Connect with us

Berita Persib

Keisengan ala Persebaya Saat Laga Melawan Persib

Avatar photo

Published

on

foto-persib-bandung-vs-persebaya-persahabatan-di-ciamis-2015-SIM_4318Bermain dengan pemain lapis kedua, nyatanya Persib cukup kewalahan guna menembus pertahanan Persebaya. Maung Bandung ditundukkan tim Bajul Ijo dengan skor 1-0 di Stadion Galuh Ciamis, Minggu (22/3) sore. Meski menguasai jalannya pertandingan, Yandi Sofyan dkk tidak bisa menjebol gawang Jendri Pitoy (Kiper Persebaya).

Ibnu Graham mengomentari mengenai performa pemain asingnya. Eric Djemba Djemaba ditarik terlebih dulu di babak pertama karena mengalami cedera. Ia pun mengakui sedikit iseng dilaga uji coba tersebut. Pelatih yang pernah menjadi pemain Persebaya ini pun memainkan empat pemain dari tiga jatah pemain asing.

“Kita tadi iseng memainkan empat pemain asing seharusnya kan tiga pemain, tapi kita memainkan ke empatnya. Itu sebagai langkah upaya dari proses seleksi sebelum ISL. Djemba tadi sakit kakinya dan harus digantikan di babak pertama,” tuturnya saat jumpa pers usai pertandingan.

Persebaya pun hingga kini masih mencari pemain asing yang tepat untuk timnya. Octavia Dutra adalah pemain asing yang resmi direkrut, sementara Emile Mbamba, Kim Young Ho, dan Eric Djemba Djemba masih dalam tahap seleksi. “Sampai saat ini hanya Octavia Dutra pemain asing yang resmi direkrut,” ungkapnya.

Advertisement
14 Comments

14 Comments

  1. Tommy Welly

    22/03/2015 at 20:54

    Faktor yg menyebabkan persib tadi kalah :
    1. Gol cepat lawan sgt mempengaruhi mental persib yg condong jd mainnya terburu-buru (kurang tenang).
    2. Permainan sudah bagus, ngotot, meskipun notabene pake pemain pelapis, namun mereka kembali (kurang tenang).
    3. Tidak adanya Sang Predator di kotak penalti (sriker asing) yg menyebabkan putusnya serangan² persib dari lini tengah ke depan, coba kalo ada Apollon, mungkin ceritanya bakalan beda (meskipun dia masih seleksi juga).
    4. Tidak bisa dipungkiri bahwa sriker muda sekelas yandi & rudiana masih harus byk diberi menit bermain lebih, utk megasah kepercayaan diri mereka.
    5. Kekalahan in tidak mutlak kesalahan coach Djanur, tetapi dr 4 poin itulah yg sy rasa menjadi penyebab kekalahan, terutama poin pertama diatas.
    Kesimpulan : kekalahan tadi jd materi utk dibenahi utk bekal evaluasi kedepannya supaya tidak terjadi hal yg sama. Keuntungan buat persib biar mereka tau letak kelemahan & kesalahan mereka dimana.
    Terima kasih, Sukses buat Persib Bandung.

    • astra

      23/03/2015 at 01:21

      kelas komentar nya bung towel…teliti
      sukses terus kang
      🙂

    • ANDIK

      23/03/2015 at 03:32

      nu ka 6 na tos takdir ti Allah we kedah kawon a

    • kang erry

      23/03/2015 at 07:45

      3 pertandingan tp cuma mencetak 2 gol ke gawang lawan tentunya harus jd catatan khusus. Terlebih lawan yg dihadapi bukan sekelas Arema atau Persipura. Persib cenderung mengandalkan crossing2 dari sayap dan umpan2 diagonal, disini hadirnya predator di kotak penalti amat krusial. Dari 3 pertandingan terakhir tidak adanya striker yg mumpuni amat terasa. Dan seperti yg dikatakan bung Towel, serangan2 pun putus disitu.Sayang Apollon buru2 dicoret ( entah krn alasan regulasi atau hal lain ). Intinya Persib butuh striker yg bs jadi pembeda.

