Connect with us

Berita Persib

Kontrak di Persib Usai, Masa Depan Rashid Tanda Tanya

Published

on


Musim kompetisi 2021/2022 sudah tuntas dan nasib pemain Persib menjadi pertanyaan. Siapa pemain yang bertahan atau dilepas tentu baru akan diputuskan hasil evaluasi dari tim pelatih dan manajemen. Termasuk bagaimana masa depan Mohammed Rashid pun menjadi tanda tanya.

Sang pemain sekarang hanya fokus dulu menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan di negara asalnya. “Saya tidak tahu apa-apa, fokus saya sekarang hanya menjalankan ibadah Ramadhan. Pulang ke rumah dan akan menikmatinya bersama keluarga,” ujarnya ketika diwawancara di salah satu restoran di Kota Bandung, Jumat (1/4).

Pemain asing asal Palestina itu memaparkan kondisinya bersama Persib saat ini. Kontraknya sudah habis bersama Maung Bandung terhitung sejak tim memainkan laga kontra Barito Putera. “Selesai. Kontrak saya selesai dengan Persib sejak laga terakhir,” kata Rashid menjelaskan.

Dia mengaku ada tawaran perpanjangan kontrak dari pihak manajemen. Namun pemain berusia 26 tahun tersebut belum bisa memberi keputusan mengenai kelanjutan karirnya. “Ya mereka meminta tapi saya tidak tahu ke depannya,” kata dia.

Disinggung mengenai ketertarikan tim lain. Rashid dengan tegas menyebut belum ada klub Indonesia yang menjalin komunikasi. Namun dirinya tidak menampik ada proposal yang masuk dari luar negeri. Seperti tawaran yang datang dari klub asal Mesir.

“Dari Indonesia tidak ada. Tidak ada yang berbicara dengan saya dari Indonesia. Dari luar negeri ada dari Mesir. Tapi bukan dari Indonesia,” ujar gelandang yang jadi pilar tim di musim 2021/2022 dengan catatan enam golnya dan 2 assist.

Mungkin saja ini menjadi musim pertama dan terakhirnya bermain di Indonesia. Namun menurutnya itu hal normal ketika ada pesepakbola pergi mencari pelabuhan baru yang lebih baik untuk karirnya. Kini dia masih mencari tawaran yang terbaik untuk masa depannya.

“Saya adalah pesepakbola, ini pekerjaan saya dan saya harus melihat ke depan, apa yang terbaik bagi saya dan keluarga. Jadi ini normal, seperti jika kamu mendapat tawaran yang lebih baik dari tim lain maka kamu harus melihat apa yang terbaik. Jadi ini yang saya cari sekarang,” tukasnya.

Advertisement
10 Comments

10 Comments

  1. Hendi.

    01/04/2022 at 20:46

    Rashid pemain cukup baik, sebagai gelandang serang, cuman sayang Persib kurang mengoptimalkan potensi yg ada pada Rashid

    • tukang cendol

      01/04/2022 at 21:29

      satuju komenna….

  2. Boeitenzorg_14 bgr

    01/04/2022 at 22:07

    Rashid cukup berkontribusi meski pertama kali maen di liga 1 sebaiknya dipertahankan.

  3. Bobotoh Jadoel

    01/04/2022 at 23:44

    Pertahankan rasyid. Bobotoh anu menta rasyid out jiga na bobotoh karbitan anu teu faham sepak bola.

  4. Danz herdianz

    02/04/2022 at 01:33

    Semoga muhammad rashid bertahan di persib.. aamiin yaa robbal aalaamiin

  5. Pengamat sepakbola

    02/04/2022 at 05:53

    Rashid, DDS, Nick masih layak di persib. Harusnya tinggal ciro alves ganti bruno. Marukawa sudah gabung PSIS sayang sekali padahal skillnya seperti messi, persibaya bisa bermain bagus karena adanya marukawa.

