Connect with us

Berita Persib

Kisah Beni Bisa Pikat Robert Hingga Diminta ke Persib

Published

on


Mantan pemain Persiba, Beni Oktovianto mendekat ke Persib dan sudah melakukan tes medis. Penyerang asal Bontang itu diminta untuk bergabung atas permintaan Robert Rene Alberts menjelang kompetisi 2020. Beni pun menjelaskan cerita awal mula dirinya pertama kali bertemu dengan pelatih berpaspor Belanda itu.

Tahun 2018 lalu Robert yang masih menjadi pelatih PSM membawa timnya tampil dalam kompetisi pramusim di Balikpapan. Di laga perdana, PSM bertanding menghadapi Persiba yang diperkuat oleh Beni. Pertarungan pun berakhir untuk kemenangan tuan rumah dan Beni turut mencetak gol kemenangan.

“Di turnamen Trofeo Battle of Borneo di Stadion Batakan waktu tahun 2018. Dia datang bersama PSM yang ikut tampil di trofeo Battle of Borneo,” kata pemain berusia 22 tahun tersebut pada awak media ketika diwawancara melalui sambungan telepon.

Bisa jadi pertemuan itu yang membuat Beni diminta Robert agar gabung ke Persib. Namun Beni mendapat ajakan untuk merapat ke Bandung bukan dari mulut Robert langsung. Tapi dari agen yang menaunginya. “Engga, tetapi lewat agen saya. Katanya dia suka saya dan minta tes sebelum bergabung,” jelasnya.

Beni pun mengindahkan proposal untuk mencoba peruntungannya di Persib. Tapi saat ini dia belum mendapat kepastian akan resmi menjadi bagian dari klub atau tidak karena menunggu tes medis. “Belum, masih nunggu hasil tes medis tetapi saya tetap merasa optimis diterima di Persib,” jelasnya.

Advertisement
34 Comments

34 Comments

  1. Wawan

    05/01/2020 at 20:15

    Pemain profesional skill n mind akan memutuskan bergabung dgn tim bermanajemen bagus dan pelatih berkelas.
    Dr sisi manajamen semua hak kontrak terjamin. Persib punya poin tsb. Pemain tenang sign kontrak.
    Di sisi pelatih, prospek prestasi tim akan berkelas bahkan juara akan kerek nilai kontrak pemain di musim selanjutnya.
    Apakah persib punya hal itu ? Ini 2020 dan sdh bukan fase 2010-2015.
    Prestasi tim jeblok, nilai kontrak pemain jg akan stuck bahkan jeblok di musim berikutnya.
    Mimpi manajemen menjadikan persib semakin mapan dan prof awali lah dgn prestasi berkelas.

  2. Bobotoh Fanatik

    05/01/2020 at 20:27

    Pngumuman pmain baru diundur awl na 9/1 ka 14/1.kunaon nya lur?

  3. Bos maung

    05/01/2020 at 20:52

    Asa kurang greget

  4. Bobotoh kasep

    05/01/2020 at 21:00

    Angkut sib murah yeuh ti liga 2 mah

  5. Brekele

    05/01/2020 at 21:12

    Pertahankan kinerja manajeman … sok lah tiap taun ciga kieu ulah dirobah bisi maju

  6. Nyaah ka persib

    05/01/2020 at 21:28

    Yang penting untung..kejutan tiba tiba anu datang pemaen butut jeung mahal.putaran kadua nembe sibuk nyari pemaen alus..target seperti biasa 5 besar..nu penting juara dagang.juara sponsor.prestasi nomor sekian ceuk manajemen mah…yang penting juara dagang.juara sponsor.juara rating tv.juara dapet fee ti agen..sedih persibku kok begini ya…saat nya nonton di tv ajah.percuma.da teu niat juara..tos katebak tiap tahun riweuh diawal musim.teu aya perbaikan.

  7. Tukang Sempak

    05/01/2020 at 21:43

    Bedana di persib jeung bali nyaeta loba teing hulu cek tanuri oge tina nentukeun pengembangan stadion dan transfer pemain rada pabeulit. Matakna mending misah n ngembangkeun klub sorangan darapada ulubiung di persib.