    • dudung

      23/03/2015 at 08:44

      ajibbbb komentarna nu ka 7 telat pergantian pelatih hahaha

    • arc

      23/03/2015 at 09:40

      tetep. striker asing :))

  2. Irfan Hilmy

    22/03/2015 at 21:59

    PSGC Ciamis Layak ke ISL. Musim depan Insya Allah…
    (Menemani Persib “Jabar” dan Persebaya “Jatim”). Jabar ok.
    #Bravo PSGC Ciamis
    #Save PSGC Ciamis
    #Galuh Tanah Kelahiranku
    By. Bobotoh Sajati teu weleh Persib sareng PSGC Ciamis dinu ati

  3. ayub rahman

    22/03/2015 at 22:14

    Yandi harus lebih banyak diturunkan setiap pertandingan

    • ANDIK

      23/03/2015 at 03:31

      teterekelan wae kaluhur sih s yandi mah

  4. dubla'ie

    23/03/2015 at 05:08

    beuneur pisan kudu teurus di paenkeun

  5. mang atex

    23/03/2015 at 06:14

    PSGC…insya allah, taun payun ka ISL…

    Sarana tos mendukung…

    Bravo PSGC…Bravo PERSIB…!!!

  6. ali

    23/03/2015 at 09:20

    tapai faktor takut uji cedera jg hrs diperhitungkan…jgn sampe hny krn pertandingan uji coba menyebabkan pemain jd cedera aplg menjelang ISL akan dimulai …nu koment telat ganti pelatih eta mah komen nu gejul

  7. Iduy Bgr

    23/03/2015 at 09:28

    bener tah komen na bung TOWEL…..

  8. brebes

    23/03/2015 at 09:34

    mungkin untuk pemain muda dan pelapis harus lebih cerdas dan banyak belajar dari senior contoh yang dilakukan jajang sukmara menit pertama dan rudiana mendapat umpan matang dikotak penalti malah ditahan tangan padahal ini kesempatan bagus , mudah2an pemain pelapis akan lebih baik lagi

Leave a Reply

Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Persib

Menanti Bergabungnya Penggawa Timnas U-20 di Persib

Avatar photo

Published

on


Pemain muda Persib Bandung, penggawa Timnas U-20 dinantikan bergabung latihan setelah menjalani pemusatan latihan Timnas di Turki dan Spanyol. Kakang Rudianto, Robi Darwis, dan Ferdiansyah diagendakan mulai berlatih bersama tim arahan Luis Milla Kamis (1/12/2022).

Sebenarnya ketiga pemain tersebut diberikan libur lebih lama setelah menjalani TC di Eropa yang cukup panjang. Mereka diberi kelonggaran libur sampai pekan depan. Namun setelah berdiskusi dan atas kemauan pemain, staf pelatih Persib menarik kesimpulan ketiga boleh berlatih mulai Kamis.

“Kita sudah koordinasi dengan mereka, tiba hari Sabtu kemarin kita berikan rest. Rencananya minggu depan gabung tapi situasional seandainya kompetisi bergulir mereka akan dipanggil. Sampai pada satu kesimpulan Insya Allah mereka gabung besok,” kata pelatih fisik Persib Yaya Sunarya pada Rabu (30/11/2022).

Yaya dan Luis Milla tak khawatir soal kondisi fisik ketiga pemain tersebut. Hanya saja tim pelatih perlu memaintenance psikologis pemain yang sudah terlalu lama jauh bersama keluarga. Kakang, Robi, dan Ferdiansyah juga turut berkompetisi mendapatkan tempat utama di tim arahan Shin Tae-yong selama TC Eropa.

“Khawatir enggak tapi lebih ke maintenance secara psikologis karena mereka sudah lama jauh dari keluarga dan berkompetisi untuk dapat tempat (di Timnas),” terang Yaya.

