Connect with us

Berita Persib

Janur: Memilih Pemain, Pelatih Biasanya Punya Feeling

Avatar photo

Published

on

foto-persib-bandung-vs-persik-2014-vladimir-SIM_5728

Memasuki masa pergantian musim kompetisi, setiap kontestan Indonesia Super League saat ini sedang gencar mengincar pemain anyar di bursa transfer. Tidak terkecuali Persib Bandung yang sedang mencari pemain guna menutup lubang yang masih terbuka. Salah satunya pos lini depan yang memaksa pelatih Jajang Nurjaman memilih antara Pacho Kenmogne, Ilija Spasojevic dan mantan striker West Bromwich Albion, Somen Alfred Tchoyi untuk menggantikan Djibril Coulibaly yang dicoret.

Disampaikan oleh Janur, bahwa untuk mencari pemain anyar, dirinya harus selektif. Selain itu naluri pelatih untuk menilai performa seorang pesepakbola juga menjadi penentu. Dia mencontohkan ketika Persib musim lalu mulai terdesak akan kebutuhan sosok palang pintu asing, dia menjatuhkan pilhan pada Vladimir Vujovic dan hasilnya pemain asal Montenegro itu membawa Persib terbang tinggi.

“Dia pemain yang bagus dan konsisten selama satu musim ini, ini sebagai bukti kita sukses membeli pemain musim lalu, Vladimir (Vujovic) juga sekaligus menjawab kehawatiran banyak orang, karena ia belum pernah main di Indonesia,” katanya ketika diwawancara di Graha Persib, Rabu (19/11).

Janur menyebutkan, pembelian Vladimir Vujovic merupakan rekrutmen sukses pemain pendatang baru musim 2014. Selain itu dia juga berhasil menepis keraguan banyak pihak terhadap kemampuan Vlado yang belum mengenal kultur sepakbola tanah air. Sejak awal dia sudah yakin bek jangkung ini akan berperan sentral di tim Maung Bandung. Selain itu di musim 2013 Janur sempat kepincut dengan performa pemain asal Australia, Todd Howard namun gagal bergabung karena tidak mencapai kesepakatan kontrak.

“Sebelumnya yang berhasil Vladimir (Vujovic), itu juga baru kan. Biasanya sih karena kita punya feeling, jadi gak terlalu masalah, atau dulu ketika saya milih Todd Howard, rasanya untuk memilih gitu pelatih punya feeling, dan jarang salah,” terangnya.

Advertisement
13 Comments

13 Comments

  1. santang

    20/11/2014 at 13:43

    Kahade feeling taun ieu bisi salah sing karunya ka bobotoh

  2. utuy surutuy suruntul jebrod

    20/11/2014 at 14:23

    Feeling tog jelentong, sae asa jagong, kuring diudak bagong lumpat los kakolong,…!!!

  3. van der zoei

    20/11/2014 at 15:35

    Filing seng atawa piling beling

  4. kang barnas

    20/11/2014 at 15:56

    Tp wkt itu kenapa pilih Fortun Udo??????

  5. mike

    20/11/2014 at 19:58

    Mun ceuk saya kudu aya pemain kaluar…..jeung kudu oge aya pemain anu anyar. Ameh suasana baru (refresh) kompetisi di dalam tim terus terbentuk.terus semangat persib ku

  6. naros ahh

    21/11/2014 at 00:31

    Upami pas rekrut mbida messi, kumaha feeling na waktos eta kang Djanur?

  7. kang dadang

    21/11/2014 at 05:19

    Wkwkwk garila ihh janur.. Mentang2 geus bawa juara.. Jd rada legeg ayeuna ngomong na wkwkwkkw… Sae sae

  8. zack

    21/11/2014 at 09:46

    bisa na nyalahkeun wae. karek ge juara nu pntsna ngahaturnhunkn jeung muji, kadon mojokeun wae. tkng jntn oknum bobotoh ah.. paling ge mshn masukan sns kitu carana. pntn nya.

