Connect with us

Berita Persib

Liestiadi Sebut Persib Punya Kedalaman Tim Bagus

Published

on


Tidak ada nama Aleksandar Rakic di skuat Persikabo 1973 melawan Persib Bandung, Sabtu (29/1/2022) malam. Padahal dengan kehadirannya bisa membantu Ciro Alves memberikan kemenangan untuk Persikabo 1973, ditengah absennya sembilan pemain Persib akibat terpapar Covid-19.

Persikabo 1973 akhirnya harus takluk 0-1 lewat gol semata wayang Kakang Rudiyanto. Lask Padjadjaran punya banyak sekali peluang menyamakan angka, namun penampila Teja Paku Alam di bawah mistar gawang sangat memukau dengan penyeleamatannya.

“Saya rasa ketidak hadiran Rakic tidak ada masalah karena Persib juga tadi banyak pemain intinya tidak main, terbukti ada banhak peluang dari Ciro, Hendr Bayauw tapi itu tadi seorang Teja yang membuat benteng Persib tidak bisa dijebol,” tanggap Liestiadi pelatih Persikabo 1973.

Menurutnya kedalaman skuat Persib cukup baik memberi warna berbeda dari pada skuat inti. Permainan yang cair dan bola-bola progresif ditunjukkan anak-anak Bandung. Seorang pelatih Robert Alberts bisa menempatkan strategi yang tepat dengan pemain yang ada.

“Kedalaman Persib memang lebih bagus tapi itu bukan alasan kita, itulah tugas pelatih bagaimana kedalaman skuat kita lebih baik. Kemudian kedalaman pemain juga (dipengaruhi) startegi juga dari situasi pertandingan yang sedang berjalan,” paparnya.

Pujian dan applause diberikan Liestiadi untuk kiper lawan Teja Paku Alam, berulang kali Ciro Alves mendapat peluang bersing, dimana usahanya selalu dikandaskan penjaga gawang asal Sumatera itu.

“Ciro sudah banyak berusaha jebol gawang terutama shooting babak pertama, babak kedua juga, ada peluang bersih, hari ini pertarungan Ciro lawan Teja dimenangkan oleh Teja,” sebut Liestiadi.

Advertisement
1 Komentar

1 Comment

  1. Pks

    31/01/2022 at 08:34

    Hade

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Persib

Persib Serahkan Bantuan untuk Korban Gempa Cianjur

Avatar photo

Published

on


Persib Bandung melalui program Sauyunan menyerahkan bantuan untuk korban gempa di Cianjur. Seperti yang diketahui, Cianjur sempat dilanda gempa berkekuatan magnitudo 5,6 pada Senin (21/11) lalu. Musibah ini menewaskan ratusan korban jiwa dan banyak warga yang mengungsi.

Guna meringankan beban penyintas gempa, Persib Bandung menyalurkan bantuan berupa kebutuhan sehari-hari. Turut hadir juga dua perwakilan pemain yaitu Robi Darwis dan Kakang Rudianto yang merupakan pemain asal Cianjur. Dua pemain ini merupakan pemain yang baru gabung pemusatan latihan timnas U-20 di Spanyol dan Turki.

Bantuan dari Persib ini diserahkan pada korban gempa di Lapangan Jagakarsa, Warungkondang, Jumat (2/12) pagi. Kakang dan Robi menyampaikan rasa bela sungkawa sedalam-dalamnya atas musibah ini. Apalagi ini terjadi di kota tempat mereka lahir dan tumbuh.

“Sebagai warga Cianjur, saya sangat merasakan kesedihan dan duka atas musibah ini. Saya berdoa, kita semua bisa segera melewati masa sulit ini,” terang Kakang Rudianto ketika diwawancara saat acara penyerahan bantuan untuk korban gempa.

Bantuan yang diberikan Persib juga diharapkan oleh Teddy Tjahjono bisa bermanfaat bagi para korban bencana gempa ini. Dia mendoakan agar kondisi di Cianjur bisa kembali pulih seperti semula. Karena saat ini masih banyak yang tinggal di pengungsian lantaran tempat tinggalnya rusak.

“Persib turut berduka atas musibah yang terjadi. Semoga Cianjur bisa segera bangkit dan kehidupan pulih seperti sedia kala,” kata pria yang menjabat sebagai Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) tersebut.

Selain itu, hadir pula maskot Persib, Prabu yang dalam kesempatan ini bertugas menghibur anak-anak korban dari gempa yang sangat merusak. Selain program trauma healing, ada juga fun activity serta bermain sepakbola bersama antara pemain Persib dan anak-anak.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Meski Kondisi Bugar, Henhen Merasa Cukup Kewalahan

Avatar photo

Published

on


Kondisi fisik pemain Persib Bandung terjaga dengan serangkaian program pelatih Luis Milla selama Kompetisi Liga 1 2022-2023 terhenti. Wing back Persib Bandung Henhen Herdiana mengakui kebugarannya cukup prima untuk melahap semua menu latihan dari pelatih.

