Connect with us

Berita Persib

Mario Gomez Dukung Deklarasi Damai Suporter

Published

on

Meninggalnya Haringga Sirla menjadi tamparan keras bagi banyak pihak. Kesadaran bahwa sepakbola itu seharusnya menjadi ajang persatuan bukan kuburan, memancing Bobotoh dan Jakmania untuk berdamai. Deklarasi damai pun didengungkan kedua belah pihak dan salah satunya sudah terjadi di kawasan Indramayu.

Pelatih Persib, Mario Gomez pun menyambut respon positif dari kedua kelompok suporter menanggapi meninggalnya Haringga. Dia mengatakan sudah sepantasnya semua pihak memahami bahwa suhu rivalitas bukan jadi alasan untuk memakan korban jiwa. Gomez mengatakan, terasa indah jika kedua pihak bisa duduk bersama di tribun stadion.

“Itu sangat bagus, saya rasa terpenting setiap saat harus bisa ambil contoh, banyak contoh di dunia. Banyak laga derby dengan separuhnya satu kubu dan separuh kubu lainnya dan mereka berpesta bukan berperang,” ujar Gomez kepada wartawan, Jumat (28/9).

“Katakan bukan perang tapi pesta, jadi kamu bisa datang dengan keluarga. Ketika bertanding melawan Arema atau Persija kalian bisa datang dengan keluarga, itu akan indah,” tambahnya.

Mempunyai fanatisme untuk mendukung tim kesebelasan memang bukan hal yang haram. Namun suporter juga harus memahami bahwa ada hal lain yang lebih penting seperti rasa humanisme. Suporter di tanah air pun harus bisa mengambil contoh bagus di kompetisi yang sudah maju untuk mengadopsi cara mereka mendukung sebuah kesebelasan.

“Mungkin tim yang didukung bisa menang, kalah atau draw tapi itu bukan masalah dan itulah sepakbola. Sebagai contoh di Spanyol ada Barcelona melawan Real Madrid, semua berjalan lancar di stadion,” jelasnya.

Insiden yang membuat nyawa Haringga melayang pun menurutnya harus dijadikan pemicu untuk hal lebih baik. “Kami harus belajar dari situasi ini, terkadang kami belajar dari hal menyakitkan tapi ini penting. Kenapa tidak nanti ada yang pergi ke Arema atau Persija, atau sebaliknya,” tukasnya.

Advertisement
19 Comments

19 Comments

  1. Bobotoh Fanatik

    28/09/2018 at 17:07

    Ti ayena damai sentosa dgn ctatan sanksi adil teu ngancurkeun klub!

  2. Urang lebak

    28/09/2018 at 17:29

    “Katakan bukan perang tapi pesta, jadi kamu bisa datang dengan keluarga. Ketika bertanding melawan Areema atau Perrsija kalian bisa datang dengan keluarga, itu akan indah,” tambahnya.

  3. persib laah

    28/09/2018 at 18:07

    beda bae ari ngomong na ku elmu mah.., lain mangpang mengpeng pdah rek degradasi..kadon atoh diliburkn teh… saha taah

  4. Bubuk bako

    28/09/2018 at 19:07

    Liga1 tanpa PERSIB is nothing…

  5. Urang lebak

    28/09/2018 at 20:01

    Kade ah berprasangka teh kudu nu alus, bilih kajantenan. Heug siah

    • Bubuk bako

      28/09/2018 at 22:00

      Akang nonton ILC?

      • Urang lebak

        28/09/2018 at 22:14

        Kmh kitu?

        • Bubuk bako

          29/09/2018 at 11:24

          Mereka ingin Persib di diskualifikasi…

          • Urang lebak

            29/09/2018 at 12:07

            Punten, Akang salah paham jigana kang,,

            Tragedi kamari diangkat di ilc karena menyangkut soal masyarakat luas, nyaeta terjadi tragedi kemanusian ditengah kerumunan massa,,

            Sanes pedah persib na,, ngan kaleresan di lokasi dimana persib melangsungkan pertandingan,,

            Dan kejadian na di tengah kerumunan bobotoh, disinyalir karena fanatisme berlebihan

            Tah karena sangkut pautna ngenaan fanatisme supporter

            APPI, melalui ponaryo menyampaikan, agar menjadi shock terapi bagi suporter dan agar suporter se indoneaia menyadari adanya kesalahan dalam fanatisme berlebihan terhadap tim kesayangan,,

