Connect with us

Berita Persib

Kualitas Klub Menurun, Janur Salahkan Matinya Kompetisi

Avatar photo

Published

on

foto-persib-bandung-launching-vladimir-vujovic-hati-biru-JAJANG-NURJAMAN-SIM_8912Turnamen jangka panjang, Torabika Soccer Championship, sudah memasuki pekan ketiga. Tapi belum ada tim yang menonjol secara permainan dari tiap kontestan yang ikut berlaga di event milik PT Gelora Trisula Semesta tersebut. Bahkan Jajang Nurjaman menyebut performa semua tim belum mencerminkan mereka ialah klub-klub kasta teratas di kancah sepakbola Indonesia. Menurut mantan pelatih Persib itu, kondisi ini adalah efek dari kompetisi yang mati dalam setahun terakhir.

“Secara global tim-tim yang ada saat ini kualitas permainannya jauh menurun. Karena ini merupakan dampak dari terhentinya kompetisi selama setahun,” ujar Jajang kepada wartawan belum lama ini.

Janur yang kini masih menunggu kepastian nasibnya soal kepergian ke Italia memang banyak menyimak kiprah para peserta TSC. Bahkan dia juga selalu menyempatkan hadir saat ada laga yang digelar di Bandung baik itu Persib yang berlaga maupun PS TNI. Menurutnya tim yang belum sepenuhnya kehilangan sentuhan hanya Arema Cronus meski tetap dalam kaca mata Janur semua belum maksimal.

“Mungkin yang paling stabil Arema karena dia tidak putus latihan. Saya ga ngomong ini Persib yah, tapi secara global,” ujarnya.

Menurutnya taktik setiap tim belum bisa dijalankan oleh pemain mereka masing-masing. Indikasi lain dari penurunan kualitas tim juga terlihat dari skor-skor akhir yang minim gol dan banyak yang berakhir imbang.  Sentuhan individu tiap pemain juga cenderung menurun karena dampak dari jam terbang yang tidak menentu karena hanya turnamen pendek yang dimainkan.

“Itu kelihatan kan dari hasil-hasil pertandingan ga pernah besar, kualitas pemain banyak yang menurun. Ini memang dampak dari turnamen yang tidak teratur,” tukasnya.

Advertisement
19 Comments

19 Comments

  1. Coach Janur

    14/05/2016 at 10:30

    Kompetisi payun, sim kuring Insyaallah bade ngalatih Persib deui. Persib Aing Juara Deui..

  2. sok atuh latih ku sia

    14/05/2016 at 12:38

    kan saur bobotoh jenius ge upami ngritik persib teh ” PELATIH LEUWIH NYAHO ” ari menpora ngabekukeun pssi ge kedahna mah ” MENPORA LEUWIH NYAHO “

  3. ~-~

    14/05/2016 at 12:43

    jigana mah mun persib eleh ku bali, janur moal sina indit deui ka italia tapi rek dititah ngalatih persib deui

    • Khoer.cikarang

      14/05/2016 at 17:13

      Sigana.mah kang, najan ku janur deui oge ari pamaen anu aya ayeuna mah moal cocok, malihan malah tiasa langsung awon….

      Pan teu aya pamarn jaman janur na ge… tos arangkat ning! !

    • cucus

      14/05/2016 at 20:48

      Eumh, si kobe ( kokoloteun beungeut ) ha’…

  4. tohir

    14/05/2016 at 13:06

    Teu aya nu robah ah kang janur, masih standard kelas liga indonesia…lamun nu jadi pembeda lantaran klub teu punya pemain nu netep lantaran loba turnamen, tanpa ikatan kontrak panjang. Jadi mobilitas pemain relatif tinggi, contona persib weh ath
    Overall kualitas standar lah, kasta ke sekian di asean oge

  5. syukur

    14/05/2016 at 13:10

    setuju!!

  6. coel sambel

    14/05/2016 at 13:31

    teuing ahhh lieur?

  7. bandros

    14/05/2016 at 15:07

    eh ulah ngomong kitu kang janur make secara global, bobotoh teh keur resep nyalahkeun pelatih persib ayeuna ieu jadi weh hese ngomong

    • Khoer.cikarang

      14/05/2016 at 17:15

      Satuju…
      Alus soteh ku kang janur mun pamaen na nu baheula,,,,

      Ari pemain nu ayeunamah nya moal cocok oge dilatih ku kang janur oge.

