Connect with us

Berita Persib

Konate: Tidak Ada Yang Beda Meski Tanpa Pemain Timnas

Avatar photo

Published

on

foto-persib-bandung-vs-persebaya-persahabatan-di-ciamis-2015-KONATE-SIM_4339Gelandang Persib Bandung, Konate Makan mengatakan bahwa tidak ada yang berbeda dengan penampilan Persib meski tidak diperkuat sejumlah pemain kuncinya. Seperti yang sudah diketahui, enam pemain tengah bergabung dengan timnas senior plus Deden Natshir yang beraksi di skuat garuda muda. Menurutnya Persib tetap bermain stabil seperti biasa, namun belum tajam dalam mengkonversi peluang.

“Tidak beda sebenarnya ketika pemain timnas tidak main. Kita kehilangan 7 pemain tapi menurut saya itu tidak masalah. Kita tetap bermain bagus dan mempunyai banyak peluang untuk cetak gol,” ujarnya dalam wawancara di Hotel Tyara Plaza, Minggu (22/3).

Pemain asal Mali itu pun menyambut positif keputusan sang arsitek karena banyak menurunkan pemain pelapis. Meski kebijakan rotasi itu cenderung dilakukan terpaksa karena krisis pemain, tapi kondisi ini dianggap mampu meningkatkan jam terbang para penghangat bangku cadangan. Dengan itu semua pemain pun sudah dalam kondisi siap ketika terjun di kompetisi Indonesia Super League awal April mendatang.

“Rotasi pemain itu sangat bagus, karena semua pemain harus siap untuk main. Ini juga jadi persiapan bagus sebelum main di ISL. Uji coba ini bagus untuk tim, terlalu lama libur itu tidak bagus,” urainya.

Advertisement
17 Comments

17 Comments

  1. dejan antonic

    22/03/2015 at 20:02

    konate wae ngomong .ga ada bedanya strategi pa janur mah, ada pemain timnas sama ga ada pemain timnas strategi itu2 aja ALIAS MONOTON.
    kirain ga ada pemain timnas strateginya bakalan beda.mungkin pelatin cuma punya strategi yg itu aja.bilih peryogi bantuan tinggal Sms aja yah.sebut nama saya 3x Dejan

    • ANDIK

      23/03/2015 at 03:24

      teu aktif ah nomor nage ditelepon teh

    • Bobotoh Tanpa Pamrih

      23/03/2015 at 05:33

      Gagal Paham si akang…tong make emosi atuh kang maca artikelna..hehe

  2. hedi

    22/03/2015 at 20:45

    LOBA TEUING NGOMONG PELATIHNA LOBA ALESAN YEUH LAMUN ENTE PINYER NGARACIK EUWEUH ATUH KATERGANTUNGAN SAMA SATU SOSOK STRIKER LAMUN KITU SAHA OGE MEUREUN BISA JD PELATIH.. WADEUH…

    • ANDIK

      23/03/2015 at 00:14

      PINTER MANG SANES PINYER

  3. Tommy Welly

    22/03/2015 at 20:54

    Faktor yg menyebabkan persib tadi kalah :
    1. Gol cepat lawan sgt mempengaruhi mental persib yg condong jd mainnya terburu-buru (kurang tenang).
    2. Permainan sudah bagus, ngotot, meskipun notabene pake pemain pelapis, namun mereka kembali (kurang tenang).
    3. Tidak adanya Sang Predator di kotak penalti (sriker asing) yg menyebabkan putusnya serangan² persib dari lini tengah ke depan, coba kalo ada Apollon, mungkin ceritanya bakalan beda (meskipun dia masih seleksi juga).
    4. Tidak bisa dipungkiri bahwa sriker muda sekelas yandi & rudiana masih harus byk diberi menit bermain lebih, utk megasah kepercayaan diri mereka.
    5. Kekalahan in tidak mutlak kesalahan coach Djanur, tetapi dr 4 poin itulah yg sy rasa menjadi penyebab kekalahan, terutama poin pertama diatas.
    Kesimpulan : kekalahan tadi jd materi utk dibenahi utk bekal evaluasi kedepannya supaya tidak terjadi hal yg sama. Keuntungan buat persib biar mereka tau letak kelemahan & kesalahan mereka dimana.
    Terima kasih, Sukses buat Persib Bandung.