“Ketika datang di sini apalagi yang dari Cianjur akan diberi kesempatan lebih banyak rencananya satu minggu. Tapi dari awal seandainya kompetisi digelar di tanggal 2 maka akan dipanggil secepatnya,” papar Yaya.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Staf Pelatih Harap Motivasi Pemain Persib Tak Surut

Avatar photo

Published

on


Setelah digelar rapat koordinasi antara PSSI, PT Liga Indonesia Baru (LIB) dan Polri pada Selasa (29/11/2022), tak ada titik terang kompetisi akan dilanjutkan. Liga 1 2022-2023 gagal berlanjut 2 Desember, karena Polri masih mematangkan Peraturan Kepolisian Nomor 10 Tahun 2022.

Selain itu empat stadion yang akan digunakan dalam sistem bubble yakni Stadion Jatidiri Semarang, Maguwoharjo Sleman, Sultan Agung Bantul, Moch Soebroto Magelang belum terverifikasi. Berdasarkan situasi itu, masih belum ada kepastian kapan liga berlanjut.

Situasi pelik bagi Persib yang jadi tim yang sudah berlatih selama November kni menjalankan program guna bersiap dalam sebuah pertandingan. Tim asuhan Luis Milla akan terus continue berlatih seperti yang dilakukan mereka pada Rabu (30/11/2022).

“Tentunya kita membuat program mengarah ke sana (sesuai plan PSSI) ke tanggal 18 (November), ketika 18 tidak jadi kita continue setiap hari latihan game internal atau misalnya dengan uji coba. Kalau 18-25 enggak jadi kita fokus ke tanggal 2 (Desember),” terang pelatih fisik Persib Yaya Sunarya.

“Tetapi sampai sekarang kita belum dapat informasi resmi mengenai kepastian liga artinya kita meminta pemain untuk tetap konsisten di latihan,“ papar Yaya melanjutkan.

Akan gagalnya kick off lanjutan Liga 1 pada 2 Desember, diharapkan staf pelatih supaya pemain tidak kehilangan semangat dan motivasi. Staf pelatih ingin pemain menjaga sikap dan tetap serius dalam latihan.

“Attitude atau sikap keseriusan pemain di latihan, kemudian konsentrasi, ketiga akan selalu melihat berdasarkan intensitas di latihan. Artinya kita meminta pemain bukan hanya menunggu kompetisi tapi bagaimana progres setiap pemain di setiap latihan hari demi hari,” bebernya.

Yaya turut mengabarkan kondisi fisik pemain saat ini terus berprogres menunjukkan perkembangan positif. “Artinya kondisi fisik sejauh ini kita melihat progres yang bagus baik individu pemain atau tim,” kabar Yaya.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Kiper Persib Tidak Masalah Main dengan Sistem Bubble

Avatar photo

Published

on


Tersebar draft jadwal lanjutan Liga 1 2022/2023 putaran pertama. Dalam rancangan jadwal untuk pekan 12 hingga 17 tersebut, kompetisi rencananya dimulai kembali di akhir pekan ini. Andai akhirnya terwujud Liga 1 digelar lagi, Reky Rahayu mengaku sudah siap tampil.

Dia mengatakan siap jika diturunkan oleh pelatih untuk mengawal gawang Persib. Dirinya juga akan mendukung rekan setimnya kalau yang dipasang adalah kiper Persib lainnya. Karena di skuat Maung Bandung bercokol juga Fitrul Dwi Rustapa, I Made Wirawan dan Teja Paku Alam.

“Sebagai pemain kami siap, siapapun nanti yang main kami memberikan support. Pokoknya kami siap buat pertandingan dimulai kick off,” terang Reky Rahayu ketika diwawancara awak media usai latihan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Selasa (29/11).

Kompetisi juga akan diselenggarakan dengan sistem bubble untuk sisa putaran pertama tanpa bisa disaksikan secara langsung oleh penonton. Pertandingan juga rencananya akan diselenggarakan secara terpusat di daerah Jawa Tengah dan Yogyakarta.

Diakui olehnya tentu animo pertandingan jadi menurun jika digelar tanpa penonton. Tapi Reky menegaskan bahwa pemain akan tetap bermain dengan semangat. “Tanpa penonton sudah pasti berkurang (antusiasmenya) tapi kami pastinya tetap semangat,” tukas dia.

Lanjut Membaca

Trending