      • kiki

        16/05/2016 at 06:34

        setuju mang…resep dan komposisi adalah bahan utama. rek ku Morinho ge Ari pemaena kawasan kitu mah bakal gelo.

  8. andi septian

    14/05/2016 at 20:47

    Misi lur, pembekuan menpora terhadap pssi sudah dicabut. Apakah mungkin persib kembali lagi mendatangkan makan konate?

    • bandros

      14/05/2016 at 22:17

      bisa wae mun dileupas ku T-Team, tapi cigana mustahil dileupas

  9. wil wil

    15/05/2016 at 05:13

    Kim. Ganti ku konate. Taun hareup…. balencosso. Ganti ku gregk/boazs.

  10. wil wil

    15/05/2016 at 05:16

    Harga mati taun hareup konate kudu didatangkeun….

  11. colle's

    15/05/2016 at 20:58

    Satuju,mani geus kangen ningal permainan si belut konate..sok lah dongkap deui ka persib kang konate..

  12. kokoer sangu

    15/05/2016 at 21:08

    Ngomentaran kualitas pemain indonesia, curiga mang djanur bakal jd pelatih timnas

  13. abibarata

    15/05/2016 at 22:06

    Tong sok Natur terlampau jauh

  14. kiki

    16/05/2016 at 06:30

    Ari baheula janur di ece, ayena di puji..sok Sagala ge da butuh proses.Mun hayang tereh mah ngagoreng Endog wae

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Persib

Proses Transfer Rezaldi ke Persib yang Alot

Avatar photo

Published

on


Rezaldi Hehanussa diumumkan resmi menjadi pemain Persib Bandung pada hari-hari jelang penutupan jendela transfer tengah musim Liga 1 2022/2023, Kamis (26/1/2023). Rezaldi direkrut Persib selama dua tahun, diproyeksikan menjadi tumpuan di posisi wing back kiri, mengingat Zalnando dan David Rumakiek cedera panjang.

Proses transfer Rezaldi terbilang rumit, karena sang pemain masih memiliki kontrak di Persija Jakarta. Persib sepakat untuk menebus nilai transfer tersebut meski tidak disebutkan berapa mahar yang harus keluar dari manajemen Persib. Butuh waktu satu bulan untuk Direktur Persib Teddy Tjahjono melakukan negosiasi dengan Persija untuk mendapat kesepakatan.

“Sejauh ini sih memang kontak sama Pak Teddy itu sejak sebulan yang lalu. Waktu bilang ‘nomor 7’ itu karena sebenarnya sudah ada komunikasi cuma ke sininya masih alot saja, belum ada deal. Baru ada deal itu baru dua hari lalu,” papar Rezaldi.

Pemain yang akrab disapa Bule ini juga mengaku banyak pertimbangan sebelum menerima tawaran Persib Bandung. Mulai dari faktor keluarga, kondisi tim, rivalitas, dan karier untuknya agar bisa melangkah maju. Ia pun berani berpetualang menuju tim rival dengan segala konsekuensinya.

“Sebelumnya saat ada tawaran dari Persib, ada minta doa sama orang tua dan minta pendapat karena saya ada tawaran dari Persib. Terus orang tua juga mengerti dengan kondisi saya di Persija seperti apa dan mereka juga mendukung saya,” papar Bule.

“Saya juga selain orang tua, saya minta masukan sama sesama pemain juga, sama Maman Abdurrahman yang merupakan mantan pemain di sini dan menyebrang juga. Pas bubble kemarin saya sempat bicara sama dia, dan tanya ‘Bang Maman, gimana saya dapat tawaran dari Persib’, dia bilang ‘wah itu bagus, dengan keadaan di Persija seperti ini, gue dukung lo ke depannya dan semoga lebih baik di sana’,” cerita Bule.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Riwayat Cedera Rezaldi Hehanusa, dan Kondisinya Kini

Avatar photo

Published

on


Pada transfer windows tengah musim Liga 1 2022/2023 ini Persib Bandung berhasil mendaratkan bek kiri dari tim rival Persija Jakarta. Sosok bek kiri yang dibutuhkan Luis Milla itu adalah Rezaldi Hehanusa. Seorang pemain yang pernah membela Timnas Indonesia, namun minim menit bermain musim ini.

