Connect with us

Berita Nasional

Kualitas Organisasi Pertahanan Timnas U23 Perlu Dibenahi

Published

on

foto persib timnas latihan di siliwangi

Setelah melakukan 3 kali uji coba dengan klub lokal di Hongkong, Timnas U23 melakukan pemusatan latihan di Bandung selama sepekan ini. Pelatih Timnas U23, Rahmad Darmawan terus membenahi kekurangan yang ada di tim asuhannya. Namun yang menjadi fokus perhatiannya kini adalah meningkatkan kualitas organisasi bertahan.

Tiga kali pertandingan uji coba melawan klub lokal dari negara persemakmuran Inggris itu menjadi tambahan pengalaman untuk pemain dalam menghadapi tim dalam sebuah pertandingan internasional. Jika dilihat dari hasil akhir pertandingan, cukup menggembirakan. Yongki Ariwibowo dan kawan-kawan berhasil memenangi seluruh pertandingan uji coba.

Hingga saat ini RD, sapaan akrabnya, cukup puas dengan pemahaman para pemain di dalam organisasi tim dan taktik secara spesifik. Namun bagi bekas pelatih Persija Jakarta ini, ada beberapa hal yang perlu dipertajam, terutama membenahi lini pertahanan. RD mengaku tidak khawatir dengan lini depan karena memiliki banyak stok pemain berkualitas. Yang menjadi perhatiannya kini adalah lini belakang.

“Saat ini saya pikir, jujur lini depan kita banyak sekali pemain yang punya kualitas. Tapi di lini belakang yang memang kita kurang pemain. Mudah-mudahan ada yang bisa gabung sehingga ada pilihan lagi. Tapi kalau tidak bisa ada yang gabung, saya cukup kok dengan tim yang sekarang. Cuma kan kalau ada option lain, saya tentu bisa melihat seperti apa,” ujar RD.

Berdasarkan keterangan RD, seluruh pasukannya sudah bergabung. Kecuali 2 pemain yang masih dalam masa istirahat, yakni Andik Firmansyah dan Octovianus Maniani. Sejumlah pemain yang saat ini sudah bergabung latihan pun, belum pasti akan masuk skuad Indonesia untuk ajang Sea Games 2011, November mendatang. RD masih melakukan seleksi.

“Sampai saat ini belum ada keputusan berapa kuota yang akan dibawa ke Sea Games. Kami masih terus seleksi. Jika kemudian ada yang tidak terpilih, ya itu sebuah resiko seleksi di tim nasional. Akhirnya akan seperti itu,” kata RD.

Jumlah pemain yang didaftarkan ke Sea Games bisa mencapai 30 pemain. Namun jumlah kuota untuk setiap cabang olah raga yang akan diboyong, RD sendiri pun belum tahu. RD mengatakan jumlah minimal skuadnya adalah 23 pemain.

“Saya bilang 23 pemain. Itu jumlah minimal ya. Karena Sea Games itu kan turnamen. Jadi jarak satu pertandingan ke pertandingan lain begitu dekat dan ketat. Jadi harus dengan jumlah pemain yang ideal,” ujar pelatih yang musim ini nyaris menjadi arsitek Persib.

Demi kematangan timnya, RD menyatakan pasukan Garuda Muda ini masih membutuhkan minimal 6 kali pertandingan uji coba, 2 dengan klub lokal dan 4 dengan klub internasional. Jadwal pertandingan uji coba terdekat adalah Sabtu (1/10) melawan Persikab Kabupaten Bandung.

“Uji coba masih minimal 6 kali lagi, 2 lokal 4 internasional. itu yang saya harapkan. Kita sudah sounding dengan beberapa negara. Mudah-mudahan ada keputusan dalam minggu ini. Klub lokal, hari Sabtu ini dengan Persikab. Kemudian hari Rabu tadinya dengan Persija sudah fix tapi kemudian membatalkan diri. Dan kita masih cari, apakah mungkin Pelita Jaya atau tim yang lain, kita belum dapat sampaikan,” jelas RD.

Advertisement
5 Comments

5 Comments

  1. Winanjar

    27/09/2011 at 19:38

    Kalau kekurangan bek, mungkin M. Agung Pribadi bisa jadi solusinya.