  8. KADU PROPESIONAL

    05/01/2020 at 22:37

    ken weh bae

    mun menna gote engke oge di ot ot ku bobotoh
    kaluar sorangan

    tapi mun alus sukur harga murah tapi moncer

  9. bobotoh lehoan

    05/01/2020 at 23:07

    cenah mah rek aya kejutan ti minijimin….Pelatih jadi VLADO, rekrutan pemaen bintang nyaeta RADOVIC…..apal meureun minijimin mah jiga kumaha…yang penting bati, target musim depan 5 besar, gagal putaran pertama teu sawios, kita cari pelatih pengganti musim ka dua sakalian jeung pamaen na….kalem we da bobotoh mah pasti nongton ka stadion….jadi bati mah amaaan…

    • bonjovi

      06/01/2020 at 05:20

      tong ngomong bati bati mang …bati na pan beaken ku bayar denda

    • Ujang persib

      06/01/2020 at 05:38

      Nya atuh lmun euweuh batian mah moal bis ngagaji pamaen jeung official jang. Bati mah tangtu. Lamun teu boga bati mah siap siap we persib di beuli saham na ku batur. Bisa bisa pindah moal aya di bandung. Matak lamun bobotoh di denda eta duit na anu di pake mayar teh duit tiket. Jadi asa sarua we maraneh lalajo gratis ka stadion.

  10. Mang Adjat

    06/01/2020 at 05:14

    Anu nyieun komen Persib mentingkeun bati coba tingali, prestasi jiga kieu naha bisa meunang bati???

  11. Galunggung

    06/01/2020 at 08:38

    Mun kieu wae wyahna stadion bkal kosong+kantor pbb di demo uy !

  12. Persib laah

    06/01/2020 at 09:02

    tahun hareup Persib peringkat 2…
    ti handap…

  13. #2020 stop nonton Persib

    06/01/2020 at 09:24

    Done2 Beni, Done3 Bambang Pamungkas, Done4 Hendro kartiko, Done5 Bima sakti, Done6 Ilham jayakesuma, Done7 Kurniawan Dj. sekian dan terimakasih..

  14. dangs

    06/01/2020 at 09:27

    Manajemen PBB( nuPenting Bati & Bati) prestasi mh kumaha engke

  15. bym

    06/01/2020 at 10:20

    Kenapa Bali United, Madura, Surabaya bisa gerak cepat dapat pemaen, kenapa persib tdk bisa dgn alasan menghormati kontrak, ada apa dengan kepengurusan persib.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Persib

Passos Beberkan Alasan Rekrut Mario Londok ke Persib

Avatar photo

Published

on


Persib Bandung di deadline transfer window paruh musim membuat kejutan dengan mendaratkan Mario Londok. Pemain yang berposisi sebagai kiper tersebut diresmikan jadi penjaga gawang keenam musim ini. Keputusan klub dalam merekrut kiper lagi pun menuai pertanyaan.

Luizinho Passos sebagai pelatih kiper pun angkat bicara mengenai rekomendasinya mendatangkan amunisi baru. Dia menyebut kondisinya saat ini adalah I Made Wirawan sudah berumur dan kemungkinan tidak lama lagi akan gantung sepatu. Karena itu, dia menyiapkan regenerasi dengan merekrut Mario Londok.

“Karena saya memikirkan masa depan. Saya punya satu kiper, Made yang sekarang sudah berusia 41 tahun, dalam hidup ada awalan dan akan ada akhir, itu normal. Made tentunya merupakan kiper Persib Bandung tapi saya juga memikirkan masa depan, saya perlu satu kiper lagi untuk disiapkan,” ujarnya saat ditemui di Stadion Siliwangi, Rabu (8/2).

Rekomendasi untuk menampung Mario yang tidak terikat kontrak dengan Persipura datang dari rekan senegara Passos. Gerson Rios yang merupakan pelatih kiper tim Persipura di Liga 1 musim lalu memberikan masukan pada Passos terkait kemampuan kiper berusia 25 tahun itu.

“Saya mendatangkan Mario setelah berbicara dengan teman saya, Gerson yang merupakan pelatih kiper Persipura di Liga 1 musim lalu, saya bicara dengannya dan memberikan saya banyak informasi mengenai Mario,” ujar Passos.

“Tentu saja masih ada hal yang perlu diperbaiki, tetapi itu normal dan tiap kiper yang datang ke sini untuk saya tangani itu tentunya perlu dibenahi kemampuannya. Kami bersyukur kiper-kiper yang datang semua bisa berkembang dengan baik,” lanjutnya.

Mengenai progres latihan sang kiper baru selama beberapa sesi latihan, Passos menyebut masih dibutuhkan adaptasi. Karena ada perbedaan filosofi dan metode latihan antara pelatih kiper sebelumnya dengn dia. Namun Passos percaya kiper asal Sulawesi Utara itu punya kualitas.

“Tentu perlu waktu karena saya memiliki filosofi yang berbeda. Saya memiliki filosofi, dan pelatih kiper di Persipura juga punya filosofinya sendiri jadi tentunya butuh waktu untuk dia beradaptasi dengan metode latihan saya. Tapi dia punya kualitas dan saya percaya dia bisa terus berkembang dan menunjukkan kemajuan bersama para kiper yang lainnya,” tukasnya.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Rekor Gol Semusim Mungkin Tersusul, Ini Reaksi SVD

Avatar photo

Published

on


Rekor gol terbanyak Persib dalam satu musim sejak Liga Indonesia pertama dipegang oleh Sutiono Lamso dan Sergio Van Dijk. Keduanya sama-sama mencetak 21 gol dalam satu musim. Jika Sutiono mampu menunjukkan kesuburannya di Ligina 1994/1995, Sergio Van Dijk unjuk produktivitas pada musim 2013.

