Connect with us

Berita Persib

Masih Dibantu Tongkat, Purwaka Yudhi Sambangi Persib

Avatar photo

Published

on

Purwaka YudhiLama tidak terlihat, Purwaka Yudhi datang menemui awak Persib yang menginap di Surabaya jelang turun berlaga kontra Persela Lamongan. Pria yang mengakhiri TSC 2016 lebih cepat karena cedera lutut parah‪‎ itu tampak melepas rindu dengan rekan setimnya di Hotel Weta. Meski dia masih harus berjalan dengan dibantu tongkat, tapi ada raut wajah bahagia karena dirinya bisa bertemu lagi dengan Atep dan kolega.

Mengenai kondisi terkini sang pemain pasca melakukan operasi 13 Oktober lalu, dirinya mengaku terus berusaha melakukan recovery. Stoper dengan permbawaan kalem itu menguatkan otot lutut kanannya dengan terapi berenang dan bersepeda statis. Dia juga dalam proses pemulihan terus mendapat dukungan dari keluarga supaya tidak cepat jenuh dan frustasi.

“Paling untuk pemulihan saya coba untuk berenang dan sepeda statis. Selama pemulihan juga dibantu sama keluarga besar dan banyak coba buat bersabar aja,” beber Purwaka ketika diwawancara di Hotel Weta, Sabtu (26/11).

Menurutnya untuk waktu dekat ini, segala aktifitasnya harus dibantu dengan tongkat kruk. Karena kaki kanannya masih lemah sehingga tak bisa dipakai bertumpu menopang berat badannya. Menurut prediksi dari tim medis yang menangani proses pemulihannya, Purwaka menyebut butuh waktu 3 pekan supaya dirinya bisa berjalan bebas.

“Sekarang masih pake tongkat buat aktivitas, sekitar 3 minggu lagi baru bisa berjalan bebas, karena ini belum bisa bertumpu,” bebernya.

Bek yang dikenal pendiam itu pun mengaku dirinya cukup kesulitan saat beraktivitas dengan bantuan tongkat. Untuk berjalan, Purwaka mengatakan ketika dirinya baru menempuh jarak 100 meter pun sudah terasa lelah. Selain itu dia juga kesulitan ketika berada di kamar mandi karena licin. Namun dirinya menegaskan tidak menyerah dengan keadaan dan akan terus berusaha ke level terbaik.

“Masih ada kepercayaan bisa kembali. Saya dua minggu sekali rutin kontrol dan mungkin tinggal 1 kali lagi,” ujar Purwaka.

Advertisement
28 Comments

28 Comments

  1. A3

    28/11/2016 at 10:53

    Maksudna syafakallah cep pur,,,,

  2. azi haz

    28/11/2016 at 16:02

    sing enggal damang..si kalem…

  3. arbim firmansyach

    28/11/2016 at 17:56

    sing enggal daman kang Purwaka, supados tiasa ngabela PERSIB deui

  4. BALAGADONA"82

    28/11/2016 at 19:59

    Ulah patah semangat kang pur sing enggal damang

  5. anye

    28/11/2016 at 20:13

    Tah ieu, bek tapi can pernah meunang kartu. edun.jaba pernah ngagolkeun. pernah jadi kapten (poho deui dina ujicoba jigana). mun teu cedera mah pasti starting eleven wae.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Persib

Komentar Milla Soal Ketatnya Persaingan Lima Besar

Avatar photo

Published

on


Tren positif terus dipertahankan Persib untuk bersaing dalam perebutan gelar juara. Untuk sementara, tim asuhan Luis Milla sedang memimpin papan klasemen usai memetik kemenangan atas PSIS Semarang. Persaingan di lima besar pun begitu ketat karena selisih poinnya begitu tipis.

Pelatih Persib, Luis Milla pun memberi pandangan terkait ketatnya persaingan ini. Menurutnya tim yang kini ada di papan atas punya kapasitas permainan yang berkualitas dan dalam level yang seimbang. Tiap tim juga memiliki gaya bermain yang berbeda dan itu jadi sebuah daya tarik.