    • ANDIK

      23/03/2015 at 03:26

      nu ka 6 na tos takdir ti ALLAH a

  4. dagangkecap

    22/03/2015 at 21:24

    konate juga tahu bahwa strategi DJANUR MISKIN KREASI alias MONOTON

    • ANDIK

      23/03/2015 at 03:27

      rupi namah kitu panginten

  5. Irfan Hilmy

    22/03/2015 at 22:01

    PSGC Ciamis Layak ke ISL. Musim depan Insya Allah…
    (Menemani Persib “Jabar” dan Persebaya “Jatim”). Jabar ok.
    #Bravo PSGC Ciamis
    #Save PSGC Ciamis
    #Galuh Tanah Kelahiranku
    By. Bobotoh Sajati teu weleh Persib sareng PSGC Ciamis dinu ati

  6. omar

    23/03/2015 at 08:12

    nu karomen siga nuy enya lewih pinter di pelatih..hapeuk..urg yakin pelatih lewih apal…

    • harupat

      23/03/2015 at 11:41

      lewih apal kaayaan pemaen tp teu lewih pinter, alias cileupeung, kitu sanes?

  7. santang

    23/03/2015 at 09:26

    Ari ceuk kuring sebagai penonton kacida bedana,tapi aya alusna eleh sabab ieu uji coba jadi aya PR kanggo kang Janjan,tapi lamun daek mikir dari pada meunang moal aya PR

  8. mang udel

    23/03/2015 at 09:40

    Konate itu kamu punya rambut kenapa cuma munu’u sebegitu saja siga hileud kangkung

    • harupat

      23/03/2015 at 11:42

      hahahayy

  9. santang

    23/03/2015 at 10:04

    Aa Nurnur,saur tukang nonton sepakbola sa ALAM DUNYA,Persib moal jd juara upami teu aya striker asing anu haus goool……..bilih teu percaya wae tanyakeun ka Urang Englan, urang Spenyol, urang Itali,.urang Belanda…..pokona sa alam dunya

  10. Duduy ti belkid

    23/03/2015 at 22:46

    Tingali Barca.gaduh neymar sareng messi,masih peryogi luis suarez.persib gaduh saha?
    Nu pasti persib teu gaduh pencari bakat nu mumpuni. Da di tiap klub mah kedah aya nu namina Talent scout alias pencari bakat.
    Ti kapungkur eleh wae milari pemaen nu sae teh

Leave a Reply

Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Persib

Menanti Bergabungnya Penggawa Timnas U-20 di Persib

Avatar photo

Published

on


Pemain muda Persib Bandung, penggawa Timnas U-20 dinantikan bergabung latihan setelah menjalani pemusatan latihan Timnas di Turki dan Spanyol. Kakang Rudianto, Robi Darwis, dan Ferdiansyah diagendakan mulai berlatih bersama tim arahan Luis Milla Kamis (1/12/2022).

Sebenarnya ketiga pemain tersebut diberikan libur lebih lama setelah menjalani TC di Eropa yang cukup panjang. Mereka diberi kelonggaran libur sampai pekan depan. Namun setelah berdiskusi dan atas kemauan pemain, staf pelatih Persib menarik kesimpulan ketiga boleh berlatih mulai Kamis.

“Kita sudah koordinasi dengan mereka, tiba hari Sabtu kemarin kita berikan rest. Rencananya minggu depan gabung tapi situasional seandainya kompetisi bergulir mereka akan dipanggil. Sampai pada satu kesimpulan Insya Allah mereka gabung besok,” kata pelatih fisik Persib Yaya Sunarya pada Rabu (30/11/2022).

Yaya dan Luis Milla tak khawatir soal kondisi fisik ketiga pemain tersebut. Hanya saja tim pelatih perlu memaintenance psikologis pemain yang sudah terlalu lama jauh bersama keluarga. Kakang, Robi, dan Ferdiansyah juga turut berkompetisi mendapatkan tempat utama di tim arahan Shin Tae-yong selama TC Eropa.

“Khawatir enggak tapi lebih ke maintenance secara psikologis karena mereka sudah lama jauh dari keluarga dan berkompetisi untuk dapat tempat (di Timnas),” terang Yaya.

