Connect with us

Berita Persib

Janur Waspadai Barisan Para Mantan di Persiba

Avatar photo

Published

on

foto-konferensi-pers-sriwijaya-fc-vs-persib-tsc-2016-jajang-nurjaman_5525Jelang laga Persib vs Persiba, Sabtu (1/10) di Stadion Wibawa Mukti, pelatih Jajang Nurjaman rupanya mewaspadai beberapa pemain yang pernah berhubungan dengan Persib. Salah satunya ia menyebutkan striker impor yang baru didatangkan tim Beruang Madu, Maicon Calijury.

Maicon adalah mantan striker seleksi asing yang gagal direkrut Persib musim 2015 lalu. Bahkan ia merupakan satu striker yang digantung paling lama statusnya hingga akhirnya dipulangkan Persib, dalam artian tidak direkrut. Striker asal Brasil itu juga mampu menyumbangkan satu gelar pra-musim, yakni Piala Wali Kota Padang 2015.

Lain Maicon lain Hermawan. Hermawan adalah salah satu skuat Persib di putaran pertama Torabika Soccer Championship (TSC) A 2016. Dirinya menyatakan pengunduran diri karena persoalan keluarga, hingga akhirnya merapat ke tim kebanggaan Balikpapan.

Sementara itu Abdul Aziz adalah putra daerah Bandung yang memulai karir juniornya di Diklat Persib 2014. Aziz menunjukkan perkembangan positif pasca dipercaya pelatih Jaino Matos bermain reguler di Persiba. Setelah membawa tim sepak bola Jawa Barat kemarin meraih medali emas PON XIX, ia tentu termotivasi menghadapi Persib.

“Materi pemain Persiba cukup bagus ada (Antonio Adriano) Teles, ada Maicon Calijury, (Abdul) Aziz, Hermawan. Bukan hal gampang untuk mengalahkan mereka nanti,” ungkap Janur, sapaan akrab Jajang Nurjaman.

Lalu, bagaimana dengan Jaino? Sedikit flashback ke belakang, Jaino dan Janur pernah terlibat perang dingin tahun 2014 lalu. Kala itu Jaino masih mengarsiteki Diklat Persib. Keduanya sempat berseteru dalam uji coba antara Persib vs Diklat Persib.

Pada laga perdana Diklat Persib mampu menahan imbang 1-1 di Stadion Siliwang Bandung. Sementara di pertandingan ulang, Persib mampu menang telak, 9-0, di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).

Melihat sosok Jaino saat ini, Janur memuji pelatih asal Brasil itu sebagai pelatih yang memegang ilmu sepak bola yang cukup baik. Kendati begitu ia tak gentar menghadapi racikan strateginya pada Sabtu nanti.

“Jaino pelatih yang sudah secara ilmu kepelatihan kita tahu dia bagus, memegang tim juga lumayan bagus, pernah jadi asisten Borneo (Pusamania Borneo FC) juga,” tanggapnya.

Advertisement
51 Comments

51 Comments

  1. Agus Muchsin Sugiono

    30/09/2016 at 09:13

    Naon didinya sieun ku MANTAN ???
    Asa euweuh wibawa pisan…
    Kurud kumis tah…
    Rudet nenjo na ge !!!

    • Udin Ujang

      30/09/2016 at 09:31

      mang agus di tiap berita komen na eta wae……

      • Goyobod cint4

        30/09/2016 at 10:51

        Namina hirup mh,kedah silih kang bahar/udin ujang..
        Ulah anteung ku ka ayaan,teu aya lepatna pami sebagian bobotoh ngaluarkeun unek”/kontribusi di media sangkan jang kamajuan,teu aya lepatna barudak/pamuda/nu ngarora masihan masukan kangge kolotna pan,kuduna bangga kuat ka sakituna barudak sagede laleur di sisi jln rek ka stadion zman ayena ge tos mikanyaah nga gupai acung” bandera PERSIB,bnteun keur zman Amang kpungkur,barudak paling langlayangan..sabodo kang adjat sudrajat,yusuf bchtiar,yudi guntara,robby darwis saparakanca maen ge
        tos puguh ai do’a mh tiap persib kick off sangkan menang,lain kukumpul duit tumpangan jiga si gandol..

