Connect with us

Berita Persib

Lapangan Jelek Sulitkan Persib Mengembangkan Permainan

Published

on

Persib Bandung telah pulang ke Bandung sekitar pukul 10 pagi tadi. Pasukan Maung Bandung membawa 2 poin dari tur Kalimantan melawan Barito Putra dan Persiba Balikpapan. Kedua pertandingan tersebut berakhir seri.

Di pertandingan pertama yang ramai dibicarakan adalah gol ketiga Persib yang dianulir sehingga tim asuhan Jajang Nurjaman ini gagal memenangi pertandingan. Sedangkan cerita yang dibawa dari Balikpapan adalah buruknya kondisi lapangan Stadion Persiba yang membuat Persib sulit memperagakan permainan dengan baik.

“Kalau di pertandingan kedua kemarin kurang karena handycap lapangannya yang tidak bagus. Herkis (Herry Kiswanto-Pelatih Persiba) aja bilang emang lawan yang datang selalu kesulitan main di sana. Beda dengan pemain mereka (Persiba) yang sudah terbiasa dengan kondisi seperti itu,” kata Janur yang dijumpai sesaat setelah tiba di Bandara Husein Sastranegara, Rabu (31/7).

Kondisi lapangan yang tidak representatif tersebut mempengaruhi perkembangan permainan Persib. Maman Abdurahman dan kawan-kawan sulit memainkan bola-bola pendek karena lapangan yang konturnya keras, tidak rata dan berpasir.

“Bukan mau cari alasan tapi lapangan memang seperti itu kondisinya. Bola ga pernah ngalir. Satu-dua-tiga sentuhan sudah harus dilempar. Dari mulai uji coba lapangan udah kelihatan kita akan menghadapi lapangan tidak bagus,” kilah Janur.

Ekses yang diterima Persib atas kondisi tersebut adalah cederanya Mbida Messi. Pemain asal Kamerun ini terpaksa ditarik keluar pada menit ke-40 dan digantikan Asri Akbar.

“Messi cedera, engkelnya yang kena. Itu karena faktor lapangan juga,” tutupnya.

Advertisement
10 Comments

10 Comments

  1. Pingback: Lapangan Jelek Sulitkan Persib Mengembangkan Permainan | Infobandung Network | Berita dan Informasi Kota Bandung

  2. Roy Martel

    31/07/2013 at 19:39

    Ah persipura ge geuning bisa meunang… Tong nyalahkeun lapang. Kita instropeksi tim kita saja!!

  3. ucup

    31/07/2013 at 20:30

    loba alesan ah, pan target 4 poin meleset

  4. dodoy

    31/07/2013 at 21:55

    pokok na mah 5 pertandingan sapu bersih

  5. abah

    01/08/2013 at 07:33

    biasa lah kalo nggak menang cari cari alasan, persiba pake lapangan sama dan bola yg sama tapi ngalir tuh serangan dari kaki ke kaki, naha persib maen pepelentungan bari jeung teu pas operanna, strategi saha etateh???? jigana yang punya masalah mental itu pelatih bukan pemain…..beu… iraha atuh sib manehteh boga pelatih nu baleg;

  6. oete teungteuingeun

    01/08/2013 at 09:19

    sok atuh bejaan kumaha cara nyieun lapngn nualus,,,,,,,,,hehehehe

  7. eldi jaya

    01/08/2013 at 09:32

    lapangan bukan faktor utama tapi faktor utamanya datang dari platih yang suka mengambil keputusan yang ceroboh, persib ingin menyerang tpi dengan pergantian messi digantikan pemain yang bertipikal gelandang bertahan sampai mana pun serangan persib tidak akan agresif,
    sudah beberapa kali sperti ituh..
    pemain tergantung dari pelatih nya yang menugaskan apa.

  8. mou

    01/08/2013 at 14:42

    Watir airlangga tara di paenkeun, da kitu platih manuk mah, ngurus yokser we tuluy (pmain ksayangan), bari hasilna kitu

  9. ujang kampak

    02/08/2013 at 06:25

    sdh tau lap di persiba jelek atau tidak semua lap di indonesia bagus, kenapa ga lat seblmnya di bandung cari lap jelek, jgn cari alasan, lwn barito jg yg lap bagus tidak max hslnya..

  10. Chualay viking bandung

    03/08/2013 at 00:13

    Gorengg lp tehh kos nu di lebur abi

Leave a Reply

Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Persib

Ferdiansyah Berusaha Optimal di Latihan Persib

Avatar photo

Published

on


Ferdiansyah gelandang muda Persib Bandung berusaha optimal di latihan bersama tim arahan Luis Milla. Ia mengetahui dirinya dibutuhkan di tim mengingat Persib tengah kehilangan tiga pemain inti yakni Marc Klok, Rachmat Irianto, dan Ricky Kambuaya ke Timnas senior.

Ferdi berusaha untuk beradaptasi dengan pola pelatihan Milla dan berharap performanya dibutuhkan. Bekal kondisi fisik yang prima setelah mengikuti training center (TC) bersama Timnas U-19 Indonesia di Eropa membantu Ferdi beradaptasi.