“Menurut saya mengenai persaingan di posisi lima besar, saya rasa kami berada di level yang sangat tinggi. Tim-tim penghuni lima besar memiliki level yang sama dengan pelatih yang berbeda dan tentunya gaya bermain yang juga berbeda, ide bermain yang berbeda,” ujar Milla pada sesi jumpa pers usai laga.

Menurutnya kehadiran pelatih berkualitas memberi dampak yang positif untuk sepakbola Indonesia. Bukan hanya dia tapi ada Thomas Doll (Persija) dan Bernardo Tavares (PSM) yang punya sentuhan magis untuk tim. Gaya bermain yang diterapkan juga bervariasi dan bagus untuk jadi referensi tim lain.

“Tentu ini bagus untuk sepakbola karena satu tim bisa bertemu dengan klub lainnya dengan gaya yang berbeda. Menurut saya Makassar adalah tim yang besar, mereka tim yang kompetitif, memainkan sepakbola direct dan banyak mendapatkan second ball. Begitu juga dengan tim lainnya seperti Persija dan Bali (United) yang punya gaya main yang berbeda,” ujarnya.

“Menurut saya, dengan hadirnya pelatih-pelatih bagus di Indonesia bisa meningkatkan kualitas sepakbola Indonesia dengan gagasan bermain yang mereka usung, menurut saya ini positif. Saya melihat ada hal menarik hingga akhir musim,” tukas dia.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Milla Akui Penampilan Persib Merosot Selepas Jeda

Avatar photo

Published

on


Kemenangan sukses dikantongi Persib dalam laga tandang melawan PSIS Semarang. Luis Milla menyebut anak asuhnya memang layak membawa pulang tiga angka dari lawatannya menuju Kota Lumpia. Gol yang masing-masing dihasilkan Marc Klok, Ciro Alves dan David da Silva hanya dibalas satu gol Taisei Marukawa.

Keunggulan dua gol sudah didapat oleh Persib saat laga baru berlangsung 45 menit. Tapi ternyata setelah turun minum, ada penurunan performa dari pasukannya sehingga terus ditekan dan kecolongan satu gol. Diakui oleh Luis Milla, performa tim di babak kedua menurun.

“Saya rasa kemenangan ini menjadi hal yang normal jika melihat apa yang terjadi di lapangan. Tetapi tim kami memang bermain bagus di babak pertama tapi tidak begitu (bagus) di babak kedua,” terang Milla dalam jumpa pers usai laga, Selasa (31/1) petang.

Menurutnya tim seolah gugup ketika Taisei Marukawa dan Vitinho diturunkan. Penguasaan bola mudah hilang hingga satu gol tercipta. “Kami banyak kehilangan bola, mereka terlihat gugup dan tidak bisa menguasai jalannya laga. Kami harus bisa membenahi hal ini,” ujar dia.

Milla menyebut Persib memulai pertandingan dengan baik hingga bisa unggul lewat sundulan Klok dan penyelesaian dingin dari Ciro Alves. Hanya saja pembenahan tentunya perlu dilakukan karena ada penurunan usai jeda. Beruntung di menit 80, timnya bisa menjauh lagi melalui gol David da Silva.

“Saya merasa sangat senang dengan permainan di babak pertama tapi di babak kedua tidak, kami harus melakukan perbaikan hari demi hari agar kami menjadi lebih baik,” tandas pelatih berusia 56 tahun tersebut.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Bungkam PSIS di Jatidiri, Rekor Tak Terkalahkan Persib Berlanjut

Avatar photo

Published

on


Persib Bandung melanjutkan rekor tak terkalahkan di 13 pertandingan Liga 1 2022/2023. Anak-anak asuhan Luis Milla sukses menaklukkan tuan rumah PSIS Semarang dalam pertandingan pekan ke-21 pada Selasa (31/1/2023) di Stadion Jatidiri Semarang. Kemenangan 3-1, diciptakan oleh Marc Klok, Ciro Alves, dan David da Silva, sementara satu gol hiburan PSIS tercatat atas nama Taisei Marukawa.