        • Udin Ujang

          30/09/2016 at 13:19

          satuju kang masukan mah hade. tapi teu kudu ngahina oge meureun. komo ngahina nu geus mawa juara mah

  2. kang bahar

    30/09/2016 at 09:56

    akh bodorr.da persib mah teu butuh jelema kos mantan pecinta persib yg d kecewakan.
    ngarumasa resep dukung teu resep ulah d lalajoan.
    jdi teu kudu riwehh mang.mending duduk manis d imah bari ngorong.

    • ujang van persib

      30/09/2016 at 10:44

      Wkwkwkwk,,,!!!
      Ngorong bujur,,,

    • Goyobod cint4

      30/09/2016 at 10:55

      Namina hirup mh,kedah silih kang bahar/udin ujang..
      Ulah anteung ku ka ayaan,teu aya lepatna pami sebagian bobotoh ngaluarkeun unek”/kontribusi di media sangkan jang kamajuan,teu aya lepatna barudak/pamuda/nu ngarora masihan masukan kangge kolotna pan,kuduna bangga kuat ka sakituna barudak sagede laleur di sisi jln rek ka stadion zman ayena ge tos mikanyaah nga gupai acung” bandera PERSIB,bnteun keur zman Amang kpungkur,barudak paling langlayangan..sabodo kang adjat sudrajat,yusuf bchtiar,yudi guntara,robby darwis saparakanca maen ge
      tos puguh ai do’a mh tiap persib kick off sangkan menang,lain kukumpul duit tumpangan jiga si gandol..

      • ujang van persib

        30/09/2016 at 11:03

        Wkwkwkwk,,,!!!
        Si mamang ieu mah bisa wae,,,
        Tapi kituna mah hideng si gandol mah,,, tara dijajankeun kabeh ai meuunang tumpangan teh,,,
        Sok dipisahkeun sawareh, keur kotak amal,,,

  3. ozil

    30/09/2016 at 10:27

    sok ath piraku eleh wae..

  4. BASO BORAX

    30/09/2016 at 10:33

    djanur out

  5. Kaisar online

    30/09/2016 at 10:49

    Persib harus selalu tetap semangat.

  6. janur butut

    30/09/2016 at 12:15

    moal loba comen cuma ieu … janurr buktikan kwaltas ngalatih di itali teh ..laen ngawaos wae … pemaen uzurr di kukud wae …pemaen seger di bikenanka batur … biken mah svd jeng flores rekrutan gagalll

  7. A3

    30/09/2016 at 13:47

    Heueuh aset jabar dibikeunan,ari nu laletoy di kukut ,te era di sindiran ku bdk leutik pamaen pon jabar,hadeeeeeh januuuur

    • persib elleh wae

      30/09/2016 at 23:32

      Strategi na ath euy persib mah halahh nyeta poekk .. Aingah boga firasat klasemen persib bakal peringkat ka 15 .. Maen weuh pareasian mah .. Naon teu ari

  8. A3

    30/09/2016 at 14:00

    Eta mang janur kunaon febri & gian zola di lepas,???? Sok sakali2 mang janur ngomen

  9. Asep Knalpot

    30/09/2016 at 14:22

    Pasli eleh da persib

  10. odon

    30/09/2016 at 14:36

    Ku naon di waspadai.geus nyaho teu kapake di persib mah.pemaen anu teu kapake berarti butut..euweuh dina kamusna pamaen butut dipakasieun.aneh ngabandungan na oge..geus euweuh pi omongen meureun

  11. BASO BORAX

    30/09/2016 at 16:27

    HEEEUUUAAAAYYYYYY

  12. yans

    30/09/2016 at 17:29

    lieur.. persib mah tibaheula.. pamaen meunang cape2 ngurus geus aralus di piceunan.. nyokotan deui pamaen barutut.. alus pisan pan.. lieur ku kalakuan persib mah..

  13. Mbs

    30/09/2016 at 17:57

    Nnya sarua lieur ah, meulian wae mie instan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Persib

Komentar Milla Soal Ketatnya Persaingan Lima Besar

Avatar photo

Published

on


Tren positif terus dipertahankan Persib untuk bersaing dalam perebutan gelar juara. Untuk sementara, tim asuhan Luis Milla sedang memimpin papan klasemen usai memetik kemenangan atas PSIS Semarang. Persaingan di lima besar pun begitu ketat karena selisih poinnya begitu tipis.