“Bedanya kalau di sana (Shin Tae-yong) mainnya lebih ke fisik sama kecepatan, temponya tinggi. Kalau di sini (di Persib) temponya enggak terlalu tinggi, tapi banyak sentuhan mainnya kaki ke kaki,” papar Ferdiansyah.

Ferdiansyah bisa memaksimalkan waktu tersisa untuk fokus menatap pertandingan lanjutan Liga 1 2022-2023. Apalagi kompetisi telah diumumkan berlanjut pada 5 Desember.

Pemain kelahiran 15 Juli. 2003 ini akan coba percaya diri menunjukkan performa terbaik di latihan. “Saya percaya ke diri sendiri saja. Terus melihat sekarang pelatihnya (Luis Milla) ada harapan lah (dapat kesempatan),” tanggap Ferdi.

Lanjut Membaca

Berita Persib

TC Bersama Timnas U-20, Bantu Perkuat Mentalitas Ferdiansyah

Avatar photo

Published

on


Selain Kakang Rudianto dan Robi Darwis, Ferdiansyah juga petik pelajaran berharga selama menjalani training center (TC) bersam Timnas U-20 Indonesia arahan Shin Te-yong (STY) di Eropa. Berada di Turki dan Spanyol, Indonesia menjajal kekuatan beberapa negara, Turki, Moldova, hinga Prancis.

Serangkaian uji coba dirasakan Ferdiansyah dapat memberikan ujian untuknya dan rekan-rekan satu tim. Mentalitas bertanding dibentuk pelatih STY agar anak-anak asuhnya tak kenal takut menghadapi siapapun lawannya.

“Sebenarnya banyak sih tapi lebih ke mental, berlatih dan bertanding itu yang paling ditingkatkan sama pelatih Shin. Sebab kalau mental jelek tuh main kita juga pasti enggak pede enggak keluar kemampuannya,” papar Ferdiansyah.

Kini Ferdiansyah kembali ke skuat Persib arahan Luis Milla. Meski hanya mendapat jatah libur beberapa hari ia mengaku siap dengan apapun menu latihan dari Milla. Ferdi, Kakang, dan Robi diinstruksikan mengikuti pelatihan lebih cepat lantaran Kompetisi Liga 1 2022-2023 akan bergulir 5 Desember.

“Sebenarnya sih kemarin tuh asalnya dapat libur sampai Senin, tapi tiba-tiba disuruh gabung karena kabarnya kompetisi akan dimulai. Tapi tetap saja latihan dari pada lama hilang sentuhan,” ungkap Ferdi.

Kehadiran tiga penggawa Timnas U-20 dapat menambah kekuatan Persib Bandung. Mengingat tiga pemain inti Marc Klok, Ricky Kambuaya, dan Rachmat Irianto dipanggil timnas senior persiapan Piala AFF 2022.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Liga Kembali Digelar, Jufriyanto: Ini Harapan Pemain

Avatar photo

Published

on


Kompetisi Liga 1 2022/2023 rencananya kembali bergulir besok setelah terhenti selama dua bulan. Stoper Persib, Achmad Jufriyanto pun menyambut positif kabar tersebut. Karena menurutnya ini merupakan kabar yang sudah dinanti oleh insan sepakbola terutama dia sebagai pemain.

“Sangat senang lah, liga kembali bergulir adalah harapan semua pemain. Sebelumnya latihan tanpa kepastian kompetisi sangat menguras tenaga serta pikiran pemain, semoga liga berjalan lancar,” ujar Achmad Jufriyanto saat diwawancara, Minggu (4/12).

Lanjutan Liga 1 2022/2023 sendiri akan dimainkan dengan sistem bubble untuk sisa putaran pertama. Seluruh laga digelar terpusat di daerah Yogyakarta dan Jawa Tengah, tanpa penonton. Rencananya, laga pekan ke 12 hingga 17 akan diselenggarakan hingga akhir Desember 2022.

Tentunya para pemain pun dituntut agar memiliki kondisi fisik yang prima. Karena enam pertandingan akan dijajal dalam waktu sekitar tiga pekan saja. Jufriyanto menyebut tentunya tim pelatih sudah menyiapkan formula yang bisa mengatasi masalah kelelahan pemain.

“Pelatih pastinya sudah mempersiapkan segala sesuatunya dengan maksimal. Termasuk kondisi fisik pemain dan untuk persiapan recovery karena padatnya jadwal, mungkin akan dilihat perkembangannya nanti game by game,” tutur pria yang menjabat sebagai kapten kesebelasan tersebut.

Pria yang akrab disapa Jupe ini juga menagganpi gelaran liga dengan sistem bubble. Menurutnya memang ini bukan kondisi yang ideal karena tidak bisa bermain di kandang sendiri dan tidak didukung suporternya langsung. Tetapi dia juga memahami situasinya, apalagi di putaran kedua nanti liga kembali digelar secara normal.

“Tidak ideal sebenarnya sistem bubble, tapi kalau untuk sementara mungkin oke. Semoga ke depannya liga berjalan lancar dan kembali dengan sistem home away dengan (bisa disaksikan langsung) penonton,” kata pemain yang menjadi pahlawan Persib di final ISL 2014 ini.

Lanjut Membaca

Trending