  2. koyod

    28/09/2011 at 07:50

    kta’y pemain naturalisasi oktober resmi jdi wni,jdi buat lini blakang ada tambahan joey suk pmain go ahead eagles dia starter d’timnya,portur,kualitas’y bagus.
    Glandan tengah pun ada stefano lilipay pmain muda fc utrech.
    Nah hrus’y yg d’naturalisasi yg muda dan brkualitas kya gni,tpi udhlah stop naturalisasi kita punya bnyak bibit tnggal pmbinaan’y d’prbaiki.
    Insyaallah indonesia juara sea games

    • rapiudin

      28/09/2011 at 17:02

      naturalisasi sebagai stimulus buat pemain lain terutama lokal untuk maju, anggap saja kita cut satu generasi untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas individu2 para junior. dengan catatan naturalisasi bukan jalan pintas yang slalu diandalkan untuk mengukir prestasi, tetap harus ada pembibitan pemain usia dini…

  3. Rival

    01/10/2011 at 14:51

    knapa Gonzales nova dan Hilton ?

  4. deska

    01/10/2011 at 15:44

    persib

Leave a Reply

Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Nasional

Poin Penting Pembenahan yang Disodorkan Wakil Ketua Komisi X DPR RI

Published

on

Insiden Kanjuruhan menewaskan ratusan korban jiwa adalah tragedi kemanusian, wajib menjadi pembelajaran dan evaluasi bersama. Berdasarkan hasil investigasi Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) bentukan pemerintah, beberapa pihak harus ikut bertanggung jawab atas segala kelalaian yang terjadi.

Kanjuruhan menjadi tempat pembantaian suporter setelah polisi meletupkan gas air mata. Adalah suatu bentuk kesalahan standard operating procedure (SOP) jika mengacu kepada statuta FIFA. Atas insiden tersebut seluruh pihak harus mengevaluasi diri berkaitan dengan penyelenggaraan pertandingan.

Dede Yusuf Macan Effendi Wakil Ketua Komisi X DPR RI, menilai saat ini adalah momentum yang tepat untuk seluruh klub melakukan pembenahan menyeluruh. Pembenahan terkait dengan penyelenggaraan pertandingan, sejatinya harus memenuhi hak-hak penonton yang datang ke stadion sesuai UU No 11 tahun 2022 tentang keolahragaan.

“Ini momentum untuk pembenahan terhadap adik-adik kita, karena wanita, familiy mereka berhak punya rasa aman, nyaman, dan selamat saat menonton ke stadion. Karena sepak bola itu adalah hiburan bukan kuburan,” kata Dede Yusuf dalam diskusi media dan aspirasi pada Sabtu (29/10/2022) di salah satu cafe di Jl Ir H Juanda.

Aspek-aspek yang harus dibenahi mulai dari manajemen penonton. Ia setuju dengan aspirasi yang muncul, jika saat ini tengah berproses pergeseran tipikal penonton tradisional ke penonton lebih modern.

Seperti yang terjadi di tengah-tengah suporter Persib Bandung, mereka yang mulai menerima mekanisme tiket online demi keamanan dan kenyamanan fans-nya di stadion saat menonton Persib. Sedemikian mekanisme dimodifikasi mengakali agar insiden meninggalnya bobotoh di Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) dalam laga pramusim Piala Presiden 2022 tidak terulang.

“Yang harus dibenahi mulai dari manajemen penonton, kedua standard operating procedure (SOP) yang harus diturunkan ke pemerintah, pelaksana pertandingan, dan keamanan,” paparnya.

Terakhir harus adanya verifikasi kepada stadion-stadion di Indonesia tentang kelayakannya menggelar pertandingan dengan skala tertentu. Dalam verifikasi ini bisa dilakukan oleh PSSI, PT Liga Indonesia Baru (LIB) sebagai operator dan dibantu Menteri Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) diawasi Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

“Ini juga momentum meminta liga untuk evaluasi memverifikasi stadion-stadion bisa oleh PSSI, menteri PUPR, PSSI, atau PT liga sebagai penyelenggara dan Kemenpora,” papar Dede Yusuf.

Lanjut Membaca

Berita Nasional

PSSI Putuskan Percepat Pelaksanaan KLB

Published

on


Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI akhirnya akan ditempuh, setelah executive committee (Exco) PSSI melaksanakan emergency meeting oleh 12 anggota. Meeting tersebut dilakukan pada Jumat (28/10/2022) di Kantor PSSI, Jakarta, menimbang surat yang dikirim dua anggotanya Persebaya Surabaya dan Persis Solo soal KLB.