Pelatih Persib, Luis Milla pun memberi pandangan terkait ketatnya persaingan ini. Menurutnya tim yang kini ada di papan atas punya kapasitas permainan yang berkualitas dan dalam level yang seimbang. Tiap tim juga memiliki gaya bermain yang berbeda dan itu jadi sebuah daya tarik.

“Menurut saya mengenai persaingan di posisi lima besar, saya rasa kami berada di level yang sangat tinggi. Tim-tim penghuni lima besar memiliki level yang sama dengan pelatih yang berbeda dan tentunya gaya bermain yang juga berbeda, ide bermain yang berbeda,” ujar Milla pada sesi jumpa pers usai laga.

Menurutnya kehadiran pelatih berkualitas memberi dampak yang positif untuk sepakbola Indonesia. Bukan hanya dia tapi ada Thomas Doll (Persija) dan Bernardo Tavares (PSM) yang punya sentuhan magis untuk tim. Gaya bermain yang diterapkan juga bervariasi dan bagus untuk jadi referensi tim lain.

“Tentu ini bagus untuk sepakbola karena satu tim bisa bertemu dengan klub lainnya dengan gaya yang berbeda. Menurut saya Makassar adalah tim yang besar, mereka tim yang kompetitif, memainkan sepakbola direct dan banyak mendapatkan second ball. Begitu juga dengan tim lainnya seperti Persija dan Bali (United) yang punya gaya main yang berbeda,” ujarnya.

“Menurut saya, dengan hadirnya pelatih-pelatih bagus di Indonesia bisa meningkatkan kualitas sepakbola Indonesia dengan gagasan bermain yang mereka usung, menurut saya ini positif. Saya melihat ada hal menarik hingga akhir musim,” tukas dia.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Milla Akui Penampilan Persib Merosot Selepas Jeda

Avatar photo

Published

on


Kemenangan sukses dikantongi Persib dalam laga tandang melawan PSIS Semarang. Luis Milla menyebut anak asuhnya memang layak membawa pulang tiga angka dari lawatannya menuju Kota Lumpia. Gol yang masing-masing dihasilkan Marc Klok, Ciro Alves dan David da Silva hanya dibalas satu gol Taisei Marukawa.

Keunggulan dua gol sudah didapat oleh Persib saat laga baru berlangsung 45 menit. Tapi ternyata setelah turun minum, ada penurunan performa dari pasukannya sehingga terus ditekan dan kecolongan satu gol. Diakui oleh Luis Milla, performa tim di babak kedua menurun.

“Saya rasa kemenangan ini menjadi hal yang normal jika melihat apa yang terjadi di lapangan. Tetapi tim kami memang bermain bagus di babak pertama tapi tidak begitu (bagus) di babak kedua,” terang Milla dalam jumpa pers usai laga, Selasa (31/1) petang.

Menurutnya tim seolah gugup ketika Taisei Marukawa dan Vitinho diturunkan. Penguasaan bola mudah hilang hingga satu gol tercipta. “Kami banyak kehilangan bola, mereka terlihat gugup dan tidak bisa menguasai jalannya laga. Kami harus bisa membenahi hal ini,” ujar dia.

Milla menyebut Persib memulai pertandingan dengan baik hingga bisa unggul lewat sundulan Klok dan penyelesaian dingin dari Ciro Alves. Hanya saja pembenahan tentunya perlu dilakukan karena ada penurunan usai jeda. Beruntung di menit 80, timnya bisa menjauh lagi melalui gol David da Silva.

“Saya merasa sangat senang dengan permainan di babak pertama tapi di babak kedua tidak, kami harus melakukan perbaikan hari demi hari agar kami menjadi lebih baik,” tandas pelatih berusia 56 tahun tersebut.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Bungkam PSIS di Jatidiri, Rekor Tak Terkalahkan Persib Berlanjut

Avatar photo

Published

on


Persib Bandung melanjutkan rekor tak terkalahkan di 13 pertandingan Liga 1 2022/2023. Anak-anak asuhan Luis Milla sukses menaklukkan tuan rumah PSIS Semarang dalam pertandingan pekan ke-21 pada Selasa (31/1/2023) di Stadion Jatidiri Semarang. Kemenangan 3-1, diciptakan oleh Marc Klok, Ciro Alves, dan David da Silva, sementara satu gol hiburan PSIS tercatat atas nama Taisei Marukawa.

