Connect with us

Berita Persib

Maung Bandung Tutup Partai Tandang Terakhir dengan Kekalahan

Avatar photo

Published

on

Kekalahan harus kembali diterima Persib di laga lanjutan Liga 1 2017. Kali ini Borneo FC yang menghempaskan upaya pasukan Maung Bandung lewat skor tipis 2-1. Turun di Stadion Mulawarman, Rabu (8/11) sore tanpa penonton tak membuat armada Pesut Etam lantaskehilangan motivasi bermain. Persib pun tumbang di laga tandang terakhir mereka.

Babak Pertama

Persib yang tidak bisa memainkan sejumlah pilar andalan memulai laga dengan komposisi berbeda. Tony Sucipto ditempatkan sebagai gelandang bertahan untuk menemani Michael Essien. Sedangkan pos jantung pertahanan dihuni Achmad Jufriyanto serta Purwaka Yudhi yang mengisi peran Vladimir Vujovic.

Bermain dengan skuat pincang, Persib mampu mengancam lebih dulu lewat Febri Hariyadi saat laga baru jalan 2 menit. Through pass Ezechiel N’douassel diterima Febri yang sudah one on one dengan kiper sayang sepakan kaki kanannya berhasil dihentikan Muhammad Ridho.

Febri kembali mendapat peluang dari sisi kanan, cut inside apik sukses mengelabui Abdul Rahman tapi sepakannya melambung. Pihak tuan rumah pun mengancam setelah Patrich Wanggai menerima umpan silang akurat dari Terens Puhiri. Tapi tendangannya masih belum menemui sasaran.

Menit 23 Terens Puhiri nyaris membuat petaka di area pertahanan Persib. Dia sanggup kecoh 2 bek dan membuat I Made Wirawan mati langkah namun tendangannya melebar. Persib pun dibuat kerepotan untuk masuk ke sepertiga zona pertahanan Borneo karena strategi disiplin Yamashita Kunihiro cs.

Gol yang ditunggu pun hadir di menit 45 ketika kesalahan operan pemain belakang Persib berbuah fatal. Lerby melepas umpan untuk Patrich Wanggai yang berdiri di sisi kiri kotak penalti. Sebuah sepakan jitu pun merobek jala Persib untuk yang pertama di laga ini.

Sudaj jatuh tertimpa tangga, Persib juga harus kehilangan ujung tombak andalan Ezechiel N’douassel karena cedera. Zola pun jadi pilihan tim pelatih dan mendorong Raphael Maitimo untuk menjadi target man.

Babak Kedua

Borneo FC yang unggul di babak pertama langsung menggebrak lini belakang Persib. Hasilnya Lerby Eliandry gandakan keunggulan di menit 52 melalui tendangan keras jarak dekat. Umpan chip Sultan Samma ditempatkan di belakang bek Persib dan tanpa ampun bomber timnas ini menghujam gawang Made.

Usai kebobolan Persib langsung mengancam lewat Shohei Matsunaga namun tak bisa menaklukan Ridho. Borneo pun semakin nyaman saat memainkan bola meski Persib menambah intensitas serangan mereka.

Persib pun akhirnya bereaksi dengan memasukan Billy Keraf untuk ganti peran Matsunaga menit 68. Hanya 3 menit masuk ke lapangan, Billy mampu pecah kebuntuan Persib. Gerakan step over dia mampu kecoh Diego Michiels dan sepakan kerasnya melesat mulus ke arah pojok kiri gawang Ridho.

Mampu memperkecil kedudukan, Persib mulai nyaman mengatur ritme permainan dan sabar membuat peluang. Sebuah skema apik pun bisa buat celah bagi Maitimo lepaskan tembakan di menit 83. Tapi dia gagal mengarahkan bola tepat ke gawang dan hanya melebar jauh.

Pesut Etam sesekali mengancam seperti sepakan jarak jauh Sultan Samma yang membentur mistar di menit 85. Persib pun terus usaha untuk samakan angka dari tendangan Gian Zola di luar box 16 dan cuma mengarah tepat ke pelukan kiper. Skor 2-1 pun jadi penutup partai usiran di Mulawarman ini.

Advertisement
52 Comments

52 Comments

  1. Bimbim

    08/11/2017 at 18:47

    Asstafirullah alazim, nya teu aya kreativitas ti pemaen, udah teu bisa gerak, teu bisa mikir, ancur minah ….nya mangga tah nyanggaken ka manajemen, mamajer, kedah tanggung jwb, ulah nyalahken pemaen,

  2. sireum ateul

    08/11/2017 at 18:54

    Bravo persib…

  3. sireum ateul

    08/11/2017 at 18:57

    Dipertandingan terakhir persib berhadapan dengan serui…ini pertandingan hidup mati serui..hati2 sib…menang serui akan tetap di liga1..apapun hasil dari pertandingan semen padang…kunci ada dipersib..bravo persib…