  9. silat sunda

    21/11/2014 at 10:08

    Jose Mourinho from Majalengka memang …. jooooooos. Di piala Asia nanti Janur masih bisa mendampingi tim tetapi dengan titel : Assisten Pelatih, artinya kalo Persib pelatihnya tetap Janur nanti di ISL titel Janur sbg Pelatih Kepala, di piala Asia titel Janur Assisten Pelatih, tanpa Pelatih kepala. kalo mendampingi tim tetap bisa mendampingi, no problema. nggak ada masalah. hanya titelnya atau jabatannya aja yg berubah. soalnya standar Piala Asia itu Tinggi. semoga Coach bisa mengikuti kursus pelatihan lisensi B Asia ….. Tariiiiik Mang

  10. azka

    21/11/2014 at 11:08

    jadi teu ka itali teh?

    eh bisa teu nginjeum pemaen inter satengah musimeun 😀

  11. top saha

    21/11/2014 at 15:16

    Kade ah kang janur bilih ti soledat………….. tong payun teuing…… Pacho wee

  12. e Dunn

    21/11/2014 at 18:44

    hahaha bisaan euy Mang Janur..supaya bobotoh poho yen si Mamang kungsi salah feeling basa newak Messi Mbida… ngarana mah edun pisan Messi, tapi…

  13. dombanini

    30/11/2014 at 22:19

    Ceuk felling urang ‘Djibril Coulibaly’ bakal jadi TOP SKOR ISL taun hareup !

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Persib

Melawan Bali United Bukan Hanya Sekedar Rekor Buruk untuk Persib

Avatar photo

Published

on


Persib Bandung akan bertandang ke markas sementara Bali United di Stadion Maguwoharjo Sleman, Jumat (10/2/2023) dalam laga pekan ke-23 Liga 1 2022/2023. Persib dibayangi rekor buruk tak mampu menang saat menghadapi Bali United sejak 2017.

Dalam sembilan kali pertemuan, Persib menelan lima kekalahan dan imbang empat kali. Bek senior Persib Victor Igbonefo, menyebut pertandingan melawan Bali United bukan hanya sekedar rekor buruk, namun juga pertaruhan gelar juara Liga 1 2022/2023, Persib harus menang.

“Ya itu harapan kami untuk menang bukan hanya karena (memperbaiki) rekor karena kami butuh kemenangan dan kami harus jaga untuk tetap di atas,” imbuh Igbonefo.

Persib saat ini berada di puncak klasemen dengan 45 poin berselisih 10 poin dari Bali United di peringkat keenam yang baru mengemas 35 poin.Igbonefo sadar laga melawan Bali United akan sulit karena lawannya tersebut merupakan tim pemegang gelar back to back juara musim 2019 dan 2021/2022. Oleh karena itu, tim arahan Stefano Cuggurra Teco dihuni pemain-pemain berpengalaman dan berkualitas.

“Tapi kami sadar bahwa lawan yang kami hadapi bukan lawan yang mudah, mereka adalah champions liga dua musim terakhir, dan kami tetap hormat sama mereka sebagai tim yang bagus, dan kami sangat siap melawan mereka,” ujarnya.

Persiapan Persib berjalan cukup baik di Bandung jelang keberangkatan. Kondisi Maung Bandung tengah onfire berkat tren positif di 14 laga terakhir. “Persiapan cukup bagus dan aku pikir semua pemain dalam kondisi yang bagus, kami siap untuk menghadapi Bali United,” tegas Igbonefo.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Passos Beberkan Alasan Rekrut Mario Londok ke Persib

Avatar photo

Published

on


Persib Bandung di deadline transfer window paruh musim membuat kejutan dengan mendaratkan Mario Londok. Pemain yang berposisi sebagai kiper tersebut diresmikan jadi penjaga gawang keenam musim ini. Keputusan klub dalam merekrut kiper lagi pun menuai pertanyaan.

Luizinho Passos sebagai pelatih kiper pun angkat bicara mengenai rekomendasinya mendatangkan amunisi baru. Dia menyebut kondisinya saat ini adalah I Made Wirawan sudah berumur dan kemungkinan tidak lama lagi akan gantung sepatu. Karena itu, dia menyiapkan regenerasi dengan merekrut Mario Londok.

“Karena saya memikirkan masa depan. Saya punya satu kiper, Made yang sekarang sudah berusia 41 tahun, dalam hidup ada awalan dan akan ada akhir, itu normal. Made tentunya merupakan kiper Persib Bandung tapi saya juga memikirkan masa depan, saya perlu satu kiper lagi untuk disiapkan,” ujarnya saat ditemui di Stadion Siliwangi, Rabu (8/2).