  6. dadang

    02/04/2022 at 13:17

    pemain juga manusia yg membutuhkan duit , siapa yg bisa bayar lbh tinggi dia akan berlabuh di sana , salah satunya belum menerima tawaran perpanjangan kontrak krn dia membandingkan tawaran club sepak bola dari mesir, siapa yg lbh besar berani membayar jasanya …menurut saya itu normal saja manusiawi siapa sih ga butuhh duit apalagi, dia bilang buat masa depannya , karena pemaen pun menyadari karir di sepak bola ga akan lama …..habis oleh usia , ketika usia sdh bertambah otomatis nilai jual juga menurun …….

    • Sinner

      02/04/2022 at 20:44

      Tidak semua seperti itu adapula yang loyal tapi ada juga yang tidak betah karena faktor pendukung yang tidak dewasa
      Main jelek 1 atau 2 laga langsung diminta out seakan jasanya di pertandingan sebelumnya tidak ada

  7. dyan tea

    02/04/2022 at 15:37

    yang jelas Rashid lebih bagus dan banyak kontribusinya dibanding Dedi dan Viscara… asal sanggup mayar na wae…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Persib

Persib Serahkan Bantuan untuk Korban Gempa Cianjur

Avatar photo

Published

on


Persib Bandung melalui program Sauyunan menyerahkan bantuan untuk korban gempa di Cianjur. Seperti yang diketahui, Cianjur sempat dilanda gempa berkekuatan magnitudo 5,6 pada Senin (21/11) lalu. Musibah ini menewaskan ratusan korban jiwa dan banyak warga yang mengungsi.

Guna meringankan beban penyintas gempa, Persib Bandung menyalurkan bantuan berupa kebutuhan sehari-hari. Turut hadir juga dua perwakilan pemain yaitu Robi Darwis dan Kakang Rudianto yang merupakan pemain asal Cianjur. Dua pemain ini merupakan pemain yang baru gabung pemusatan latihan timnas U-20 di Spanyol dan Turki.

Bantuan dari Persib ini diserahkan pada korban gempa di Lapangan Jagakarsa, Warungkondang, Jumat (2/12) pagi. Kakang dan Robi menyampaikan rasa bela sungkawa sedalam-dalamnya atas musibah ini. Apalagi ini terjadi di kota tempat mereka lahir dan tumbuh.

“Sebagai warga Cianjur, saya sangat merasakan kesedihan dan duka atas musibah ini. Saya berdoa, kita semua bisa segera melewati masa sulit ini,” terang Kakang Rudianto ketika diwawancara saat acara penyerahan bantuan untuk korban gempa.

Bantuan yang diberikan Persib juga diharapkan oleh Teddy Tjahjono bisa bermanfaat bagi para korban bencana gempa ini. Dia mendoakan agar kondisi di Cianjur bisa kembali pulih seperti semula. Karena saat ini masih banyak yang tinggal di pengungsian lantaran tempat tinggalnya rusak.

“Persib turut berduka atas musibah yang terjadi. Semoga Cianjur bisa segera bangkit dan kehidupan pulih seperti sedia kala,” kata pria yang menjabat sebagai Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) tersebut.

Selain itu, hadir pula maskot Persib, Prabu yang dalam kesempatan ini bertugas menghibur anak-anak korban dari gempa yang sangat merusak. Selain program trauma healing, ada juga fun activity serta bermain sepakbola bersama antara pemain Persib dan anak-anak.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Meski Kondisi Bugar, Henhen Merasa Cukup Kewalahan

Avatar photo

Published

on


Kondisi fisik pemain Persib Bandung terjaga dengan serangkaian program pelatih Luis Milla selama Kompetisi Liga 1 2022-2023 terhenti. Wing back Persib Bandung Henhen Herdiana mengakui kebugarannya cukup prima untuk melahap semua menu latihan dari pelatih.

Kendati begitu Henhen merasa punya tekanan berbeda ketika menjalani sebuah pertandingan. Kondisi tersebut yang belum teruji sepenuhnya. Meski kondisi Henhen saat ini bugar terkadang ia bisa keteteran jika dihadapkan pada pertandingan apalagi dengan tingkat intensitas tinggi.

