nurdjaman bersyukur mendapatkan ujian dari Persib. Baginya Persib adalah lawan sepadan.

“Bersyukur mendapatkan lawan yang sepadan, terima kasih untuk Persib Bandung yang mau uji coba dengan tim kami. Meski hasil akhir bukan milik kita, tapi setidaknya kami punya lawan uji coba yang sepadan,” tanggap mantan pelatih Persib yang berhasil mempersembahkan gelar juara 2014 ini.

Persikabo 1973 bermain di bawah perform. Umpan-umpan terobosan yang sebenarnya ingin dilihat Djadjang tak mampu dikeluarkan anak-anak asuhnya. Pola transisi pun kerap terlambat hingga Persib mampu membuahkan peluang lewat situasi counter attack, beberapa diantaranya berbuah gol.

“Saya tidak bisa men-judge pemain, tapi ya memang kami akui umpan-umpan terobosan yang kami sering dilakukan di latihan tidak muncul di pertandingan ini. Terus, transisi telat, sehingga ketika mendapat serangan balik, jadi gol,” papar pelatih yang biasa dipanggil Djanur ini.

Pertandingan tersebut benar jadi ujian bagi tim arahan Djanur jelang Liga 1 2022-2023 berlanjut. Ke depannya Persikabo juga tak akan diperkuat oleh Dimas Drajad, Andy Setyo, dan Syahrul Trisna yang dipanggil Timnas Indonesia.

“Secara keseluruhan, pemain kami tampil dengan motivasi baik, tapi memang ada beberapa pemain kami absen. Tapi, saya sendiri melihatnya masih ada waktu untuk melakukan evaluasi sebelum nanti kompetisi bergulir lagi,” tandas Djanur.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Jupe Ambil Manfaat dari Uji Coba Tim Selevel

Avatar photo

Published

on


Achmad Jufriyanto kapten Persib Bandung mengambil nilai positif dari laga uji coba selevel melawan Persikabo 1973, Minggu (27/11/2022) kemarin. Pertandingan bertajuk latih tanding itu mampu dimenangkan Persib dengan skor 3-1 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor.

Uji coba menurut pria yang karib disapa Jupe ini bisa mengukur sejauh mana tim bisa mengimplementasikan latihan ke pertandingan. Bagi pribadi Jupe ia tidak berpikir apakah ia bermain baik atau tidak, dirinya hanya berpikir apakah sudah memberikan kemampuan maksimal atau tidak.

“Ya itulah pentingnya uji coba, jadi mengukur sejauh mana hasil latihan. Bagi saya sebagai pemain, saya tidak bisa menilai diri saya bermain bagus atau enggak dan yang bisa saya lakukan adalah berpikir apakah di pertandingan saya memberikan yang terbaik dan maksimal,” imbuh Jupe.

Jupe bermain sejak menit pertama berduet dengan Nick Kuipers dan Daisuke Sato dalam formasi tiga bek sejajar. Ia bermain 90 menit, sempat merasakan bermain dengan Victor Igbonefo dan Eriyanto di garis pertahanan.

Pada lanjutan Liga 1 2022-2023, Jupe tampaknya akan diplot sebagai bek andalan Luis Milla ketika Rachmat Irianto absen. Rian absen karena membela Timnas Indonesia guna persiapan menghadapi Piala AFF 2022. Selain Rian, Marc Klok dan Ricky Kambuaya juga dipanggil tim arahan Shin Tae-yong.

“Penilaian baik buruk itu bukan bagian saya. Menurut saya yang harus saya pikirkan adalah apakah saya sudah berikan yang terbaik atau saya sudah lakukan yang maksimal,” tukas Jupe menandaskan.

Lanjut Membaca

Trending