Babak I
Persib mendikte lawannya dengan penguasaan bola dari kaki ke kaki. Victor Igbonefo cs mencari celah di pertahanan PSIS. Strategi Persib kali ini bersabar membuat lawan terus bergerak memaksimalkan lebar lapangan dengan operan panjang terukur kaki ke kaki. Sesekali melakukan umpan direct langsung ke area pertahanan lawan.

Sebanyak dua kesempatan emas didapat Persib di 10 menit pertama melalui umpan direct, pertama umpan langsung Nick Kuipers dikontrol dada David da Silva, keputusan akhirnya masih membingungkan antara shooting atau passing. Kesempatan kedua, gerakan Ciro Alves mengecoh pertahanan lawan di dalam kotak penalti, ia pergi ke sudut sempit memberi umpan ke DDS yang masih dipotong lawan.

Persib mampu unggul menit ke-18’, Klok melakukan akselerasi dengan dribbling memberi keypass kepada DDS mengecoh penjaga gawang Adi Satriyo yang keluar dari sarangnya. Dengan kecerdikannya, DDS memberi umpan terukur yang bisa disundul oleh Klok ke gawang yang kosong, 1-0 Persib unggul.

Game plan Persib terus berlanjut, Igbonefo melepas umpan langsung ke sayap kanan, bek lawan gagal mengontrol bola hingga dicuri Ciro. Sendirian melakukan solo run, tendangan Ciro hanya lewat di depan gawang. PSIS kesulitan dalam mengembangkan permainan, tim asuhan Muhammad Ridwan kerap kehilangan bola karena kesalahan sendiri.

Persib justru berhasil mencetak gol kedua menit 36 lewat kerjasama segitiga penyerangnya. Dimulai dari passing simple Ezra Walian di sayap kiri kepada David da Silva, dengan sedikit mendelay bola lewat kekuatan hold up the ball, DDS dengan jeli beri umpan cerdik di sela-sela kaki lawan, seiring Ciro berlari ke kotak penalti, first touch kaki kiri dari Ciro menyarangkan bola ke gawang PSIS, skor 2-0.

Babak II
Memasuki babak kedua M Ridwan caretaker PSIS memasukkan dua penyerang asingnya Vitinho dan Taisei Marukawa guna memberi gebrakan di awal babak kedua. Vitinho mulai merepotkan pertahanan sayap kiri Persib dengan kecepatannya. Pada pertahanan sayap kanan, Kakang harus mendapat kartu kuning karena melanggar Marukawa yang cukup merepotkan.

Tendangan bebas Carlos Fortes menit 54’ keras mendatar mampu diamankan Teja Paku Alam. Perlahan PSIS memperbaiki performanya di babak kedua ini, serangan lanjutan datang Ryo Fuji melepas shoot on target dari luar kotak penalti, juga mampu diantisipasi Teja.

Apa yang dikhawatirkan akan kehadiran Vitinho dan Marukawa terjadi juga, PSIS mampu memperkecil keadaan menit 65’. Bermula dari pergerakkan Vitinho di sayap kanan, pertahanan Persib menjadi kalang kabut. Bola liar tak dapat dikontrol pemain Persib hingga menguntungkan Marukawa yang lepas dari jebakan offside, pemain asal Jepang ini menchip bola mengelabui Teja, skor 1-2.

Rezaldi Hehanussa melakukan debutnya untuk Persib menit 67’. Menyisir sisi sayap kiri Rezaldi mengeksploitasi pertahanan lawan dengan kekuatan crosssingnya. Crossing Rezaldi menit 72’ menemukan David da Silva, namun headingnya menyamping. Pada kesempatan selanjutnya DDS tak menyia-nyiakan kesempatan menit 80’, crossing matang Rezaldi dicoro DDS menjadi gol ketiga Persib sore, skor 3-1 bertahan hingga bubar. Kemenangan yang kembali membawa Persib ke puncak klasemen.

Lanjut Membaca
Advertisement

Advertisement

Komentar Bobotoh

Arsip

Trending