“Kalau kondisi fisik mungkin bisa terjaga. Tapi enggak tahu kalau buat nanti dipakai bermain karena kan berbeda, ada tekanan mental, harus adaptasi lagi. Mudah-mudahan tidak menjadi alasan,” ungkap Henhen.

Henhen tak menyangkal jika laga uji coba melawan Persikabo 1973 pada Minggu (27/11/2022) kemarin cukup membuatnya ngos-ngosan. Henhen masuk pada menit ke-60’ pada laga tersebut menggantikan Frets Butuan. Dari sana ia mengambil pelajaran, masih perlu adaptasi lagi menyesuaikan diri dengan atmosfer pertandingan.

“Kemarin rasanya berat, Henhen merasanya berat, kaya harus beradaptasi lagi. Mudah-mudahan liga bisa cepat bergulir lagi,” terang pemain yang mengenakan nomor punggung 12 ini.

Itulah bergunanya pertandingan uji coba, ia bisa mengetahui apa kekurangan diri sendiri dan secara tim. “Dengan adanya game internal sama uji coba pastinya sangat-sangat membantu bagaimana progres kita ketika berlatih, bagaimana progres tim dalam membangun kekompakan,” papar Henhen.

Ia berharap Liga 1 2022-2023 yang baru berjalan 11 pekan bisa berlanjut dengan apapun sistemnya. Sudah terlalu lama kompetisi terhenti Henhen harap bisa bergulir secepatnya. “Harapannya yang terbaik dan para penanggung jawab mudah-mudahan ada titik temu. Idealnya ya secepat mungkin,” sebut Henhen.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Pandangan Komisaris Persib Soal Liga 1 Dilanjutkan dengan Sistem Bubble

Avatar photo

Published

on


Sudah dua bulan Kompetisi Liga 1 2022-2023 terhenti sejak 2 Oktober lalu akibat dampak insiden Kanjuruhan. Angin segar kelanjutan liga muncul akan kembali kick-off 2 Desember, namun kemungkinan urung setelah rapat koordinasi antara PSSI, PT Liga Indonesia Baru (LIB), dan Polri beberapa waktu lalu tak menemukan kata sepakat.

Komisaris Persib Umuh Muchtar sudah memprediksi lanjutan Liga 1 2022-2023 akan sulit terlaksana selama Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI belum digelar. KLB sendiri baru bisa akan dilaksanakan pada Februari 2023 sesuai arahan dari FIFA.

“Apa kata saya benar saya sudah pernah ngomong tidak akan, karena belum jelas walau sudah dijadwalkan saya sudah ngomong belum kondusif. Makanya sekarang lebih baik KLB dulu setelah KLB baru dibentuk lagi yang jelas,” tanggap Umuh.

PSSI dan PT LIB merancang pertandingan lanjutan Liga 1 2022-2023 dilaksanakan dengan sistem bubble terpusat di Jawa Tengah tanpa penonton. Ada empat stadion ditunjuk, yakni Stadion Maguwoharjo Sleman, Stadion Jatidiri Semarang, Stadion Moch Soebroto Magelang, dan Stadion Sultan Agung Bantul. Umuh punya pandangan tersendiri akan rencana tersebut.

“Sekarang katanya tanpa penonton terpusat di satu tempat (bubble) sudah tidak bagus lebih baik selesaikan dulu jangan terburu-buru. Memang jadinya terlalu lama. Terlalu lama tapi kalau dipaksakan juga seperti ini,” opini Umuh.

Situasi penghentian liga diakui tak hanya merugikan Persib namun juga berdampak kepada seluruh klub. Ia berharap pihak berwenang tegas segera menyelesaikan kasus insiden Kanjuruhan yang memakan ratusan korban jiwa meninggal karena gas air mata yang dilontarkan aparat kepolisian.

“Semua rugi bukan hanya Persib semua terpukul dengan kejadian seperti ini. Sudah terlalu lama (kasus berlarut-larut),” sebut Umuh.

Lanjut Membaca

Trending