Connect with us

Berita Persib

Kandas di Kandang Sendiri, Hartono Sindir Wasit

Avatar photo

Published

on

Sriwijaya FC (SFC) menelan kekalahan kedua di kandangnya sendiri setelah ditaklukkan Persib Bandung dengan skor mencolok, 1-4, di Jakabaring, Senin (4/9/2017) kemarin. Sebelumnya SFC juga alami kekalahan perdana di Jakabaring usai dipermalukan Bhayangkara FC, 1-2, di putaran pertama Liga 1.

Pelatih Sriwijaya Hartono Ruslan sindir kepemimpinan wasit Abdul Rahman Salasa pada pertandingan kemarin. Ia mengaku tidak pernah mempersoalkan wasit, namun kali ini amat keterlaluan bagi timnya.

“Saya enggak pernah kalah alasan wasit, tapi di babak pertama, boleh lihat rekaman, wasit selalu buat kesalahan fatal. Banyak memihak Persib babak pertama begitu kita kegolan 1-0 ada kejadian si Nur (Iskandar) dilanggar tapi enggak penalti. Lebih parah lagi Yanto Basna ditebas sama yang asing itu (Ezechiel) tapi periwit arah ke kita,” beber Hartono menyesalkan.

Ia bahkan menghampiri wasit dalam lorong menuju ruang ganti saat jeda pertandingan dan mengingatkan agar dirinya memperbaiki kinerja di babak kedua. Meski masih menunjukkan kesalahan, namun Hartono menilai di babak kedua wasit sedikit lebih netral.

“Saya bilang di lorong temui wasit kamu mimpin enggak bener coba di perbaiki harus tegas, kalau perlu kita ganti babak kedua karena banyak memihak ke sana. Baru di babak kedua agak netral dikit,” paparnya.

Hartono yang sebelumnya menjabat sebagai asisten pelatih, menyesalkan pertandingan panas itu tidak dipimpin oleh wasit asing. Padahal perbedaannya meski wasit asing tak luput dari kesalahan, namun kesalahan itu tidak dilakukan dengan vulgar. “Kalau wasit asing namanya juga ada kesalahan tapi enggak terlalu vulgar seperti lokal,” tandasnya.

Advertisement
89 Comments

89 Comments

  1. yrref

    06/09/2017 at 16:01

    pelatih tarkam eta mah

  2. dadang

    06/09/2017 at 17:04

    kuduna maneh bersyukur masih bisa ngagolkeun 1…mun wasitna asing tah instruksi maneh pikeun maen kasar geus bakal berbuah 2 kartu merah keur pemaen maneh, skorna oge lain 4-1 tapi 8-0

  3. Inu

    06/09/2017 at 23:22

    Hartono minum aqua dulu …klo keok ya keok …lebih memalukan kalo ente nyari alasan yg tdk masuk akal…tipikal pemain mbunuh karir pemain lawan

  4. t kosasih

    07/09/2017 at 08:45

    Hahaaaa…..
    Smua tau Ton…pmain Anda yg jelas2 punya niat buruk trhdap pemain persib….main ny kasar….dengan tekl keras…sengaja mnendang dr blakang…
    Basong Sia…jangan mmbuli wasit..!!!

Leave a Reply

Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Persib

Ferdiansyah Berusaha Optimal di Latihan Persib

Avatar photo

Published

on


Ferdiansyah gelandang muda Persib Bandung berusaha optimal di latihan bersama tim arahan Luis Milla. Ia mengetahui dirinya dibutuhkan di tim mengingat Persib tengah kehilangan tiga pemain inti yakni Marc Klok, Rachmat Irianto, dan Ricky Kambuaya ke Timnas senior.

Ferdi berusaha untuk beradaptasi dengan pola pelatihan Milla dan berharap performanya dibutuhkan. Bekal kondisi fisik yang prima setelah mengikuti training center (TC) bersama Timnas U-19 Indonesia di Eropa membantu Ferdi beradaptasi.

“Bedanya kalau di sana (Shin Tae-yong) mainnya lebih ke fisik sama kecepatan, temponya tinggi. Kalau di sini (di Persib) temponya enggak terlalu tinggi, tapi banyak sentuhan mainnya kaki ke kaki,” papar Ferdiansyah.

Ferdiansyah bisa memaksimalkan waktu tersisa untuk fokus menatap pertandingan lanjutan Liga 1 2022-2023. Apalagi kompetisi telah diumumkan berlanjut pada 5 Desember.