Setelah ditelusuri, riwayat cedera Rezaldi selama membela klub ibu kota bisa dibilang parah. Ia pernah didiagnosa mengalami cedera lutut pada dua kakinya pada musim musim 2018 dan menjalani operasi 2019. Tak sampai di situ, ia pula cedera panjang pada Liga 1 2021-2022 musim lalu karen gangguan tendon achilles.

Pada tahun tersebut ia mengakhiri musim lebih cepat pasca melewatkan 13 pertandingan Persija. Setelah sembuh, di Liga 1 2022-2023 ini ia masih perlu meningkatkan rasa percaya dirinya karena belum mampu menembus tim inti arahan Thomas Doll saat di Persija.

“Kalau kondisi sekarang saya Alhamdulillah saya sudah pulih dan saya sudah merasa enak, sudah merasa lebih nyaman dari kondisi sebelumnya. Setelah operasi itu saya lebih nyaman,” kata Rizaldi.

“Sekarang—karena ketika sebelum operasi itu saya menahan nyeri hampir lama—sebelum liga beres 2018 itu saya sudah menahan nyeri. Sekarang saya sudah lebih plong saja sih,” paparnya.

Ia menceritakan bahwa cedera yang sempat ia alami karena adanya tulang tumbuh pada bagian dekat tumit. Pasca operasi dan penyembuhan kini ia semakin nyaman saat bermain. “Cedera saya itu ada tulang tumbuh di bagian dekat tumit dan sejauh ini enggak ada masalah sih Alhamdulillah,” terangnya.

Rizaldi pun diketahui telah lolos tes kesehatan yang dilakukannya pada Sabtu (28/1/2023) pagi ditangani oleh tim medis Persib. “Tes kesehatan berjalan dengan lancar, tadi semua dicek dari mulai atas sampai bawah sama bang Beni (fisioterapi Persib) gimana kondisi saya sekarang. Bang Beni bilang bagus,” urainya.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Luis Milla Upayakan Rezaldi Hehanusa Siap Berlaga

Avatar photo

Published

on


Merampungkan proses transfer dari Persija Jakarta pada Kamis (26/1/2023), Rezaldi Hehanusa langsung bertolak ke Bandung dan bergabung latihan pertama kalinya dengan klub barunya Persib. Rezaldi sudah mengikuti latihan di bawah arahan Luis Milla, Sabtu (28/1/2023), di Stadion Siliwangi, guna mempersiapkan laga lanjutan Liga 1 2022-2023.

Sambutan hangat diterimanya dari Bobotoh yang datang di stadion juga rekan-rekan barunya di Persib. Milla mengamati kondisi pemain yang akrab disapa Bule ini cukup baik, namun ia masih perlu menumbuhkan rasa percaya dirinya karena jarang bermain di Persija.

“Bagus, sejauh ini dia masih berlatih bersama Persija meski tidak cukup banyak menit bermain dan butuh menumbuhkan lagi kepercayaan dirinya,” kata Luis Milla dalam sesi wawancara usai latihan.

Pada putaran pertama Liga 1 2022-2023, Rezaldi tercatat hanya bermain dalam empat pertandingan. Masuk sebagai pemain pengganti melawan Bali United, PS Barito Putera, dan Dewa United, dan bermain sebagai starter di laga kontra PSS Sleman.

Poin plus yang bisa didapat Luis Milla dengan perekrutan pemain berposisi wing back kiri ini, adalah karena Rezaldi telah mengetahui gaya bermain yang ia inginkan. “Tapi dia sudah tahu karakter bermain saya, gaya permainan yang saya terapkan dan tahu apa yang harus dikerjakan,” sebut Milla.

Baik Milla dan Rezaldi, keduanya sama-sama sudah pernah bekerja saat era kepelatihan sang entrenador di Timnas Indonesia tahun 2017-2018. Sayap kiri Timnas kala itu dijamin oleh duet Rezaldi dan Febri Hariyadi.

Milla akan mengupayakan Rezaldi bisa mulai bermain di pertandingan terdekat kontra PSIS Semarang, Selasa (31/1/2023). Ia harus mampu cepat beradaptasi dengan suasana tim dan rekan-rekan baru yang telah ada.

“Tapi untuk saat ini secara perlahan dia diupayakan bisa membantu kami dan bisa mulai bermain. Yang pertama harus dilakukannya adalah beradaptasi dengan rekan satu timnya yang baru,” paparnya.

Lanjut Membaca
Advertisement

Advertisement

Komentar Bobotoh

Arsip

Trending