Connect with us

Berita Persib

Kebobolan di Menit Akhir, Gomez Enggan Salahkan Personal Pemain

Avatar photo

Published

on

Persib berhasil curi gol dan membalikkan keadaan di babak kedua lewat aksi Ezechiel N’Douassel, ketika berhadapan dengan Arema FC, Minggu (15/4/2018) di Kanjuruhan Malang dalam lanjutan Liga 1. Sayang, kemenangan yang tinggal menunggu beberapa menit sirna.

Adalah gol menit 87 Balsa Bozovic, meloloskan diri di sektor kanan pertahanan Persib, menghukum Henhen Herdian dan kolega dengan gol. Skor 2-2 ditetapkan sebagai hasil malam itu, dibalik ricuhnya penonton pendukung tuan rumah.

Tahu sektor kanan menjadi bulan-bulanan hingga terjadinya gol, justru pelatih Persib Mario Gomez enggan menyalahkan pemainnya seorang. Ya, dimana saat itu Henhen Herdiana sempat melakukan over lapping, dan out position ketika kembali bertahan.

“Karena dia (Henhen) masih muda dan dia mungkin ingin menyerang ketika dia itu seharusnya fokus untuk bertahan,” kata Gomez mengomentari.

Pelatih asal Argentina itu menganggap gol balasan Arema adalah sebagai kesalahan tim. Sebelum gol itu, Gomez telah memasukkan Eka Ramdani mengganti Joni Bauman demi mempertahankan kemenangan.

“Tapi hasil ini bukan karena kesalahannya (Henhen) tapi ini kesalahan tim, saya tidak menyalahkan dia karena dia juga kurang berpengalaman. Saat kami harus bertahan ya harus bertahan bukan untuk mencari gol lainnya. Menit 88 dan kita tidak cari itu (gol lagi),” tandasnya.

Advertisement
116 Comments

116 Comments

  1. BOBOTOH TASIK UTARA

    16/04/2018 at 15:55

    PERTAHANAN BERLAPIS

  2. #SAVEGOMES

    16/04/2018 at 16:37

    Ari bobotoh nu ngarana SI BOTAK tea kamananya? Nu sok komenna ngacapruk gening jiga huluna. ..

    • Nya Botak Nya Lenang

      16/04/2018 at 21:41

      Hadiiirrr…!? What’s up bro

  3. TeuingAtuh

    16/04/2018 at 17:05

    Ningali duet eze – joni asa ningali duet vieri – recoba.

    • Atang kosim

      16/04/2018 at 19:27

      Heubeul pisan sia mah mawa conto teh…cik nu rada ayeuna atuh. Kawas sutiono jeung kekey zakaria…atawa peri sandria jeung dejan gluscevic

  4. TN

    16/04/2018 at 18:35

    Para pemaen muda manstabh maenna.. tp ttp kudu aya pemen senior kr ngareugreugkeun dilapangan

  5. Bojan Gigisic

    16/04/2018 at 21:33

    Support regenerasi teu nanaon teu juara oge atawa posisi di klasemen di handap. Nu penting keur kahareupna bakal cerah hasilna.

  6. Rajut Kembali

    16/04/2018 at 21:52

    Kenapa bauman di ganti ku Eka.. padahal mah ulah di ganti.. mun teu di ganti mungkin skor 2 1 atau 3 1.. menyerang adalah pertahanan yg baik… udah sunnatullah, mungkin kalau tidak 2 2.. supporter bisa lebih dari kejadian kemaren…
    #Rencana Allah lebih baik…
    Semoga bisa jadi pelajaran bagi semuanya

  7. Bobotoh Junti

    16/04/2018 at 22:02

    Simuhun lur satuju pisan

  8. bobotoh majalengka

    16/04/2018 at 22:53

    zola bah zola paenkeun,,,

  9. Fachru

    16/04/2018 at 23:07

    Maen jeng teu pelatih nu apal cenah kumaha pelatih Ari aa sehat?pelatih lebih apal mana pemain nu siap jeng teu siap na

  10. mantan pengamat sepakbola

    16/04/2018 at 23:26

    kesalahan ada pada barisan pertahanan. seharusnya saat kondisi unggul dan pertandingan tinggal menyisakan beberapa menit, garis pertahanan harus sejajar. henhen, ali idrus, bojan, dan sabil tidk boleh berada jauh dari posisi penyerang lawan. biarkan pemain tengah dan depan yg bekerja menyerang dan pemain tengah harus segera kembali pada posisi untuk mengcover pergerakan musuh. pelajaran berharga dari pertandingan kemarin untuk barisan pertahanan persib

  11. Mang aep

    17/04/2018 at 10:01

    Sakituoge tos reugreug ningal permainAn persib ayeuna
    Lanjut Bah…..

  12. Abang rony

    17/04/2018 at 13:13

    Pelatih ge teu nyalahkeun ka pihak depan kamera pihak belakang,,,
    Apalagi secara individual,,,
    Ini murni kesalahan team,,,
    Logika team
    Saling bantu
    Saling mengingatkan
    Saling support
    Lamun anu tukang nyerang NU hareup mundur, Mun NU hareup mundur itu kesepahaman,,,
    Jd gotong royong eta team
    Makanya kata Abah Gomes ini murni kesalahan team yang masih kurang pengalaman,,, karena banyak pemain muda,,,
    Harap di pahami

    • Usep

      17/04/2018 at 14:47

      Ari sia mamawa ormas NU wae? Muhammadiyah atuh sakali2 mah

    • Gede bobogaan

      18/04/2018 at 10:34

      Wkwkwkekek…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Persib

Persib Punya Waktu Lima Hari untuk Siapkan Laga Kontra Bali United

Avatar photo

Published

on


Euforia kemenangan melawan PSS Sleman segera harus disudahi. Persib Bandung akan menghadapi laga tandang lebih sulit melawan tim juara bertahan Bali United dalam pertandingan pekan ke-23 Liga 1 2022/2023, Jumat (10/2/2023) mendatang.