“Ketika datang di sini apalagi yang dari Cianjur akan diberi kesempatan lebih banyak rencananya satu minggu. Tapi dari awal seandainya kompetisi digelar di tanggal 2 maka akan dipanggil secepatnya,” papar Yaya.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Staf Pelatih Harap Motivasi Pemain Persib Tak Surut

Avatar photo

Published

on


Setelah digelar rapat koordinasi antara PSSI, PT Liga Indonesia Baru (LIB) dan Polri pada Selasa (29/11/2022), tak ada titik terang kompetisi akan dilanjutkan. Liga 1 2022-2023 gagal berlanjut 2 Desember, karena Polri masih mematangkan Peraturan Kepolisian Nomor 10 Tahun 2022.

Selain itu empat stadion yang akan digunakan dalam sistem bubble yakni Stadion Jatidiri Semarang, Maguwoharjo Sleman, Sultan Agung Bantul, Moch Soebroto Magelang belum terverifikasi. Berdasarkan situasi itu, masih belum ada kepastian kapan liga berlanjut.

Situasi pelik bagi Persib yang jadi tim yang sudah berlatih selama November kni menjalankan program guna bersiap dalam sebuah pertandingan. Tim asuhan Luis Milla akan terus continue berlatih seperti yang dilakukan mereka pada Rabu (30/11/2022).

“Tentunya kita membuat program mengarah ke sana (sesuai plan PSSI) ke tanggal 18 (November), ketika 18 tidak jadi kita continue setiap hari latihan game internal atau misalnya dengan uji coba. Kalau 18-25 enggak jadi kita fokus ke tanggal 2 (Desember),” terang pelatih fisik Persib Yaya Sunarya.

“Tetapi sampai sekarang kita belum dapat informasi resmi mengenai kepastian liga artinya kita meminta pemain untuk tetap konsisten di latihan,“ papar Yaya melanjutkan.

Akan gagalnya kick off lanjutan Liga 1 pada 2 Desember, diharapkan staf pelatih supaya pemain tidak kehilangan semangat dan motivasi. Staf pelatih ingin pemain menjaga sikap dan tetap serius dalam latihan.

“Attitude atau sikap keseriusan pemain di latihan, kemudian konsentrasi, ketiga akan selalu melihat berdasarkan intensitas di latihan. Artinya kita meminta pemain bukan hanya menunggu kompetisi tapi bagaimana progres setiap pemain di setiap latihan hari demi hari,” bebernya.

Yaya turut mengabarkan kondisi fisik pemain saat ini terus berprogres menunjukkan perkembangan positif. “Artinya kondisi fisik sejauh ini kita melihat progres yang bagus baik individu pemain atau tim,” kabar Yaya.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Kiper Persib Tidak Masalah Main dengan Sistem Bubble

Avatar photo

Published

on


Tersebar draft jadwal lanjutan Liga 1 2022/2023 putaran pertama. Dalam rancangan jadwal untuk pekan 12 hingga 17 tersebut, kompetisi rencananya dimulai kembali di akhir pekan ini. Andai akhirnya terwujud Liga 1 digelar lagi, Reky Rahayu mengaku sudah siap tampil.

Dia mengatakan siap jika diturunkan oleh pelatih untuk mengawal gawang Persib. Dirinya juga akan mendukung rekan setimnya kalau yang dipasang adalah kiper Persib lainnya. Karena di skuat Maung Bandung bercokol juga Fitrul Dwi Rustapa, I Made Wirawan dan Teja Paku Alam.

“Sebagai pemain kami siap, siapapun nanti yang main kami memberikan support. Pokoknya kami siap buat pertandingan dimulai kick off,” terang Reky Rahayu ketika diwawancara awak media usai latihan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Selasa (29/11).

Kompetisi juga akan diselenggarakan dengan sistem bubble untuk sisa putaran pertama tanpa bisa disaksikan secara langsung oleh penonton. Pertandingan juga rencananya akan diselenggarakan secara terpusat di daerah Jawa Tengah dan Yogyakarta.

Diakui olehnya tentu animo pertandingan jadi menurun jika digelar tanpa penonton. Tapi Reky menegaskan bahwa pemain akan tetap bermain dengan semangat. “Tanpa penonton sudah pasti berkurang (antusiasmenya) tapi kami pastinya tetap semangat,” tukas dia.

Lanjut Membaca

Trending