    • Abah garoet

      09/11/2017 at 09:53

      Enya euy mending keneh anu degradasi mh perserui drpd awmen padang mah soalna perserui tempat na jauh karunya ka klub2 lamun tandang ka perserui raripuh carapeueun mangkana persib lwn perserui kudu menang

  4. Encep

    08/11/2017 at 18:57

    Keur proses tim keneh ceunah… kamari-kamari sering maen imbang, ayeuna keur sering eleh…. nah kabagean usum maen meunangna sigana engke di Liga 2…

    • Abah garoet

      09/11/2017 at 09:43

      Naha bet ngarepken persib turun ka liga 2 aing asa te ngarti lain gadoaken ker kamajuan persib

  5. yuharno uyuh

    08/11/2017 at 18:58

    Doa nu ngawao dpon engab dikabul… Karunya ka Kang Janur. Hidup kang Janur…!Tapi najan kitu kieu oge ungah nyah ka Persib, Moal ngaduakeun goreng. Buktinya kanyatan. Uingah tetep[ nyaah… maen mah aya eleh jeung Meunang. Tapi ieu mah elehna ku apes alias sial. Tuda ngomgong awin alias jelek merupakan doa. Tenang Sib…

  6. JURIG cai

    08/11/2017 at 18:59

    KALEM.. JANGAN MENYERAH ..
    LIGA MASIH PANJANG…

  7. Encep

    08/11/2017 at 19:00

    Ku hasil di Liga 1 ayeuna Matakna evaluasina lain saukur komposisi pamaen.. taoi jajaran oalatih terutama manajer ge kudu dievaluasi meh diganti

    • Abah garoet

      09/11/2017 at 09:45

      Bobotoh ge kudu di evaluasi

  8. Ablehu

    08/11/2017 at 19:05

    Anying hapeuk anying mening lalajo wayang

  9. Nyaah ka persib

    08/11/2017 at 19:09

    Manajemen bongkar total.imbasna ka tim…teu perlu marque player waduklah…teu pangaruh geuningan…ngerakeun…koreksi diri oge buat bobotoh….

  10. bobotoh salapanpuluh

    08/11/2017 at 19:19

    Geus kaluar tah komdis ..6 bulan kanggo WHU jeung flado 5 kali pertandingan….geus pasti moall daek nurunkeun degradasi Persib dijamin…akihirna ditukeuran jeung WHU …sabar weh Wa…mendingan ngorbankeun diri weh…daripada Persib anu jadi korban…. wilujeung ah

    • mang kacau

      08/11/2017 at 19:49

      ngorbankeun diri ndasmu!! ulah si eta bikin persib hampir di kick ti liga. ga malu bikin pencitraan terbalik?

    • Encep

      08/11/2017 at 20:10

      Beuki weh enya kalimat “akan menyelamatkan persib”… padahal nu sidik geus mawa cilaka persib… masih untung bos liga 1 na bos besar persib…

  11. winda

    08/11/2017 at 19:38

    Pediiiih jendral !!!!

  12. winda

    08/11/2017 at 19:38

    Mening bunuh diri we 11 gol…..

  13. djanur

    08/11/2017 at 19:44

    TAH HAKAN SIAH!

  14. bewock

    08/11/2017 at 19:45

    Ti mimiti eleh janji evaluasi tepi ka beres liga masih keneh evaluasi hidup evaluasi

    • karunya ka persib

      09/11/2017 at 10:45

      wkwkwkwk….lieur ka mamang na ge wa…teuing kudu ngomentaran naon deui…keuheul dekmah wa..

  15. mang kacau

    08/11/2017 at 19:48

    yak senang sekali sayaaahh !!

    tukang intervensi dihukum 6 bulan… hampir hampiran bikin persib ditendang dari liga.. sok sokan jadi penyelamat sih…

    ayo persib buktikan menang tanpa intervensi!!

    • Teuing saha

      08/11/2017 at 20:20

      Pas liga bergulr deui pas tos bebas sanksi na…kumaha tah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Persib

Respon Milla Jelang Hadapi Persebaya di Sistem Bubble

Avatar photo

Published

on


Persib Bandung akan bertemu Persebaya di laga lanjutan Liga 1 2022/2023 akhir pekan ini. Sayangnya duel antara dua tim dengan sejarah panjang di sepakbola Indonesia ini tidak bisa disaksikan oleh penonton secara langsung. Itu karena di sisa putaran pertama, semua pertandingan harus digelar dalam sistem bubble.

Pelatih Persib, Luis Milla pun menyebut bahwa pihaknya tidak bisa mengendalikan situasi ini. Karena liga sudah diputuskan digelar terpusat dan bahkan jadwal laga pun dibuat padat. Oleh karena itu, yang sekarang bisa anak asuhnya lakukan adalah beradaptasi dan membuat rencana untuk membuat performa tim tetap stabil.

“Ini merupakan situasi yang tak bisa saya hindari. Kami harus menyesuaikan diri dengan situasi sekarang dan ini memang tidak mudah. Lalu kami bermain dalam jeda waktu selama 3-4 hari dan itu tidak mudah, pemain kami tentu perlu pemulihan dan istirahat, karena itu penting untuk mereka,” ujar Milla saat diwawancara.