Kendati begitu Henhen merasa punya tekanan berbeda ketika menjalani sebuah pertandingan. Kondisi tersebut yang belum teruji sepenuhnya. Meski kondisi Henhen saat ini bugar terkadang ia bisa keteteran jika dihadapkan pada pertandingan apalagi dengan tingkat intensitas tinggi.

“Kalau kondisi fisik mungkin bisa terjaga. Tapi enggak tahu kalau buat nanti dipakai bermain karena kan berbeda, ada tekanan mental, harus adaptasi lagi. Mudah-mudahan tidak menjadi alasan,” ungkap Henhen.

Henhen tak menyangkal jika laga uji coba melawan Persikabo 1973 pada Minggu (27/11/2022) kemarin cukup membuatnya ngos-ngosan. Henhen masuk pada menit ke-60’ pada laga tersebut menggantikan Frets Butuan. Dari sana ia mengambil pelajaran, masih perlu adaptasi lagi menyesuaikan diri dengan atmosfer pertandingan.

“Kemarin rasanya berat, Henhen merasanya berat, kaya harus beradaptasi lagi. Mudah-mudahan liga bisa cepat bergulir lagi,” terang pemain yang mengenakan nomor punggung 12 ini.

Itulah bergunanya pertandingan uji coba, ia bisa mengetahui apa kekurangan diri sendiri dan secara tim. “Dengan adanya game internal sama uji coba pastinya sangat-sangat membantu bagaimana progres kita ketika berlatih, bagaimana progres tim dalam membangun kekompakan,” papar Henhen.

Ia berharap Liga 1 2022-2023 yang baru berjalan 11 pekan bisa berlanjut dengan apapun sistemnya. Sudah terlalu lama kompetisi terhenti Henhen harap bisa bergulir secepatnya. “Harapannya yang terbaik dan para penanggung jawab mudah-mudahan ada titik temu. Idealnya ya secepat mungkin,” sebut Henhen.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Pandangan Komisaris Persib Soal Liga 1 Dilanjutkan dengan Sistem Bubble

Avatar photo

Published

on


Sudah dua bulan Kompetisi Liga 1 2022-2023 terhenti sejak 2 Oktober lalu akibat dampak insiden Kanjuruhan. Angin segar kelanjutan liga muncul akan kembali kick-off 2 Desember, namun kemungkinan urung setelah rapat koordinasi antara PSSI, PT Liga Indonesia Baru (LIB), dan Polri beberapa waktu lalu tak menemukan kata sepakat.

Komisaris Persib Umuh Muchtar sudah memprediksi lanjutan Liga 1 2022-2023 akan sulit terlaksana selama Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI belum digelar. KLB sendiri baru bisa akan dilaksanakan pada Februari 2023 sesuai arahan dari FIFA.

“Apa kata saya benar saya sudah pernah ngomong tidak akan, karena belum jelas walau sudah dijadwalkan saya sudah ngomong belum kondusif. Makanya sekarang lebih baik KLB dulu setelah KLB baru dibentuk lagi yang jelas,” tanggap Umuh.

PSSI dan PT LIB merancang pertandingan lanjutan Liga 1 2022-2023 dilaksanakan dengan sistem bubble terpusat di Jawa Tengah tanpa penonton. Ada empat stadion ditunjuk, yakni Stadion Maguwoharjo Sleman, Stadion Jatidiri Semarang, Stadion Moch Soebroto Magelang, dan Stadion Sultan Agung Bantul. Umuh punya pandangan tersendiri akan rencana tersebut.

“Sekarang katanya tanpa penonton terpusat di satu tempat (bubble) sudah tidak bagus lebih baik selesaikan dulu jangan terburu-buru. Memang jadinya terlalu lama. Terlalu lama tapi kalau dipaksakan juga seperti ini,” opini Umuh.

Situasi penghentian liga diakui tak hanya merugikan Persib namun juga berdampak kepada seluruh klub. Ia berharap pihak berwenang tegas segera menyelesaikan kasus insiden Kanjuruhan yang memakan ratusan korban jiwa meninggal karena gas air mata yang dilontarkan aparat kepolisian.

“Semua rugi bukan hanya Persib semua terpukul dengan kejadian seperti ini. Sudah terlalu lama (kasus berlarut-larut),” sebut Umuh.

Lanjut Membaca

Trending