            Maka disarankan, adanya tindakan tegas yaitu menerapkan sanksi yang paling di takuti oleh suporter,,

            agar memicu kesadaran suporter mengenai pentingnya kemanusiaan dan menekan fanatisme agar tragedi serupa tidak terjadi di kemudian hari,,

            Salah satu caranya, para pemain dalam naungan APPI menekan Pe-SSI dengan mogok bermain,, agar Pe-SSI segera menentukan regulasi yang tegas untuk kejadian serupa, jika terjadi di kemudian hari,,

            Dan pihak klub suporter agar segera berdamai dan memberikan kepastian agar tragedi kemanusiaan serupa tidak terjadi lagi di kemudian hari,,

            Demi kemanusiaan dan perbaikan moral masyarakat,,

            Saya sebagai warga bandung sih muak liat tragedi kemanusian akibat fanatisme di tengah masyarakat kemarin,,

            jika ada jalan untuk memperbaikinya, ya ayo kita lakukan

          • KolektorCengek

            29/09/2018 at 21:31

            Kalahkan Persib di lapangan,bukan dari dalam ruangan….
            ‘F’ for ‘aji mumpung’squad!!!!

  6. Curanmor

    28/09/2018 at 22:46

    Da otak manusia indo mah masih primitip, bah

  7. Asep Ukey

    29/09/2018 at 08:29

    Geus lah karoplok! tong loba pembenaran jeung suudzon. insya allah Allah mah maha adil. teu kudu disuudzonan oge ari geus “kun fayakun” ah pasti hukumna. anggur mah loba ngadoa, lain hayoh we waktu teh beak ku curiga, siga nu euweuh pagawean deui wae lah…

  8. edun pisan

    29/09/2018 at 17:11

    meni ngabarabay

    • Urang lebak

      29/09/2018 at 18:22

      Ngabudal mang, heuheu

  9. KolektorCengek

    29/09/2018 at 21:28

    Kalah kan Persib di lapangan,bukan didalam ruangan…
    ‘F’ for ‘aji mumpung’ squad!!!!!

  10. Yanuyoyo

    30/09/2018 at 19:21

    Curhat didinya mang

    • Urang lebak

      30/09/2018 at 20:01

      Nya kitu tea, heuheu

  11. Encuy

    01/10/2018 at 12:57

    Nu salah mah kabeh lain pssi hungkul,ku sabab olahraga pang payu na maen bal jadi weh korban na suporter bal, degradasi moral na geus berjamaah, sok weh tingali tawuran budak sakola, tingali mun aya bangsat beunang, tingali geng motor, kalakuan na sarua kabeh ngan beda baju hungkul

    • Urang lebak

      01/10/2018 at 19:40

      Bener pisan mang,, mantak aneh su sanes naha asa saralah fokus nganggap ieu teh soal persib,, heuheu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Persib

Alta Ballah Nilai Bukan Hanya DDS yang Jadi Ancaman Persebaya

Avatar photo

Published

on


Persebaya Surabaya menatap laga lanjutan Liga 1 2022/2023 pekan ke-13 melawan Persib Bandung. Pertarungan antar dua tim besar tersebut akan digelar di Stadion Jatidiri Semarang, Sabtu (10/12/2022) sore. Meski menang di pertandingan terakhir kontra PS Barito Putera, kebobolan dua gol menjadi catatan pelatih Aji Santoso.

Bajul Ijo harus benar-benar waspada kepada lini serang Persib yang mencetak tiga gol di pertandingan terakhirnya Rabu (7/12/2022) kontra Persik Kediri. David da Silva (DDS) merupakan ancaman serius bek Persebaya Alta Ballah dan kolega, pasalnya DDS mampu mencetak sepasang gol dalam kemenangan Persib itu.

Kendati begitu Alta menilai ancaman Persib bukan hanya datang dari DDS, berbagai lini turut jadi sorotan mulai dari sisi sayap, dimana Zalnando dan Henhen Herdiana kerap melepas umpan silang berbahaya. Belum lagi Ciro Alves dan Beckham Putra yang kerap datang dari lini kedua membantu DDS.