Babak I
Persib mendikte lawannya dengan penguasaan bola dari kaki ke kaki. Victor Igbonefo cs mencari celah di pertahanan PSIS. Strategi Persib kali ini bersabar membuat lawan terus bergerak memaksimalkan lebar lapangan dengan operan panjang terukur kaki ke kaki. Sesekali melakukan umpan direct langsung ke area pertahanan lawan.

Sebanyak dua kesempatan emas didapat Persib di 10 menit pertama melalui umpan direct, pertama umpan langsung Nick Kuipers dikontrol dada David da Silva, keputusan akhirnya masih membingungkan antara shooting atau passing. Kesempatan kedua, gerakan Ciro Alves mengecoh pertahanan lawan di dalam kotak penalti, ia pergi ke sudut sempit memberi umpan ke DDS yang masih dipotong lawan.

Persib mampu unggul menit ke-18’, Klok melakukan akselerasi dengan dribbling memberi keypass kepada DDS mengecoh penjaga gawang Adi Satriyo yang keluar dari sarangnya. Dengan kecerdikannya, DDS memberi umpan terukur yang bisa disundul oleh Klok ke gawang yang kosong, 1-0 Persib unggul.

Game plan Persib terus berlanjut, Igbonefo melepas umpan langsung ke sayap kanan, bek lawan gagal mengontrol bola hingga dicuri Ciro. Sendirian melakukan solo run, tendangan Ciro hanya lewat di depan gawang. PSIS kesulitan dalam mengembangkan permainan, tim asuhan Muhammad Ridwan kerap kehilangan bola karena kesalahan sendiri.

Persib justru berhasil mencetak gol kedua menit 36 lewat kerjasama segitiga penyerangnya. Dimulai dari passing simple Ezra Walian di sayap kiri kepada David da Silva, dengan sedikit mendelay bola lewat kekuatan hold up the ball, DDS dengan jeli beri umpan cerdik di sela-sela kaki lawan, seiring Ciro berlari ke kotak penalti, first touch kaki kiri dari Ciro menyarangkan bola ke gawang PSIS, skor 2-0.

Babak II
Memasuki babak kedua M Ridwan caretaker PSIS memasukkan dua penyerang asingnya Vitinho dan Taisei Marukawa guna memberi gebrakan di awal babak kedua. Vitinho mulai merepotkan pertahanan sayap kiri Persib dengan kecepatannya. Pada pertahanan sayap kanan, Kakang harus mendapat kartu kuning karena melanggar Marukawa yang cukup merepotkan.

Tendangan bebas Carlos Fortes menit 54’ keras mendatar mampu diamankan Teja Paku Alam. Perlahan PSIS memperbaiki performanya di babak kedua ini, serangan lanjutan datang Ryo Fuji melepas shoot on target dari luar kotak penalti, juga mampu diantisipasi Teja.

Apa yang dikhawatirkan akan kehadiran Vitinho dan Marukawa terjadi juga, PSIS mampu memperkecil keadaan menit 65’. Bermula dari pergerakkan Vitinho di sayap kanan, pertahanan Persib menjadi kalang kabut. Bola liar tak dapat dikontrol pemain Persib hingga menguntungkan Marukawa yang lepas dari jebakan offside, pemain asal Jepang ini menchip bola mengelabui Teja, skor 1-2.

Rezaldi Hehanussa melakukan debutnya untuk Persib menit 67’. Menyisir sisi sayap kiri Rezaldi mengeksploitasi pertahanan lawan dengan kekuatan crosssingnya. Crossing Rezaldi menit 72’ menemukan David da Silva, namun headingnya menyamping. Pada kesempatan selanjutnya DDS tak menyia-nyiakan kesempatan menit 80’, crossing matang Rezaldi dicoro DDS menjadi gol ketiga Persib sore, skor 3-1 bertahan hingga bubar. Kemenangan yang kembali membawa Persib ke puncak klasemen.

Lanjut Membaca
Advertisement

Advertisement

Komentar Bobotoh

Arsip

Trending