Karakter Kuat Bikin Gomez Tunjuk Malisic Jadi Kapten
Tuesday, 17 April 2018 | 18:57
Bojan Malisic masuk ke lapangan paling depan untuk memimpin tim saat melawat ke markas Arema. Ban kapten melingkar di lengannya ketika Supardi harus absen karena sanksi. Sedangkan pemain lain yang berstatus senior ditempatkan Mario Gomez di bench layaknya Atep, Hariono, Tony Sucipto dan Eka Ramdani.
Pelatih asal Argentina itu pun membeberkan alasan mempercayakan jabatan kapten pada Malisic. Padahal ini baru musim pertama dia mengenakan seragam Persib. Menurutnya bek asal Serbia ini punya karakter yang kuat untuk menjadi pemimpin rekan-rekannya berada di lapangan. Malisic juga merupakan kapten di South China yang merupakan tim terdahulunya.
“Semua itu tentang karakter. Ketika memilih kapten, yang paling penting adalah karakter. Kalau tidak punya karakter, kamu tidak bisa menjadi kapten,” jelas Gomez ketika diwawancara di Stadion SPOrT Jabar Arcamanik, Selasa (17/4).
Malisic sendiri bermain cukup lugas dan tenang sebagai pemimpin tim menghadapi Arema. Dia juga tidak mudah tersulut emosi meski sempat terlibat friksi di lapangan dengan Arthur Cunha. Dirinya tertangkap kamera ditanduk oleh bek Arema itu setelah melakukan duel namun dia tidak lantas membalasnya dengan aksi frontal.
“Ya tentu, itu kenapa saya memilih dia sebagai kapten. Itu beda dengan pemain lain. Kamu butuh karakter dan sifat yang baik tak hanya ketika bermain di kandang tapi di manapun,” jelas Gomez.

Bojan Malisic masuk ke lapangan paling depan untuk memimpin tim saat melawat ke markas Arema. Ban kapten melingkar di lengannya ketika Supardi harus absen karena sanksi. Sedangkan pemain lain yang berstatus senior ditempatkan Mario Gomez di bench layaknya Atep, Hariono, Tony Sucipto dan Eka Ramdani.
Pelatih asal Argentina itu pun membeberkan alasan mempercayakan jabatan kapten pada Malisic. Padahal ini baru musim pertama dia mengenakan seragam Persib. Menurutnya bek asal Serbia ini punya karakter yang kuat untuk menjadi pemimpin rekan-rekannya berada di lapangan. Malisic juga merupakan kapten di South China yang merupakan tim terdahulunya.
“Semua itu tentang karakter. Ketika memilih kapten, yang paling penting adalah karakter. Kalau tidak punya karakter, kamu tidak bisa menjadi kapten,” jelas Gomez ketika diwawancara di Stadion SPOrT Jabar Arcamanik, Selasa (17/4).
Malisic sendiri bermain cukup lugas dan tenang sebagai pemimpin tim menghadapi Arema. Dia juga tidak mudah tersulut emosi meski sempat terlibat friksi di lapangan dengan Arthur Cunha. Dirinya tertangkap kamera ditanduk oleh bek Arema itu setelah melakukan duel namun dia tidak lantas membalasnya dengan aksi frontal.
“Ya tentu, itu kenapa saya memilih dia sebagai kapten. Itu beda dengan pemain lain. Kamu butuh karakter dan sifat yang baik tak hanya ketika bermain di kandang tapi di manapun,” jelas Gomez.

cek saya PERSIB menunjukan trend positif
Pereket jengkol jajahean
lauk peda rasa keju hanyirrr
Tah kitu milih kapten teh tina kompetensina, lain tina usul-asalna Tong jiga jaman Firman Utina ngan saukur jadi WAKIL kapten).