Pertandingan antara Persib dan Persebaya sendiri kerap menyedot atensi suporter untuk datang ke stadion. Namun kini aturannya tidak memungkinkan Bobotoh maupun Bonek untuk hadir. Milla meminta pemainnya agar tidak terlalu memikirkan itu dan fokus menjaga konsistensinya setelah menang 3-0 melawan Persik.

“Dan bermain tanpa penonton, tanpa suporter, itu memang tidak memungkinkan. Yang paling penting adalah kami bisa tetap bermain dengan bagus dan siap melanjutkan performa seperti malam ini. Kami ingin mendapatkan hasil positif lagi di pertandingan berikutnya,” kata pelatih berpaspor Spanyol tersebut memungkasi.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Kondisi Teja Paku Alam dan Abdul Aziz Pasca Ditarik Keluar Karena Cedera

Avatar photo

Published

on


Ada dua pemain Persib Bandung yang ditarik keluar karena cedera pada pertandingan melawan Persik Kediri, Rabu (7/12/2022), di Stadion Manahan Solo. Abdul Aziz ditandu keluar lapangan menit 66 digantikan Victor Igbonefo, menyusul Teja Paku Alam digantikan Reky Rahayu menit 80.

Baik Aziz dan Teja sama sama keluar karena bermasalah dengan kakinya. Dikonfirmasi Kamis (8/12/2022), dokter tim Persib Rafi Ghani mengabarkan kedua pemain itu ditarik keluar karena mengalami kram pada kakinya. Setelah diobservasi, cedera yang dialami bukan merupakan cedera berat.

Rafi menduga Aziz dan Teja mengalami kelelahan karena perjalanan darat Bandung-Solo yang cukup jauh. “Alhamdulillah setelah diobservasi bukan cedera berat, kemarin karena sedikit kelelahan, perjalanan yang cukup jauh jadi memang untuk Aziz dan Teja kram pada bagian kakinya,” terang Rafi.

Kedua pemain sudah terlihat lebih baik saat melakukan recovery training Kamis (8/12/2022) pagi. Persib tengah menyiapkan laga melawan Persebaya Surabaya, Sabtu (10/12/2022) di Stadion Jatidiri Semarang. “Tadi saat latihan (recovery) kondisinya sudah baik keduanya. Kami akan terus observasi perkembangannya,” kata Rafi.

Lebih lanjut tim medis Persib akan melakukan medical clearance H-1 jelang pertandingan. Guna memastikan kondisi terkini kesehatan dan kebugaran pemain guna merekomendasikannya kepada pelatih. Laporan tersebut yang akan mempertimbangkan pelatih Luis Milla menentukan daftar susunan pemain.

“Buat hari Sabtu, kan pelatih kepala yang menentukan. Kalau secara kesehatan, secara medis, nanti bisa kami kasih tahu saat H-1, karena besok masih ada latihan, besok malam baru kami konfirmasi bahwa si A si B si C enggak ada cedera atau bisa main kami kasih laporannya kepada pelatih,” beber Rafi.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Pasca Cedera Bahu, Erwin Ramdani Menanti Kesempatan

Avatar photo

Published

on


Setelah Victor Igbonefo kembali ke pertandingan Liga 1 2022/2023 pasca cedera, giliran Erwin Ramdani yang menanti kesempatan dari pelatih Luis Milla. Erwin sudah masuk dalam daftar susunan pemain pada laga Persik vs Persib, Rabu (7/12/2022) di Stadion Manahan Solo kemarin.

Hanya saja Erwin belum mendapatkan kesempatan untuk comeback ke pertandingan. Seperti diketahui ia mendapatkan cedera patah tulang bahu di laga kontra Arema FC 11 September 2022 lalu di Stadion Kanjuruhan. Cedera yang membuatnya melakukan operasi dan menepi.

“Ya memang kemarin saya tertinggal jauh tapi hari demi hari saya coba mengejar dan menyesuaikan kondisi dan stamina sama teman-teman yang lain. Karena pelatih juga melihat kondisi saya sempat ada jarak jadi ya persiapannya hari ke hari saja,” kata Erwin.

Erwin menerangkan kondisi cedera bahunya sudah membaik bahkan tak ada canggung lagi saat memainkan beberapa pertandingan internal selama persiapan di Bandung. Ia menantikan kesempatan datang dan coba menjawab kepercayaan pelatih.

“Ya kalau kondisi sudah, enggak ada canggung lagi, enggak ada takut lagi tinggal menunggu kepercayaan dan menyiapkan hari ke hari,” ungkap pemain berusia 29 tahun ini.

Erwin sudah memainkan enam pertandingan di Persib dengan dua kali starter dan empat kali masuk sebagai pemain pengganti. Dirinya telah menyumbang satu gol di pertandingan kontra Bali United 23 Agustus 2022 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).

Lanjut Membaca

Trending