Connect with us

Berita Persib

Lawan Madura Lebih Berat, Manajer Persib Tuntut Kemenangan

Avatar photo

Published

on

foto-persib-bandung-latihan-di-progresif-SERGIO-SIM_2894

Manajer Persib, Umuh Muchtar kembali mewanti-wanti para pemain Persib supaya tetap mewaspadai Madura United walau meladeninya di kandang sendiri. Persib akan menjamu Madura United, Sabtu (28/5) di Stadion Si Jalak Harupat, Kab. Bandung, di pekan kelima Torabika Soccer Championship (TSC) A 2016.

Madura tak bisa dianggap enteng, pasalnya tim arahan Gomez de Oliviera baru saja memetik kemenangan atas Pusamania Borneo FC (PBFC) dengan skor 2-1 pekan sebelumnya. Sementara Persib menahan imbang Persiba.

Menurut Umuh, Madura United memiliki kualitas lebih baik dibandingakan lawan Balikpapan sebelumnya. Kini tim berjuluk Sapi Kerap berada satu strip di atas Persib dalam klasemen sementara dengan perolehan 7 poin, hasil dari dari dua kali menang, sekali seri dan sekali kalah.

“Iya makanya sekarang semua klub tidak bisa dianggap enteng semuanya ini agak repot ya. Seperti Balikpapan itu kan masih dibawah Madura ya, kalau dibandingkan dengan Balikpapan itu agak sedikit lebih berat Madura, harus benar-benar,” ungkap Umuh.

“Saya juga tetap menginstruksikan semua tidak ada yang menganggap enteng. Ini anggap lawan ini yang paling berat, anggap seperti tim lain menghadapi Persib pasti semuanya dilipatgandakan tenaganya, anggap kita juga ini untuk final lah seperti itu,” beber manajer 67 tahun itu.

Kemenangan menjadi target mutlak yang mesti diperoleh tim arahan Dejan Antonic. Apalagi Persib akan didukung penuh oleh ribuan Bobotoh. Hanya dengan kemenangan Persib bisa mendongkrak ke posisi lima besar dan menjaga peluang Atep cs. tetap di jalur juara.

“Ya tiga poin dong, kalau di kandang tidak tiga poin, Bobotoh bisa rame. Kalau di kandang harus tetap tiga poin, kalau di luar masih mending. Bagaimanapun juga seperti kemarin (lawan Persiba) itu kesempatan untuk mencuri tiga poin, kita butuh kemenangan,” imbuh Umuh.

Advertisement
10 Comments

10 Comments

  1. Deden Wahyudin

    25/05/2016 at 13:41

    Stadion GBLA punya kerusakan yg cukup fatal
    Di khawatirkan roboh kalau d pake dengan intensitas tinggi

    • IPIN PELUNG

      25/05/2016 at 15:57

      Maenya kang. tong ngalindur, kan nuju dileresken. edek dideuleu wae eta stadion teu di pake-pake.

      • mamang adhi

        26/05/2016 at 08:28

        leress kang… amblas, da asalna sawah, rawa….
        teu baleg pas pemadatan floor na.. (da dikorupsi tea… meureuunnn)
        Bisi pas nonton blegg rea pisan, ambruk kan nu salah mah pamarentah deui…

  2. Deden Wahyudin

    25/05/2016 at 13:43

    Kerusakan yg terjadi karena pengurangan korupsi anggaran

  3. Cut Pat Kay

    25/05/2016 at 15:44

    Cik rek make pormasi seberaha jeng rek nurunkeun saha wae si Mr.Dejan teh,nu anyar Ges datang siap di paenkeun sarua jeng nu cidera ges siap di paraenkeun. Lamun permaenan masih monoton walaupun menang ges weh ganti ku abah indra tohir dei,dejan out ..jhha

  4. tuyul

    25/05/2016 at 16:06

    Kudu wajib menang d kandang
    D luar paling tida seri
    Eta target juara

  5. Cupetong

    25/05/2016 at 17:07

    Jabrik kitunya sergio .. Mannttaappp

  6. rudi

    25/05/2016 at 18:07

    Pelatihnya ga bagus
    Emosi doank

  7. Ryan Bobotoh Garut

    26/05/2016 at 01:39

    Nu penting mah buru gancangkeun gebeeeeeeerrr tuh stadion BLA omean. Hayoh we kudu nunguan ka buru kolot aing ath..hayoh we di omong” di pake heunteu..aya naon ieu teh????????????ngajaredog wae ath..

  8. 1933

    26/05/2016 at 12:26

    ieu ngan saukur pepeling k atep mun maen ulah sok maruk,, loba peluang di piceun bola te di oper k batur di keukeuweuk we olangan,, ulah kitu deui nya kang

Leave a Reply

Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Persib

Ferdiansyah Berusaha Optimal di Latihan Persib

Avatar photo

Published

on


Ferdiansyah gelandang muda Persib Bandung berusaha optimal di latihan bersama tim arahan Luis Milla. Ia mengetahui dirinya dibutuhkan di tim mengingat Persib tengah kehilangan tiga pemain inti yakni Marc Klok, Rachmat Irianto, dan Ricky Kambuaya ke Timnas senior.

Ferdi berusaha untuk beradaptasi dengan pola pelatihan Milla dan berharap performanya dibutuhkan. Bekal kondisi fisik yang prima setelah mengikuti training center (TC) bersama Timnas U-19 Indonesia di Eropa membantu Ferdi beradaptasi.