Pemain kelahiran 15 Juli. 2003 ini akan coba percaya diri menunjukkan performa terbaik di latihan. “Saya percaya ke diri sendiri saja. Terus melihat sekarang pelatihnya (Luis Milla) ada harapan lah (dapat kesempatan),” tanggap Ferdi.

Lanjut Membaca

Berita Persib

TC Bersama Timnas U-20, Bantu Perkuat Mentalitas Ferdiansyah

Avatar photo

Published

on


Selain Kakang Rudianto dan Robi Darwis, Ferdiansyah juga petik pelajaran berharga selama menjalani training center (TC) bersam Timnas U-20 Indonesia arahan Shin Te-yong (STY) di Eropa. Berada di Turki dan Spanyol, Indonesia menjajal kekuatan beberapa negara, Turki, Moldova, hinga Prancis.

Serangkaian uji coba dirasakan Ferdiansyah dapat memberikan ujian untuknya dan rekan-rekan satu tim. Mentalitas bertanding dibentuk pelatih STY agar anak-anak asuhnya tak kenal takut menghadapi siapapun lawannya.

“Sebenarnya banyak sih tapi lebih ke mental, berlatih dan bertanding itu yang paling ditingkatkan sama pelatih Shin. Sebab kalau mental jelek tuh main kita juga pasti enggak pede enggak keluar kemampuannya,” papar Ferdiansyah.

Kini Ferdiansyah kembali ke skuat Persib arahan Luis Milla. Meski hanya mendapat jatah libur beberapa hari ia mengaku siap dengan apapun menu latihan dari Milla. Ferdi, Kakang, dan Robi diinstruksikan mengikuti pelatihan lebih cepat lantaran Kompetisi Liga 1 2022-2023 akan bergulir 5 Desember.

“Sebenarnya sih kemarin tuh asalnya dapat libur sampai Senin, tapi tiba-tiba disuruh gabung karena kabarnya kompetisi akan dimulai. Tapi tetap saja latihan dari pada lama hilang sentuhan,” ungkap Ferdi.

Kehadiran tiga penggawa Timnas U-20 dapat menambah kekuatan Persib Bandung. Mengingat tiga pemain inti Marc Klok, Ricky Kambuaya, dan Rachmat Irianto dipanggil timnas senior persiapan Piala AFF 2022.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Liga Kembali Digelar, Jufriyanto: Ini Harapan Pemain

Avatar photo

Published

on


Kompetisi Liga 1 2022/2023 rencananya kembali bergulir besok setelah terhenti selama dua bulan. Stoper Persib, Achmad Jufriyanto pun menyambut positif kabar tersebut. Karena menurutnya ini merupakan kabar yang sudah dinanti oleh insan sepakbola terutama dia sebagai pemain.

“Sangat senang lah, liga kembali bergulir adalah harapan semua pemain. Sebelumnya latihan tanpa kepastian kompetisi sangat menguras tenaga serta pikiran pemain, semoga liga berjalan lancar,” ujar Achmad Jufriyanto saat diwawancara, Minggu (4/12).

Lanjutan Liga 1 2022/2023 sendiri akan dimainkan dengan sistem bubble untuk sisa putaran pertama. Seluruh laga digelar terpusat di daerah Yogyakarta dan Jawa Tengah, tanpa penonton. Rencananya, laga pekan ke 12 hingga 17 akan diselenggarakan hingga akhir Desember 2022.

Tentunya para pemain pun dituntut agar memiliki kondisi fisik yang prima. Karena enam pertandingan akan dijajal dalam waktu sekitar tiga pekan saja. Jufriyanto menyebut tentunya tim pelatih sudah menyiapkan formula yang bisa mengatasi masalah kelelahan pemain.

“Pelatih pastinya sudah mempersiapkan segala sesuatunya dengan maksimal. Termasuk kondisi fisik pemain dan untuk persiapan recovery karena padatnya jadwal, mungkin akan dilihat perkembangannya nanti game by game,” tutur pria yang menjabat sebagai kapten kesebelasan tersebut.

Pria yang akrab disapa Jupe ini juga menagganpi gelaran liga dengan sistem bubble. Menurutnya memang ini bukan kondisi yang ideal karena tidak bisa bermain di kandang sendiri dan tidak didukung suporternya langsung. Tetapi dia juga memahami situasinya, apalagi di putaran kedua nanti liga kembali digelar secara normal.

“Tidak ideal sebenarnya sistem bubble, tapi kalau untuk sementara mungkin oke. Semoga ke depannya liga berjalan lancar dan kembali dengan sistem home away dengan (bisa disaksikan langsung) penonton,” kata pemain yang menjadi pahlawan Persib di final ISL 2014 ini.

Lanjut Membaca

Trending