Luis Milla menaruh respek kepada Bali United yang ditukangi pelatih berpengalaman Stefano Cugurra. Tim arahan Luis Milla punya waktu lima hari untuk mempersiapkan skuadnya. Persib dibayangi rekor buruk menghadapi Bali United, mereka belum pernah menang sejak 2017.

“Saya menaruh hormat kepada Bali karena mereka tim yang bagus. Ada banyak pemain yang berkualitas dan memiliki pelatih dengan level yang tinggi dan sudah bekerja di Indonesia dalam waktu yang lama,” respek Milla.

Menurut pelatih 56 tahun ini laga Bali United vs Persib adalah laga layaknya final, dua kubu kekuatan yang punya level permainan yang setara di Liga 1 2022/2023. Dari sisi pemain, pelatih, dan posisi keduanya di klasemen yang tidak begitu jauh.

“Menurut saya, bagi tim kami laga ini seolah pertandingan final dan kami punya waktu lima hari untuk melakukan persiapan menghadapi Bali. Menurut saya, kami akan bertanding dengan tim yang punya level yang setara, ada di level teratas baik itu dari sisi pelatih dan pemain,” paparnya.

“Sekarang dalam situasi seperti ini, kami menaruh respek pada mereka dan terus bekerja dengan gaya yang kami miliki dan memikirkan konsep untuk terus berbenah menghadapi laga berikutnya,” tandasnya.

Lanjut Membaca

Berita Persib

DDS Segera Alihkan Fokus ke Laga Melawan Bali United

Avatar photo

Published

on


Usai mengatasi perlawanan PSS Sleman dengan kemenangan, kini giliran Bali United menanti Persib Bandung di depan. Lawan yang tangguh dan punya kekuatan selevel dengan tim arahan Luis Milla di Liga 1 2022-2023. Laga Persib melawan Bali United akan digelar Jumat (10/2/2023) dalam pekan ke-23.

Penyerang Persib David da Silva tahu situasinya, Persib sedang percaya diri usai tak terkalahkan di 14 pertandingan terakhir. DDS akan mengalihkan fokus menuju laga penting di depan guna meraih enam kemenangan beruntun.

“Ya ini tentunya sangat bagus. Tapi tetap harus memikirkan laga demi laga. Kini kami harus menghadapi Bali dan kami melihat ke depan untuk bisa mendapatkan tiga poin lagi,” kata DDS.

Bali United merupakan juara bertahan, adalah favorit juara musim ini. Namun kini mereka tercecer di posisi enam klasemen berjarak 10 poin dengan Persib di puncak klasemen. Serdadu Tridatu tengah berusaha bangkit dan naik peringkat.

“Memang kami tahu ini akan sulit untuk bisa memenangkan pertandingan. Kami harus bisa meraih tiga poin lagi untuk tetap menjaga jalan menuju gelar juara, karena jika mau menjadi juara kami harus selalu memikirkan kemenangan di setiap pertandingannya,” papar DDS.

Penyerang asal Brasil itu ingin terus menjaga momentum tetap berada di posisi puncak klasemen. Ia akan bersiap menuju laga Jumat nanti. “Jadi kami akan bersiap dan kami juga percaya diri, semua pemain akan melakukan persiapan dan kami menatap ke depan” tukasnya.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Insiden di Tribun Selatan Laga Persib vs PSS, Teddy Tjahjono Minta Maaf

Avatar photo

Published

on


Kemenangan Persib Bandung dari PSS Sleman pada Minggu (5/2/2023) di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) diwarnai gesekan antara suporter Persib dan suporter PSS di tribun Selatan. Entah bagaimana gesekan bisa terjadi namun dari pantauannya, kedua tim saling ejek, hingga terjadi aksi saling lempar. Steward yang bertugas pergi melerai.

Dari gesekan tersebut dilaporkan seorang suporter PSS dan Bobotoh terluka. Namun setelah mendapatkan perawatan medis, keduanya diizinkan pulang. Direktur Persib Teddy Tjahjono ikut menyayangkan kejadian tersebut dan memohon maaf kepada seluruh pihak terutama suporter PSS Sleman yang kurang mendapatkan perlakuan semestinya.

“Atas nama Persib, kami menyampaikan permohonan maaf kepada semua pihak, termasuk teman-teman dari Sleman yang diperlakukan tidak semestinya selama di dalam dan di luar stadion,” kata Teddy.

Kejadian tersebut amat disesalkan terlebih disaksikan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Zainudin Amali. Akibat ulah oknum kelompok suporter yang tidak bertanggung jawab itu, bisa membuat Persib cukup kesulitan mendapat izin pertandingan dengan dihadiri penonton. Jelas perlakuan segelintir Bobotoh ini bisa merugikan klub dan suporter lainnya yang telah turut menjaga iklim kondusif.

Teddy berkomitmen kedepannya untuk meningkatkan koordinasi, komunikasi dengan beberapa pihak, berkaitan dengan keamanan, ketertiban, keselamatan dan kenyamanan dalam pelaksanaan pertandingan kandang Maung Bandung.

“Sesuai komitmen, kami akan akan terus memperbaiki penyelenggaraan pertandingan kandang, terutama dari sisi keamanan, keselamatan dan kenyamanan,” ujar Teddy.

Lanjut Membaca
Advertisement

Advertisement

Komentar Bobotoh

Arsip

Trending