“Bedanya kalau di sana (Shin Tae-yong) mainnya lebih ke fisik sama kecepatan, temponya tinggi. Kalau di sini (di Persib) temponya enggak terlalu tinggi, tapi banyak sentuhan mainnya kaki ke kaki,” papar Ferdiansyah.

Ferdiansyah bisa memaksimalkan waktu tersisa untuk fokus menatap pertandingan lanjutan Liga 1 2022-2023. Apalagi kompetisi telah diumumkan berlanjut pada 5 Desember.

Pemain kelahiran 15 Juli. 2003 ini akan coba percaya diri menunjukkan performa terbaik di latihan. “Saya percaya ke diri sendiri saja. Terus melihat sekarang pelatihnya (Luis Milla) ada harapan lah (dapat kesempatan),” tanggap Ferdi.

Lanjut Membaca

Berita Persib

TC Bersama Timnas U-20, Bantu Perkuat Mentalitas Ferdiansyah

Avatar photo

Published

on


Selain Kakang Rudianto dan Robi Darwis, Ferdiansyah juga petik pelajaran berharga selama menjalani training center (TC) bersam Timnas U-20 Indonesia arahan Shin Te-yong (STY) di Eropa. Berada di Turki dan Spanyol, Indonesia menjajal kekuatan beberapa negara, Turki, Moldova, hinga Prancis.

Serangkaian uji coba dirasakan Ferdiansyah dapat memberikan ujian untuknya dan rekan-rekan satu tim. Mentalitas bertanding dibentuk pelatih STY agar anak-anak asuhnya tak kenal takut menghadapi siapapun lawannya.

“Sebenarnya banyak sih tapi lebih ke mental, berlatih dan bertanding itu yang paling ditingkatkan sama pelatih Shin. Sebab kalau mental jelek tuh main kita juga pasti enggak pede enggak keluar kemampuannya,” papar Ferdiansyah.

Kini Ferdiansyah kembali ke skuat Persib arahan Luis Milla. Meski hanya mendapat jatah libur beberapa hari ia mengaku siap dengan apapun menu latihan dari Milla. Ferdi, Kakang, dan Robi diinstruksikan mengikuti pelatihan lebih cepat lantaran Kompetisi Liga 1 2022-2023 akan bergulir 5 Desember.

“Sebenarnya sih kemarin tuh asalnya dapat libur sampai Senin, tapi tiba-tiba disuruh gabung karena kabarnya kompetisi akan dimulai. Tapi tetap saja latihan dari pada lama hilang sentuhan,” ungkap Ferdi.

Kehadiran tiga penggawa Timnas U-20 dapat menambah kekuatan Persib Bandung. Mengingat tiga pemain inti Marc Klok, Ricky Kambuaya, dan Rachmat Irianto dipanggil timnas senior persiapan Piala AFF 2022.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Liga Kembali Digelar, Jufriyanto: Ini Harapan Pemain

Avatar photo

Published

on


Kompetisi Liga 1 2022/2023 rencananya kembali bergulir besok setelah terhenti selama dua bulan. Stoper Persib, Achmad Jufriyanto pun menyambut positif kabar tersebut. Karena menurutnya ini merupakan kabar yang sudah dinanti oleh insan sepakbola terutama dia sebagai pemain.

“Sangat senang lah, liga kembali bergulir adalah harapan semua pemain. Sebelumnya latihan tanpa kepastian kompetisi sangat menguras tenaga serta pikiran pemain, semoga liga berjalan lancar,” ujar Achmad Jufriyanto saat diwawancara, Minggu (4/12).

Lanjutan Liga 1 2022/2023 sendiri akan dimainkan dengan sistem bubble untuk sisa putaran pertama. Seluruh laga digelar terpusat di daerah Yogyakarta dan Jawa Tengah, tanpa penonton. Rencananya, laga pekan ke 12 hingga 17 akan diselenggarakan hingga akhir Desember 2022.

Tentunya para pemain pun dituntut agar memiliki kondisi fisik yang prima. Karena enam pertandingan akan dijajal dalam waktu sekitar tiga pekan saja. Jufriyanto menyebut tentunya tim pelatih sudah menyiapkan formula yang bisa mengatasi masalah kelelahan pemain.

“Pelatih pastinya sudah mempersiapkan segala sesuatunya dengan maksimal. Termasuk kondisi fisik pemain dan untuk persiapan recovery karena padatnya jadwal, mungkin akan dilihat perkembangannya nanti game by game,” tutur pria yang menjabat sebagai kapten kesebelasan tersebut.

Pria yang akrab disapa Jupe ini juga menagganpi gelaran liga dengan sistem bubble. Menurutnya memang ini bukan kondisi yang ideal karena tidak bisa bermain di kandang sendiri dan tidak didukung suporternya langsung. Tetapi dia juga memahami situasinya, apalagi di putaran kedua nanti liga kembali digelar secara normal.

“Tidak ideal sebenarnya sistem bubble, tapi kalau untuk sementara mungkin oke. Semoga ke depannya liga berjalan lancar dan kembali dengan sistem home away dengan (bisa disaksikan langsung) penonton,” kata pemain yang menjadi pahlawan Persib di final ISL 2014 ini.

Lanjut Membaca

Trending