Rekomendasi untuk menampung Mario yang tidak terikat kontrak dengan Persipura datang dari rekan senegara Passos. Gerson Rios yang merupakan pelatih kiper tim Persipura di Liga 1 musim lalu memberikan masukan pada Passos terkait kemampuan kiper berusia 25 tahun itu.

“Saya mendatangkan Mario setelah berbicara dengan teman saya, Gerson yang merupakan pelatih kiper Persipura di Liga 1 musim lalu, saya bicara dengannya dan memberikan saya banyak informasi mengenai Mario,” ujar Passos.

“Tentu saja masih ada hal yang perlu diperbaiki, tetapi itu normal dan tiap kiper yang datang ke sini untuk saya tangani itu tentunya perlu dibenahi kemampuannya. Kami bersyukur kiper-kiper yang datang semua bisa berkembang dengan baik,” lanjutnya.

Mengenai progres latihan sang kiper baru selama beberapa sesi latihan, Passos menyebut masih dibutuhkan adaptasi. Karena ada perbedaan filosofi dan metode latihan antara pelatih kiper sebelumnya dengn dia. Namun Passos percaya kiper asal Sulawesi Utara itu punya kualitas.

“Tentu perlu waktu karena saya memiliki filosofi yang berbeda. Saya memiliki filosofi, dan pelatih kiper di Persipura juga punya filosofinya sendiri jadi tentunya butuh waktu untuk dia beradaptasi dengan metode latihan saya. Tapi dia punya kualitas dan saya percaya dia bisa terus berkembang dan menunjukkan kemajuan bersama para kiper yang lainnya,” tukasnya.

Lanjut Membaca

Berita Persib

Rekor Gol Semusim Mungkin Tersusul, Ini Reaksi SVD

Avatar photo

Published

on


Rekor gol terbanyak Persib dalam satu musim sejak Liga Indonesia pertama dipegang oleh Sutiono Lamso dan Sergio Van Dijk. Keduanya sama-sama mencetak 21 gol dalam satu musim. Jika Sutiono mampu menunjukkan kesuburannya di Ligina 1994/1995, Sergio Van Dijk unjuk produktivitas pada musim 2013.

Kini pencapaian kedua pemain ini terancam disusul oleh David da Silva. Bomber asal Brasil tersebut hingga pekan ke-22 sudah mencetak 16 gol dan kemungkinan jumlah gol akan bertambah. Masih ada 13 pertandingan yang dilakoni Maung Bandung di sisa musim 2022/2023.

Sergio pun bicara soal potensi rekornya tersusul pada tahun ini. Menurutnya memang DDS merupakan juru gedor yang komplit dan punya naluri gol tinggi. “Menurut saya David da Silva pemain hebat, lebih hebat dari saya. Dan kalau lihat skill dia dan kemampuannya untuk cetak gol sangat komplit sekali,” kata SVD ketika diwawancara di Stadion Siliwangi, Rabu (8/2).

Dia pun menyebut andai David bisa menyusulnya, justru Sergio ikut berbahagia. Karena dengan ketajaman sang mesin gol tentu akan memberikan dampak yang positif bagi klub. Bahkan pemain naturalisasi ini berharap David da Silva bisa menjadi pemain paling moncer di sejarah klub.

“Menurut saya itu tidak apa-apa dan saya senang Persib mempunyai pemain hebat dan mudah-mudahan dia bisa terus mencetak gol supaya menjadi top skorer sepanjang masa dari Persib,” terang striker yang dikenal dengan kaki kiri mematikan dan sundulan yang jitu ini.

Pria yang kini berkarir sebagai agen pemain itu pun menyebut kans Persib menjadi juara cukup besar. Sebab kualitas tim sudah mumpuni dengan memimpin klasemen sementara. Tim asuhan Luis Milla juga mampu memetik kemenangan menghadapi sesama tim papan atas seperti Persija.

“Ya menurut saya itu bisa, Persib musim ini kalau lihat musim ini persaingan di papan atas, Persib yang paling kuat. Kalau melihat lawan Persija cukup kuat tapi kita lebih kuat dan minggu depan lawan PSM, itu menurut saya pertandingan yang penting,” tukasnya.

Lanjut Membaca
Advertisement

Advertisement

Komentar Bobotoh

Arsip

Trending