Keberangkatan Janur Ke Italia Sudah Dirancang Setahun Lalu
Wednesday, 13 January 2016 | 16:12
Persib Bandung dan Inter Milan sepakat dalam kerjasama program pembinaan pelatih dan pemain. Program ini ditujukan untuk Jajang Nurjaman selaku nahkoda Maung Bandung yang mendapat pelatihan bersama klub papan atas Liga Italia tersebut. Dikatakan oleh Glenn Sugita, bahwa keberangkatan Janur sudah dirancang sejak setahun lalu. Ide itu timbul saat Persib mengikuti kompetisi antarklub Asia.
Waktu itu Janur yang sanggup membawa Persib menjadi jawara Indonesia masih belum memenuhi kriteria pelatih di level AFC. Bahkan Maung Bandung akhirnya sempat mempekerjakan Emral Abus sebagai pelatih bayangan karena dia mempunyai lisensi A AFC. Sedangkan ketika Janur hendak memperbaharui lisensinya, Indonesia disuspend FIFA dan dilarang menggelar kursus kepelatihan.
“Disitu kami sangat berkeinginan supaya Pak Jajang untuk mengkatkan lisensinya karena waktu itu masih C AFC. Namun waktu itu PSSI dibekukan dan kompetisi dihentikan. Sehingga ga ada kesempatan untuk Pak Jajang meningkatkan lisensinya,” tutur Glenn dalam konferensi pers di Hotel Fairmont, Rabu (13/1).
Untuk itu Janur diberangkatkan ke Italia dalam program menimba ilmu sambil meng-upgrade lisensinya. Disana pelatih berusia 57 tahun itu akan mendapat kursus UEFA pro license dan diberi pemahaman tentang pendidikan pemain usia dini. Agar ketika kembali ke tanah air, pemahaman Janur di iklim sepakbola yang lebih modern dianggap bisa lebih memajukan klub yang berdiri para 1933 tersebut.
“Salah satunya mengirimkan pelatih ke Inter dan menimba ilmu. Kita godok dia karena saat ini tidak ada kegiatan yang pasti di sepakbola kita,” ujarnya.
Tidak sampai disitu, 3 pemain muda Persib pun punya kesempatan mencicipi akademi Inter Milan selama sebulan. Adalah Gian Zola, Febri Haryadi dan Jujun Saepuloh yang diberi program untuk berlatih di Italia. Bahkan program kerjasama dengan La Beneamata pun bisa berlanjut dalam kemasan pembinaan usia dini.
“Ketiga pemain diklat ini memang sudah dibicarakan dengan Pak Erick (Thohir). Mereka akan kita lihat ke depan seperti apa, jika mampu bersaing dan bisa menambah lagi pemain ya akan kita lakukan,” tukasnya.

Persib Bandung dan Inter Milan sepakat dalam kerjasama program pembinaan pelatih dan pemain. Program ini ditujukan untuk Jajang Nurjaman selaku nahkoda Maung Bandung yang mendapat pelatihan bersama klub papan atas Liga Italia tersebut. Dikatakan oleh Glenn Sugita, bahwa keberangkatan Janur sudah dirancang sejak setahun lalu. Ide itu timbul saat Persib mengikuti kompetisi antarklub Asia.
Waktu itu Janur yang sanggup membawa Persib menjadi jawara Indonesia masih belum memenuhi kriteria pelatih di level AFC. Bahkan Maung Bandung akhirnya sempat mempekerjakan Emral Abus sebagai pelatih bayangan karena dia mempunyai lisensi A AFC. Sedangkan ketika Janur hendak memperbaharui lisensinya, Indonesia disuspend FIFA dan dilarang menggelar kursus kepelatihan.
“Disitu kami sangat berkeinginan supaya Pak Jajang untuk mengkatkan lisensinya karena waktu itu masih C AFC. Namun waktu itu PSSI dibekukan dan kompetisi dihentikan. Sehingga ga ada kesempatan untuk Pak Jajang meningkatkan lisensinya,” tutur Glenn dalam konferensi pers di Hotel Fairmont, Rabu (13/1).
Untuk itu Janur diberangkatkan ke Italia dalam program menimba ilmu sambil meng-upgrade lisensinya. Disana pelatih berusia 57 tahun itu akan mendapat kursus UEFA pro license dan diberi pemahaman tentang pendidikan pemain usia dini. Agar ketika kembali ke tanah air, pemahaman Janur di iklim sepakbola yang lebih modern dianggap bisa lebih memajukan klub yang berdiri para 1933 tersebut.
“Salah satunya mengirimkan pelatih ke Inter dan menimba ilmu. Kita godok dia karena saat ini tidak ada kegiatan yang pasti di sepakbola kita,” ujarnya.
Tidak sampai disitu, 3 pemain muda Persib pun punya kesempatan mencicipi akademi Inter Milan selama sebulan. Adalah Gian Zola, Febri Haryadi dan Jujun Saepuloh yang diberi program untuk berlatih di Italia. Bahkan program kerjasama dengan La Beneamata pun bisa berlanjut dalam kemasan pembinaan usia dini.
“Ketiga pemain diklat ini memang sudah dibicarakan dengan Pak Erick (Thohir). Mereka akan kita lihat ke depan seperti apa, jika mampu bersaing dan bisa menambah lagi pemain ya akan kita lakukan,” tukasnya.

hebat pisan euy…salut buat Persib bandung,thanks Pak Erick Thohir Pak Glen Sugita,dan tim manajemen
kang ambil 1 pemain inter milan