Dalam channel video streaming PSSI Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan memutuskan percepatan Kongres Biasa melakukan pemilihan lewat mekanisme KLB. Sesuai pasal 34 ayat 2 statuta PSSI, tentang KLB. Sekurang-kurangnya 2/3 dari delegasi (Voters) yang mewakili anggota PSSI mengajukan permintaan secara tertulis.

“Memutuskan untuk mempercepat Kongres Biasa pemilihan melalui mekanisme Kongres Luar Biasa sesuai tahapan aturan organisasi,” kata Iriawan dalam channel Youtube PSSI.

Lebih lanjut Exco PSSI akan memulai tahapan verifikasi untuk melaksanakan KLB dalam jangka waktu selambat-lambatnya tiga bulan setelah proses verifikasi selesai.

Keputusan tersebut juga diambil karena PSSI dan Exco tidak ingin terjadi perpecahan diantara para anggota. Tahapan kongres akan dilakukan mulai dengan berkirim surat kepada FIFA pada Senin (31/10/2022).

“Exco PSSI tidak ingin terjadi perpecahan diantara para anggota dan karena Exco PSSI adalah mandataris yang dipilih oleh delegasi (voters) yang mewakili anggota PSSI,” ungkap Iriawan.

“Tahapan kongres luar biasa akan kami mulai dari berkirim surat pemberitahuan kepada FIFA berisi usulan kongres. Surat pemberitahuan kepada FIFA akan kami sebar luaskan kepada rekan-rekan media pada Senin 31 Oktober 2022,” lanjutnya.

Iriawan berharap keputusan KLB tersebut bisa menjadi pertimbangan pemangku kebijakan dalam hal ini pemerintah untuk memberikan izin kembali diputarnya kompetisi.

“Kami berharap keputusan ini dapat menjadi pertimbangan bagi para pemangku kepentingan kiranya dapat membantu diputarnya kembali Kompetisi Liga 1, Liga 2, dan Liga 3 yang selama ini menjadi nafas dan marwah sepak bola di tanah air,” harapnya.

Lanjut Membaca

Berita Nasional

Kondisi Marc Klok Setelah Absen di Laga Timnas Indonesia

Published

on


Marc Klok tampil spartan bersama Timnas Indonesia kala menghadapi Curacao dalam laga FIFA Match Day Sabtu (24/9/2022) lalu di Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Sayang ia absen di laga kedua melawan tim yang sama pada Selasa (27/9/2022) di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor.

Klok dikabarkan mengalami sakit, mengalami tifus di hari pertandingan, namun hal itu langsung disanggah dokter tim Persib Rafi Ghani. Ia turut menceritakan bagaimana kronologi sampai Klok tak direkomendasikan tampil melawan Curacao oleh tim medis Timnas Indonesia.

“Ya Marc Klok memang seperti desas desus katanya tifus, ternyata enggak. Pada saat itu setelah makan siang, dia tidak ada masalah apa-apa. Terus ketemu tim ofisial di Timnas tidak ada apa-apa, pas dekat-dekat pertandingan ngerasa nyeri di bagian abdomen,” cerita Rafi.

Klok merasakan nyeri yang begitu hebat pada bagian perutnya. Hingga Klok harus merelakan laga kedua FIFA Match Day September terlewatkan begitu saja. “Bagian perutnya rasa nyerinya yang cukup hebat makanya dari dokter Tim Nasional, ofisial Tim Nasional, dan pelatih, Marc Klok tidak diturunkan pada saat itu,” terang Rafi.

Dari hasil pemeriksaan darah dan ultrasonografi atau USG, hasilnya dalam batas normal. Rafi berharap kondisi Klok terus membaik sampai hari pertandingan. Pada latihan Kamis (29/9/2022) pun pemain bernomor punggung 10 itu sudah mengikuti sesi secara penuh.

“Kami melakukan pemeriksaan penunjang dengan USG dan periksa darah dan lain-lain, Alhamdulillah hasilnya dalam batas batas normal. Jadi semoga juga bisa diturunkan pada saat lawan Persija. Jadi tim kesehatan memberikan rekomendasi bahwa Marc Klok bisa, namun masalah diturunkan atau enggaknya itu pelatih yang menentukan,” bebernya.

Lanjut Membaca

Trending