“Kalau pemainya semua pemain bahaya, kalau dari kami tidak ada yang harus ditakuti karena semua sama. Tinggal nanti bagaimana kami mengantisipasinya. Jadi tidak ada masalah kami siap-siap dengan pertandingan besok,” papar Alta.

Pemain jebolan Diklat Persib ini menegaskan siap meladeni Zalnando dan kolega. Kemenangan harus didapat sekaligus mencoreng rekor tren kemenangan Persib dalam empat pertandingan terakhirnya.

“Kami sudah siap, apalagi kemarin sudah istirahat sudah dikasih libur sama coach, jadi overall buat pemain sudah siap untuk menghadapi Persib di pertandingan besok,” tegas Alta.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Tanggapan Frets Diberi Peran Baru Sebagai Wing Back

Avatar photo

Published

on


Peran baru diberikan Luis Milla pada Frets Butuan dengan bermain lebih ke belakang. Sang pemain berposisi asli sebagai winger dan karakternya lebih menyerang. Tetapi belakangan dia ditempatkan sebagai wing back kanan pada formasi 3-4-3.

Frets bermain di posisi tersebut ketika bermain melawan Persikabo 1973 dalam laga uji coba. Berikutnya dia juga kembali mengisi pos tersebut saat menggantikan Henhen Herdiana di laga kontra Persik. Frets mengatakan bahwa dirinya sempat kaget dan canggung bermain di wing back. Tapi belakangan dia sudah merasa nyaman karena semakin terbiasa.

“Pertama bagi saya awalnya memang cukup kaget di posisi belakang. Tapi pada intinya sama saja di posisi bertahan dan intinya itu di bagian sayap itu ga sulit untuk saat ini karena sudah dua bulan saya berlatih, kita bekerja keras,” ujar Frets dalam jumpa pers jelang laga, Jumat (9/12).

Pemain asal Ternate ini memang bisa dikatakan merupakan pemain versatile karena mampu mengisi banyak posisi di lapangan. Pernah juga dia ditempatkan sebagai gelandang tengah oleh Luis Milla di game internal. Menurutnya yang terpenting adalah memahami sistem bermain yang diterapkan oleh pelatih.

“Beberapa posisi dicoba, di full back kanan, gelandang, intinya kami pemain itu harus memahami sistem pelatih, makanya kami cepat mengerti. Pertandingan kemarin saya sangat bergairah di posisi yang itu dan saya akan terus berlanjut semangat bermain posisi full back kanan,” ujar Frets memungkasi.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Motivasi Tinggi Diusung Frets Guna Lanjutkan Tren Positif

Avatar photo

Published

on


Motivasi tinggi diusung pemain Persib untuk menghadapi laga lanjutan Liga 1 2022/2023 pekan ke-13. Tiga angka yang didapat ketika menekuk Persik 3-0 dikatakan Frets Butuan mendongkrak mentalitas pemain. Tekad memelihara tren positif pun jadi misi ketika bertemu Persebaya.

Sebelumnya Maung Bandung dengan dalam laju yang mulus, karena meraih empat kemenangan beruntun. Yang terbaru, Persik Kediri dilumat tiga gol tanpa balas di lanjutan kompetisi yang sempat terhenti dua bulan. Kemenangan di laga itu jadi bekal Frets dan kawan-kawan untuk kembali menampilkan performa menawan.

“Selamat siang, kami pemain tentunya sangat siap karena pemain punya motivasi tinggi. Karena kemarin kita baru selesai bertanding dan kita sukses memenangkan, dan itu modal utama buat kami jelang pertandingan berikutnya,” ujar Frets saat menghadiri jumpa pers jelang laga, Jumat (9/12) di Stadion Jatidiri.

Memang jarak waktu antar pertandingan begitu padat dan sebenarnya tidak ideal untuk pemulihan stamina. Tetapi Frets menegaskan pemain Persib disiplin dalam mengatur waktu. Seperti memanfaatkan betul waktu yang dimiliki dengan beristirahat dan memulihkan energi mereka.

“Tentunya dengan seperti yang pelatih sampaikan, kita mempunyai jarak bertanding yang sangat pendek, tapi kami semua pemain juga memaksimalkan waktu istirahat. Untuk pertandingan berikutnya, kami Persib sangat siap untuk bertanding besok dengan semangat yang tinggi,” tukasnya.

Lanjut Membaca

Trending