Kini pencapaian kedua pemain ini terancam disusul oleh David da Silva. Bomber asal Brasil tersebut hingga pekan ke-22 sudah mencetak 16 gol dan kemungkinan jumlah gol akan bertambah. Masih ada 13 pertandingan yang dilakoni Maung Bandung di sisa musim 2022/2023.

Sergio pun bicara soal potensi rekornya tersusul pada tahun ini. Menurutnya memang DDS merupakan juru gedor yang komplit dan punya naluri gol tinggi. “Menurut saya David da Silva pemain hebat, lebih hebat dari saya. Dan kalau lihat skill dia dan kemampuannya untuk cetak gol sangat komplit sekali,” kata SVD ketika diwawancara di Stadion Siliwangi, Rabu (8/2).

Dia pun menyebut andai David bisa menyusulnya, justru Sergio ikut berbahagia. Karena dengan ketajaman sang mesin gol tentu akan memberikan dampak yang positif bagi klub. Bahkan pemain naturalisasi ini berharap David da Silva bisa menjadi pemain paling moncer di sejarah klub.

“Menurut saya itu tidak apa-apa dan saya senang Persib mempunyai pemain hebat dan mudah-mudahan dia bisa terus mencetak gol supaya menjadi top skorer sepanjang masa dari Persib,” terang striker yang dikenal dengan kaki kiri mematikan dan sundulan yang jitu ini.

Pria yang kini berkarir sebagai agen pemain itu pun menyebut kans Persib menjadi juara cukup besar. Sebab kualitas tim sudah mumpuni dengan memimpin klasemen sementara. Tim asuhan Luis Milla juga mampu memetik kemenangan menghadapi sesama tim papan atas seperti Persija.

“Ya menurut saya itu bisa, Persib musim ini kalau lihat musim ini persaingan di papan atas, Persib yang paling kuat. Kalau melihat lawan Persija cukup kuat tapi kita lebih kuat dan minggu depan lawan PSM, itu menurut saya pertandingan yang penting,” tukasnya.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Sergio Van Dijk Kunjungi Agenda Latihan Persib

Avatar photo

Published

on

Mantan striker Persib, Sergio Van Dijk nampak hadir di sesi latihan Persib, Rabu (8/2) sore. Dia menonton tim yang pernah dibelanya di musim 2013 dan 2016-2017 itu ketika berlatih di Stadion Siliwangi. Ini menjadi ajang dia melepas rindu dengan beberapa pemain dan juga staf klub.

Beberapa pemain pernah bermain bersamanya seperti I Made Wirawan serta Achmad Jufriyanto. Selebihnya dokter tim, kit man dan masseur Persib yang pernah bersama-sama jadi bagian dari tim nampak langsung menghampirinya. Sergio mengatakan, memang ada agenda bisnis yang dirintisnya sehingga dia mengunjungi Indonesia.

“Sekarang saya ke Bandung karena saya mau ketemu sama keluarga dan teman-teman di Persib. Selain itu karena saya juga mau buka bisnis dengan Indonesia, itu antara Belanda dengan Indonesia dalam sektor IT,” tutur pria yang akrab disapa SVD ini saat diwawancara.

Ini juga menjadi kesempatan pertama dia memantau Ezra Walian berlatih di Persib. SVD memang merupakan agen yang menaungi Ezra dan berandil besar mengurus kepindahan sang pemain ke Persib awal tahun 2021 lalu. “Iya itu juga. Saya adalah agen dari Ezra dan ini baru pertama kali saya bisa datang ke Persib dan melihat tim dan Ezra juga,” lanjut dia.

Sudah tidak lagi berkostum Persib dan tinggal di Belanda ternyata tidak membuat Sergio melupakan mantan klubnya. Dia tetap mengikuti perkembangan klub dan kini sedang berada di puncak klasemen. Menurutnya atmosfer ruang ganti tim sedang bagus dan ini jadi modal untuk menjadi juara.

“Ya senang karena Persib sudah di puncak klasemen dan semoga di musim ini Persib menjadi juara. Kalau saya nonton di televisi, tim sekarang nampak lebih kondusif, pemain pasti percaya dengan visi dari coach Milla. Saya senang Persib sudah kembali ke puncak klasemen,” tutup Sergio.

Lanjut Membaca
Advertisement

Advertisement

Komentar Bobotoh

Arsip

Trending